Radioterapi merupakan salah satu terapi utama dalam penanganan kanker yang memanfaatkan radiasi berenergi tinggi, seperti sinar-X, untuk merusak materi genetik (DNA) sel kanker. Kerusakan tersebut membuat sel kanker kehilangan kemampuan untuk tumbuh dan berkembang biak sehingga secara bertahap akan mati. Selain bertujuan mengendalikan atau menghilangkan kanker, radioterapi juga sering digunakan untuk membantu mengurangi keluhan yang muncul akibat kanker.
Hasil radioterapi tidak langsung terlihat setelah penyinaran dilakukan. Sel kanker akan mengalami proses kerusakan secara bertahap, sehingga efek terapi biasanya mulai tampak dalam hitungan hari hingga beberapa minggu. Bahkan, proses penghancuran sel kanker dapat terus berlangsung selama beberapa minggu atau bulan setelah seluruh rangkaian radioterapi selesai, tergantung pada jenis kanker dan respons masing-masing pasien terhadap pengobatan.
Apabila Anda sedang mencari pusat radioterapi di Jakarta dan Tangerang untuk penanganan kanker, RS Mandaya Royal Puri dapat menjadi salah satu pilihan. Rumah sakit ini memiliki layanan radioterapi yang didukung perangkat berteknologi modern serta tim dokter spesialis onkologi radiasi yang berpengalaman dalam merancang terapi secara personal sesuai dengan jenis kanker, lokasi tumor, stadium penyakit, dan kondisi kesehatan setiap pasien.
Contents
Jenis Radioterapi yang Tersedia di Pusat Radioterapi RS Mandaya Royal Puri
Pusat Radioterapi RS Mandaya Royal Puri menyediakan berbagai pilihan terapi radiasi yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien. Pemilihan metode radioterapi dilakukan berdasarkan beberapa faktor, seperti jenis kanker, ukuran dan lokasi tumor, stadium penyakit, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Secara umum, terdapat dua metode radioterapi yang paling sering digunakan, yaitu radioterapi eksternal (External Beam Radiation Therapy/EBRT) dan brakiterapi.
1. External Beam Radiation Therapy (EBRT) atau radioterapi eksternal
External Beam Radiation Therapy (EBRT) merupakan prosedur radioterapi yang menggunakan mesin khusus di luar tubuh untuk mengirimkan radiasi berenergi tinggi secara presisi ke area yang terdapat sel kanker. Metode ini menjadi jenis radioterapi yang paling banyak digunakan karena dapat diterapkan pada berbagai jenis kanker.
EBRT dapat digunakan untuk menangani kanker kepala dan leher, kanker payudara, kanker paru-paru, kanker kolorektal, kanker prostat, serta berbagai jenis kanker lainnya. Dengan teknologi penargetan yang akurat, terapi ini bertujuan menghancurkan sel kanker sekaligus mengurangi paparan radiasi pada jaringan sehat di sekitar tumor.
2. Brakiterapi (radioterapi internal)
Brakiterapi merupakan bentuk radioterapi internal yang dilakukan dengan menempatkan sumber radiasi sedekat mungkin dengan lokasi tumor. Sumber radiasi tersebut dapat berupa biji radioaktif, kawat, kateter, atau aplikator khusus yang dipasang di dalam maupun di sekitar jaringan kanker, sehingga radiasi dapat diberikan secara lebih terfokus.
Metode ini banyak digunakan untuk mengobati kanker serviks, kanker rahim, kanker vagina, kanker rektum, kanker mata, serta beberapa jenis kanker kepala dan leher. Selain itu, brakiterapi juga dapat menjadi pilihan terapi pada kanker payudara, otak, kulit, anus, esofagus, paru-paru, kandung kemih, dan prostat apabila sesuai dengan indikasi medis.
Dalam beberapa kondisi, dokter dapat mengombinasikan brakiterapi dengan radioterapi eksternal. Kombinasi ini bertujuan memberikan penyinaran pada area yang lebih luas melalui EBRT, kemudian dilanjutkan dengan brakiterapi untuk memberikan dosis radiasi tambahan (boost) secara lebih terarah ke lokasi tumor utama sehingga efektivitas terapi dapat ditingkatkan.
Baca juga: Radioterapi Sebagai Terapi Lanjutan Pada Pasien Kanker
Teknologi radioterapi di pusat radioterapi RS Mandaya Royal Puri
1. Linac Elekta Versa HD
Dalam memberikan layanan radioterapi eksternal, RS Mandaya Royal Puri menggunakan Linac Elekta Versa HD, yaitu perangkat radioterapi canggih yang dirancang untuk memberikan penyinaran dengan tingkat akurasi hingga submilimeter. Teknologi ini telah dilengkapi dengan fitur Stereotactic Radiosurgery (SRS) dan Stereotactic Body Radiotherapy (SBRT), sehingga radiasi dapat diarahkan secara sangat tepat ke lokasi tumor dengan tetap menjaga jaringan sehat di sekitarnya.


Keunggulan Linac Elekta Versa HD di RS Mandaya Royal Puri antara lain:
- Memiliki tingkat presisi hingga submilimeter untuk meningkatkan akurasi penyinaran pada area tumor.
- Mendukung teknologi SRS dan SBRT yang memungkinkan pemberian radiasi dosis tinggi secara terarah.
- Dapat menangani lebih dari satu target tumor dalam satu sesi pada kondisi tertentu sehingga proses terapi menjadi lebih efisien.
- Dilengkapi teknologi 4D Image-Guided Radiotherapy (4D IGRT) yang mampu memantau pergerakan tumor secara real-time, termasuk tumor yang bergerak mengikuti siklus pernapasan.
- Membantu mengurangi paparan radiasi pada jaringan sehat di sekitar area yang diterapi.
- Pada pasien dengan indikasi tertentu, teknologi ini memungkinkan jumlah sesi radioterapi menjadi lebih sedikit.
- Sistem pencitraan dan penargetan yang modern membantu meningkatkan kenyamanan sekaligus efektivitas terapi.
2. Flexitron Brachytherapy System
Untuk layanan brakiterapi, RS Mandaya Royal Puri menggunakan Flexitron Brachytherapy System, yaitu sistem brakiterapi modern yang juga digunakan oleh berbagai pusat kanker ternama di dunia, seperti MD Anderson Cancer Center (Amerika Serikat), National Cancer Center (Singapura), University of Erlangen (Jerman), dan Medical University AKH (Austria).

Perangkat ini mengusung teknologi High Dose Rate (HDR) Afterloading, yaitu metode yang memungkinkan sumber radiasi ditempatkan secara presisi di dalam atau di sekitar tumor. Dengan pendekatan tersebut, radiasi dosis tinggi dapat diberikan langsung ke area kanker secara lebih terfokus, sekaligus membantu mengurangi paparan radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya.
Beberapa keunggulan Flexitron Brachytherapy System meliputi:
- Menggunakan teknologi HDR Afterloading untuk memberikan radiasi dosis tinggi secara presisi pada lokasi tumor.
- Radiasi lebih terarah sehingga jaringan sehat di sekitar area kanker dapat lebih terlindungi.
- Proses terapi relatif lebih singkat dan efisien dibandingkan beberapa metode radioterapi lainnya.
- Menggunakan teknologi yang telah diterapkan di berbagai pusat kanker berstandar internasional sebagai bagian dari penanganan berbagai jenis kanker.
Dokter spesialis onkologi radiasi di pusat radioterapi RS Mandaya Royal Puri
Selain didukung oleh perangkat radioterapi berteknologi modern, Pusat Radioterapi RS Mandaya Royal Puri juga memiliki tim dokter spesialis onkologi radiasi yang berpengalaman dalam menangani berbagai jenis kanker. Setiap pasien akan menjalani evaluasi menyeluruh untuk menentukan jenis radioterapi yang paling sesuai berdasarkan lokasi tumor, stadium kanker, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Berikut beberapa dokter spesialis onkologi radiasi yang berpraktik di RS Mandaya Royal Puri.
1. Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K)

Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K) merupakan dokter spesialis onkologi radiasi konsultan yang memiliki pengalaman dalam menangani berbagai jenis kanker menggunakan terapi radiasi. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter, spesialis, hingga konsultan di Universitas Indonesia. Untuk memperdalam keilmuannya, Prof. Soehartati juga mengikuti pendidikan onkologi radiasi di Wilhelm-Westfälische Universität Münster, Jerman, serta memperoleh gelar Doktor Ilmu Kedokteran melalui program kolaborasi antara Universitas Indonesia dan AKH Vienna, Austria.
Di samping memberikan pelayanan kepada pasien, Prof. Soehartati juga aktif dalam kegiatan akademik, penelitian, serta berbagai forum ilmiah nasional dan internasional guna mengikuti perkembangan terbaru di bidang onkologi radiasi.
Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Rabu: By appointment.
2. dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad

dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad merupakan dokter spesialis onkologi radiasi yang menangani berbagai jenis kanker dengan pendekatan terapi radiasi yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Airlangga dan melanjutkan pendidikan Spesialis Onkologi Radiasi di Universitas Indonesia.
Untuk terus mengikuti perkembangan ilmu kedokteran, dr. Novina aktif berpartisipasi dalam berbagai seminar, pelatihan, dan konferensi ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa di antaranya adalah Jakarta Annual Collaborative Cancer Meeting (JACCM), FARO Webinar, serta program Continuing Medical Education (CME) yang diselenggarakan oleh Indonesian Radiation Oncology Society (IROS).
dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 08.00–16.00 WIB
- Selasa: 08.00–16.00 WIB
- Rabu: 08.00–16.00 WIB
- Kamis: 08.00–16.00 WIB
- Jumat: 08.00–16.00 WIB
- Sabtu: 08.00–13.00 WIB.
3. dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad

dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad adalah dokter spesialis onkologi radiasi yang menempuh pendidikan dokter di Universitas Sriwijaya dan melanjutkan pendidikan Spesialis Onkologi Radiasi di Universitas Indonesia. Beliau memiliki kompetensi dalam berbagai teknik radioterapi modern, seperti Stereotactic Radiosurgery (SRS), Stereotactic Body Radiation Therapy (SBRT), serta brakiterapi.
Dengan penguasaan berbagai metode tersebut, dr. Riyan dapat menyusun rencana terapi radiasi yang disesuaikan dengan jenis kanker, lokasi tumor, stadium penyakit, dan kondisi masing-masing pasien sehingga pengobatan dapat dilakukan secara lebih tepat dan optimal.
dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 17.00–20.00 WIB
- Selasa: 17.00–20.00 WIB
- Rabu: 17.00–20.00 WIB
- Kamis: 17.00–20.00 WIB
- Jumat: 17.00–20.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Radiation Therapy. (https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/17637-radiation-therapy). Diperbarui terakhir 20 Februari 2024. Diakses pada 6 Agustus 2026.
- National Cancer Institute. Radiation Therapy to Treat Cancer. (https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/radiation-therapy). Diakses pada 6 Agustus 2026.
- National Cancer Institute SEER Training Program. Types of Radiation Therapy. (https://training.seer.cancer.gov/treatment/radiation/radiation-types.html). Diakses pada 6 Agustus 2026.

