Kanker hati merupakan tumor ganas yang berkembang di organ hati dan dapat mengancam nyawa. Hati merupakan organ terbesar di dalam tubuh sekaligus salah satu organ yang memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh. Berdasarkan asalnya, kanker hati dapat dibedakan menjadi kanker hati primer yang bermula dari sel-sel hati dan kanker hati sekunder yang terjadi ketika sel kanker dari organ lain menyebar (metastasis) ke hati.
Salah satu pilihan pengobatan yang dapat digunakan untuk menangani kanker hati adalah terapi SIRT Y-90 (Selective Internal Radiation Therapy Y-90). Di Indonesia, terapi SIRT Y-90 tersedia di RS Mandaya Royal Puri dan dilakukan oleh dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI sebagai bagian dari pilihan penanganan kanker hati.
“Hingga kini, terapi SIRT Y-90 di RS Mandaya Royal Puri telah diberikan kepada 5 pasien, dengan 2 pasien menunjukkan respons terapi yang baik. Pada salah satu pasien, ukuran tumor terlihat mengecil, sementara pada pasien lainnya tumor sudah tidak lagi menunjukkan respons terhadap cairan kontras, yang menandakan aktivitas tumor tidak lagi terlihat pada pemeriksaan. Respons ini menjadi perkembangan yang menggembirakan sekaligus memberikan harapan baru bagi pasien kanker hati di Indonesia. Kehadiran terapi Y-90 juga menjadi bagian dari inovasi dalam pengobatan kanker hati, khususnya bagi pasien yang membutuhkan pilihan terapi yang lebih terarah dan memiliki kondisi yang tidak mudah ditangani dengan operasi,” ujar Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.
Contents
Apa itu SIRT Y-90?
SIRT Y-90 merupakan salah satu metode pengobatan kanker hati yang menggunakan partikel radioaktif Yttrium-90 untuk menargetkan tumor secara langsung melalui pembuluh darah. Berbeda dengan radioterapi konvensional yang memberikan radiasi dari luar tubuh, SIRT Y-90 menghantarkan radiasi dari dalam tubuh langsung ke area tumor. Pendekatan ini memungkinkan paparan radiasi lebih terfokus pada jaringan kanker sekaligus membantu mengurangi paparan terhadap jaringan hati yang sehat di sekitarnya.
Sebelum terapi dilakukan, pasien akan menjalani pemeriksaan pencitraan untuk memetakan pembuluh darah yang menuju ke tumor hati. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter menentukan jalur yang sesuai untuk mengantarkan partikel Y-90 menggunakan kateter yang dimasukkan melalui pembuluh darah di area paha dekat selangkangan. Setelah mencapai pembuluh darah yang menuju tumor, partikel radioaktif akan terkumpul di sekitar jaringan kanker dan melepaskan radiasi secara terarah untuk menghancurkan sel-sel tumor dengan tetap berupaya menjaga jaringan hati yang sehat.
SIRT Y-90 dapat menjadi pilihan terapi bagi pasien dengan kanker hati primer maupun kanker dari organ lain yang telah menyebar ke hati. Terapi ini juga dapat dipertimbangkan pada kondisi ketika tumor sulit diangkat melalui operasi, misalnya karena berada di dekat pembuluh darah utama. Pada kasus tertentu, SIRT Y-90 dapat membantu mengecilkan ukuran tumor sehingga memungkinkan pasien untuk dipertimbangkan menjalani tindakan lanjutan, termasuk operasi atau transplantasi hati.
Cara kerja dan prosedur Y-90 dalam penanganan kanker hati
Secara umum, terapi SIRT Y-90 dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemetaan pembuluh darah hingga pemberian partikel radioaktif ke area tumor. Berikut prosesnya:
- Mapping angiogram: Sebelum terapi utama, dokter melakukan mapping angiogram untuk memetakan pembuluh darah yang memasok darah ke tumor hati. Pemeriksaan ini membantu menentukan jalur yang tepat agar partikel Y-90 dapat diarahkan ke tumor secara optimal.
- Pemberian partikel Y-90: Mikropartikel yang mengandung Yttrium-90 kemudian dimasukkan melalui pembuluh darah yang menuju ke tumor di hati.
- Partikel menuju tumor: Mikropartikel akan terbawa mengikuti aliran darah hingga mencapai pembuluh darah yang menyuplai jaringan tumor.
- Radiasi menghancurkan sel kanker: Setelah berada di sekitar tumor, Y-90 akan melepaskan radiasi dosis tinggi yang bekerja untuk merusak dan menghancurkan sel-sel kanker.
- Radiasi lebih terarah: Karena radiasi dihantarkan langsung ke area tumor, paparan terhadap jaringan hati sehat di sekitarnya dapat diminimalkan.
- Mendukung kualitas hidup pasien: Dengan pertumbuhan tumor yang lebih terkontrol, terapi SIRT Y-90 dapat membantu mengurangi gejala dan pada kondisi tertentu berkontribusi terhadap perpanjangan harapan hidup serta peningkatan kualitas hidup pasien.
Keunggulan terapi SIRT Y-90 dalam pengobatan kanker hati
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari terapi SIRT Y-90 antara lain:
- Radiasi ditargetkan langsung ke tumor: Partikel radioaktif Y-90 dihantarkan melalui aliran darah menuju tumor sehingga radiasi dapat diberikan secara lebih terarah pada jaringan kanker.
- Membantu menjaga jaringan sehat di sekitar tumor: Karena radiasi difokuskan pada area tumor, paparan terhadap jaringan hati sehat di sekitarnya dapat diminimalkan.
- Minim invasif: Prosedur dilakukan dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah sehingga tidak memerlukan sayatan besar pada tubuh.
- Masa pemulihan relatif lebih singkat: Karena prosedurnya minim invasif, pasien umumnya dapat menjalani pemulihan tanpa waktu yang panjang seperti yang dibutuhkan setelah tindakan pembedahan besar.
- Tidak meninggalkan bekas sayatan besar: Akses kateter melalui pembuluh darah membuat prosedur ini tidak memerlukan sayatan besar pada kulit.
Terapi SIRT Y-90 di RS Mandaya Puri, dikerjakan oleh dr. Sugianto Sp.Rad (K)RI

dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI merupakan dokter spesialis radiologi dengan subspesialisasi radiologi intervensi yang memiliki pengalaman dalam menangani berbagai prosedur minimal invasif dengan dukungan teknologi pencitraan. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis radiologi di Universitas Indonesia.
Dalam praktiknya, dr. Sugianto Santoso menangani berbagai kondisi yang dapat ditangani melalui prosedur intervensi tanpa operasi terbuka, termasuk kasus kanker hati. Kompetensinya mencakup sejumlah tindakan radiologi intervensi, seperti Radiofrequency Ablation (RFA) untuk nodul tiroid, Microwave Ablation (MWA) untuk tumor dan kanker hati, serta Transarterial Chemoembolization (TACE) sebagai salah satu pilihan terapi untuk kanker hati.
Didukung oleh keahlian dokter serta teknologi medis yang tersedia, terapi SIRT Y-90 di RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu pilihan terapi kanker hati dengan pendekatan minimal invasif yang memungkinkan radiasi ditargetkan secara lebih spesifik ke area tumor sesuai dengan kondisi pasien.
dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 15.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 12.00 – 16.00 WIB
- Sabtu: 10.00 – 13.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Liver Cancer. (https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9418-liver-cancer). Diakses pada 31 Agustus 2026.
- Cleveland Clinic. Y-90 Treatment (Radioembolization). (https://my.clevelandclinic.org/health/procedures/y90-treatment-radioembolization). Diakses pada 31 Agustus 2026.

