Terapi sistemik merupakan salah satu pendekatan pengobatan yang dapat digunakan untuk menangani tumor otak pada anak. Berbeda dengan terapi lokal yang hanya menargetkan area tertentu, terapi sistemik menggunakan obat-obatan yang mengalir melalui aliran darah sehingga dapat menjangkau sel-sel tumor di berbagai bagian tubuh, termasuk sel kanker yang mungkin telah menyebar atau sulit dijangkau dengan tindakan lokal seperti operasi maupun radioterapi. Jenis terapi sistemik untuk tumor otak anak meliputi kemoterapi, terapi target, hingga imunoterapi, yang penggunaannya disesuaikan dengan jenis tumor, karakteristik genetik, serta kondisi masing-masing pasien.
Di RS Mandaya Royal Puri, terapi sistemik untuk tumor otak anak ditangani oleh dokter spesialis anak subspesialis hematologi-onkologi, yaitu dr. Ludi Dhyani Rahmartani, Sp.A, Subsp. H.Onk (K). Dokter akan melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk menentukan jenis terapi yang paling sesuai berdasarkan diagnosis, stadium penyakit, hasil pemeriksaan penunjang, serta kebutuhan masing-masing anak, sehingga penanganan dapat diberikan secara tepat dan optimal.
Contents
Jenis terapi sistemik untuk tumor otak anak
Berikut beberapa pilihan terapi sistemik untuk tumor otak anak:
1. Kemoterapi
Kemoterapi adalah pengobatan kanker yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker. Obat kemoterapi dapat diberikan dalam bentuk tablet yang diminum atau melalui suntikan ke dalam pembuluh darah (infus). Dalam beberapa kasus, obat kemoterapi juga dapat ditempatkan langsung ke jaringan otak saat operasi dilakukan.
Kemoterapi dapat digunakan untuk mengobati kanker otak maupun tumor otak jinak. Pada kondisi tertentu, kemoterapi juga dapat diberikan bersamaan dengan terapi radiasi untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.
2. Terapi target
Terapi target untuk tumor otak menggunakan obat-obatan yang dirancang untuk menyerang zat atau molekul kimia tertentu yang terdapat di dalam sel-sel tumor. Dengan menghambat molekul tersebut, terapi target dapat menyebabkan sel-sel tumor mati.
Obat terapi target tersedia untuk beberapa jenis kanker otak dan tumor otak jinak. Sel-sel tumor otak pasien dapat diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui apakah terapi target berpotensi memberikan manfaat sebagai bagian dari pengobatan.
3. Imunoterapi
Imunoterapi adalah jenis pengobatan yang membantu sistem kekebalan tubuh pasien melawan kanker.
Pada kondisi normal, sistem imun mampu mengenali dan menghancurkan sel asing atau sel yang tidak normal, seperti bakteri, virus, bahkan sel kanker. Namun, sistem kekebalan tubuh tidak selalu dapat mengenali sel tumor. Hal ini dapat terjadi karena sebagian sel tumor tidak tampak cukup berbeda dari sel normal, atau memiliki karakteristik tertentu yang memungkinkan sel tersebut “bersembunyi” dari sistem imun.
Beberapa jenis imunoterapi bekerja dengan membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menandai sel kanker agar dapat diserang. Sementara itu, jenis imunoterapi lainnya berfungsi meningkatkan kemampuan sistem imun secara lebih umum dalam melawan kanker. Saat ini, berbagai jenis imunoterapi terus dikembangkan dan diteliti sebagai pilihan pengobatan untuk berbagai jenis kanker, termasuk tumor otak.
Baca juga: Dokter Kemoterapi Anak di Jakarta dan Tangerang, Ada di RS Mandaya Royal Puri
Waspadai gejala tumor otak pada anak
Gejala tumor otak pada anak dapat berbeda-beda, tergantung pada lokasi tumor di dalam otak. Selain itu, ukuran tumor dan seberapa cepat tumor tersebut tumbuh juga dapat memengaruhi jenis serta tingkat keparahan gejala yang muncul.
Beberapa gejala tumor otak pada anak yang paling umum meliputi:
- Sakit kepala yang semakin sering muncul atau semakin berat.
- Mual dan muntah.
- Gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda. Pada anak yang masih belum dapat berbicara, orang tua mungkin memperhatikan bahwa anak sering menyipitkan mata atau menutup salah satu mata saat melihat sesuatu.
Selain itu, tumor otak pada anak juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti:
- Ubun-ubun tampak lebih menonjol atau membengkak pada bayi.
- Perubahan pada gerakan mata.
- Kebingungan atau mudah marah.
- Gangguan keseimbangan.
- Gangguan pendengaran.
- Gangguan daya ingat.
- Perubahan kepribadian atau perilaku.
- Kejang, terutama pada anak yang sebelumnya tidak pernah mengalami kejang.
- Bicara pelo atau tidak jelas.
- Kesulitan berjalan.
- Kesulitan menelan.
- Kelemahan atau wajah tampak menurun (mencong) pada salah satu sisi.
- Kelemahan atau berkurangnya sensasi pada lengan atau tungkai.
Baca juga: 14 Gejala Tumor Otak yang Sering Disepelekan
Mengenal peran dokter spesialis anak subspesialis hematologi-onkologi
Terapi sistemik untuk tumor otak pada anak bisa dikerjakan oleh dokter spesialis anak subspesialis hematologi-onkologi.
Dokter spesialis anak subspesialis hematologi-onkologi adalah dokter yang memiliki pelatihan dan keahlian khusus dalam mendiagnosis, mengobati, serta menangani berbagai kelainan darah dan kanker pada anak, remaja, hingga dewasa muda.
Dokter spesialis ini menangani berbagai kondisi, di antaranya:
- Berbagai jenis kanker pada anak, seperti leukemia, limfoma, tumor otak, tumor tulang, dan tumor padat lainnya.
- Penyakit pada sel darah, termasuk gangguan pada sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit.
- Gangguan perdarahan dan kelainan pembekuan darah.
Dengan keahlian tersebut, dokter spesialis anak subspesialis hematologi-onkologi berperan penting dalam menentukan diagnosis, menyusun rencana terapi, serta memantau respons pengobatan pada anak dengan kanker maupun kelainan darah.
Dokter anak subspesialis hematologi-onkologi di RS Mandaya Puri

dr. Ludi Dhyani Rahmartani, Sp.A, Subsp. H.Onk (K) adalah dokter spesialis anak subspesialis hematologi-onkologi yang memiliki kompetensi dalam menangani berbagai penyakit darah dan kanker pada anak. Beliau memberikan penanganan yang komprehensif, mulai dari penegakan diagnosis, perencanaan terapi, hingga pemantauan selama proses pengobatan.
Pendidikan kedokteran umum ditempuh dr. Ludi di Universitas Indonesia dan diselesaikan pada tahun 2002. Setelah itu, beliau melanjutkan pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak di universitas yang sama dan lulus pada tahun 2015. Untuk memperdalam keahliannya, dr. Ludi kemudian menyelesaikan pendidikan Subspesialis Hematologi-Onkologi Anak di Universitas Indonesia pada tahun 2021.
Di RS Mandaya Royal Puri, dr. Ludi memiliki keahlian dalam menangani berbagai kondisi, antara lain:
- Thalasemia dan berbagai kelainan darah pada anak.
- Tumor otak pada anak.
- Terapi sistemik untuk kanker anak, termasuk kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi.
- Transplantasi sumsum tulang.
Bagi orang tua yang ingin berkonsultasi mengenai kelainan darah maupun kanker pada anak, termasuk tumor otak, dr. Ludi Dhyani Rahmartani, Sp.A, Subsp. H.Onk (K) melayani praktik di RS Mandaya Royal Puri setiap:
- Kamis: 17.30–19.30 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- National Cancer Institute. Systemic Therapy. (https://www.cancer.gov/publications/dictionaries/cancer-terms/def/systemic-therapy). Diakses pada 28 Juli 2026.
- Mayo Clinic. Brain Tumor – Diagnosis and Treatment. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/brain-tumor/diagnosis-treatment/drc-20350088). Diakses pada 28 Juli 2026.
- UCSF Brain Tumor Center. Immunotherapy. (https://braintumorcenter.ucsf.edu/treatment/experimental-diagnostics-therapies/immunotherapy). Diakses pada 28 Juli 2026.
- Mayo Clinic. Pediatric Brain Tumor – Symptoms and Causes. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pediatric-brain-tumor/symptoms-causes/syc-20361694). Diakses pada 28 Juli 2026.
- HealthyChildren.org. What Is a Pediatric Hematologist-Oncologist? (https://www.healthychildren.org/English/family-life/health-management/pediatric-specialists/Pages/What-is-a-Pediatric-Hematologist-Oncologist.aspx). Diakses pada 28 Juli 2026.

