Tumor Otak Glioblastoma: Penyebab, Gejala, hingga Pengobatannya oleh Dr. Joy di RS Mandaya Puri

Tumor Otak Glioblastoma: Penyebab, Gejala, hingga Pengobatannya oleh Dr. Joy di RS Mandaya Puri

Tumor otak glioblastoma merupakan jenis tumor ganas yang paling sering terjadi pada orang dewasa dan dikenal memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Tumor ini berasal dari sel glial di otak, khususnya astrocytes, yang berperan penting dalam mendukung fungsi sel saraf. Sel kanker pada glioblastoma dapat berkembang dan menyebar dengan cepat ke jaringan otak maupun sumsum tulang belakang di sekitarnya, sehingga membuat kondisi ini tergolong agresif dan membutuhkan penanganan medis segera. Tanpa pengobatan yang tepat, glioblastoma bahkan dapat mengancam nyawa dalam waktu singkat.

Di RS Mandaya Puri, penanganan tumor otak glioblastoma dilakukan secara komprehensif oleh dokter berpengalaman, yaitu Dr. dr. Mardjono Joy Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas, F. N-Onk, PhD, FICS, IFAANS alias Dr. Joy. Dengan pendekatan medis yang terintegrasi, pasien dapat memperoleh diagnosis yang akurat serta pilihan terapi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing, mulai dari identifikasi penyebab, pengenalan gejala, hingga penentuan metode pengobatan yang tepat.

Konsultasi dokter

Apa saja gejala tumor otak glioblastoma?

Gejala glioblastoma dapat muncul dengan cepat seiring pertumbuhan tumor yang menekan jaringan otak dan merusak sel-sel sehat. Beberapa gejala yang dapat terjadi antara lain:

  • Penglihatan kabur atau ganda
  • Sakit kepala
  • Penurunan nafsu makan
  • Gangguan memori
  • Perubahan suasana hati atau kepribadian
  • Kelemahan otot atau gangguan keseimbangan
  • Mual dan muntah
  • Kejang
  • Gangguan bicara
  • Perubahan sensasi, seperti mati rasa atau kesemutan.

Baca juga: 14 Gejala Tumor Otak yang Sering Disepelekan

Penyebab dan faktor risiko glioblastoma

Hingga saat ini, penyebab pasti glioblastoma belum diketahui. Namun, seperti jenis tumor otak lainnya (glioma), kondisi ini diduga berkaitan dengan perubahan atau mutasi pada DNA di dalam sel. DNA berperan dalam mengatur pertumbuhan dan pembelahan sel. Ketika terjadi mutasi, sel dapat berkembang secara tidak terkendali dan membentuk tumor.

Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena glioblastoma, di antaranya:

  • Usia, paling sering terjadi pada rentang 45-70 tahun, dengan rata-rata diagnosis sekitar usia 64 tahun.
  • Paparan bahan kimia tertentu, seperti pestisida, produk petroleum, karet sintetis, dan vinil klorida.
  • Kondisi genetik tertentu yang berkaitan dengan pembentukan tumor, seperti neurofibromatosis, sindrom Li-Fraumeni, dan sindrom Turcot.
  • Riwayat terapi radiasi pada area kepala.

Faktor-faktor ini tidak selalu menyebabkan glioblastoma secara langsung, tetapi dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi tersebut.

Konsultasi dokter

Penanganan glioblastoma oleh Dr. Joy di RS Mandaya Royal Puri

Penanganan tumor otak seperti glioblastoma di RS Mandaya Royal Puri dilakukan oleh Dr. dr. Mardjono Joy Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas, F. N-Onk, PhD, FICS, IFAANS, yang dikenal sebagai Dr. Joy. Beliau merupakan dokter spesialis bedah saraf dengan pengalaman luas dalam menangani berbagai kasus tumor otak, termasuk kasus yang kompleks dan membutuhkan tingkat ketelitian tinggi dalam tindakan operatif.

Dalam prosedur operasi tumor otak, Dr. Joy didukung oleh teknologi canggih berupa neuronavigasi atau yang sering disebut sebagai “GPS otak”. Teknologi ini berperan penting dalam meningkatkan akurasi selama tindakan pembedahan. Sistem neuronavigasi mampu memetakan struktur otak secara tiga dimensi dan menampilkannya secara real-time, sehingga membantu dokter dalam menentukan lokasi tumor sekaligus merencanakan jalur operasi yang paling aman.

Dengan bantuan teknologi ini, hubungan antara tumor dan jaringan otak di sekitarnya dapat terlihat lebih jelas. Hal ini memungkinkan proses pengangkatan tumor dilakukan secara lebih terarah, sekaligus membantu meminimalkan risiko kerusakan pada jaringan otak yang sehat.

Adapun beberapa manfaat utama penggunaan teknologi GPS otak dalam operasi tumor otak meliputi:

  • Memetakan posisi tumor secara akurat berdasarkan hasil MRI atau CT scan yang telah terintegrasi dalam sistem navigasi.
  • Membantu menentukan jalur pembedahan yang paling aman untuk mencapai lokasi tumor.
  • Menampilkan posisi alat bedah secara real-time di dalam peta digital otak selama operasi berlangsung.
  • Mengurangi risiko cedera pada area penting otak, seperti pusat gerakan, bicara, dan penglihatan.
  • Membantu dokter melihat batas tumor dengan lebih jelas sehingga peluang pengangkatan tumor secara maksimal dapat meningkat.

Jadwal praktek Dr. Joy di RS Mandaya Royal Puri

Dr. Joy dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: by appointment
  • Selasa: 14.00 – 17.00 WIB
  • Rabu: by appointment
  • Kamis: 08.00 – 12.00 WIB
  • Jumat: 14.00 – 17.00 WIB
  • Sabtu: 08.00 – 12.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes