Perbedaan Gejala Saraf Kejepit dan Sakit Otot Biasa: Penjelasan oleh dr. Christian Ariono dari RS Mandaya

Perbedaan Gejala Saraf Kejepit dan Sakit Otot Biasa: Penjelasan oleh dr. Christian Ariono dari RS Mandaya

Saraf kejepit dan sakit otot sering kali menimbulkan keluhan yang mirip, seperti nyeri pada punggung, leher, atau bagian tubuh tertentu. Tidak jarang, banyak orang menganggap keduanya sebagai kondisi yang sama, padahal penyebab dan penanganannya bisa sangat berbeda. Memahami perbedaan gejala sejak awal menjadi penting agar tidak salah dalam menentukan langkah pengobatan. 

dr. Christian Ariono, Sp.BS-FTB, FINSS, FINPS, FICS, dokter spesialis bedah saraf dari RS Mandaya, menjelaskan bagaimana membedakan gejala saraf kejepit dengan nyeri otot biasa agar penanganan bisa dilakukan secara tepat.

Konsultasi dokter

Apa perbedaan gejala saraf kejepit dan sakit otot biasa?

Membedakan antara saraf kejepit dan nyeri otot biasa penting untuk menentukan penanganan yang tepat. Salah satu perbedaan utama terletak pada pola nyeri yang dirasakan oleh pasien.

“Kata kunci kalau andaikan saraf kejepit atau nyeri akibat saraf kejepit adalah nyerinya menjalar. Jadi kata kuncinya itu ada kebas, kesemutan, nyeri menjalar,” kata dr. Christian Ariono.

Pada kasus saraf kejepit, nyeri biasanya tidak hanya terasa di satu titik, tetapi menjalar ke area lain sesuai dengan jalur saraf yang terdampak. Sebaliknya, nyeri otot atau sendi cenderung lebih terlokalisasi.

“Kalau nyerinya hanya terfokus di satu titik, di sekitar area leher sampai ke bahu, itu bisa masalah di sendi facet. Kalau sakitnya bisa ditunjuk, apalagi ditekan makin sakit, itu kemungkinan besar (masalah) otot atau sendi,” lanjut dokter yang ahli melakukan tindakan arthrospine tersebut.

Sebagai gambaran, lokasi saraf yang terjepit juga memengaruhi arah penjalaran nyeri yang dirasakan.

“Gampangnya adalah kalau andaikan (saraf) kejepit di pinggang, itu keluhannya biasanya nyeri pinggangnya menjalar ke kaki,” papar dr. Christian Ariono.

Pada area leher, penjepitan saraf juga dapat menimbulkan gejala yang lebih luas, tergantung pada bagian saraf yang terdampak.

“Kalau di leher, kalau andaikan dia kejepit di cabangnya, dia nyerinya menjalar dari leher bisa menjalar ke jari-jari tangan. Tapi kalau dia saraf terjepitnya di tengah, itu bisa mengganggu nya sampai ke dada sampai ke bawah,” tambahnya.

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa nyeri yang menjalar, disertai kebas atau kesemutan, lebih mengarah pada saraf kejepit. Sementara itu, nyeri yang terlokalisasi dan semakin terasa saat ditekan lebih sering berkaitan dengan masalah otot atau sendi.

Konsultasi dokter

Profil dan jadwal praktek dr. Christian Ariono dari RS Mandaya Puri

dr. Christian Ariono, Sp.BS-FTB, FINSS, FINPS, FICS merupakan dokter spesialis bedah saraf yang berpengalaman dalam menangani berbagai kasus tulang belakang dengan pendekatan minimal invasif, termasuk prosedur arthrospine untuk mengatasi saraf terjepit. Keahlian ini memungkinkan penanganan yang lebih tepat dengan risiko yang lebih minimal bagi pasien.

Dalam praktiknya, beliau menangani berbagai kondisi seperti saraf terjepit (HNP), nyeri punggung kronis, nyeri yang menjalar hingga ke kaki, serta penebalan ligamen atau tulang yang dapat menekan saraf.

dr. Christian Ariono, Sp.BS-FTB, FINSS, FINPS, FICS bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 08.00 – 16.00 WIB
  • Selasa: 08.00 – 12.00 WIB
  • Rabu: 08.00 – 16.00 WIB
  • Kamis: 08.00 – 16.00 WIB
  • Jumat: 08.00 – 16.00 WIB
  • Sabtu: 08.00 – 16.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes