Apa Itu Bedah Bariatrik

Apa Itu Bedah Bariatrik

 in progress of translating content

Apa itu bedah bariatrik adalah suatu teknik operasi untuk menurunkan berat badan pada pasien obesitas/kegemukan di mana metode lain seperti diet, olahraga dan pengobatan lain tidak efektif. Hal ini terjadi dengan manipulasi anatomi saluran pencernaan sehingga membatasi makanan yang masuk dan diserap oleh tubuh.

Apa itu bedah bariatrik dan Manfaat:

  1. Penurunan berat badan yang signifikan. Bedah bariatrik sangat efektif untuk mengatasi obesitas parah. Mayoritas pasien dapat menurunkan berat badannya secara signifikan dan bertahan lama.
  2. Menurunkan risiko penyakit. Dengan menurunkan berat badan, risiko penyakit seperti diabetes, serangan jantung, kolesterol, gangguan napas, nyeri sendi dan risiko stroke berkurang. Bahkan operasi ini dapat mengatasi tekanan darah tinggi dan menjadi terapi untuk mengobati diabetes.
  3. Angka harapan hidup meningkat. Riset penelitian membuktikan pasien yang menjalani operasi ini berumur lebih panjang dan kemungkinan lebih kecil terkena komplikasi penyakit akibat kegemukan bila dibandingkan pasien obesitas yang tidak menjalani operasi.
  4. Kualitas hidup yang lebih baik. Penurunan berat badan setelah operasi meningkatkan rasa percaya diri, mobilitas, kehidupan seksual dan kesehatan mental yang baik.

Perubahan pola hidup zaman modern, diet yang tidak sehat, stres, kurang aktivitas fisik dapat memicu peningkatan jumlah penderita kegemukan atau obesitas. Hal ini membawa dampak timbulnya penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, kolesterol, stroke, gangguan pernapasan / sleep apnea, penyakit sendi, sumbatan pembuluh darah dan penyakit lainnya.

Penderita obesitas parah biasanya berada pada fase terkritis dalam hidupnya karena segala metode tidak efektif. Kemajuan apa itu bedah bariatrik atau bedah obesitas merupakan suatu lompatan besar dalam penanganan kegemukan dengan hasil yang permanen. Dengan kemajuan pesat teknologi, teknik pembedahan menjadi semakin aman. Bedah obesitas bukanlah operasi kosmetik seperti liposuction atau sedot lemak pada timbunan di area tertentu tubuh kita tetapi pada bagaimana membatasi kalori yang dimakan atau diserap tubuh sehingga memperbaiki keseluruhan kondisi kesehatan kita.

Pada akhirnya, ketika semua jalan terlihat buntu, masih ada jalan terakhir untuk kesempatan kedua hidup yang baru. Metode pengurangan berat badan melalui teknik ini bisa menjadi solusi instan yaitu menjadi cara cepat dan efektif untuk pangkas lemak. Dengan memanfaatkan efek dari perubahan hormon pada penekanan rasa lapar, timbulnya sensasi kenyang, metode ini telah menjadi senjata yang ampuh untuk membantu pasien memulai dan memaknai hidup sehat yang positif.

Tahapan Bedah Bariatrik

Operasi menggunakan metode laparoskopi yaitu kamera kecil dimasukkan ke dalam rongga perut melalui sayatan mini sehingga dokter bedah bisa melihat seluruh organ didalam perut.

  1. Pasien akan menjalani pembiusan total sehingga pasien akan tidur dan tidak merasakan nyeri sama sekali
  2. Dilakukan sayatan kecil sebesar 1-2 cm sebanyak 3-4 buah
  3. Kamera mini dan instrumen alat operasi yang berbentuk tipis seperti sumpit dimasukkan ke dalam perut
  4. Kamera mini dihubungan dengan monitor pasien
  5. Dilakukan pengecilan dan pemotongan lambung menggunakan titanium stapler sehingga lambung berbentuk tabung kecil
  6. Luka operasi ditutup kembali dan operasi selesai

Jenis Operasi Bedah Bariatrik

Terdapat dua jenis pendekatan operasi bedah bariatrik:

  1. Operasi restriktif yaitu jenis operasi yang bertujuan membatasi kemampuan tubuh dalam mengomsumsi makanan. Hal ini dilakukan dengan mengecilkan ukuran lambung.
  2. Operasi malabsorbsi yaitu jenis operasi yang bertujuan untuk mengubah proses penyerapan makanan. Operasi ini juga mem-bypass bagian tertentu dari saluran pencernaan, sehingga operasi ini juga dapat membatasi kemampuan penyerapan kalori dalam tubuh.

 

Jenis operasi bedah bariatrik:

  1. Operasi Gastric Banding

Operasi ini termasuk metode restriktif. Operasi ini dilakukan dengan memasang cincin/band dari bahan silikon yang dapat diisi dengan air sehingga  menjepit lambung menjadi lebih kecil, akibatnya konsumsi makanan menjadi sedikit. Cincin/band ini dapat disesuaikan dengan menambah atau mengurangi air yang dipompakan ke dalamnya. Namun kerugiannya penurunan berat badan yang terjadi tidak terlalu drastis.

  1. Sleeve Gastrectomy

Operasi ini juga termasuk metode restriktif. Operasi ini mengecilkan dan memotong sekitar 75%-80% lambung pasien sehingga lambung nantinya berbentuk tabung dan hanya sebesar 20-25% ukuran normal. Operasi ini tergolong sederhana dan berisiko rendah, sehingga menjadi pilihan utama bagi pasien obesitas. Keuntungan dari operasi ini adalah operasi ini tidak mempengaruhi usus, sehingga tubuh masih dapat menyerap nutrisi secara maksimal. Sleeve gastrectomy menjadi prosedur pilihan utama untuk mengatasi obesitas/kegemukan.

  1. Operasi Bypass Lambung

Jenis operasi ini menggabungkan metode restriktif dan malabsorbsi. Operasi ini membuat bypass dari bagian atas lambung langsung ke usus halus, tanpa melewati Bagian bawah lambung dan usus 12 jari. Operasi ini mencegah tubuh menyerap terlalu banyak nutrisi makanan, sehingga menghasilkan penurunan berat badan yang lebih signifikan dibandingkan dua jenis metode sebelumnya.

 

Kriteria Pasien yang Tertarik Melakukan Bedah Bariatrik

Kriteria pasien untuk melakukan operasi pengurangan berat badan adalah dengan memakai tolak ukur: Index Massa Tubuh (IMT) lebih dari 40. IMT > 40 mengindikasikan kelebihan 45 kg diatas berat badan ideal untuk pria dan kelebihan 36 kg diatas berat badan ideal untuk wanita.

Operasi pengurangan berat badan ini dapat juga menjadi opsi bagi seseorang yang memiliki IMT lebih dari 35 yang disertai berbagai masalah kesehatan lain seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan nafas, dan kolesterol tinggi.

Perlu diketahui bahwa kesuksesan dari operasi penurunan berat badan ini sangat bergantung pada pengetahuan, motivasi, dan lifestyle dari masing-masing individu.

• Pasca Operasi

Kurang olahraga, diet yang tidak seimbang, makan terlalu banyak  karbohidrat dan juga minuman bersoda adalah beberapa faktor yang menyebabkan kegagalan setelah operasi. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan pasien haruslah berkomitmen untuk menjalani perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Studi menunjukkan pasien yang memiliki gaya hidup sehat, pemilihan makanan dan suplemen bergizi serta rutin menjalani kontrol berkala akan mendapatkan hasil yang memuaskan pasca operasi. Metode ini merupakan suatu pilihan ampuh yang memberi kesempatan kepada pasien untuk mendapatkan perubahan hidup baru.

dr. Alexander Sp.JP

SPECIALTIES
cardiology
Mandaya Karawang
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Irwan Harpen Siahaan Sp.JP (K)

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. intervention cardiology
Mandaya Karawang
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. A. Sunarya Soerianata, Sp.JP (K), FIHA

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. intervention cardiology
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Alexander, Sp.JP

SPECIALTIES
cardiology
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp.JP (K), FIHA, FSCAI

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. intervention cardiology
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Anna Ulfah Rahayoe, Sp.JP (K), FIHA

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. congenital heart diease
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

Prof. Dr. dr. Amiliana Mardiani Soesanto, Sp.JP (K)

SPECIALTIES
cardiology sub. imaging, cardiology
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Elen, Sp.JP (K), FIHA

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. imaging
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Oktavia Lilyasari, Sp.JP (K), FIHA

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. congenital heart diease
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Siti Elkana Nauli, Sp.JP (K)

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. intervention cardiology
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Stefanus Andy Wiyono, Sp.JP(K), FIHA

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. intervention cardiology
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

dr. Suci Indriani, Sp.JP (K), FIHA

SPECIALTIES
cardiology, cardiology sub. vascular
Mandaya Royal Puri
Realtime booking slot and instant confirmation

Articles

Apr 01, 2026

Coronary Heart Disease Specialists at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Mar 13, 2026

The Importance of Cardio-Oncology for Cancer Patients

Articles

Mar 12, 2026

Cardiologist for Cancer Patients, dr. Siti Nauli at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Feb 07, 2026

Irregular Heartbeat May Be Caused by Arrhythmia: Treatment Options at RS Mandaya Puri

Articles

Feb 06, 2026

5 Causes of a Jumping or Skipping Heartbeat, One of Which Is Atrial Fibrillation Arrhythmia

Articles

Jan 10, 2026

List of the Best Heart Hospitals in Indonesia 2025 According to the PERSI Awards

Articles

Jan 09, 2026

Arrhythmia Patient Experience Undergoing Cardiac Ablation with Dr. Sebastian at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Jan 02, 2026

Know the Normal Heart Rate by Age and How to Measure It

Articles

Dec 30, 2025

Understanding the Treatment and Management of Heart Failure with dr. Abhirama at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Dec 29, 2025

12 Best Heart Hospitals in Indonesia According to the National Hospital Association

Articles

Dec 19, 2025

Don’t Get a Massage Carelessly! Swollen Legs Could Be a Sign of Deep Vein Thrombosis (DVT)

Articles

Dec 12, 2025

Mandaya Atrial Fibrillation (AF) Heart Center, Equipped with Advanced 3D Cardiac Ablation and the Latest PFA Technology

Articles

Dec 12, 2025

8 Causes of Shortness of Breath While Sleeping You Need to Watch Out For

Articles

Dec 12, 2025

What Is the Difference Between Cardiac Arrest and a Heart Attack? Recognize the Symptoms Here

Articles

Dec 11, 2025

7 Easy Ways to Keep Your Heart Healthy

Articles

Dec 10, 2025

8 Best Fruits for Heart Health: From Apples to Avocados

Articles

Dec 10, 2025

Diabetic Foot Ulcer Treatment with Revascularization by Dr. Suci at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Dec 09, 2025

Breakthrough Treatments for DVT and Pulmonary Embolism: No More Major Surgery

Articles

Dec 09, 2025

Pulmonary Embolism: A Fatal Complication of DVT You Must Watch Out For

Articles

Dec 09, 2025

Dangerous Leg Swelling: Understanding Deep Vein Thrombosis (DVT) According to a Cardiologist

Articles

Dec 08, 2025

8 Warning Signs of a Weak Heart You Should Never Ignore

Articles

Dec 06, 2025

8 Signs of a Healthy Heart You Should Recognize

Articles

Dec 04, 2025

Heart Stent Specialist Doctor in West Jakarta and Tangerang

Articles

Nov 25, 2025

Swollen Feet as a Sign of Heart Disease? Here’s the Explanation

Articles

Nov 24, 2025

Swollen Legs After Sitting for Long Periods? Be Aware of Heart Disease

Articles

Nov 24, 2025

Leg Pain as a Sign of Heart Disease: Here Are the Symptoms

Articles

Nov 24, 2025

Getting to Know EVLA, the Laser-Based Varicose Vein Treatment Available at RS Mandaya Puri

Articles

Nov 24, 2025

Understanding EVAR for Abdominal Aneurysm

Articles

Nov 24, 2025

Varicose Vein Treatment Options at Mandaya Royal Puri Hospital

Articles

Nov 14, 2025

Heart Stent Placement Through the Wrist at Mandaya Royal Puri Hospital by Dr. Abhirama

Articles

Nov 12, 2025

Heart Blockage Treatment Through Cardiac Catheterization by dr. Abhirama at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Oct 18, 2025

Understanding Cardiac Catheterization: Purpose and Procedure

Articles

Oct 09, 2025

Understanding Atherosclerosis and Its Treatment at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Oct 08, 2025

Non-Surgical Varicose Vein Treatment with Laser Ablation at Mandaya Royal Hospital Puri by dr. Suci

Articles

Oct 07, 2025

Heart Blockage Patient Recovers After Stent and Balloon Angioplasty at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Sep 26, 2025

Recommended Heart Check-Up Packages for Children and Adults in Jakarta and Tangerang

Articles

Sep 26, 2025

Recommended Heart Bypass Surgery Doctor in Jakarta and Tangerang

Articles

Sep 26, 2025

8 Heart Diseases in Children and Recommended Doctors at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Sep 23, 2025

Patient Experience of Heart Bypass Surgery at Mandaya Royal Hospital Puri with dr. Bagus Herlambang

Articles

Sep 17, 2025

Mandaya Heart Center: Modern Cardiac Care with Expert Cardiologists

Articles

Sep 02, 2025

Patient Story: PVC Arrhythmia Treated with Cardiac Ablation at Mandaya Royal Puri with Dr. Sebastian

Articles

Aug 27, 2025

dr. Suci Indriani, Vascular Specialist for Varicose Veins and Diabetic Foot

Articles

Aug 26, 2025

Peripheral Artery Disease: Symptoms, Causes, and Treatment

Articles

Aug 26, 2025

RS Mandaya Royal Puri Performs EVAR Procedure by dr. Suci Indriani

Articles

Aug 20, 2025

Patient’s Experience Undergoing 3D Cardiac Ablation at Mandaya Royal Hospital Puri

Articles

Aug 14, 2025

Angioplasty: Definition, Purpose, and Procedure

Articles

Aug 14, 2025

Bentall Procedure: Definition, Purpose, and Surgical Steps

Articles

Aug 12, 2025

Aortic Aneurysm: Symptoms, Causes, and Treatment

Articles

Aug 07, 2025

Understanding Heart Stents: Definition, Purpose, and Procedure

Articles

Jul 31, 2025

5 Causes of Heart Palpitations and Shortness of Breath You Should Know

Promotion

Jan 06, 2026

Promo CT Scan Jantung Kontras 2026 – Mandaya Royal Hospital Puri

Promotion

Jan 04, 2026

Biaya Skrining Jantung Bayi 2026 – Mandaya Royal Hospital Puri

Promotion

Dec 26, 2025

Paket Jantung Sehat RS Mandaya Karawang

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes