Pengobatan Limfoma dari Malaysia Pindah ke Indonesia, Chef Esach Dinyatakan Bersih di RS Mandaya Puri

Alumni MasterChef Indonesia Season 2, Faisal Esach Rifky atau yang dikenal sebagai Chef Esach, sempat menjalani pengobatan kanker limfoma Hodgkin di Penang, Malaysia. Namun setelah menjalani kemoterapi awal di sana, ia memutuskan untuk melanjutkan seluruh rangkaian pengobatannya di Indonesia, tepatnya di RS Mandaya Royal Puri, karena kondisi kesehatannya yang sudah tidak memungkinkan untuk sering bepergian ke luar negeri.

Keputusan tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan pengobatan Chef Esach. Di bawah penanganan tim dokter kanker darah RS Mandaya Royal Puri, ia menjalani terapi secara bertahap hingga akhirnya dinyatakan bersih dari kanker limfoma Hodgkin stadium 4 berdasarkan hasil pemeriksaan Digital PET Scan.

Akhirnya istri cari informasi bahwa Mandaya Royal Hospital Puri bisa meneruskan pengobatan yang sama seperti pengobatan di Penang. Jadi akhirnya kita memutuskan daripada harus bolak-balik ke Penang, yang memang kita pribadi tidak asuransi, jadi cukup berasa (dari sisi finansial) kalau harus bolak-balik. Fisik yang tidak memungkinkan untuk bolak-balik, karena waktu itu sampai tidak bisa jalan menggunakan kursi roda. Terus kemudian jalan sedikit tuh sesak. Terus kemudian anak, jadi mikirin anak. Kalau harus pisah lama kayaknya tidak kuat. Ya udah ada opsi yang bisa Mandaya tawarkan, kenapa tidak?” kata Chef Esach. 

Konsultasi dokter

Alasan Chef Esach memilih melanjutkan pengobatan di RS Mandaya Royal Puri, Indonesia

Sebelum melanjutkan pengobatan di Indonesia, Chef Esach sempat pergi ke Penang, Malaysia, untuk mencari kepastian terkait kondisi kesehatannya. Di sana, ia menjalani pemeriksaan PET Scan yang akhirnya memastikan bahwa dirinya menderita Limfoma Hodgkin stadium 4. Setelah diagnosis ditegakkan, Chef Esach menjalani satu kali sesi kemoterapi di Penang sebagai langkah awal pengobatan.

Namun setelah mempertimbangkan berbagai faktor, Chef Esach dan keluarga memutuskan untuk melanjutkan terapi di RS Mandaya Royal Puri. Sang istri menemukan informasi bahwa RS Mandaya Royal Puri memiliki layanan dan terapi kanker darah yang setara dan dapat meneruskan pengobatan yang sebelumnya sudah dijalani di Malaysia. Keputusan tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi fisik Chef Esach yang saat itu sudah sangat lemah, bahkan harus menggunakan kursi roda dan mudah mengalami sesak napas ketika berjalan.

Selain faktor kesehatan, pertimbangan keluarga dan biaya pengobatan juga menjadi alasan penting di balik keputusan tersebut. Chef Esach mengaku perjalanan bolak-balik ke Penang secara finansial cukup berat, terlebih karena pengobatan dilakukan tanpa dukungan asuransi. Di sisi lain, ia juga tidak ingin terlalu lama berpisah dengan keluarga dan anaknya selama menjalani terapi. Karena itulah, ketika mengetahui ada pilihan pengobatan yang dinilai mampu memberikan standar terapi serupa di Indonesia, Chef Esach merasa RS Mandaya Royal Puri menjadi solusi yang tepat untuk melanjutkan perjuangannya melawan kanker.

Baca juga: 7 Perbedaan Limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin yang Wajib Anda Tahu

Penanganan kanker limfoma secara terpadu di RS Mandaya Royal Puri

 

Setibanya di Jakarta, Chef Esach langsung mendapatkan penanganan intensif di IGD RS Mandaya Royal Puri. Tim medis menemukan adanya infeksi pada pigtail catheter yang sebelumnya terpasang, sehingga tindakan pencabutan segera dilakukan agar infeksi tidak semakin berkembang.

dr. Toman T.J. Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM
dr. Toman T.J. Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM

Setelah kondisi tubuhnya membaik dan infeksi berhasil dikendalikan, Chef Esach mulai menjalani rangkaian kemoterapi lanjutan di bawah penanganan dr. Toman T.J. Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM.

Selama proses terapi, ia menjalani kemoterapi dengan konsep One Day Care, yaitu layanan yang memungkinkan pasien menjalani pengobatan tanpa perlu rawat inap. Fasilitas terapi dirancang nyaman agar pasien dapat menjalani kemoterapi dengan lebih tenang dan minim rasa cemas.

Hasil terapi menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Setelah beberapa kali kemoterapi, jumlah sel kanker terus mengalami penurunan signifikan. Hingga akhirnya, pada sesi kemoterapi ke-12, hasil pemeriksaan lanjutan menggunakan Digital PET Scan menunjukkan bahwa Chef Esach telah dinyatakan bersih dari kanker.

Konsultasi dokter

Baca juga: Bisakah Limfoma Sembuh Total?

Pilihan pengobatan kanker darah di RS Mandaya Royal Puri

RS Mandaya Royal Puri menyediakan berbagai layanan penanganan kanker darah yang dilakukan secara komprehensif dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, di antaranya:

Tidak hanya menangani limfoma Hodgkin, Pusat Kanker Darah Mandaya juga memiliki fasilitas dan tim dokter multidisiplin untuk menangani berbagai jenis kanker darah lainnya, seperti leukemia hingga multiple myeloma.

Untuk menjaga kualitas layanan kanker darah, RS Mandaya Royal Puri juga bekerja sama dengan NCIS–NUH Singapura. Setiap kasus pasien dapat didiskusikan bersama tim internasional untuk membantu mengevaluasi diagnosis, respons terapi, hingga menentukan rencana pengobatan yang paling sesuai bagi pasien.

Baca juga: RS Khusus Kanker Darah di Indonesia Ada di Jakarta, RS Mandaya Puri

Mengenal dr. Toman, dokter KHOM berpengalaman di RS Mandaya Puri

dr. Toman T.J. Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM merupakan dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi dan onkologi medik (KHOM) di RS Mandaya Royal Puri yang menangani berbagai kasus kanker,  termasuk kanker darah seperti limfoma, leukemia, hingga multiple myeloma.

Ia menempuh pendidikan dokter di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam dengan subspesialisasi hematologi dan onkologi Medik di RS Cipto Mangunkusumo Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Selain itu, dr. Toman juga mengikuti program Honorary Fellowship (Clinical Observership) di Department of Hematology, National University Hospital, Singapura. Pengalaman tersebut semakin memperkuat kompetensinya dalam menerapkan pendekatan penanganan kanker yang mengacu pada standar internasional.

Dalam praktek sehari-hari, dr. Toman menangani pasien kanker dengan pendekatan yang menyeluruh dan personal, mulai dari kemoterapi, imunoterapi, terapi target, hingga tindakan apheresis sesuai kebutuhan masing-masing pasien.

  1. Toman T.J Lumban Toruan, Sp.PD-KHOM bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
  • Selasa: 12.00 – 15.00 WIB
  • Kamis: 12.00 – 15.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes