fbpx

TERAPI TROMBOLITIK UNTUK STROKE ISKEMIK

Stroke adalah gangguan fungsi otak yang dapat menyebabkan defisit neurologis fokal maupun global yang terjadi mendadak. Berdasarkan tipenya, stroke dibagi menjadi dua yaitu:

  • Stroke iskemik adalah kondisi berkurangnya aliran darah karena adanya sumbatan di pembuluh darah di otak. Nama lain dari stroke infark adalah stroke penyumbatan.
  • Stroke hemoragik adalah kondisi pecahnya pembuluh darah yang dapat menyebabkan terjadinya penumpukan darah di otak. Nama lain stroke hemoragik adalah stroke perdarahan.

Stroke iskemik
Secara umum, tanda dan gejala dari stroke iskemik atau penyumbatan adalah kelemahan anggota gerak satu sisi, mulut mencong, bicara pelo, kesulitan memahami isi pembicaraan, nyeri kepala, muntah hingga penurunan kesadaran. Untuk mempermudah sobat sehat, berikut akronim dari stroke yang perlu sobat sehat ingat ya.

Face drooping : adanya mulut mencong

Arm weakness : adanya kelemahan anggota gerak 1 sisi

Speech difficulty : adanya kesulitan bicara, memahami isi pembicaraan, bicara pelo

Time to call 911 : segera mencari pertolongan segera setelah serangan stroke

Serangan stroke penyumbatan umumnya terjadi mendadak saat seseorang sedang dalam kondisi istirahat. Disebutkan pula dari beberapa penelitian sebelumnya bahwa resiko terjadinya stroke umumnya meningkat pada seseorang dengan riwayat penyakit komorbid seperti hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung, dan kolesterol tinggi. Selain itu, merokok juga merupakan salah satu resiko yang dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke.

Pada prinsipnya, penanganan stroke penyumbatan bertujuan untuk menghilangkan sumbatan di pembuluh darah agar aliran darah kembali mengalir normal dan asupan oksigen dan nutrisi setiap sel saraf akan kembali terpenuhi.

Alteplase
Salah satu obat yang direkomendasikan oleh Guideline for Management of Acute Ischemic Stroke tahun 2018 untuk menangani kasus stroke iskemik adalah Alteplase, obat-obatan injeksi golongan trombolitik yang bekerja dengan cara memecah gumpalan darah di pembuluh darah. Indikasi penggunaan Alteplase adalah:

  • Kasus stroke iskemik yang terjadi dalam 3 jam paska serangan
  • Ditemukan adanya defisit neurologis yang dinilai dengan National Institutes of Health Stroke Scale
  • Usia >18 tahun
  • Tidak ditemukan adanya tanda stroke perdarahan pada CT-scan kepala

Meskipun direkomendasikan untuk diberikan dalam 3 jam pertama paska serangan, Alteplase juga dapat diberikan pada 3 – 4.5 jam pertama paska serangan pada beberapa kondisi tertentu seperti:

  • Usia >80 tahun
  • Riwayat stroke dan diabetes mellitus
  • Penggunaan antikoagulan sebelumnya

Adapun kontraindikasi penggunaan Alteplase adalah:

  • Adanya perbaikan gejala stroke
  • Kejang pada stroke
  • Operasi besar dalam 14 hari terakhir
  • Riwayat stroke atau cedera kepala dalam 3 bulan terakhir
  • Riwayat serangan jantung dalam 3 bulan terakhir
  • Riwayat perdarahan saluran cerna atau saluran kemih dalam 21 hari terakhir
  • Tekanan darah sistolik >185 mmHg dan tekanan darah diastolic >110 mmHg
  • Nilai trombosit <100,000 uL
  • Kadar glukosa <50 mg/dL atau >400 mg/dL
  • Kehamilan

Lalu bagaimana tingkat keberhasilan Alteplase terhadap kasus stroke iskemik?

Pada tahun 1995, National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) melaporkan bahwa pemberian Alteplase pada kasus stroke iskemik dalam 3 jam paska serangan terbukti mengalami perbaikan gejala 30% lebih baik dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan Alteplase. Mendukung pernyataan NINDS, Hacke et al melakukan penelitian terhadap penggunaan Alteplase untuk stroke iskemik terhadap 2775 pasien di lebih dari 300 rumah sakit di 18 negara. Dari hasil penelitiannya, didapatkan bahwa efikasi Alteplase meningkat 2 kali lipat bila diberikan dalam 1.5 – 3 jam pertama paska serangan.

Bagaimana nih sobat sehat? Jika dilihat dari pembahasan di atas bisa kita simpulkan bahwa semakin cepat serangan stroke iskemik ditangani, maka keberhasilan penyembuhannya juga akan lebih baik. Untuk kasus-kasus tertentu dimana terapi Alteplase ini tidak berhasil, dokter dapat mempertimbangkan untuk melakukan Tindakan trombektomi atau tindakan minimal invasif endovascular dilakukan trombectomi mekanic atau langsung dilakukan pembukaan sumbatan lasung dengan endovascular, Tindakan invasive ini biasanya dilakukan oleh dokter spesilasi terlatih dan memiliki keahlian endovaskular atau intervensi vaskular Maka dari itu, jangan lupakan akronim dari stroke ya sobat sehat. Salam sehat!

Dokter yang dapat melayani terapi trombolitik :

Dokter Spesialis yang dapat melakukan Trombectomi Endovaskular :
Dr Sugianto Santoso, SpRad, Konsultan Radiologi Intervensi

Untuk booking konsultasi dan informasi lebih lanjut hubungi:
Contact center – Mandaya Royal Hospital Puri
Telepon: 021 5092 8888
WA only: 0811 1900 2000
Telepon Emergency: 021 5095 8388

Link Online Booking: Mobile App Booking:

Referensi:
Powers WJ, et al. 2018 Guideline for the Early Management of Patients with Acute Ischemic Stroke. AHA/ASA Guideline. 2018.
Roth JM. Recombinant tissue plasminogen activator for the treatment of acute ischemic stroke. Proc (Bayl Univ Med Cent). 2011;24(3):257-9.

Tinggalkan Balasan

Please rate*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *