Pengobatan Baru Kanker Hati HCC Metode HIFU Ada di RS Mandaya Royal Puri

Kanker hati merupakan penyakit yang berkembang di organ hati, yaitu organ vital yang berperan dalam menyaring zat beracun, membantu proses pencernaan, serta mengatur metabolisme tubuh. Jenis kanker hati yang paling sering ditemukan adalah hepatocellular carcinoma (HCC), yang umumnya muncul pada pasien dengan gangguan hati kronis seperti sirosis.

Pada tahap awal, kanker hati sering kali tidak menimbulkan gejala yang khas. Akibatnya, banyak pasien baru terdiagnosis ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut, sehingga penanganannya menjadi lebih menantang.

Kini, metode terapi modern High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) telah tersedia di RS Mandaya Royal Puri sebagai salah satu opsi pengobatan baru untuk kanker hati jenis HCC, termasuk pada pasien dengan sirosis. Terapi ini dilakukan oleh dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad, (K)RI, dokter spesialis radiologi konsultan intervensi.

Konsultasi dokter

Apa Itu HIFU?

HIFU adalah prosedur minimal invasif tanpa sayatan yang memanfaatkan gelombang ultrasound berintensitas tinggi untuk menghancurkan jaringan tumor. Energi ultrasound difokuskan secara presisi langsung ke area kanker sehingga menghasilkan panas yang mampu merusak sel tumor tanpa perlu operasi terbuka.

Dengan pendekatan ini, tumor dapat dihancurkan secara bertahap, sementara jaringan sehat di sekitarnya tetap terlindungi.

Kriteria pasien kanker hati yang bisa menjalani HIFU

Terapi HIFU umumnya dipertimbangkan pada pasien dengan kondisi berikut:

1. Pasien dengan kanker hati jenis HCC

HIFU paling sering digunakan pada kasus kanker hati primer HCC. Metode ini dinilai efektif karena mampu menghancurkan tumor tanpa pembedahan besar.

2. Pasien dengan sirosis lanjut, termasuk yang disertai asites

Bahkan pada pasien dengan sirosis berat dan penumpukan cairan di rongga perut (asites) atau cairan di sekitar paru (efusi pleura), HIFU tetap dapat menjadi opsi terapi, tergantung hasil evaluasi menyeluruh dari dokter.

3. Tumor terlihat jelas melalui USG

Karena prosedur dilakukan dengan panduan pencitraan, tumor yang dapat divisualisasikan dengan jelas melalui USG akan lebih optimal untuk ditangani menggunakan HIFU.

4. Tumor di lokasi yang menantang

Beberapa tumor berada di area sulit, seperti dekat diafragma, tulang rusuk, lambung, usus, kantong empedu, jantung, pembuluh darah besar, atau saluran empedu. Dengan teknik khusus dan persiapan matang, HIFU tetap dapat dilakukan secara aman dan terarah pada kondisi ini.

Konsultasi dokter

Cara Kerja HIFU untuk Kanker Hati dengan Sirosis

Secara sederhana, mekanisme kerja HIFU adalah sebagai berikut:

1. Tanpa sayatan

Alat HIFU ditempatkan di permukaan kulit dan mengirimkan gelombang ultrasound dari luar tubuh langsung menuju tumor.

2. Energi difokuskan ke titik tumor

Gelombang dengan frekuensi khusus dipusatkan tepat di jaringan kanker.

3. Meningkatkan suhu jaringan tumor

Ketika energi terkonsentrasi, suhu di area tersebut dapat meningkat lebih dari 60°C.

4. Menghancurkan sel kanker (ablasi termal)

Panas tinggi menyebabkan kerusakan permanen pada sel kanker hingga akhirnya mati.

5. Melindungi jaringan hati yang sehat

Karena panas hanya terfokus pada titik tertentu, jaringan hati di sekitarnya tetap relatif aman. Hal ini sangat penting pada pasien sirosis yang fungsi hatinya sudah menurun.

Konsultasi dokter

Hasil studi klinis tentang HIFU pada kanker hati 

Beberapa penelitian menunjukkan hasil yang menjanjikan pada penggunaan HIFU untuk pasien HCC dengan sirosis.

  • Tidak Ditemukan Komplikasi Berat

Dalam studi terhadap 55 pasien dengan tumor berukuran besar (rata-rata diameter sekitar 8 cm) dan sirosis, terapi HIFU tidak menimbulkan komplikasi berat selama maupun setelah prosedur.

  • Tingkat Keberhasilan Ablasi Mencapai 69,2%

Dari pasien yang dievaluasi lebih lanjut, sekitar 69,2% mengalami penghancuran tumor secara lengkap (complete ablation).

  • Angka Kelangsungan Hidup yang Cukup Baik

Data menunjukkan tingkat kelangsungan hidup sekitar 61,5% pada 12 bulan dan 35,3% pada 18 bulan setelah terapi.

  • Kombinasi HIFU dan TACE Memberikan Hasil Lebih Optimal

Studi lain memperlihatkan bahwa kombinasi HIFU dengan TACE (Transarterial Chemoembolization) memberikan angka kelangsungan hidup yang lebih baik dibandingkan TACE saja pada pasien kanker hati stadium lanjut.

Temuan ini menunjukkan bahwa HIFU, baik sebagai terapi tunggal maupun dikombinasikan dengan metode lain, berpotensi menjadi alternatif pengobatan yang efektif untuk kanker hati HCC dengan sirosis.

Konsultasi dokter

Dokter radiologi intervensi ahli HIFU di RS Mandaya Puri

dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad, (K)RI, merupakan dokter spesialis radiologi dengan subspesialis radiologi intervensional yang berpengalaman dalam berbagai prosedur minimal invasif untuk diagnosis dan terapi kanker, termasuk kanker hati.

Dalam praktiknya, beliau menggunakan teknologi pencitraan medis seperti USG, CT Scan, MRI, dan fluoroskopi untuk memastikan tindakan dilakukan secara akurat dan aman. Selain HIFU, beliau juga kompeten dalam prosedur TACE, Radiofrequency Ablation (RFA), serta Microwave Ablation untuk menghancurkan tumor tanpa operasi besar.

dr. Sugianto menyelesaikan pendidikan Dokter Umum di Universitas Kristen Maranatha Bandung dan pendidikan Spesialis Radiologi di Universitas Indonesia.

dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad, (K)RI bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 20.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes