Pisau Radiasi SBRT untuk Tangani Kanker Payudara Tersedia di RS Mandaya Royal Puri

Pisau Radiasi SBRT untuk Tangani Kanker Payudara Tersedia di RS Mandaya Royal Puri

Kanker payudara dapat ditangani dengan berbagai metode pengobatan, salah satunya adalah radioterapi. Terapi ini menggunakan sinar berenergi tinggi untuk menghancurkan sel kanker dan umumnya diberikan setelah operasi guna membantu menurunkan risiko kanker muncul kembali. Selain itu, radioterapi juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri maupun gejala lain pada kanker payudara stadium lanjut.

Salah satu perkembangan terbaru dalam bidang radioterapi adalah Stereotactic Body Radiation Therapy (SBRT) atau yang sering disebut sebagai pisau radiasi SBRT. Teknologi ini mampu menghantarkan radiasi dengan dosis tinggi secara sangat terarah dan presisi ke area tumor, sehingga pengobatan dapat dilakukan secara lebih akurat dengan paparan radiasi yang lebih minimal pada jaringan sehat di sekitarnya.

Di Indonesia, teknologi pisau radiasi SBRT tersedia di RS Mandaya Royal Puri melalui mesin radioterapi canggih Linac Elekta Versa HD. Penanganan kanker payudara dengan teknologi ini didukung oleh tim dokter spesialis onkologi radiasi yang berpengalaman, sehingga pasien dapat memperoleh terapi yang direncanakan secara tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Konsultasi dokter

Mengenal apa itu pisau radiasi SBRT dan keunggulannya untuk tangani kanker payudara

Stereotactic Body Radiation Therapy (SBRT) atau pisau radiasi SBRT adalah metode radioterapi yang menggunakan sinar radiasi dosis tinggi dengan tingkat presisi yang sangat tinggi untuk menargetkan tumor secara langsung. Teknologi ini merupakan salah satu inovasi dalam bidang radioterapi yang memungkinkan pengobatan dilakukan lebih akurat dibandingkan radioterapi konvensional.

Pada pasien kanker payudara yang memenuhi indikasi, SBRT dapat menjadi salah satu pilihan terapi karena mampu memusatkan radiasi pada area tumor sekaligus meminimalkan paparan radiasi ke jaringan sehat di sekitarnya.

Beberapa keunggulan pisau radiasi SBRT antara lain:

  • Radiasi lebih terarah dan presisi, sehingga dapat memusatkan dosis tinggi langsung ke area tumor.
  • Durasi pengobatan lebih singkat dibandingkan radioterapi konvensional, karena terapi umumnya dapat diselesaikan dalam hitungan hari, bukan beberapa minggu.
  • Meminimalkan paparan radiasi pada jaringan dan organ sehat di sekitar tumor, sehingga risiko kerusakan jaringan dapat berkurang.
  • Efektif untuk menangani jenis kanker tertentu, termasuk pada pasien yang sesuai dengan indikasi terapi SBRT.
  • Memberikan ketepatan yang mendekati tindakan operasi, tetapi tanpa memerlukan prosedur pembedahan.
  • Jumlah sesi terapi lebih sedikit, sehingga pasien tidak perlu terlalu sering datang untuk menjalani radioterapi.
  • Berpotensi mengurangi risiko efek samping dibandingkan radioterapi konvensional karena penyinaran dilakukan lebih terfokus.

Baca juga: Radioterapi Sebagai Terapi Lanjutan Pada Pasien Kanker

Kapan pisau radiasi SBRT dapat menjadi pilihan untuk menangani kanker payudara?

Dokter dapat mempertimbangkan SBRT untuk menangani kanker payudara pada kondisi tertentu. Terapi ini umumnya digunakan untuk menargetkan tumor berukuran kecil dengan tingkat ketepatan yang sangat tinggi, terutama ketika operasi tidak memungkinkan atau bukan pilihan yang paling aman bagi pasien.

SBRT dapat dipertimbangkan apabila:

  • Diperkirakan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan radioterapi konvensional pada kondisi tertentu.
  • Pasien tidak dapat menjalani operasi karena kondisi kesehatan atau alasan medis lainnya.
  • Tumor berada di dekat organ penting atau lokasi yang sulit dijangkau, sehingga diperlukan terapi radiasi dengan tingkat presisi yang sangat tinggi.
  • Area yang akan diterapi sebelumnya pernah menerima radioterapi, sehingga radioterapi konvensional tidak dapat diberikan kembali secara aman.
  • Kanker hanya menyebar ke beberapa area tertentu (oligometastasis), sehingga SBRT dapat membantu mengendalikan pertumbuhan kanker sekaligus meredakan gejala yang dialami pasien.

Perlu diketahui bahwa tidak semua pasien kanker payudara cocok menjalani SBRT. Dokter akan melakukan penilaian menyeluruh berdasarkan stadium kanker, lokasi tumor, kondisi kesehatan pasien, serta tujuan pengobatan sebelum menentukan apakah terapi ini merupakan pilihan yang tepat.

Baca juga: Radioterapi Kanker Payudara: Kenali Cara Kerja, Tujuan, dan Prosedurnya Ini

Mengenal teknologi radioterapi di RS Mandaya Royal Puri dan keunggulannya

Perawatan Radioterapi untuk Kanker: Ini yang Perlu Diketahui

Untuk radioterapi eksternal seperti SBRT, RS Mandaya Royal Puri mengandalkan Linac Elekta Versa HD, yaitu mesin radioterapi berteknologi tinggi yang mampu memberikan penyinaran dengan tingkat presisi hingga submilimeter. Selain SRBT, teknologi ini juga telah dilengkapi dengan Stereotactic Radiosurgery (SRS), sehingga radiasi dapat diarahkan secara sangat akurat ke lokasi tumor sekaligus membantu mengurangi paparan pada jaringan sehat di sekitarnya.

Keunggulan Linac Elekta Versa HD di RS Mandaya Royal Puri antara lain:

  • Presisi hingga tingkat submilimeter, sehingga penyinaran dapat difokuskan secara akurat pada area tumor.
  • Dilengkapi teknologi SRS dan SBRT yang memungkinkan pemberian radiasi dosis tinggi secara terarah sesuai lokasi tumor.
  • Mampu menyasar beberapa target tumor dalam satu sesi pada kasus tertentu, sehingga proses terapi dapat menjadi lebih efisien.
  • Didukung teknologi 4D Image-Guided Radiotherapy (4D IGRT) yang dapat memantau posisi tumor secara real-time, termasuk tumor yang bergerak akibat proses pernapasan.
  • Membantu menjaga jaringan sehat di sekitar tumor dengan meminimalkan paparan radiasi yang tidak diperlukan.
  • Berpotensi mengurangi jumlah sesi radioterapi pada pasien yang memenuhi indikasi medis.
  • Menghadirkan proses terapi yang lebih optimal dan nyaman berkat sistem pencitraan serta penargetan radiasi yang canggih.

Dokter spesialis onkologi radiasi untuk terapi kanker di RS Mandaya Royal Puri

Selain didukung teknologi radioterapi modern, layanan radioterapi di RS Mandaya Royal Puri juga ditangani oleh tim dokter spesialis onkologi radiasi yang berpengalaman dalam merencanakan dan memberikan terapi radiasi untuk berbagai jenis kanker. Berikut rekomendasi dokternya:

1. Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K)

Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K) merupakan dokter spesialis onkologi radiasi konsultan yang memiliki pengalaman luas dalam penanganan berbagai jenis kanker melalui radioterapi. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter, spesialis, hingga konsultan di Universitas Indonesia, serta memperdalam ilmu onkologi radiasi di Wilhelm-Westfälische Universität Münster, Jerman. Beliau juga meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran melalui program kerja sama antara Universitas Indonesia dan AKH Vienna, Austria.

Selain aktif dalam pelayanan pasien, Prof. Soehartati juga berkiprah di bidang pendidikan dan penelitian serta rutin mengikuti berbagai forum ilmiah nasional maupun internasional untuk mengikuti perkembangan teknologi radioterapi terkini.

Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Rabu: By appointment. 

2. dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad

dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad adalah dokter spesialis onkologi radiasi yang menangani berbagai jenis kanker menggunakan terapi radiasi yang disesuaikan dengan kondisi setiap pasien. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Airlangga dan pendidikan spesialis Onkologi Radiasi di Universitas Indonesia.

Untuk terus meningkatkan kompetensinya, dr. Novina aktif mengikuti seminar, pelatihan, dan konferensi ilmiah, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk Jakarta Annual Collaborative Cancer Meeting (JACCM), FARO Webinar, serta berbagai program Continuing Medical Education (CME) dari Indonesian Radiation Oncology Society (IROS).

dr. Novina Fortunata, Sp.Onk.Rad bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 08.00–16.00 WIB
  • Selasa: 08.00–16.00 WIB
  • Rabu: 08.00–16.00 WIB
  • Kamis: 08.00–16.00 WIB
  • Jumat: 08.00–16.00 WIB
  • Sabtu: 08.00–13.00 WIB.

3. dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad

dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad merupakan dokter spesialis onkologi radiasi yang menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universitas Sriwijaya dan pendidikan spesialis Onkologi Radiasi di Universitas Indonesia. Beliau memiliki keahlian dalam berbagai teknik radioterapi modern, termasuk Stereotactic Radiosurgery (SRS), Stereotactic Body Radiation Therapy (SBRT), dan brakiterapi.

Dengan penguasaan berbagai teknik tersebut, dr. Riyan dapat menentukan metode radioterapi yang paling sesuai berdasarkan jenis kanker, lokasi tumor, stadium penyakit, serta kondisi masing-masing pasien untuk memperoleh hasil terapi yang optimal.

dr. Riyan Apriantoni, Sp.Onk.Rad bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 17.00–20.00 WIB
  • Selasa: 17.00–20.00 WIB
  • Rabu: 17.00–20.00 WIB
  • Kamis: 17.00–20.00 WIB
  • Jumat: 17.00–20.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

 

Referensi:

  1. Cleveland Clinic. Stereotactic Body Radiation Therapy (SBRT). (https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/22298-stereotactic-body-radiation-therapy-sbrt). Diakses pada 3 Agustus 2026.
  2. Mayo Clinic. Radiation Therapy for Breast Cancer. (https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/radiation-therapy-for-breast-cancer/about/pac-20384940). Diakses pada 3 Agustus 2026.
  3. Mayo Clinic. Stereotactic Body Radiotherapy (SBRT). (https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/sbrt/about/pac-20594857). Diperbarui terakhir 6 Februari 2026. Diakses pada 3 Agustus 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes