Telinga berdenging merupakan kondisi ketika seseorang mendengar suara tertentu dari dalam telinga atau kepala, padahal tidak ada sumber suara dari lingkungan sekitar. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai tinnitus. Suara yang terdengar bisa berupa dengungan, desisan, siulan, bunyi klik, hingga suara seperti aliran udara. Tinnitus dapat terjadi pada salah satu atau kedua telinga, dengan intensitas suara yang berbeda-beda, mulai dari samar hingga cukup keras dan mengganggu pendengaran.
Telinga berdenging dapat berlangsung selama beberapa hari, tetapi pada sebagian orang bisa terjadi terus-menerus atau bahkan menetap dalam jangka panjang. Kondisi ini bukanlah penyakit, melainkan gejala yang dapat berkaitan dengan gangguan pendengaran maupun masalah kesehatan lainnya. Jika berlangsung cukup parah, tinnitus juga dapat mengganggu konsentrasi, aktivitas sehari-hari, hingga kualitas tidur. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab telinga berdenging terus-menerus agar penanganannya sesuai dengan kondisi yang mendasari.
Contents
Penyebab telinga berdenging terus-menerus
Telinga berdenging atau tinnitus dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, terutama gangguan pada telinga bagian dalam. Selain gangguan pendengaran, beberapa masalah kesehatan, cedera, hingga efek samping obat-obatan juga dapat memicu tinnitus.
Berikut beberapa penyebab telinga berdenging yang perlu diketahui:
1. Gangguan pendengaran
Gangguan pendengaran merupakan salah satu penyebab tinnitus yang paling umum. Kondisi ini dapat terjadi ketika sel-sel rambut kecil di telinga bagian dalam mengalami kerusakan sehingga mengganggu proses penghantaran sinyal suara ke otak.
Gangguan pendengaran akibat pertambahan usia (presbycusis) merupakan salah satu kondisi yang sering berkaitan dengan tinnitus jangka panjang.
2. Paparan suara keras
Terlalu sering terpapar suara keras dapat merusak struktur telinga bagian dalam dan memicu tinnitus. Kondisi ini bisa terjadi setelah mendengar suara ledakan atau konser musik dengan volume tinggi, maupun akibat paparan kebisingan berulang di lingkungan kerja, seperti pabrik.
Gangguan pendengaran akibat paparan kebisingan ini dikenal sebagai noise-induced hearing loss.
3. Penumpukan kotoran atau infeksi telinga
Penumpukan kotoran telinga (serumen) dan infeksi telinga dapat menghambat masuknya suara dari lingkungan sekitar. Akibatnya, suara berdenging yang berasal dari dalam telinga menjadi lebih terasa.
4. Masalah gigi dan rahang
Gangguan pada gigi, susunan gigitan, maupun sendi rahang (temporomandibular joint/TMJ) dapat berkaitan dengan munculnya tinnitus. Hal ini karena struktur rahang dan telinga memiliki hubungan saraf dan anatomi yang berdekatan.
5. Cedera kepala dan leher
Cedera pada kepala atau leher, seperti gegar otak dan cedera akibat gerakan leher mendadak (whiplash), dapat memengaruhi saraf maupun struktur yang berhubungan dengan sistem pendengaran sehingga memicu telinga berdenging.
6. Efek samping obat-obatan
Beberapa jenis obat dapat menimbulkan tinnitus sebagai efek samping, terutama jika digunakan dalam dosis tertentu. Contohnya meliputi:
- Antibiotik tertentu.
- Obat antidepresan.
- Obat kemoterapi.
- Obat antinyeri golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
Jika telinga mulai berdenging setelah mengonsumsi obat tertentu, konsultasikan dengan dokter. Jangan menghentikan obat yang diresepkan tanpa arahan medis.
7. Penyakit dan gangguan telinga lainnya
Tinnitus juga dapat menjadi gejala dari beberapa kondisi kesehatan, seperti:
- Penyakit Ménière: Gangguan telinga bagian dalam yang dapat menyebabkan telinga berdenging, vertigo, dan gangguan pendengaran.
- Disfungsi tuba Eustachius: Gangguan pada saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang hidung sehingga tekanan udara di telinga tidak seimbang.
- Vestibular schwannoma: Tumor jinak yang tumbuh pada saraf yang berperan dalam pendengaran dan keseimbangan.
- Otosklerosis: Pertumbuhan tulang abnormal di telinga tengah yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan tinnitus.
- Tinnitus pulsatif: Tinnitus yang terdengar seperti denyutan atau detak jantung akibat gangguan aliran darah di sekitar telinga.
- Penyakit autoimun: Beberapa penyakit, seperti lupus dan rheumatoid arthritis, dapat memengaruhi sistem pendengaran.
8. Stres dan kurang tidur
Stres dan kurang tidur dapat memperburuk tinnitus. Ketika tubuh mengalami stres atau kelelahan, suara berdenging bisa terasa semakin keras dan mengganggu konsentrasi.
Sebaliknya, tinnitus yang semakin mengganggu juga dapat membuat seseorang sulit tidur sehingga memicu stres dan kelelahan. Kondisi ini dapat membentuk siklus yang saling memperburuk.
Kapan telinga berdenging harus diperiksakan ke dokter?
Telinga berdenging tidak selalu menimbulkan gangguan serius. Namun, jika tinnitus terus-menerus terjadi hingga mengganggu aktivitas, konsentrasi, atau kualitas tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Segera buat janji pemeriksaan jika telinga berdenging muncul setelah mengalami infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek atau flu, dan tidak kunjung membaik dalam waktu satu minggu.
Segera cari pertolongan medis jika telinga berdenging disertai kondisi berikut:
- Penurunan pendengaran secara tiba-tiba.
- Pusing atau vertigo.
- Mati rasa atau kelemahan pada wajah, lengan, maupun kaki.
- Kecemasan atau depresi akibat tinnitus.
- Gangguan tidur yang semakin berat.
Jika tinnitus muncul setelah kecelakaan kendaraan, cedera saat berolahraga, atau benturan fisik lainnya, segera dapatkan pemeriksaan medis darurat.
Gejala-gejala tersebut perlu diperhatikan karena dapat menandakan adanya gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan segera.
Jangan diabaikan, telinga berdenging terus-menerus bisa ganggu kualitas hidup
Telinga berdenging atau tinnitus yang berlangsung terus-menerus dapat memengaruhi kualitas hidup setiap orang dengan cara yang berbeda. Pada sebagian orang, suara yang terus terdengar di telinga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika intensitasnya cukup kuat atau terjadi dalam waktu lama.
Beberapa dampak tinnitus yang dapat dialami antara lain:
- Mudah lelah dan merasa stres.
- Kesulitan tidur atau sering terbangun pada malam hari.
- Sulit berkonsentrasi dan mengingat sesuatu.
- Sakit kepala.
- Mudah cemas, tersinggung, atau mengalami depresi.
- Aktivitas pekerjaan dan kehidupan keluarga terganggu.
Meski penanganan kondisi-kondisi tersebut tidak selalu menghilangkan tinnitus secara langsung, mengatasinya dapat membantu mengurangi beban yang dirasakan dan meningkatkan kualitas hidup.
Pusat THT Mandaya, Fasilitas Lengkap untuk Diagnosis dan Penanganan Telinga Berdenging
Telinga berdenging terus-menerus atau tinnitus perlu diperiksa untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya. Di Pusat THT Mandaya Royal Hospital Puri, pasien dapat menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan sesuai kondisi telinga serta gangguan kesehatan yang memicu tinnitus.
Didukung fasilitas pemeriksaan THT yang lengkap dan teknologi medis modern, dokter dapat mengevaluasi berbagai kemungkinan penyebab telinga berdenging, mulai dari penumpukan kotoran telinga, infeksi, hingga gangguan pendengaran. Pemeriksaan yang menyeluruh membantu dokter menentukan diagnosis dan menyusun rencana penanganan yang sesuai dengan kebutuhan setiap pasien.
Dengan dukungan dokter spesialis THT serta fasilitas diagnostik dan terapi yang terintegrasi, Pusat THT Mandaya berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan secara menyeluruh.
Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri


Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:
- Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
- Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
- Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
- Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Tinnitus: Symptoms & Causes. (https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/14164-tinnitus). Diakses pada 4 November 2026.
- Mayo Clinic. Tinnitus: Symptoms and Causes. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tinnitus/symptoms-causes/syc-20350156). Diakses pada 4 November 2026.

