Urologi merupakan bidang kedokteran yang menangani berbagai kondisi pada saluran kemih, baik pada pria maupun wanita. Saluran kemih merupakan sistem tubuh yang berperan dalam memproduksi dan mengeluarkan urine, yang meliputi ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Dokter urologi juga menangani berbagai masalah pada kelenjar adrenal serta sistem reproduksi, termasuk kondisi yang berkaitan dengan fungsi seksual dan kesuburan pria.
Seseorang dapat dirujuk ke dokter urologi ketika mengalami gangguan pada saluran kemih atau sistem reproduksi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, tidak semua keluhan urologi selalu dianggap serius sejak awal. Beberapa tanda seperti sulit buang air kecil, urine berdarah, sering buang air kecil, hingga nyeri saat berkemih kerap diabaikan. Lantas, kapan harus ke dokter urologi? Mengenali tanda-tandanya sejak dini dapat membantu menentukan kapan pemeriksaan urologi diperlukan.
Contents
Kapan harus ke dokter urologi?
Ada beberapa kondisi yang dapat menjadi alasan untuk berkonsultasi dengan dokter urologi, terutama ketika keluhan berkaitan dengan saluran kemih atau sistem reproduksi. Beberapa di antaranya meliputi:
1. Mengalami inkontinensia urine
Inkontinensia urine merupakan kondisi ketika seseorang sulit mengontrol keluarnya urine. Keluhan dapat berupa urine yang merembes saat batuk atau bersin (stress incontinence) maupun rasa ingin buang air kecil yang muncul secara tiba-tiba dan sulit ditahan (kandung kemih terlalu aktif). Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup.
Penanganan inkontinensia urine dapat disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahannya, mulai dari perubahan gaya hidup dan obat-obatan hingga tindakan medis tertentu jika diperlukan.
2. Menemukan darah dalam urine
Urine yang berwarna merah atau merah muda dapat menjadi tanda adanya darah dalam urine atau hematuria. Bahkan, darah dalam urine yang hanya terdeteksi melalui pemeriksaan laboratorium tetap perlu diperhatikan dan diperiksakan ke dokter.
Hematuria dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti infeksi saluran kemih, batu ginjal, atau pembesaran prostat. Meskipun lebih jarang, darah dalam urine juga dapat berkaitan dengan kanker kandung kemih atau kanker ginjal sehingga pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
3. Mengalami masalah pada prostat
Kesulitan buang air kecil, pancaran urine yang melemah, nyeri saat berkemih, atau darah dalam urine dapat berkaitan dengan masalah prostat, termasuk benign prostatic hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak.
Jika tidak ditangani, pembesaran prostat dapat menyebabkan komplikasi, seperti infeksi kandung kemih, batu kandung kemih, hingga gangguan fungsi ginjal. Penanganannya dapat berupa obat-obatan maupun prosedur minimal invasif atau tindakan lainnya sesuai kondisi pasien.
Baca juga: Rekomendasi RS untuk Masalah Prostat di Jakarta dan Tangerang: RS Mandaya Royal Puri
4. Mengalami gangguan kesehatan seksual dan reproduksi pria
Dokter urologi dengan bidang keahlian tertentu juga menangani berbagai masalah kesehatan seksual dan reproduksi pria. Kondisi yang dapat ditangani antara lain kadar testosteron rendah, disfungsi ereksi, infertilitas pria, hingga kebutuhan vasektomi sebagai metode kontrasepsi.
Masalah seksual dan reproduksi tidak hanya dapat memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga dapat berdampak pada kondisi emosional dan hubungan dengan pasangan. Karena itu, keluhan yang menetap sebaiknya tidak diabaikan dan dapat dikonsultasikan dengan dokter.
5. Mengalami batu ginjal
Batu ginjal dapat menyebabkan nyeri hebat pada bagian perut bawah atau pinggang, rasa terbakar saat buang air kecil, serta sering buang air kecil. Pada kondisi tertentu, batu ginjal juga dapat disertai mual, demam, atau darah dalam urine.
Dokter urologi dapat membantu memastikan diagnosis dan menentukan penanganan berdasarkan ukuran, lokasi, serta kondisi batu. Penanganannya dapat berupa pemberian obat-obatan hingga prosedur untuk menghancurkan atau mengeluarkan batu jika diperlukan.
6. Mengalami infeksi saluran kemih yang berulang
Infeksi saluran kemih (ISK) yang sering kambuh dapat menjadi alasan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter urologi. ISK berulang umumnya didefinisikan sebagai dua kali atau lebih dalam enam bulan atau tiga kali atau lebih dalam satu tahun.
Pemeriksaan urologi dapat membantu mencari faktor yang menyebabkan infeksi berulang dan menentukan penanganan yang sesuai. Pada pria, ISK umumnya dianggap sebagai infeksi yang memerlukan evaluasi lebih lanjut karena dapat berkaitan dengan kondisi pada saluran kemih atau prostat.
Apa yang bisa diharapkan saat konsultasi ke dokter urologi?
Saat berkonsultasi dengan dokter urologi, pasien akan diajak membahas keluhan yang dirasakan, kapan keluhan mulai muncul, serta riwayat kesehatan sebelumnya. Dokter juga dapat menanyakan obat-obatan atau suplemen yang sedang dikonsumsi. Agar konsultasi lebih efektif, pasien dapat mencatat keluhan atau pertanyaan yang ingin disampaikan sebelum datang ke dokter.
Setelah itu, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik untuk membantu mengetahui penyebab keluhan. Jenis pemeriksaan akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Pada pria, pemeriksaan tertentu dapat mencakup pemeriksaan melalui dubur untuk mengevaluasi kondisi prostat, sedangkan pada wanita dapat dilakukan pemeriksaan panggul bila diperlukan.
Jika dibutuhkan, dokter juga dapat menyarankan pemeriksaan tambahan untuk membantu memastikan diagnosis, seperti:
- Pemeriksaan urine, untuk mengetahui adanya tanda infeksi, darah, atau kelainan lainnya dalam urine.
- Pemeriksaan darah, untuk membantu menilai kondisi kesehatan dan fungsi organ tertentu, termasuk ginjal.
- Pemeriksaan sperma, terutama untuk mengevaluasi kesuburan pada pria.
- USG, untuk melihat kondisi ginjal, kandung kemih, prostat, atau organ lain yang berkaitan dengan keluhan.
- CT scan, untuk mendapatkan gambaran organ dan saluran kemih yang lebih detail, misalnya pada kasus tertentu seperti batu ginjal.
Tidak semua pasien memerlukan seluruh pemeriksaan tersebut. Dokter akan menentukan jenis pemeriksaan yang diperlukan berdasarkan keluhan, hasil pemeriksaan fisik, serta kondisi masing-masing pasien.
Pusat Urologi RS Mandaya Royal Puri

Jika mengalami tanda atau keluhan yang berkaitan dengan saluran kemih maupun sistem reproduksi, pemeriksaan oleh dokter urologi dapat membantu mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai. RS Mandaya Royal Puri memiliki Pusat Urologi yang menangani berbagai kondisi urologi pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. Layanan didukung oleh tim dokter spesialis dan subspesialis urologi dengan bidang keahlian yang beragam, serta fasilitas dan teknologi medis modern.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, Pusat Urologi RS Mandaya Royal Puri juga menyediakan berbagai pilihan tindakan, termasuk pendekatan minimal invasif dan teknologi robotik sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Dengan cakupan layanan yang luas, pasien dapat memperoleh penanganan mulai dari keluhan saluran kemih hingga kondisi yang membutuhkan prosedur urologi lebih kompleks.
Kondisi yang ditangani di Pusat Urologi RS Mandaya Royal Puri
Pusat Urologi RS Mandaya Royal Puri menangani berbagai kondisi yang berkaitan dengan ginjal, saluran kemih, kandung kemih, prostat, serta sistem reproduksi pria. Beberapa di antaranya meliputi:
- Batu ginjal, termasuk kondisi yang membutuhkan prosedur minimal invasif untuk membantu menghancurkan atau mengeluarkan batu.
- Pembesaran prostat atau BPH, yang dapat menyebabkan sulit buang air kecil, pancaran urine melemah, atau sering buang air kecil.
- Kanker prostat, mulai dari pemeriksaan dan diagnosis hingga pilihan terapi yang disesuaikan dengan kondisi dan stadium penyakit.
- Inkontinensia urine, yaitu kondisi ketika seseorang sulit mengontrol keluarnya urine.
- Infeksi saluran kemih, terutama infeksi yang berulang atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.
- Tumor ginjal dan adrenal, termasuk kondisi yang memerlukan tindakan pembedahan.
- Gangguan urologi pada anak, seperti hipospadia, kriptorkismus (testis tidak turun), dan hidronefrosis.
- Gangguan kesehatan reproduksi pria, termasuk masalah kesuburan dan fungsi seksual.
Selain kondisi tersebut, Pusat Urologi RS Mandaya Royal Puri juga menangani berbagai gangguan urologi lainnya. Pemeriksaan dan pilihan terapi akan disesuaikan dengan penyebab, tingkat keparahan, serta kondisi masing-masing pasien.
Dokter urologi di RS Mandaya Royal Puri
RS Mandaya Royal Puri didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis urologi dengan bidang keahlian yang beragam. Hal ini memungkinkan pasien mendapatkan konsultasi dan penanganan sesuai dengan jenis keluhan maupun kondisi yang dialami.
Beberapa bidang keahlian yang tersedia antara lain:
- Urologi onkologi — Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD
- Andrologi — Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), PhD
- Urologi pediatrik — dr. Hendy Mirza, Sp.U(K)
- Urologi fungsional, perempuan, dan neuro-urologi — dr. Andika Afrianysah, Sp.U, Subsp. FFN (K), FICS
- Dokter spesialis urologi — dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS; dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS; dan dr. Ima Nastiti Setyaningsih, Sp.U.
Teknologi untuk diagnosis dan penanganan urologi
Selain didukung oleh tim dokter dengan berbagai bidang keahlian, Pusat Urologi RS Mandaya Royal Puri juga menggunakan teknologi medis modern untuk membantu diagnosis maupun penanganan berbagai kondisi urologi. Beberapa teknologi yang tersedia meliputi:
- MonaLisa, teknologi robotik yang membantu dokter melakukan biopsi prostat dengan memadukan gambaran MRI dan USG secara real-time.
- REZUM, terapi minimal invasif menggunakan uap air untuk membantu menangani pembesaran prostat jinak atau BPH.
- Da Vinci Xi, sistem bedah robotik yang dapat digunakan dalam berbagai prosedur urologi, termasuk prostatektomi, nefrektomi, dan transplantasi ginjal.
- Zamenix, teknologi robotik untuk membantu menangani batu ginjal dengan pendekatan minimal invasif dan teknologi laser.
- Lutetium-177 PSMA, terapi radiofarmaka yang digunakan pada kondisi kanker prostat stadium lanjut dengan target PSMA pada sel kanker.
Pemilihan teknologi maupun prosedur tetap disesuaikan dengan hasil pemeriksaan, diagnosis, kondisi pasien, serta pertimbangan dokter. Dengan dukungan dokter spesialis dan subspesialis serta berbagai pilihan teknologi, Pusat Urologi RS Mandaya Royal Puri menyediakan layanan urologi yang mencakup kebutuhan pasien dari diagnosis hingga penanganan.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- WebMD. Urologists: What Do They Do? (https://www.webmd.com/a-to-z-guides/urologists-what-do-they-do). Diakses pada 2 September 2026.
- Houston Methodist. 6 Signs It’s Time to See a Urologist. (https://www.houstonmethodist.org/blog/articles/2023/feb/6-signs-its-time-to-see-a-urologist/). Diakses pada 2 September 2026.
- Cleveland Clinic. Urologist. (https://my.clevelandclinic.org/health/articles/21884-urologist). Diakses pada 2 September 2026.

