Operasi Kantung Empedu dengan Robot Da Vinci Xi Dilakukan Prof. Toar di RS Mandaya Puri, Minim Sayatan & Pulih Lebih Cepat

Operasi Kantung Empedu dengan Robot Da Vinci Xi Dilakukan Prof. Toar di RS Mandaya Puri, Minim Sayatan & Pulih Lebih Cepat

Operasi kantung empedu atau kolesistektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat kantung empedu, yaitu organ kecil berbentuk menyerupai buah pir yang terletak di bawah hati di sisi kanan atas perut. Kantung empedu berfungsi menyimpan cairan empedu yang diproduksi hati untuk membantu proses pencernaan lemak. Tindakan ini umumnya dilakukan untuk mengatasi batu empedu maupun berbagai komplikasi yang ditimbulkannya, seperti nyeri hebat, peradangan kantung empedu, hingga sumbatan pada saluran empedu.

Seiring berkembangnya teknologi medis, operasi pengangkatan kantung empedu kini dapat dilakukan dengan bantuan robot bedah Da Vinci Xi. Teknologi ini memungkinkan dokter melakukan operasi dengan tingkat presisi yang sangat tinggi melalui sayatan yang lebih kecil, sehingga perdarahan dapat diminimalkan, risiko komplikasi lebih rendah, nyeri pascaoperasi berkurang, serta proses pemulihan pasien menjadi lebih cepat.

Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B. Subsp.BD (K)
Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B. Subsp.BD (K)

Salah satu penerapan teknologi ini dilakukan oleh Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B. Subsp.BD (K), dokter spesialis bedah subspesialis bedah digestif di RS Mandaya Royal Puri. Dengan memanfaatkan robot bedah Da Vinci Xi, Prof. Toar dapat melakukan operasi kantung empedu secara minimal invasif untuk memberikan hasil operasi yang lebih presisi sekaligus meningkatkan kenyamanan dan pemulihan pasien.

Konsultasi dokter

Prosedur dan penjelasan operasi kantung empedu dengan Da Vinci Xi oleh Prof. Toar

Prof. Toar bersama tim bedah di RS Mandaya Royal Puri baru saja menyelesaikan operasi robotik kolesistektomi atau operasi pengangkatan kantung empedu menggunakan robot bedah Da Vinci Xi. Tindakan ini dilakukan pada seorang pasien laki-laki berusia 20 tahun yang mengalami batu kantung empedu dengan keluhan nyeri kolik yang berulang.

Menurut Prof. Toar, kondisi kantung empedu pasien sempat ditemukan mengalami perlengketan ringan. Meski demikian, prosedur dapat diselesaikan dengan lancar menggunakan bantuan teknologi robotik. “Saya barusan dengan tim saya menyelesaikan operasi robotik kolesistektomi pada seorang laki-laki yang relatif muda, 20 tahun dengan batu kantung empedu dan keluhannya adalah kolik berulang. Kondisi kantung empedunya sedikit ada perlengketan, tapi ringan, yang diselesaikan dengan baik,” jelas Prof. Toar.

Prof. Toar juga menjelaskan bahwa salah satu keunggulan utama robot Da Vinci Xi adalah kualitas visual yang sangat baik sehingga membantu dokter saat melakukan diseksi atau pemisahan jaringan secara lebih presisi. “Memang keuntungannya (menggunakan Da Vinci Xi) kita mempunyai satu view yang bagus, sangat tajam, itu sangat memudahkan kita melakukan diseksi (pemotongan),” ujarnya.

Berkat prosedur yang berjalan lancar, pasien diperkirakan dapat menjalani masa rawat inap yang lebih singkat. “Operasi robotik ini berjalan dengan baik dan memuaskan juga. Kita berharap, malam ke-2 habis operasi dan besoknya (pasien) bisa pulang,” tutup Prof. Toar.

Baca juga: Pengangkatan Kantung Empedu dengan Robot Bedah Da Vinci Xi oleh dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K) di RS Mandaya Puri

Mengenal robot bedah Da Vinci Xi 

Da Vinci Xi merupakan sistem robot bedah generasi terbaru yang dilengkapi empat lengan robot presisi dan dikendalikan sepenuhnya oleh dokter melalui konsol berteknologi visualisasi 3D beresolusi tinggi. Teknologi ini menghadirkan tampilan organ yang lebih jelas, tajam, dan detail sehingga membantu dokter melihat struktur anatomi dengan lebih akurat selama prosedur operasi.

Selain itu, lengan robot Da Vinci Xi dirancang sangat fleksibel dengan kemampuan bergerak menyerupai tangan manusia, sehingga mampu menjangkau area yang sempit maupun sulit diakses. Kombinasi visualisasi yang optimal dan tingkat presisi yang tinggi memungkinkan dokter melakukan tindakan bedah secara lebih akurat, sekaligus mendukung hasil operasi yang lebih baik.

Konsultasi dokter

Baca juga: Batu Empedu, Harus Ke Dokter Spesialis Apa di RS Mandaya Puri?

Apa saja keunggulan operasi dengan robot Da Vinci Xi?

Berikut adalah sejumlah keunggulan operasi dengan robot Da Vinci Xi:

1. Dokter dapat menjangkau area operasi yang sulit diakses

Robot Da Vinci Xi dirancang agar dokter dapat melakukan operasi pada berbagai bagian tubuh, termasuk area yang sempit atau sulit dijangkau. Hal ini membantu dokter melakukan tindakan dengan lebih mudah dan lebih presisi, terutama pada operasi yang kompleks.

2. Tampilan organ terlihat lebih jelas dan diperbesar

Selama operasi, dokter melihat area yang akan dioperasi melalui layar 3D beresolusi tinggi dengan pembesaran yang sangat detail. Tampilan ini memberikan kesan kedalaman layaknya melihat secara langsung, sehingga struktur penting seperti pembuluh darah, saluran empedu, dan jaringan di sekitarnya dapat terlihat lebih jelas.

3. Membantu dokter bekerja lebih akurat

Lengan robot memiliki ujung instrumen yang dapat bergerak dan berputar lebih leluasa dibandingkan tangan manusia. Selain itu, sistem ini juga mampu menyaring getaran kecil pada tangan dokter sehingga setiap gerakan menjadi lebih stabil, halus, dan akurat.

4. Posisi pasien dapat disesuaikan tanpa menghentikan operasi

Jika selama operasi diperlukan perubahan posisi pasien agar area yang akan dioperasi lebih mudah dijangkau, meja operasi dapat digerakkan tanpa harus menghentikan prosedur. Hal ini membuat operasi berlangsung lebih efisien dan membantu dokter tetap mendapatkan akses terbaik ke organ yang sedang ditangani.

5. Dilengkapi teknologi untuk melihat aliran darah dan jaringan

Da Vinci Xi memiliki fitur khusus yang membantu dokter melihat aliran darah, saluran empedu, dan kondisi jaringan secara real-time menggunakan pewarna khusus yang aman bagi pasien. Dengan informasi tambahan ini, dokter dapat memastikan jaringan yang sehat tetap terjaga dan tindakan operasi dilakukan dengan lebih tepat.

6. Mendukung berbagai alat bedah modern

Sistem ini kompatibel dengan berbagai instrumen bedah canggih, seperti alat penyegel pembuluh darah dan alat pemotong khusus, sehingga dokter dapat melakukan berbagai jenis operasi dengan lebih aman, efektif, dan presisi.

Kapan operasi kantung empedu perlu dilakukan?

Operasi kantung empedu umumnya dilakukan ketika gangguan pada kantung empedu mulai menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari atau berisiko menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Penyebab paling umum seseorang perlu menjalani operasi ini adalah batu kantung empedu (batu empedu), terutama jika batu tersebut sudah menimbulkan gejala.

Tidak semua penderita batu empedu memerlukan operasi. Namun, dokter biasanya akan merekomendasikan operasi pengangkatan kantung empedu apabila kondisi tersebut:

  • Menyebabkan nyeri perut yang berulang, terutama di bagian kanan atas perut.
  • Mengganggu kualitas hidup karena keluhan sering kambuh.
  • Berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti infeksi atau penyumbatan saluran empedu.
  • Diperkirakan akan terus memburuk jika tidak ditangani.

Selain batu empedu, operasi kantung empedu juga dapat diperlukan pada beberapa kondisi lain, seperti radang kantung empedu kronis (kolesistitis kronis) dan kanker kantung empedu. Dokter akan menentukan apakah operasi merupakan pilihan penanganan yang paling tepat berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi kesehatan pasien, serta tingkat keparahan penyakit.

Waspadai gejala-gejala batu empedu

Batu empedu merupakan kondisi yang cukup umum dan sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, jika batu empedu menyumbat saluran empedu, yaitu saluran kecil yang menghubungkan kantung empedu dengan hati dan organ pencernaan lainnya, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri perut yang khas.

Nyeri akibat batu empedu biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Terasa sangat nyeri atau menusuk.
  • Nyeri berlangsung terus-menerus, bukan hilang timbul.
  • Berlangsung lebih dari 30 menit hingga beberapa jam.
  • Terasa di bagian tengah perut atau di bawah tulang rusuk sebelah kanan.
  • Dapat disertai mual dan muntah.

Nyeri yang muncul akibat penyumbatan saluran empedu oleh batu empedu ini dikenal sebagai kolik bilier. Jika keluhan ini terjadi berulang atau disertai demam, kulit menguning, atau nyeri yang semakin berat, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter karena bisa menjadi tanda komplikasi yang memerlukan penanganan segera.

Konsultasikan keluhan batu empedu Anda dengan Prof. Toar di RS Mandaya Puri

Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B. Subsp.BD(K) adalah dokter spesialis bedah dengan subspesialisasi bedah digestif yang berpengalaman menangani berbagai penyakit pada saluran pencernaan, hati, pankreas, dan sistem hepatobilier. Beliau memiliki keahlian dalam berbagai tindakan bedah digestif kompleks, termasuk operasi kanker saluran cerna, bedah hati, hingga transplantasi hati.

Prof. Toar menyelesaikan pendidikan dokter umum, Spesialis Bedah, Subspesialis Bedah Digestif, serta meraih gelar Doktor di Universitas Indonesia. Selain aktif memberikan pelayanan kepada pasien, beliau juga merupakan anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Digestif Indonesia (IKABDI) dan terus berperan dalam pengembangan ilmu bedah digestif di Indonesia.

Berkat pengalaman yang luas di bidang bedah digestif dan transplantasi hati, Prof. Toar menangani berbagai kondisi seperti kanker hati, tumor hati, sirosis hati, serta penyakit lain yang memerlukan tindakan bedah pada sistem pencernaan. Beliau juga menguasai berbagai prosedur operasi, di antaranya transplantasi hati, operasi pengangkatan kantung empedu (termasuk dengan teknik laparoskopi), operasi usus buntu laparoskopi, operasi hernia, operasi wasir (hemoroid), operasi lambung, operasi bypass lambung, operasi kanker usus besar, operasi polip usus, operasi perlengketan usus, bedah Nissen fundoplication, hingga operasi turun berok.

Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B. Subsp.BD(K) melayani konsultasi di RS Mandaya Royal Puri dengan jadwal sebagai berikut:

  • Selasa: 15.30–17.30 WIB
  • Kamis: 15.30–17.30 WIB
  • Sabtu: 11.00–13.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. Mayo Clinic. Cholecystectomy (gallbladder removal). (https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/cholecystectomy/about/pac-20384818). Direvisi terakhir 20 Maret 2025. Diakses pada 23 Juli 2026.
  2. Intuitive. da Vinci Xi Surgical System. (https://www.intuitive.com/en-us/products-and-services/da-vinci/xi). Diakses pada 23 Juli 2026.
  3. Cleveland Clinic. Gallbladder Removal (Cholecystectomy): Surgery & Recovery. (https://my.clevelandclinic.org/health/procedures/21614-gallbladder-removal). Direvisi terakhir 8 November 2022. Diakses pada 23 Juli 2026.
  4. NHS. Gallstones. (https://www.nhs.uk/conditions/gallstones/). Direvisi terakhir 17 Januari 2025. Diakses pada 23 Juli 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes