Gejala kanker hati stadium awal sering kali tidak tampak, tetapi ada beberapa tanda yang dapat menjadi petunjuk adanya masalah. Deteksi dini kanker hati sangat penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.
Contents
Gejala kanker hati stadium awal
Berikut beberapa gejala kanker hati stadium awal yang penting dikenali:
1. Nyeri di perut
Nyeri atau ketidaknyamanan di bagian kanan atas perut bisa menjadi tanda awal kanker hati. Rasa sakit ini mungkin tumpul atau tajam dan kadang menjalar ke punggung atau bahu kanan.
2. Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan
Kehilangan nafsu makan yang tidak dapat dijelaskan dan penurunan berat badan yang signifikan tanpa alasan yang jelas bisa menjadi gejala awal kanker hati.
3. Pembengkakan di perut
Perut yang terasa kembung atau terlihat bengkak bisa menjadi tanda adanya penumpukan cairan (asites) yang sering kali terjadi pada kanker hati.
4. Kelelahan yang berlebihan
Kelelahan yang tidak biasa dan berlebihan, yang tidak hilang meskipun sudah beristirahat, dapat menjadi salah satu tanda awal kanker hati.
5. Warna dan kulit menjadi kuning
Meskipun lebih sering muncul pada tahap yang lebih lanjut, jaundice atau perubahan warna kuning pada kulit dan mata juga bisa terjadi pada tahap awal kanker hati. Ini terjadi karena peningkatan bilirubin dalam darah akibat kerusakan hati.
Baca juga: Mengenal Kanker Hati Stadium 4 dan Harapan Hidupnya
6. Mual dan muntah
Sering mual dan muntah tanpa alasan yang jelas dapat menjadi gejala awal kanker hati.
7. Urine dan tinja berwarna pucat
Urine yang berwarna gelap dan tinja yang berwarna pucat dapat menunjukkan adanya penyakit liver, termasuk kanker hati.
Meskipun kanker hati sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, penting untuk waspada terhadap tanda-tanda yang mungkin muncul. Terlebih ketika kulit dan mata mulai menguning.
Deteksi dini dan diagnosis yang tepat dapat meningkatkan peluang pengobatan yang efektif dan memperbaiki prognosis bagi penderita kanker hati. Jika Anda memiliki faktor risiko atau mengalami gejala yang mencurigakan, konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Lihat juga: Tangani Masalah Abses Hati/Liver dengan Dokter Radiologi Intervensi Mandaya Royal Hospital Puri
SIRT Y-90 dan HIFU, pilihan pengobatan kanker hati tanpa operasi di RS Mandaya Royal Puri
Tidak semua pasien kanker hati dapat menjalani operasi sebagai bagian dari pengobatannya. Pada beberapa kasus, lokasi tumor yang berdekatan dengan pembuluh darah besar, kondisi kesehatan pasien, atau faktor medis lainnya dapat membuat tindakan bedah menjadi kurang memungkinkan. Karena itu, dibutuhkan alternatif terapi yang efektif namun tetap minim invasif.
Di RS Mandaya Royal Puri, tersedia kombinasi terapi SIRT Y-90 dan HIFU sebagai pilihan pengobatan kanker hati tanpa operasi. Kedua metode ini bekerja dengan cara yang berbeda namun saling melengkapi dalam menargetkan dan menghancurkan jaringan tumor, sehingga dapat membantu mengendalikan penyakit secara lebih optimal tanpa memerlukan pembedahan terbuka.
Berikut penjelasan mengenai SIRT Y-90 dan HIFU:
1. SIRT Y-90
SIRT Y-90 (Selective Internal Radiation Therapy Yttrium-90) adalah terapi kanker hati yang memanfaatkan partikel radioaktif Yttrium-90 (Y-90) untuk menghantarkan radiasi langsung ke tumor. Melalui metode ini, radiasi dapat bekerja lebih terarah pada sel kanker sehingga membantu meminimalkan paparan terhadap jaringan hati yang sehat.
Sebelum tindakan dilakukan, dokter akan melakukan pemeriksaan pencitraan untuk memetakan pembuluh darah yang menyuplai tumor. Setelah jalur terapi ditentukan, kateter akan dimasukkan melalui pembuluh darah di area paha dan diarahkan menuju hati. Partikel Y-90 kemudian disalurkan langsung ke pembuluh darah yang memberi makan tumor sehingga radiasi dapat bekerja dari dalam jaringan kanker.
SIRT Y-90 dapat digunakan untuk berbagai stadium kanker hati, baik kanker primer hati maupun kanker yang telah menyebar ke hati dari organ lain. Terapi ini sering menjadi pilihan bagi pasien yang tidak dapat menjalani operasi karena letak tumor yang kompleks atau kondisi medis tertentu. Selain membantu mengendalikan pertumbuhan kanker, SIRT Y-90 juga dapat mengecilkan ukuran tumor sehingga meningkatkan peluang keberhasilan terapi selanjutnya, termasuk HIFU.
Berikut beberapa manfaat SIRT Y-90:
- Membantu mengecilkan ukuran tumor: Berperan dalam mengurangi massa tumor secara signifikan.
- Terapi yang terarah: Radiasi difokuskan langsung ke area tumor sehingga membantu menjaga jaringan sehat di sekitarnya.
- Meningkatkan kontrol terhadap pertumbuhan kanker: Membantu memperlambat perkembangan penyakit pada berbagai stadium kanker hati.
- Efek samping relatif minimal: Karena radiasi diberikan secara lokal, risiko efek samping sistemik umumnya lebih rendah dibandingkan beberapa terapi lainnya.
- Waktu pemulihan lebih singkat: Sebagian besar pasien dapat kembali beraktivitas lebih cepat dibandingkan tindakan operasi besar.
Dalam pengerjaan SIRT Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, dr. Sugianto sebagai dokter spesialis radiologi intervensi akan dibantu oleh tim dokter spesialis kedokteran nuklir yang bertugas menyiapkan zat radiofarmaka Y-90.
2. HIFU
HIFU (High Intensity Focused Ultrasound) merupakan teknologi non-invasif yang menggunakan gelombang ultrasound berenergi tinggi untuk menghancurkan jaringan tumor tanpa sayatan maupun operasi.

Pada prosedur ini, gelombang ultrasound difokuskan secara presisi ke area tumor untuk menghasilkan panas yang mampu merusak sel kanker. Teknik yang dikenal sebagai ablasi termal ini memungkinkan penghancuran jaringan tumor secara efektif tanpa perlu membuka jaringan tubuh.
Karena tingkat presisinya yang tinggi, HIFU dapat membantu menargetkan tumor sekaligus meminimalkan kerusakan pada jaringan hati sehat di sekitarnya. Pada beberapa pasien, HIFU juga dapat digunakan setelah SIRT Y-90 sebagai bagian dari strategi terapi yang saling melengkapi.
Berikut beberapa keunggulan HIFU untuk kanker hati:
- Tidak memerlukan operasi maupun sayatan: Prosedur dilakukan tanpa pembedahan sehingga lebih minim invasif.
- Alternatif bagi pasien yang tidak dapat menjalani operasi: Termasuk pasien dengan tumor yang berada dekat organ vital atau pembuluh darah besar.
- Membantu menghancurkan jaringan tumor secara presisi: Energi ultrasound difokuskan langsung ke target terapi.
- Dapat membantu mengecilkan tumor hati: Termasuk pada kasus kanker hati yang kompleks.
- Berpotensi mengurangi keluhan akibat kanker: Seperti nyeri yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien.
- Masa pemulihan lebih cepat: Karena tidak menimbulkan luka operasi besar.
- Dapat digunakan pada berbagai kondisi kanker hati: Termasuk kasus yang melibatkan trombus vena porta atau penyumbatan pembuluh darah utama menuju hati akibat tumor.
Kapan harus ke dokter?
Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pengobatan kanker hati tergantung pada stadium, kondisi kesehatan pasien, dan pilihan pengobatan yang tersedia.
Jangan ragu juga untuk berkonsultasi masalah hati Anda di Mandaya Hospital. Klinik Digestive & Liver kami dapat memberikan pelayanan terbaik untuk mengelola kondisi hati.
Didukung oleh dokter spesialis berpengalaman serta peralatan medis yang lengkap, kami dapat memberikan penanganan mulai dari pengobatan hingga prosedur operasi.
Tim dokter kanker hati di RS Mandaya Royal Puri
RS Mandaya Royal Puri tidak hanya memiliki fasilitas pencitraan canggih, tetapi juga didukung oleh tim dokter berpengalaman dalam menangani kanker hati. Berikut adalah jajaran dokter spesialis yang siap memberikan penanganan terbaik:
1. Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B. Subsp.BD (K)

Prof. Toar Lalisang merupakan dokter spesialis bedah digestif yang berpraktek di RS Mandaya Royal Puri. Beliau menempuh pendidikan dokter umum, spesialis bedah, subspesialis bedah digestif, hingga program doktor di Universitas Indonesia.
Sebagai anggota IKABDI (Ikatan Dokter Spesialis Bedah Digestif Indonesia), Prof. Toar dikenal sebagai pakar dalam operasi digestif dan transplantasi hati. Beliau juga telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, seperti Bakti Karya Husada Tri Windu dan Satyalancana Karya Satya.
Dalam penanganan kanker hati, Prof. Toar memiliki pengalaman luas, termasuk keberhasilan melakukan pengangkatan kanker hati segmen 6 dengan teknik laparoskopi bersama tim bedah digestif Mandaya.
Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B. Subsp.BD (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 15.30 – 17.30 WIB
- Kamis: 15.30 – 17.30 WIB
- Sabtu: 11.00 – 13.00 WIB.
Baca juga: Prof Toar Berhasil Angkat Kanker Hati di Segmen 6, Metode Laparoskopi
Lihat juga: Operasi Tumor Hati & Kanker Hati atau Reseksi Hati oleh Prof. Toar Lalisang
2. dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K)

dr. Ocsyavina adalah dokter bedah digestif lulusan Universitas Padjadjaran (dokter umum) dan Universitas Indonesia (spesialis bedah & subspesialis bedah digestif).
Beliau aktif terlibat dalam berbagai prosedur pembedahan hati, termasuk mendampingi Prof. Toar pada operasi laparoskopi pengangkatan kanker hati segmen 6.
dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 16.00 – 18.00 WIB
- Selasa: 16.00 – 18.00 WIB
- Rabu: 16.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 16.00 – 18.00 WIB
- Jumat: 16.00 – 18.00 WIB
- Sabtu: 10.00 – 12.00 WIB
3. dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI

Sebagai spesialis radiologi intervensional, dr. Sugianto menangani prosedur minimal invasif untuk diagnosis dan terapi kanker hati. Beliau ahli dalam tindakan TACE (Transarterial Chemoembolization), RFA (Radiofrequency Ablation), dan MWA (Microwave Ablation).
Pada prosedur TACE, dr. Sugianto menggunakan kateter untuk menyalurkan obat kemoterapi langsung ke tumor di hati, sekaligus memutus suplai darah yang memberi makan sel kanker.
dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 15.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 12.00 – 16.00 WIB
- Sabtu: 10.00 – 13.00 WIB.
4. dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH

dr. Hendra Koncoro adalah spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi yang menangani berbagai keluhan hati, mulai dari hepatitis, sirosis, kanker hati, fatty liver, hingga batu empedu.
Beliau aktif mengikuti pelatihan dan konferensi internasional, seperti:
- Live Demo Endoscopy, Cedars-Sinai Hospital, Los Angeles (2024)
- ACG Annual Meeting, Vancouver (2023)
- IBD Preceptorship Programme, NUH Singapura (2022)
- World Congress of Gastroenterology, Dubai (2022)
dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Rabu: 10.30 – 12.30 WIB
- Sabtu: 10.30 – 12.30 WIB.
Lihat juga: Mengenal Fatty Liver, Sirosis Hati, Abses Hati hingga Kanker Pankreas dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH
5. dr. Hendra Nurjadin, SpPD-KGEH

dr. Hendra Nurjadin merupakan dokter spesialis penyakit dalam yang berpengalaman menangani kanker hati serta berbagai penyakit saluran cerna, di antaranya gastritis, tukak lambung, radang pankreas, hepatitis, hingga tumor pencernaan.
Sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, dr. Hendra dikenal komunikatif dan mampu memberikan penjelasan medis yang mudah dipahami pasien.
dr. Hendra Nurjadin, SpPD-KGEH bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 15.00 – 17.00 WIB
- Kamis: 15.00 – 17.00 WIB.
Dokter kemoterapi untuk kanker hati di RS Mandaya Royal Puri
Selain tim bedah, radiologi, dan gastrohepatologi, RS Mandaya Royal Puri juga memiliki dokter hematologi-onkologi medik yang berkompeten dalam memberikan kemoterapi, imunoterapi, hingga terapi target untuk kanker hati, yaitu:
1. Prof. DR. Aru W. Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FINASIM, FACP

Seorang ahli senior dalam bidang kemoterapi kanker dengan pengalaman luas juga dalam imunoterapi dan terapi tertarget.
Prof. DR. Aru W. Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FINASIM, FACP bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Rabu: 08.00 – 12.00 WIB.
2. dr. Toman T.J Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM

Berpengalaman dalam penanganan kanker dengan berbagai metode terapi, termasuk kemoterapi, imunoterapi, targeted therapy, dan CAR T-cell therapy.
dr. Toman T.J Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 12.00 – 15.00 WIB
- Kamis: 12.00 – 15.00 WIB.
3. dr. Alvin Tagor Harahap, Sp.PD-KHOM

Menangani beragam kasus kanker dengan pendekatan modern mulai dari kemoterapi hingga terapi CAR T-cell.
dr. Alvin Tagor Harahap, Sp.PD-KHOM bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Rabu: 18.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 10.00 – 12.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

