Batu Ginjal

Batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk dari mineral dan garam yang menumpuk. Setelah endapan terbentuk, batu bisa bertahan pada ginjal, bisa juga mengalir ke saluran kemih. Batu tersebut dapat menyebabkan saluran kemih tersumbat sehingga menimbulkan nyeri.

Dalam istilah medis, penyakit batu ginjal disebut sebagai nefrolitiasis (jika batu tersebut terdapat pada ginjal) atau urolitiasis (jika batu ditemukan pada saluran kemih, termasuk ginjal, ureter, dan kandung kemih).

Konsultasi dokter

Apa Itu Batu Ginjal?

Urine mengandung banyak mineral dan garam. Batu ginjal terbentuk ketika urine mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal, seperti kalsium dan asam urat, dibandingkan yang dapat diencerkan oleh cairan dalam urine. 

Batu yang terbentuk mungkin awalnya berukuran kecil dan tidak menimbulkan masalah apa pun. Namun, seiring berjalannya waktu, ukurannya bisa bertambah besar, bahkan mengisi struktur rongga di dalam ginjal.

Batu ginjal bisa ditemukan pada ginjal maupun pada saluran kemih. Pada sebagian orang, batu yang berukuran kecil bisa keluar dari kandung kemih bersamaan dengan aliran urine. Namun, pada kebanyakan kasus, batu tersebut menghalangi aliran urine, sehingga menimbulkan rasa nyeri ketika buang air kecil.

Jenis-Jenis Batu Ginjal

Batu pada ginjal bisa memiliki beragam jenis, bentuk, dan warna, sehingga cara menanganinya pun bisa berbeda-beda, bergantung pada jenisnya. Berikut jenis-jenis yang perlu Anda ketahui:

  • Batu kalsium

Batu kalsium merupakan jenis yang paling umum dan memiliki dua tipe, yaitu kalsium oksalat dan kalsium fosfat. 

  • Batu asam urat

Asam urat adalah produk limbah yang berasal dari perubahan kimia dalam tubuh. Kristal asam urat tidak larut dengan baik dalam urine yang akhirnya menyebabkan terbentuknya batu di saluran kemih.

  • Batu struvit

Batu ginjal struvit berhubungan dengan Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang kronis. Selain itu, orang yang mengalami masalah berkemih karena gangguan saraf juga berisiko mengalami kondisi ini. 

  • Batu sistin

Batu jenis ini merupakan yang paling langka karena disebabkan oleh kelainan genetik yang disebut dengan sistinuria (terlalu banyak kadar sistin dalam urine). Sistin sendiri merupakan asam amino yang terdapat pada makanan tertentu. 

Penyebab Batu Ginjal

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, batu ginjal terbentuk saat mineral dan garam dalam urine mengkristal lalu mengeras. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit batu ginjal, yaitu:

1. Dehidrasi

Dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti: 

  • Kurang minum air putih 
  • Olahraga berat 
  • Diare 
  • Muntah 
  • Tinggal di tempat dengan suhu tinggi
  • Mengonsumsi obat-obatan yang bersifat diuretik (membantu tubuh mengurangi kelebihan cairan).

Saat seseorang mengalami dehidrasi cairan untuk melarutkan garam dan mengeluarkannya saat berkemih jadi berkurang. Akibatnya, terjadi penumpukan garam dan mineral yang kemudian mengkristal lalu menjadi batu.

2. Pola Makan

Pola makan yang tinggi protein hewani, seperti daging sapi, daging babi, ayam, dan ikan dapat meningkatkan kadar asam dalam tubuh dan dalam urine. Kadar asam yang tinggi ini memudahkan terbentuknya batu ginjal akibat mengkristalnya asam oksalat dan asam urat dalam urine. 

3. Obesitas

Indeks massa tubuh yang tinggi, ukuran pinggang yang besar, dan penambahan berat badan berkaitan erat dengan batu ginjal. Orang dengan obesitas mengalami peningkatan kadar asam dalam urine yang menjadi penyebab batu ginjal.

4. Penyakit Pencernaan

Penyakit pencernaan yang menyebabkan diare (seperti Penyakit Crohn dan ulseratif kolitis) maupun operasi pada usus dapat meningkatkan risiko pembentukan batu pada ginjal akibat penumpukan kalsium oksalat. Alasannya adalah karena diare bisa menyebabkan dehidrasi, sehingga risiko terjadinya penumpukan oksalat berlebih di tubuh juga meningkat. 

5. Kondisi Medis Tertentu

Orang yang memiliki kondisi medis berikut ini berisiko lebih tinggi terkena penyakit batu ginjal:

  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Obesitas
  • Gout (asam urat)
  • Hiperparatiroidisme (kondisi saat tubuh menghasilkan terlalu banyak hormon paratiroid)
  • Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang berulang

6. Obat-obatan dan Suplemen

Beberapa jenis obat maupun suplemen seperti kalsium dan vitamin C yang konsumsinya tidak sesuai dengan saran dokter dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen dan obat-obatan. 

7. Riwayat Keluarga

Jika ada anggota keluarga Anda yang terkena batu ginjal, maka Anda pun rentan mengalaminya. Jika Anda pernah menderita batu ginjal, maka kemungkinan Anda terkena penyakit ini lagi adalah sebesar 50 persen. 

Konsultasi dokter

Gejala Penyakit Batu Ginjal

Batu ginjal berukuran kecil biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Semakin besar ukurannya, maka semakin besar pula kemungkinan Anda merasakan gejala yang mengganggu, seperti: 

  • Rasa ingin buang air kecil terus-menerus
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil 
  • Nyeri di bagian pinggang atau bahkan selangkangan. Pada pria, rasa nyeri juga dapat dirasakan pada bagian testis atau buah zakar. 
  • Demam atau suhu tubuh tinggi
  • Berkeringat
  • Rasa nyeri hebat yang datang dan pergi
  • Mual dan muntah
  • Ada darah dalam urine
  • Infeksi urine

Diagnosis Batu Ginjal

Jika Anda mengalami gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter spesialis urologi. Dokter akan melakukan beberapa tes untuk mendiagnosis batu ginjal, seperti:

  • Tes urine: untuk memeriksa adanya infeksi dan kadar mineral pembentuk batu.
  • Tes pencitraan: CT Scan perlu dilakukan untuk mengetahui secara pasti bentuk dan ukuran batu
  • Tes darah: untuk mengetahui kadar kalsium, fosfor, dan asam urat
  • Analisis batu: batu yang keluar saat operasi akan diperiksa untuk mencari tahu penyebab dan cara mencegah agar tidak kambuh lagi

Konsultasi dokter

Cara Mengobati Batu Ginjal

Cara mengobati batu ginjal bergantung pada: tipe, lokasi, seberapa parah kondisi, dan berapa lama gejala tersebut Anda alami. Ada banyak pilihan dalam mengobati batu ginjal yang bisa Anda diskusikan dengan dokter.

Mengobati Batu Ginjal Berukuran Kecil

Bila batu pada ginjal  berukuran kecil, Anda bisa menunggunya keluar bersamaan dengan urine ketika berkemih. Namun, proses keluarnya batu ginjal ini tentu akan menimbulkan nyeri yang biasanya berlangsung selama 1-2 hari.

Dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa hal berikut untuk membantu meringankan gejala:

  • Minum banyak cairan terutama air putih
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter
  • Mengonsumsi obat penghancur batu ginjal yang diresepkan oleh dokter
  • Membatasi konsumsi garam

Teruslah minum banyak cairan. Bila air seni Anda berwarna gelap dan pekat, itu artinya Anda kurang minum. Warna urine seharusnya kuning pucat. Anda disarankan untuk terus minum banyak air putih untuk mencegah terbentuknya batu ginjal lagi.

Mengobati Batu Ginjal Berukuran Besar

Sementara itu, untuk batu ginjal berukuran besar, jenis pengobatan yang biasanya dilakukan adalah: 

  • Shock Wave Lithotripsy (SWL)

Prosedur SWL melibatkan ultrasound (gelombang suara berfrekuensi tinggi) untuk menentukan letak batu ginjal. Kemudian, sebuah mesin akan mengeluarkan gelombang kejut ultrasonik (shock wave ultrasound) untuk membantu memecah batu ginjal menjadi ukuran kecil sehingga dapat dikeluarkan bersamaan dengan urine. 

  • Ureteroscopy (URS)

Prosedur URS merupakan tindakan minimal invasif yang dilakukan dengan memasukkan teleskop tipis dan panjang yang disebut ureteroskop melalui uretra (saluran tempat mengalirnya urine keluar dari tubuh) menuju kandung kemih. 

Kemudian, ureteroskop akan mengarah menuju ureter, saluran yang menghubungkan kandung kemih ke ginjal. 

Setelah itu, dokter bedah akan menggunakan alat lain seperti laser, ultrasound, maupun forsep khusus untuk memecah batu ginjal menjadi potongan kecil yang nantinya bisa keluar bersamaan dengan urine. Pasien akan mendapatkan bius total selama menjalani prosedur ureteroskopi.

  • Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS)

Prosedur RIRS mirip dengan URS, yaitu dengan memasukkan teleskop kecil (ureteroskop) melalui uretra menuju ginjal, kemudian menghancurkan batu ginjal dengan sinar laser. 

Namun, yang membedakan kedua prosedur ini adalah metode RIRS menjangkau batu yang berada di dalam organ ginjal, sementara URS biasanya menghancurkan batu yang posisinya berada di ureter maupun ginjal bagian bawah. 

Prosedur RIRS memiliki tingkat kerumitan yang lebih kompleks dibanding prosedur URS, meski keduanya merupakan tindakan minimal invasif.

  • Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL)

Prosedur ini biasanya dilakukan pada pasien yang memiliki batu ginjal berukuran besar, bentuknya tidak beraturan, dan tidak berhasil dikeluarkan dengan metode lainnya. 

PCNL menggunakan kamera serat optik berukuran mini yang disebut nefroskop. Pasien yang menjalani prosedur PCNL akan diberikan bius total, kemudian dibuat sayatan pada bagian punggung untuk memasukkan nefroskop dan selang menuju ginjal. Batu ginjal dapat dikeluarkan dengan cara ditarik melalui selang maupun dipecahkan menjadi serpihan kecil menggunakan laser. 

Penanganan Batu Ginjal dengan Robot Zamenix di RS Mandaya Royal Puri

Prof. Ponco dengan Zamenix
Prof. Ponco dengan Zamenix
ZAMENIX
ZAMENIX
ZAMENIX
ZAMENIX

Robot Zamenix merupakan teknologi bedah modern berupa lengan robotik multifungsi yang membantu dokter dalam mendeteksi, menghancurkan, hingga mengangkat batu ginjal dengan tingkat ketepatan yang tinggi. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan presisi tindakan sekaligus menjaga keamanan pasien selama prosedur berlangsung.

Dalam satu sistem yang terintegrasi, Zamenix dilengkapi berbagai fitur canggih. Mulai dari kamera beresolusi tinggi yang mampu menampilkan posisi batu ginjal secara jelas, bahkan di area saluran kemih yang sempit, hingga teknologi laser yang dapat memecah batu ginjal—termasuk yang keras—menjadi bagian kecil agar lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, terdapat alat khusus yang berfungsi mengambil sisa pecahan batu setelah proses penghancuran selesai.

Seluruh proses ini dikendalikan langsung oleh dokter spesialis urologi melalui sistem kontrol khusus. Dengan kendali tersebut, pergerakan lengan robot menjadi lebih stabil, terarah, dan presisi, sehingga prosedur dapat dilakukan dengan lebih akurat, efektif, dan minim risiko.

Cara Mencegah Batu Ginjal

Pasien yang sudah pernah mengalami batu ginjal memiliki kemungkinan besar untuk mengalaminya lagi. Berikut ini upaya yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terbentuknya batu ginjal:

  • Minum cukup air putih
  • Hindari minuman bersoda
  • Batasi konsumsi makanan tinggi garam

Pastikan warna urine tetap jernih untuk menghindari penumpukan garam dan mineral yang memicu terbentuknya batu. Anda boleh minum cairan lain seperti kopi, teh, maupun jus buah, namun air putih merupakan pilihan terbaik dalam mencegah terbentuknya batu ginjal.

Bila Anda berkeringat atau setelah berolahraga, usahakan minum air putih lebih banyak untuk menggantikan cairan yang hilang.

Tim dokter urologi Mandaya Royal Hospital Puri

1. Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD

Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD merupakan dokter spesialis urologi senior yang memiliki reputasi luas, baik di Indonesia maupun internasional. Ia berpengalaman menangani berbagai prosedur bedah urologi, mulai dari operasi ginjal, prostat, varikokel, PCNL, hingga transplantasi ginjal.

Selain itu, beliau juga menguasai teknik laparoskopi, yaitu metode operasi minimal invasif dengan sayatan kecil yang memungkinkan proses pemulihan lebih cepat. Keahliannya diperkuat melalui pelatihan laparoskopi di Belanda.

Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 16.00 – 18.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 18.00 WIB.

2. Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), PhD

Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K) adalah dokter spesialis urologi dengan pengalaman luas dalam menangani berbagai kasus urologi kompleks, termasuk transplantasi ginjal.

Dengan pengalaman panjang di bidang bedah urologi, beliau dikenal sebagai salah satu dokter rujukan untuk transplantasi ginjal di Indonesia. Keahliannya mencakup berbagai tindakan yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi serta pemahaman mendalam tentang anatomi ginjal dan saluran kemih.

Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), PhD dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 18.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 18.00 WIB.

3. dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS

dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS merupakan dokter spesialis urologi yang juga berpengalaman dalam prosedur transplantasi ginjal. Ia menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universitas Diponegoro dan melanjutkan spesialis urologi di Universitas Indonesia.

Dalam praktiknya, dr. Sigit menangani berbagai tindakan urologi, seperti operasi saluran kemih, prostat, ginjal, varikokel, biopsi prostat, hingga pemeriksaan uroflowmetri. Ia juga aktif sebagai anggota Ikatan Ahli Urologi Indonesia dan memiliki sertifikasi internasional di bidang bedah robotik serta laparoskopi.

dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 13.30 – 16.00 WIB
  • Rabu: 13.30 – 16.00 WIB
  • Sabtu: 12.30 – 15.00 WIB.

4. dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS

dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS adalah dokter spesialis urologi yang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia dan meraih gelar Bachelor of Science dari Newcastle University, Inggris.

Ia berpengalaman menangani berbagai kondisi urologi, seperti batu ginjal, gangguan prostat termasuk terapi REZUM, hingga prosedur vasektomi. Setiap penanganan dilakukan secara individual sesuai kondisi pasien.

dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 09.00 – 13.00 WIB
  • Selasa: 09.00 – 13.00 WIB
  • Rabu: 09.00 – 13.00 WIB
  • Kamis: 09.00 – 13.00 WIB
  • Jumat: 09.00 – 13.00 WIB
  • Sabtu: 09.00 – 13.00 WIB.

5. dr. Hendy Mirza, Sp.U(K)

dr. hendy mirza

dr. Hendy Mirza, Sp.U (K) merupakan dokter spesialis urologi konsultan yang berpengalaman dalam menangani berbagai gangguan pada sistem saluran kemih. Ia menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Sumatera Utara dan melanjutkan spesialis urologi di Universitas Indonesia.

Beliau juga memiliki keahlian dalam rekonstruksi urologi pediatrik berbasis laparoskopi dan telah tersertifikasi sebagai Konsultan Urologi Pediatrik. Di RS Mandaya Royal Puri, ia menangani berbagai prosedur seperti operasi saluran kemih, biopsi prostat, PCNL untuk batu ginjal, serta TURP untuk pembesaran prostat.

dr. Hendy Mirza, Sp.U (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 16.00 – 19.00 WIB
  • Rabu: 16.00 – 19.00 WIB
  • Jumat: 16.00 – 19.00 WIB.

6. dr. Ima Nastiti Setyaningsih, Sp.U

dr. Ima Nastiti Setyaningsih, Sp.U adalah dokter spesialis urologi yang menyelesaikan pendidikan di Universitas Indonesia. Ia aktif mengikuti berbagai pelatihan dan forum ilmiah, baik nasional maupun internasional, untuk terus memperbarui keilmuannya di bidang urologi.

Dengan pengalaman yang dimiliki, dr. Ima menangani berbagai kondisi, mulai dari infeksi saluran kemih hingga tindakan kompleks seperti operasi ginjal dan prostat. Layanan yang diberikan meliputi biopsi prostat, ESWL, PCNL, TURP, terapi laser prostat, hingga pemeriksaan penunjang seperti USG, uroflowmetri, dan urodinamika.

dr. Ima Nastiti Setyaningsih, Sp.U bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 14.00 – 16.00 WIB.
  • Kamis: 14.00 – 16.00 WIB.

Penyakit batu ginjal seringkali tidak disadari oleh penderitanya hingga menimbulkan gejala. Penting bagi Anda untuk minum cukup air putih. Bila mengalami gejala seperti nyeri saat buang air kecil maupun muncul darah pada urine, jangan tunda untuk pergi ke dokter. Kunjungi pusat spesialis urologi di rumah sakit Mandaya untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dari diagnosis hingga pengobatan. Gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Mandaya Karawang
Slot pemesanan waktu nyata dan konfirmasi instan
Mandaya Royal Puri
Slot pemesanan waktu nyata dan konfirmasi instan
Mandaya Royal Puri
Slot pemesanan waktu nyata dan konfirmasi instan
Mandaya Royal Puri
Slot pemesanan waktu nyata dan konfirmasi instan
Mandaya Karawang
Slot pemesanan waktu nyata dan konfirmasi instan
Mandaya Royal Puri
Slot pemesanan waktu nyata dan konfirmasi instan
Mandaya Royal Puri
Slot pemesanan waktu nyata dan konfirmasi instan
Mandaya Royal Puri
Slot pemesanan waktu nyata dan konfirmasi instan

Artikel

Apr 17, 2026

Teknologi Robotik untuk Masalah Urologi di Pusat Urologi dan Prostat Mandaya

Artikel

Apr 17, 2026

Kriteria Menjadi Pendonor Ginjal oleh Dr. dr. Maruhum Bonar Sp.PD-KGH, FINASIM, RS Mandaya Puri

Artikel

Apr 16, 2026

4 Pengobatan Kanker Prostat di RS Mandaya Puri: Operasi dengan Robot Da Vinci Xi hingga Terapi Lutetium-177

Artikel

Apr 16, 2026

5 Pengobatan Kanker Ginjal di RS Mandaya Puri: Kemoterapi hingga Nefrektomi dengan Robot Da Vinci Xi

Artikel

Apr 16, 2026

Prostatektomi (Pengangkatan Kelenjar Prostat): Tujuan Dilakukan hingga Prosedurnya

Artikel

Apr 16, 2026

Mengenal Nefrektomi (Pengangkatan Ginjal): Tujuan Dilakukan hingga Prosedurnya

Artikel

Apr 16, 2026

Kanker Ginjal: Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya di RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Apr 15, 2026

Penanganan Batu Ginjal dengan Laser Metode RIRS Tanpa Operasi oleh dr. Baihaqy di RS Mandaya Karawang

Artikel

Apr 14, 2026

Operasi Prostat dan Ginjal Lebih Presisi dengan Robot Da Vinci Xi di Mandaya

Artikel

Apr 14, 2026

Pusat Urologi dan Prostat Mandaya Royal Hospital Puri Berteknologi Robot

Artikel

Apr 14, 2026

Skrining Kanker Prostat dengan Robot di Pusat Urologi dan Prostat Mandaya Royal Hospital Puri

Artikel

Apr 14, 2026

Pusat Pengobatan Masalah Prostat dan Ginjal Berbasis Robotik di Mandaya Royal Hospital Puri

Berita

Apr 11, 2026

Tunda Operasi Batu Ginjal 4 Tahun, Rigen Akhirnya Pilih Operasi dengan Teknologi Robot di RS Mandaya Puri

Berita

Apr 11, 2026

Dokter Batu Ginjal Rigen Rakelna, Prof. Ponco Gunakan Teknologi Robot Zamenix

Berita

Apr 11, 2026

Komika Rigen Operasi Batu Ginjal di RS Mandaya Royal Puri, Pakai Teknologi Robot

Artikel

Apr 09, 2026

Tindakan Nefrektomi dengan Robot da Vinci Xi di Mandaya Royal Hospital Puri

Artikel

Apr 09, 2026

Tindakan Prostatektomi dengan Robot Da Vinci Xi di RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Apr 08, 2026

Hancurkan Batu Kandung Kemih Tanpa Operasi di RS Mandaya Karawang, dr. Muhammad Baihaqy Sp.U., FICS

Artikel

Apr 08, 2026

Tindakan Ureteroskopi untuk Batu Ginjal Tanpa Sayatan oleh dr. Baihaqy Sp.U., FICS di RS Mandaya Karawang

Artikel

Apr 01, 2026

Apakah Donor Transplantasi Ginjal Harus Keluarga?

Artikel

Apr 01, 2026

Apakah Bisa Hidup Sehat dengan Satu Ginjal?

Artikel

Mar 31, 2026

8 Ciri-ciri Batu Ginjal dan Penanganannya di RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Mar 30, 2026

Atasi Pembesaran Prostat Ukuran 65 cc dengan Teknologi Rezum oleh dr. Maruto di RS Mandaya Puri

Artikel

Mar 28, 2026

Pengalaman dan Kisah Pasien Transplantasi Ginjal Pertama di RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Mar 17, 2026

Prof. Ponco, Profesor Bidang Urologi yang Ahli Robotik, Batu Ginjal, Varikokel, Andrologi Hingga Transplantasi

Artikel

Mar 10, 2026

RS Mandaya Royal Puri Sukses Transplantasi Ginjal Pertama, Ini Teknologi Penunjangnya

Artikel

Mar 10, 2026

Tim Dokter di Balik Keberhasilan Transplantasi Ginjal Pertama di RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Mar 10, 2026

Kisah Pasien yang Jalani Transplantasi Ginjal Pertama di RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Mar 10, 2026

RS Mandaya Royal Puri Sukses Lakukan Transplantasi Ginjal Pertamanya

Artikel

Mar 03, 2026

Penyakit Ginjal ke Dokter Spesialis Apa? Ini Rekomendasinya di Jakarta Barat dan Tangerang

Artikel

Feb 14, 2026

7 Cara Mencegah Batu Ginjal yang Mudah Dilakukan

Artikel

Feb 14, 2026

Tindakan Pengangkatan Batu Ginjal dengan Laser Thulium oleh dr. Maruto di RS Mandaya Puri

Artikel

Feb 13, 2026

Biaya Operasi Batu Ginjal dengan Lengan Robot Zamenix di RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Feb 13, 2026

Operasi Laser Batu Ginjal Apakah Berbahaya? Kenali Teknologi Lengan Robot Zamenix di Mandaya Puri!

Artikel

Feb 12, 2026

Batu Ginjal Apakah Berbahaya? Kenali Ragam Komplikasinya Ini

Artikel

Jan 22, 2026

Operasi Rekonstruksi Penis untuk Buried Penis (Penis Tenggelam) oleh dr. Hendy di RS Mandaya Puri

Artikel

Jan 22, 2026

Tindakan REZUM untuk Pembesaran Prostat oleh dr. Maruto di RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Jan 21, 2026

Tangan Robot Fleksibel Zamenix Bikin Angkat Batu Tanpa Luka di Ginjal, RS Mandaya Puri

Artikel

Jan 21, 2026

Robot Zamenix Miliki Tangan Untuk Ambil Batu Ginjal, RS Mandaya Royal Puri

Artikel

Jan 20, 2026

Ambil Batu Ginjal Tanpa Operasi, Gunakan Tangan Robot di RS Mandaya Puri

Artikel

Jan 20, 2026

Hati-hati! Ini 4 Komplikasi Pembesaran Prostat Jika Tidak Ditangani

Artikel

Jan 20, 2026

Apakah Pembesaran Prostat Bisa Sembuh? RS Mandaya Puri Punya Solusinya, Pistol Uap Air REZUM

Artikel

Jan 20, 2026

Apakah Pembesaran Prostat Harus Dioperasi?

Lainnya

Jan 15, 2026

Dokter Urologi Karawang Atasi Pembesaran Prostat Jinak Metode TURP

Artikel

Jan 13, 2026

Mengenal RIRS, Metode Penanganan Batu Ginjal Tanpa Sayatan

Artikel

Jan 12, 2026

Biaya Tindakan Rezum di Indonesia dan Perbandingannya dengan Harga Luar Negeri

Artikel

Jan 12, 2026

Sakit saat Kencing Bisa Disebabkan Batu Ginjal, Atasi dengan Robot Laser di RS Mandaya Puri

Lainnya

Jan 10, 2026

Cerita Pasien: Atasi Batu Ginjal dengan Metode RIRS Minim Nyeri di Karawang

Artikel

Jan 09, 2026

Sering Buang Air Kecil? Waspadai Pembesaran Prostat, Atasi dengan REZUM di RS Mandaya Puri

Artikel

Jan 05, 2026

Gagal Ginjal Kronis: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes