Mengenal Lumpektomi Endoskopi: Operasi Kanker Payudara Minim Sayatan

Mengenal Lumpektomi Endoskopi: Operasi Kanker Payudara Minim Sayatan

Lumpektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat tumor beserta sedikit jaringan sehat di sekitarnya dengan tetap mempertahankan sisa jaringan payudara lainnya. Prosedur ini memungkinkan Anda untuk menjaga sebagian besar bentuk alami payudara. Tindakan ini berbeda dengan mastektomi yang mengangkat seluruh bagian payudara.

Lumpektomi sering kali menjadi pilihan penanganan utama untuk kanker payudara invasif stadium awal maupun ductal carcinoma in situ (DCIS), yaitu bentuk kanker payudara non-invasif yang masih terbatas di dalam saluran ASI.

Kini, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi medis, prosedur ini juga dapat dilakukan dengan teknik endoskopi. Kehadiran lumpektomi endoskopi memungkinkan proses pengangkatan sel kanker dilakukan secara jauh lebih presisi melalui sayatan yang sangat kecil, sehingga menyamarkan bekas luka dan menjaga estetika payudara dengan lebih maksimal.

Konsultasi dokter

Apa itu lumpektomi endoskopi dan bagaimana rosedurnya?

Lumpektomi endoskopi adalah teknik bedah minimal invasif untuk mengangkat tumor atau sel kanker payudara dengan tetap mempertahankan sisa jaringan payudara sehat. Pada prosedur lumpektomi konvensional, sayatan sering kali dibuat tepat di atas lokasi benjolan atau di sekitar areola. Namun, jika benjolan berada jauh dari areola atau berukuran cukup besar, sayatan langsung di atas payudara tidak dapat dihindari dan dapat meninggalkan bekas luka yang menyolok, keloid, atau hipertrofik yang mengganggu penampilan.

Untuk mengatasi hal tersebut, lumpektomi endoskopi hadir sebagai teknik yang menghindari sayatan langsung pada permukaan payudara. Prosedur ini dilakukan melalui sayatan kecil dari area ketiak (axillary) atau tepi areola (periareolar) untuk mengangkat tumor, sehingga menghasilkan bekas luka yang samar dan jauh lebih baik secara estetika bagi pasien.

Secara garis besar, berikut adalah tahapan dan cara kerja prosedur lumpektomi endoskopi:

  • Sayatan minimal & tersamar: Dokter bedah onkologi membuat sayatan berukuran kecil di lokasi yang samar untuk meminimalkan bekas luka yang terlihat setelah pemulihan.
  • Pemasangan instrumen khusus: Melalui jalur bedah tersebut, dokter memasukkan alat retraktor serta endoskop, yaitu instrumen serat optik tipis yang dilengkapi kamera dan lensa presisi tinggi.
  • Visualisasi real-time beresolusi tinggi: Kamera pada endoskop memproyeksikan gambaran detail jaringan payudara dan area sekitarnya secara langsung ke layar monitor besar dengan kualitas ultra-high resolution.
  • Pengangkatan tumor secara presisi: Dengan panduan visual yang sangat jelas di layar monitor, dokter dapat mengisolasi serta mengangkat massa kanker beserta batas jaringan sehat di sekitarnya secara akurat tanpa merusak jaringan normal.
  • Waktu operasi lebih efektif: Visualisasi yang amat tajam membantu mempermudah navigasi bedah, sehingga mempercepat durasi tindakan operasi dan meminimalkan pendarahan.

Baca juga: Operasi Rekonstruksi Payudara Setelah Mastektomi di RS Mandaya Royal Puri

Mengapa lumpektomi endoskopi dilakukan?

Lumpektomi endoskopi menjadi opsi penanganan medis utama ketika ukuran kanker masih relatif kecil dibandingkan dengan ukuran keseluruhan payudara. Biasanya, prosedur ini dipertimbangkan pada kondisi-kondisi berikut:

  • Kanker terbatas pada satu area: Sel kanker terkonsentrasi di satu lokasi jaringan payudara.
  • Dua area kecil di payudara yang sama: Dalam beberapa kasus, prosedur ini masih dapat dilakukan jika terdapat dua titik kanker berukuran kecil pada payudara yang sama.
  • Kesiapan terapi radiasi: Pasien dapat dan siap menjalani terapi radiasi setelah tindakan operasi dilakukan.

Untuk beberapa jenis kanker payudara stadium awal, kombinasi lumpektomi endoskopi yang diikuti terapi radiasi memiliki tingkat kelangsungan hidup (survival rate) yang setara dengan prosedur mastektomi. Bedanya, lumpektomi endoskopi berhasil mempertahankan sebagian besar bentuk asli payudara Anda, sementara mastektomi mengangkat seluruh jaringan payudara.

Kondisi yang tidak disarankan untuk lumpektomi endoskopi

Meskipun menawarkan banyak keunggulan, prosedur lumpektomi endoskopi umumnya tidak dianjurkan pada beberapa kondisi berikut:

  • Ukuran area kanker terlalu besar jika dibandingkan dengan ukuran volume payudara.
  • Sel kanker sudah menyebar di beberapa lokasi yang berbeda pada payudara.
  • Pasien memiliki kondisi medis tertentu yang membuatnya tidak dapat menjalani terapi radiasi pascaoperasi.
  • Jenis kanker yang dialami adalah kanker payudara inflamasi (inflammatory breast cancer).

Manfaat endoskopi lumpektomi bagi pasien

Pengobatan kanker payudara saat ini tidak hanya berfokus pada kesembuhan, tetapi juga pada kualitas hidup dan rasa percaya diri pasien pascaoperasi. Prosedur endoskopi lumpektomi memberikan berbagai keunggulan medis sekaligus estetika bagi wanita, antara lain:

  • Bekas luka tersamar dengan hasil estetika yang baik: Sayatan kecil yang tersembunyi di area ketiak atau lipatan alami membuat bekas luka hampir tidak terlihat, sehingga menjaga penampilan alami payudara.
  • Sayatan lebih kecil dan minim kerusakan jaringan: Meminimalkan trauma pada jaringan sehat di sekitar tumor sehingga rasa nyeri pascaoperasi jauh lebih ringan.
  • Pengangkatan kanker yang akurat dan presisi: Teknologi endoskopi membantu dokter mengisolasi dan mengangkat sel kanker secara efektif tanpa harus mengorbankan sisa jaringan sehat payudara.
  • Durasi operasi lebih singkat: Visualisasi resolusi tinggi membantu mempermudah tindakan bedah dan mempercepat waktu pengerjaan operasi.
  • Dapat dilakukan bersamaan dengan rekonstruksi payudara: Tindakan pengangkatan kanker dan rekonstruksi bentuk payudara dapat dilakukan secara simultan dalam satu kali prosedur.
  • Perawatan pascaoperasi yang lebih mudah: Sayatan yang minimal mempercepat proses pemulihan dan menurunkan risiko komplikasi luka operasi.
  • Meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup: Mempertahankan bentuk alami payudara membantu pasien tetap merasa percaya diri dan menjaga feminitasnya selama masa pemulihan dari kanker payudara.

Dokter ahli operasi kanker payudara dan rekonstruksi payudara di RS Mandaya Royal Puri

1. dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk

dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk
dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk

dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk adalah dokter spesialis bedah onkologi lulusan Pendidikan Dokter Umum Universitas Trisakti, yang kemudian menyelesaikan pendidikan Spesialis Bedah Umum dan Spesialis Bedah Onkologi di Universitas Indonesia. Beliau aktif meningkatkan keahliannya melalui berbagai pelatihan internasional dan workshop medis, seperti Minimal Invasive Surgery, RFA and VABB, Workshop Oncoplasty, Microsurgery in Management of Cancer, hingga pelatihan Laparoscopic in Breast Cancer and Reconstruction with Implant di National Cheng Kung University Hospital.

Dengan keahlian mendalam tersebut, dr. Abdul Rachman berpengalaman menangani beragam kasus pembedahan tumor dan kanker, termasuk kanker payudara. Di RS Mandaya Royal Puri, beliau memberikan layanan evaluasi menyeluruh serta tindakan pembedahan seperti mastektomi maupun pendekatan medis berbasis teknik minim invasif yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada: 

  • Selasa: 06.00–18.00 WIB 
  • Kamis: 06.00–18.00 WIB 
  • Sabtu: 09.00–12.00 WIB.

2. dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk

dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk

dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk merupakan konsultan bedah onkologi yang menamatkan pendidikan Dokter Umum di Universitas Kristen Indonesia dan Spesialis Bedah di Universitas Sam Ratulangi, Manado. Beliau memiliki rekam jejak luas dalam penanganan operatif berbagai jenis kanker, mulai dari kanker payudara, saluran cerna (usus besar, perut, pankreas), tiroid, paru, hingga kanker kulit dan melanoma.

Selain menguasai bedah konvensional, dr. Enos menguasai teknik bedah minimal invasif seperti laparoskopi. Dalam penanganan kasus kanker payudara, beliau siap membantu pasien melakukan konsultasi serta evaluasi mendalam untuk menentukan opsi tindakan, termasuk pertimbangan prosedur mastektomi.

dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada: 

  • Rabu: 13.00–15.00 WIB 
  • Kamis: 09.00–11.00 WIB 
  • Jumat: 13.00–15.00 WIB.

3. dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K)

dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K), dokter bedah plastik yang ahli tangani limfedema

dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K) adalah dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik lulusan Universitas Indonesia. Beliau memperdalam peminatannya pada subspesialisasi microsurgery dan bedah onkoplasti, yang menjadikannya ahli dalam menangani rekonstruksi jaringan tubuh yang kompleks pada pasien pasca-operasi kanker.

Salah satu fokus utama dr. Sara adalah prosedur rekonstruksi payudara setelah operasi kanker payudara. Prosedur ini bertujuan mengembalikan simetri dan kontur alami payudara sehingga pasien dapat memulihkan kenyamanan fisik sekaligus kepercayaan diri pasca-pengobatan kanker. Berbekal teknik onkoplasti serta pembedahan microsurgery, rencana rekonstruksi disesuaikan secara personal dengan kondisi jaringan dan harapan pasien.

dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K) dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada: 

  • Selasa: 17.00–19.30 WIB 
  • Kamis: 17.00–19.30 WIB.

Fasilitas pasien luar kota dan internasional Mandaya Royal Hospital Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:

  • Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
  • Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
  • Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
  • Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi: 

  1. Mayo Clinic. Lumpectomy. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/lumpectomy/about/pac-20394650. Diakses pada 5 Oktober 2026. 
  2. Bangkok Hospital. Endoscopic Breast Surgery: A Minimally Invasive Option for Breast Cancer. https://www.bangkokhospital.com/en/bangkok-cancer/content/endoscopic-breast-surgery. Diakses pada 5 Oktober 2026. 
  3. SAGES. Single Site Endoscopic Breast Lumpectomy: A Case Series. https://www.sages.org/meetings/annual-meeting/abstracts-archive/single-site-endoscopic-breast-lumpectomy-a-case-series/. Diakses pada 5 Oktober 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes