7 Keunggulan Terapi Radiasi (Radioterapi) di RS Mandaya Royal Puri

Radioterapi atau terapi radiasi merupakan salah satu metode pengobatan kanker yang menggunakan radiasi dosis tinggi untuk membunuh sel kanker dan mengecilkan ukuran tumor. Terapi ini bekerja dengan merusak DNA sel kanker sehingga sel tersebut tidak lagi dapat tumbuh atau membelah. Sel kanker yang mengalami kerusakan permanen kemudian akan mati dan dibersihkan oleh tubuh melalui proses alami.

Perlu diketahui bahwa efek radioterapi tidak terjadi secara instan. Dibutuhkan beberapa hari hingga beberapa minggu hingga kerusakan DNA pada sel kanker cukup besar untuk menghentikan pertumbuhannya. Bahkan, sel kanker dapat terus mati selama beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah rangkaian radioterapi selesai dijalani.

Agar hasil pengobatan lebih optimal, radioterapi perlu didukung oleh teknologi yang mampu menargetkan tumor secara akurat sekaligus meminimalkan paparan radiasi pada jaringan sehat. Di RS Mandaya Royal Puri, radioterapi dilakukan menggunakan Linear Accelerator (Linac) Elekta Versa HD, yaitu alat External Beam Radiation Therapy (EBRT) atau terapi radiasi dari luar tubuh. 

Linac Elekta Versa HD memiliki tingkat presisi hingga submilimeter, dilengkapi teknologi Stereotactic Radiosurgery (SRS) dan Stereotactic Body Radiotherapy (SBRT), serta mampu menargetkan beberapa tumor sekaligus. Berkat teknologi tersebut, pengobatan dapat dilakukan dengan lebih akurat, efektif, dan membantu melindungi jaringan sehat di sekitar tumor. Berikut tujuh keunggulan radioterapi di RS Mandaya Royal Puri.

Konsultasi dokter

Keunggulan terapi radiasi (radioterapi) di RS Mandaya Royal Puri

Beberapa keunggulan radioterapi menggunakan Linac Elekta Versa HD di RS Mandaya Royal Puri meliputi:

1. Akurasi penyinaran hingga tingkat submilimeter

Linac Elekta Versa HD mampu mengarahkan sinar radiasi ke lokasi tumor dengan tingkat presisi yang sangat tinggi, bahkan hingga submilimeter. Teknologi ini membantu menghancurkan sel kanker secara optimal sekaligus mengurangi paparan radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya.

2. Dilengkapi teknologi SRS dan SBRT

Teknologi Stereotactic Radiosurgery (SRS) dan Stereotactic Body Radiotherapy (SBRT) memungkinkan pemberian radiasi dosis tinggi yang terfokus pada tumor. Pendekatan ini bekerja layaknya “pisau radiasi” yang menargetkan sel kanker secara akurat, sehingga pada beberapa kondisi jumlah sesi terapi dapat lebih sedikit dibandingkan radioterapi konvensional.

3. Dapat menangani beberapa target tumor dalam satu sesi

Linac Elekta Versa HD memiliki kemampuan untuk menyinari lebih dari satu tumor secara bersamaan. Dengan area penyinaran yang luas hingga 40 × 40 cm, proses terapi menjadi lebih efisien tanpa mengurangi ketepatan penargetan.

4. Menggunakan teknologi 4D Image-Guided Radiotherapy (4D IGRT)

Sistem pencitraan 4D membantu memantau posisi tumor secara real-time, termasuk ketika tumor bergerak akibat proses pernapasan. Dengan begitu, radiasi tetap dapat diarahkan secara akurat selama terapi berlangsung.

5. Membantu melindungi jaringan sehat

Karena radiasi difokuskan secara presisi pada area kanker, paparan terhadap jaringan sehat di sekitar tumor dapat diminimalkan. Hal ini diharapkan dapat membantu menurunkan risiko efek samping maupun komplikasi akibat terapi.

6. Proses pengobatan menjadi lebih efisien

Kemampuan memberikan radiasi dosis tinggi secara tepat sasaran memungkinkan sebagian pasien menjalani jumlah sesi terapi yang lebih sedikit. Dengan demikian, keseluruhan proses pengobatan dapat berlangsung lebih efisien sesuai indikasi medis.

7. Memberikan pengalaman terapi yang lebih nyaman

Linac Elekta Versa HD didukung sistem robotik dan teknologi canggih yang membantu menyesuaikan penyinaran dengan posisi serta bentuk tumor. Kombinasi ini membuat prosedur radioterapi berlangsung lebih nyaman bagi pasien, dengan tingkat akurasi yang tinggi dan hasil terapi yang lebih optimal.

Baca juga: Radioterapi Sebagai Terapi Lanjutan Pada Pasien Kanker

Kapan radioterapi digunakan?

Radioterapi dapat digunakan pada berbagai tahap kanker, baik ketika kanker masih berada pada stadium awal maupun ketika sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Penggunaannya akan disesuaikan dengan jenis kanker, stadium penyakit, serta kondisi masing-masing pasien.

Radioterapi dapat dilakukan dengan tujuan berikut:

1. Menyembuhkan kanker

Pada beberapa jenis dan stadium kanker, radioterapi bertujuan untuk menghancurkan sel kanker hingga tuntas (curative radiotherapy).

2. Meningkatkan efektivitas pengobatan lain

Radioterapi dapat dikombinasikan dengan kemoterapi atau diberikan sebelum operasi (neoadjuvant radiotherapy) untuk membantu mengecilkan ukuran tumor sehingga lebih mudah diangkat.

3. Mengurangi risiko kanker kambuh setelah operasi

Setelah tindakan operasi, radioterapi dapat diberikan untuk membunuh sel kanker yang mungkin masih tersisa. Tujuannya adalah menurunkan risiko kanker muncul kembali (adjuvant radiotherapy).

4. Meredakan gejala akibat kanker

Pada kondisi ketika kanker tidak lagi dapat disembuhkan, radioterapi tetap dapat digunakan sebagai terapi paliatif untuk membantu mengurangi gejala, seperti nyeri atau keluhan lain, sehingga kualitas hidup pasien menjadi lebih baik.

Konsultasi dokter

Baca juga: Radioterapi Kanker Payudara: Prosedur, Jenis, Efek Samping

Jenis kanker yang bisa ditangani dengan Linac Elekta Versa HD di RS Mandaya Royal Puri

Teknologi Linac Elekta Versa HD dapat digunakan untuk menangani berbagai jenis kanker dan tumor, di antaranya:

  • Kanker otak, baik yang bersifat jinak maupun ganas.
  • Kanker kepala dan leher.
  • Kanker hati.
  • Kanker paru-paru.
  • Kanker pankreas.
  • Kanker prostat.
  • Kanker tulang belakang (spinal).
  • Berbagai jenis tumor yang tidak dapat dioperasi.

Tim dokter onkologi radiasi di RS Mandaya Royal Puri

Selain didukung teknologi Linac Elekta Versa HD, layanan radioterapi di RS Mandaya Royal Puri juga ditangani oleh tim dokter spesialis onkologi radiasi yang berpengalaman dalam merencanakan dan memberikan terapi radiasi untuk berbagai jenis kanker.

1. Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K)

Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K) merupakan dokter spesialis onkologi radiasi konsultan dengan pengalaman yang luas di bidang pelayanan, pendidikan, dan penelitian. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter umum, spesialis radiologi, hingga subspesialis onkologi radiasi di Universitas Indonesia. Selain itu, beliau juga memperdalam keilmuan onkologi radiasi di Wilhelm-Westfälischen Universität Münster, Jerman, serta meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran melalui kerja sama Universitas Indonesia dan AKH Vienna.

Beliau juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan forum ilmiah nasional maupun internasional untuk terus mengikuti perkembangan teknologi radioterapi terkini, sehingga dapat memberikan penanganan kanker sesuai standar terbaru.

Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Rabu: By appointment. 

2. dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad

dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad merupakan dokter spesialis onkologi radiasi yang menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Airlangga dan pendidikan spesialis Onkologi Radiasi di Universitas Indonesia.

Untuk terus mengembangkan kompetensinya, dr. Novina rutin mengikuti seminar, pelatihan, dan konferensi ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Jakarta Annual Collaborative Cancer Meeting (JACCM), FARO Webinar, serta berbagai program Continuing Medical Education (CME) dari Indonesian Radiation Oncology Society (IROS).

dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 08.00–16.00 WIB
  • Selasa: 08.00–16.00 WIB
  • Rabu: 08.00–16.00 WIB
  • Kamis: 08.00–16.00 WIB
  • Jumat: 08.00–16.00 WIB
  • Sabtu: 08.00–13.00 WIB.

3. dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad

dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad adalah dokter spesialis onkologi radiasi yang menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Sriwijaya sebelum melanjutkan pendidikan spesialis Onkologi Radiasi di Universitas Indonesia.

Beliau memiliki keahlian dalam berbagai teknik radioterapi modern, termasuk Stereotactic Radiosurgery (SRS), Stereotactic Body Radiation Therapy (SBRT), serta brakiterapi. Dengan penguasaan berbagai metode tersebut, dr. Riyan dapat menentukan pendekatan radioterapi yang disesuaikan dengan jenis kanker, lokasi tumor, dan kondisi masing-masing pasien.

dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 17.00–20.00 WIB
  • Selasa: 17.00–20.00 WIB
  • Rabu: 17.00–20.00 WIB
  • Kamis: 17.00–20.00 WIB
  • Jumat: 17.00–20.00 WIB

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. National Cancer Institute. Radiation Therapy to Treat Cancer. (https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/radiation-therapy). Diakses pada 29 Juli 2026.
  2. NHS. Radiotherapy. (https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/radiotherapy/). Diakses pada 29 Juli 2026.
  3. Turkey Healthcare Group. Elekta Versa HD Radiation Therapy. (https://www.en.turkeyhealthcaregroup.com/elekta-versa-hd-radiation-therapy/). Diakses pada 29 Juli 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes