Rekomendasi Dokter Kanker Serviks di Jakarta dan Tangerang

Rekomendasi Dokter Kanker Serviks di Jakarta dan Tangerang

Kanker serviks adalah pertumbuhan sel kanker yang dimulai di serviks, yaitu bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina. Gejalanya bisa berupa perdarahan vagina, perdarahan menstruasi yang banyak, keputihan encer dan berdarah yang banyak dan berbau busuk, hingga nyeri panggul saat berhubungan seksual. Terdapat beberapa rekomendasi dokter kanker serviks di Jakarta dan Tangerang yang bisa Anda kunjungi untuk berkonsultasi serta melakukan pengobatan. 

Konsultasi dokter

Rekomendasi dokter kanker serviks di Jakarta dan Tangerang

Rekomendasi dokter kanker serviks di Jakarta dan Tangerang adalah dr. Ong Tjandra, M.Kes, Sp.OG, Subsp. Onk dan Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk. Keduanya  berpraktek di RS Mandaya Royal Puri. 

1. dr. Ong Tjandra, M.Kes, Sp.OG (K), Subsp. Onk

dr. Ong

dr. Ong Tjandra, M.Kes, Sp.OG (K), Subsp. Onk adalah salah satu rekomendasi dokter kanker serviks di Jakarta dan Tangerang yang cukup ternama. Selain ahli dalam menangani kanker serviks, dr. Ong juga ahli dalam melakukan penanganan kanker ovarium, hingga kanker vagina. 

Selain itu, ada banyak jenis tindakan yang bisa dilakukan oleh dr. Ong, seperti operasi miom dan kista dengan teknologi minimal invasif/laparoskopi. Di samping itu, dr. Ong juga dapat melakukan operasi pengangkatan rahim (histerektomi). 

dr. Ong bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 10.00 – 17.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 20.00 WIB

ong

2. Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk

Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk adalah dokter spesialis kandungan dan kebidanan subspesialis onkologi yang berpraktek di RS Mandaya Puri. Beliau menempuh pendidikan Dokter Umum di Universitas Sriwijaya, Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Universitas Sebelas Maret, dan Konsultan Onkologi dan Ginekologi serta Program Doktor di Universitas Indonesia. 

Selain menangani kanker serviks, Dr. Unedo juga dapat melakukan penanganan tumor rahim jinak, kanker ovarium, kanker rahim, kanker vulva, hingga kanker vagina. Selain itu, beliau juga dapat menangani polip rahim. 

Dr. Unedo bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 20.00 WIB
  • Sabtu: 13.00 – 16.00 WIB

Lihat juga: Mengenal Jenis Kanker Pada Organ Kewanitaan Dan Pengobatannya | Dr. dr. Unedo, Sp.OG, Subsp. Onk

 

Baca juga: Pusat Kanker Mandaya Puri Miliki Brakiterapi Untuk Kanker Serviks dan Rahim

Konsultasi dokter

Penanganan kanker serviks di RS Mandaya Puri

Tidak hanya memiliki dokter-dokter yang ahli menangani kanker serviks, RS Mandaya Puri juga dilengkapi dengan berbagai macam jenis pengobatan kanker serviks, seperti:

1. Brakiterapi

Brakiterapi adalah radioterapi internal yang berarti sumber radiasinya ditempatkan secara langsung di dekat lokasi tumor dalam tubuh pasien. 

Bentuk sumber radiasi pada brakiterapi seperti kapsul berukuran sangat kecil yang dimasukkan ke dalam tubuh menggunakan tabung kecil berbentuk selang. 

Jenis pengobatan kanker ini umumnya digunakan untuk kasus kanker serviks. 

2. Operasi

Penanganan kanker serviks selanjutnya yang tersedia di RS Mandaya Royal Puri adalah operasi. Operasi biasanya menjadi pengobatan utama dari kanker serviks, terutama jika kankernya ditemukan dan terdeteksi secara dini. 

Baca juga: Kenali 10 Gejala Kanker Serviks: Pentingnya Deteksi Dini

3. Kemoterapi

RS Mandaya Royal Puri juga menyediakan layanan kemoterapi untuk menangani kanker serviks. Kemoterapi adalah jenis penanganan kanker yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. 

4. Radioterapi

Radioterapi atau terapi radiasi juga bisa direkomendasikan oleh dokter untuk menangani kanker serviks. Radioterapi menggunakan sinar radiasi berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Radioterapi di RS Mandaya Puri dilakukan dengan alat Eleka Versa HD yang terbaik di kelasnya. 

5. Terapi tertarget

Terapi tertarget (targeted therapy) menggunakan obat-obatan yang menyerang zat kimia tertentu dalam sel kanker. 

Dengan menghalangi zat kimia ini, terapi tertarget dapat membunuh sel kanker. Jenis terapi ini biasanya dikombinasikan dengan kemoterapi. 

Terapi tertarget umumnya menjadi pilihan pengobatan untuk kanker serviks stadium lanjut. 

6. Imunoterapi

Imunoterapi adalah pengobatan dengan obat-obatan yang membantu sistem kekebalan tubuh membunuh sel kanker.

Sebagai informasi, sistem kekebalan tubuh melawan penyakit dengan menyerang kuman dan sel lain yang seharusnya tidak berada dalam tubuh. Sementara itu, sel kanker bertahan hidup dengan bersembunyi dari sistem kekebalan tubuh.

Imunoterapi membantu sel sistem kekebalan tubuh menemukan dan membunuh sel kanker. Untuk kanker serviks, imunoterapi dapat dipertimbangkan ketika kanker sudah stadium lanjut dan pengobatan lain tidak berhasil.

Pencegahan kanker serviks

Kanker serviks pada umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV), yaitu virus yang dapat ditularkan melalui aktivitas seksual, termasuk hubungan vaginal, oral, maupun anal. Karena infeksi HPV sering tidak menimbulkan tanda atau gejala yang jelas, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka telah terpapar virus ini. Oleh sebab itu, langkah pencegahan yang efektif sangat diperlukan untuk menurunkan risiko terjadinya kanker serviks. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui vaksinasi HPV dan pemeriksaan skrining serviks secara berkala.

  • Vaksin HPV

Infeksi HPV merupakan faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap terjadinya kanker serviks. Dari lebih dari 100 tipe HPV yang telah diketahui, terdapat sejumlah tipe berisiko tinggi yang dapat menyebabkan perubahan sel abnormal hingga berkembang menjadi kanker. Pemberian vaksin HPV dapat membantu melindungi tubuh dari tipe-tipe HPV yang paling sering dikaitkan dengan kanker serviks.

Vaksinasi menjadi salah satu strategi pencegahan yang paling efektif karena mampu mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi HPV sebelum virus tersebut memicu perubahan pada jaringan serviks. Semakin dini vaksin diberikan, semakin optimal perlindungan yang dapat diperoleh.

  • Skrining serviks secara berkala

Selain vaksinasi, pemeriksaan skrining serviks juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan reproduksi wanita. Salah satu metode yang umum digunakan adalah Pap smear, yaitu pemeriksaan yang bertujuan mendeteksi adanya perubahan sel abnormal pada serviks sejak tahap awal.

Melalui skrining rutin, kelainan pada serviks dapat ditemukan lebih cepat sebelum berkembang menjadi kanker. Deteksi dan penanganan dini tidak hanya meningkatkan peluang keberhasilan terapi, tetapi juga membantu mencegah perkembangan penyakit ke stadium yang lebih lanjut. Oleh karena itu, wanita disarankan untuk menjalani pemeriksaan Pap smear secara berkala sesuai anjuran dokter.

Apabila Anda ingin bertemu dengan dr. Ong atau dr. Unedo untuk berkonsultasi seputar penanganan kanker serviks, langsung saja datang ke RS Mandaya Royal Puri. 

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes