Batu ginjal merupakan endapan keras yang terbentuk dari mineral dan garam di dalam saluran kemih. Ukurannya dapat bervariasi, mulai dari beberapa milimeter hingga mencapai beberapa sentimeter. Semakin besar ukuran batu ginjal, semakin kecil kemungkinan batu tersebut dapat keluar dengan sendirinya melalui urine. Batu ginjal berukuran lebih dari 2 cm bahkan berisiko menyebabkan nyeri hebat, infeksi, penyumbatan saluran kemih, hingga gangguan fungsi ginjal apabila tidak segera ditangani.
Selama ini, salah satu metode yang paling sering digunakan untuk menangani batu ginjal berukuran besar adalah Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL). Namun, apakah batu ginjal berukuran lebih dari 2 cm harus selalu ditangani dengan PCNL? Seiring perkembangan teknologi di bidang urologi, kini tersedia pilihan terapi yang lebih minimal invasif. Salah satunya adalah teknologi robotik Zamenix yang tersedia di Mandaya Royal Hospital Puri, yang memungkinkan penghancuran dan pengangkatan batu ginjal berukuran besar tanpa memerlukan sayatan sama sekali.
Contents
Mengenal apa itu PCNL untuk batu ginjal berukuran besar
PCNL adalah prosedur operasi yang dilakukan untuk mengangkat batu ginjal yang berukuran terlalu besar sehingga tidak dapat keluar dengan sendirinya melalui saluran kemih. Dokter biasanya merekomendasikan PCNL ketika metode penanganan batu ginjal lainnya tidak memungkinkan dilakukan atau tidak memberikan hasil yang optimal.
PCNL merupakan salah satu prosedur yang cukup umum digunakan untuk menangani batu ginjal berukuran besar. Tindakan ini biasanya dipertimbangkan pada pasien yang:
- Memiliki batu ginjal berukuran 2 cm atau lebih.
- Memiliki batu ginjal dengan bentuk yang tidak beraturan sehingga sulit keluar melalui saluran kemih.
- Tidak dapat menjalani pilihan terapi lain, seperti ureteroskopi laser atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL).
Dalam prosedur PCNL, dokter urologi akan:
- Membuat sayatan kecil berukuran sekitar 1 cm pada area punggung atau pinggang.
- Memasukkan selongsong khusus melalui sayatan tersebut hingga mencapai ginjal.
- Memasukkan kamera kecil yang disebut nefroskop untuk menemukan, menghancurkan, dan mengeluarkan batu ginjal.
PCNL dikenal efektif untuk menangani batu ginjal berukuran besar. Namun, tidak semua orang merasa nyaman atau siap menjalani prosedur operasi, meskipun hanya memerlukan sayatan kecil. Bagi sebagian pasien, bayangan mengenai tindakan bedah pada area punggung atau pinggang dapat menimbulkan rasa khawatir dan ketakutan tersendiri.
Tidak jarang, kekhawatiran tersebut membuat pasien menunda pemeriksaan maupun pengobatan batu ginjal yang sebenarnya sudah memerlukan tindakan. Padahal, batu ginjal berukuran besar tidak sebaiknya dibiarkan terlalu lama karena dapat menyebabkan penyumbatan saluran kemih, infeksi, hidronefrosis, hingga penurunan fungsi ginjal. Oleh karena itu, penanganan yang tepat dan tepat waktu sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.
Baca juga: Batu Ginjal Apakah Berbahaya? Kenali Ragam Komplikasinya Ini
Alternatif penanganan batu ginjal besar dengan Zamenix, tanpa operasi dan tanpa sayatan
Jika Anda termasuk salah satu penderita batu ginjal berukuran besar, bahkan lebih dari 2 cm, tetapi merasa takut menjalani operasi atau tidak ingin menjalani prosedur dengan sayatan, kini tersedia alternatif yang lebih minimal invasif. Mandaya Royal Hospital Puri menghadirkan robot Zamenix, teknologi robotik terbaru yang dirancang untuk membantu penanganan batu ginjal berukuran besar tanpa memerlukan sayatan sama sekali.


Zamenix bekerja dengan memanfaatkan lengan robotik fleksibel yang dapat masuk melalui saluran kemih alami hingga mencapai ginjal. Dengan metode ini, dokter dapat menjangkau lokasi batu ginjal tanpa perlu membuat luka pada tubuh pasien seperti pada prosedur operasi konvensional.
Untuk mendukung akurasi tindakan, robot ini dilengkapi kamera beresolusi tinggi yang mampu menampilkan kondisi saluran kemih dan ginjal secara real-time. Visualisasi yang lebih jelas membantu dokter menemukan lokasi batu ginjal secara presisi, termasuk batu yang berada di area yang sulit dijangkau dengan alat konvensional.
Dalam proses penghancuran batu, Zamenix menggunakan laser Thulium yang mampu memecah batu ginjal menjadi fragmen-fragmen kecil. Setelah batu berhasil dihancurkan, sistem robotik ini juga dapat membantu mengeluarkan pecahan batu secara langsung sehingga proses pembersihan menjadi lebih optimal. Seluruh tindakan dikendalikan oleh dokter melalui cockpit controller khusus yang memungkinkan pergerakan robot dipantau dan dikontrol secara presisi selama prosedur berlangsung.
Beberapa keunggulan robot Zamenix dalam penanganan batu ginjal meliputi:
- Tanpa sayatan, sehingga risiko perdarahan dan infeksi lebih rendah.
- Menghancurkan dan mengangkat batu ginjal dalam satu prosedur.
- Dilengkapi teknologi sinkronisasi pernapasan untuk meningkatkan akurasi tindakan.
- Memiliki sistem navigasi pintar yang dapat mengingat jalur menuju lokasi batu ginjal.
- Mampu menjangkau area yang sulit diakses berkat lengan robotik yang fleksibel.
- Memberikan visualisasi yang lebih jelas melalui kamera beresolusi tinggi.
- Mendukung pemulihan yang lebih cepat karena trauma jaringan yang minimal.
- Risiko komplikasi lebih rendah dibandingkan prosedur bedah yang lebih invasif.
- Membantu membersihkan batu ginjal secara lebih tuntas, sehingga mengurangi kemungkinan adanya sisa fragmen batu setelah tindakan.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, robot Zamenix menjadi salah satu pilihan inovatif bagi pasien batu ginjal berukuran besar yang menginginkan penanganan efektif tanpa harus menjalani operasi dengan sayatan.
*Perlu diketahui bahwa pemilihan metode penanganan batu ginjal, baik dengan PCNL maupun robot Zamenix, tidak dapat ditentukan secara sembarangan dan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Dokter spesialis urologi akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk menilai ukuran, jumlah, lokasi, dan karakteristik batu ginjal, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan merekomendasikan pilihan terapi yang paling tepat, aman, dan efektif untuk mencapai hasil pengobatan yang optimal.
Baca juga: 8 Ciri-ciri Batu Ginjal dan Penanganannya di RS Mandaya Royal Puri
Mengapa batu ginjal tidak boleh dibiarkan?
Batu ginjal yang tidak segera ditangani dapat terus membesar dan meningkatkan risiko terjadinya berbagai komplikasi. Selain menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan, batu ginjal juga dapat mengganggu aliran urine serta memengaruhi kesehatan ginjal secara keseluruhan. Semakin lama kondisi ini dibiarkan, semakin besar pula risiko terjadinya kerusakan pada saluran kemih dan ginjal.
Beberapa komplikasi yang dapat muncul akibat batu ginjal meliputi:
- Hidronefrosis, yaitu pembesaran atau pembengkakan ginjal akibat aliran urine yang terhambat.
- Infeksi ginjal, yang dapat menyebabkan nyeri, demam, dan memerlukan penanganan medis segera.
- Gangguan fungsi ginjal mendadak, terutama apabila penyumbatan berlangsung dalam waktu yang lama.
- Infeksi saluran kemih berulang, karena batu ginjal dapat menjadi pemicu infeksi yang terus kambuh.
- Kerusakan ginjal jangka panjang, yang berpotensi berkembang menjadi penyakit ginjal kronis apabila tidak ditangani dengan baik.
Oleh karena itu, batu ginjal sebaiknya tidak dianggap sebagai masalah yang bisa sembuh dengan sendirinya, terutama jika ukurannya sudah besar atau menimbulkan gejala. Pemeriksaan dan penanganan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi serta menjaga fungsi ginjal tetap optimal.
Baca juga: Kenapa Batu Ginjal Tidak Boleh Didiamkan? Kenali 5 Komplikasinya Ini
Dokter urologi ahli tangani batu ginjal di RS Mandaya Royal Puri


Penanganan batu ginjal, terutama yang berukuran besar, memerlukan evaluasi dan perencanaan yang tepat oleh dokter spesialis urologi. RS Mandaya Royal Puri didukung oleh tim dokter urologi berpengalaman yang menangani berbagai kasus saluran kemih, mulai dari batu ginjal, pembesaran prostat, kanker urologi, hingga tindakan transplantasi ginjal. Tim ini terdiri dari Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD, Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), PhD, dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS, dr. Hendy Mirza, Sp.U(K), dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS, dan dr. Ima Nastiti Setyaningsih, Sp.U.
Salah satu dokter yang memiliki keahlian khusus dalam bidang urologi robotik adalah Prof. Ponco. Selain dikenal sebagai ahli transplantasi ginjal, beliau juga berpengalaman dalam pemanfaatan teknologi robotik untuk penanganan berbagai kasus urologi yang kompleks. Dukungan teknologi modern dan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien memungkinkan penentuan terapi yang lebih tepat dan optimal.
Selain itu, tim dokter urologi Mandaya Royal Puri juga memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam, termasuk dalam bidang laparoskopi, urologi anak, onkologi urologi, hingga tindakan minimal invasif. Dengan kolaborasi tim yang komprehensif serta dukungan teknologi terkini seperti robot Zamenix, pasien dapat memperoleh penanganan batu ginjal yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi medisnya.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Percutaneous Nephrolithotomy. (https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/17349-percutaneous-nephrolithotomy). Direvisi terakhir 10 Oktober 2024. Diakses pada 25 Juni 2026.
- ANTARA Bali. Robot Zamenix bantu penderita batu ginjal tanpa operasi. (https://bali.antaranews.com/berita/408087/robot-zamenix-bantu-penderita-batu-ginjal-tanpa-operasi). Dipublikasikan pada 21 Juni 2025. Diakses pada 25 Juni 2026.
- Mayo Clinic. Kidney Stones. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-stones/symptoms-causes/syc-20355755). Direvisi terakhir 5 April 2025. Diakses pada 25 Juni 2026.

