Operasi tumor otak adalah prosedur bedah yang dilakukan untuk mengangkat tumor atau kumpulan sel abnormal yang tumbuh di dalam otak. Tumor tersebut dapat bersifat jinak (benign) maupun ganas (malignant). Tujuan utama operasi adalah mengangkat tumor sebanyak mungkin, bahkan seluruhnya jika memungkinkan, tanpa merusak jaringan otak yang sehat di sekitarnya. Namun, pada beberapa kasus, dokter mungkin hanya dapat mengangkat sebagian tumor karena lokasinya berada di area otak yang sangat vital.

Di RS Mandaya Royal Puri, operasi tumor otak ditangani oleh Dr. dr. Mardjono Joy Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas, F. N-Onk, PhD, FICS, IFAANS atau yang akrab disapa Dr. Joy, dokter spesialis bedah saraf yang berpengalaman menangani berbagai kasus tumor otak kompleks. Untuk meningkatkan keamanan dan ketepatan tindakan, Dr. Joy didukung oleh teknologi mikroskop robotik ZEISS Kinevo 900 S yang terintegrasi dengan sistem 3D Neuronavigation Brainlab, sehingga proses operasi dapat dilakukan dengan visualisasi yang lebih detail dan navigasi yang lebih presisi.
Contents
Tujuan operasi tumor otak yang penting untuk dipahami
Operasi tumor otak dapat dilakukan dengan berbagai tujuan, tergantung pada jenis, ukuran, lokasi, dan kondisi pasien. Berikut beberapa tujuan utamanya:
- Mengangkat seluruh atau sebagian tumor untuk mengurangi jumlah sel tumor dan membantu meningkatkan efektivitas terapi lain, seperti radioterapi atau kemoterapi.
- Mengambil sampel jaringan (biopsi) untuk memastikan apakah tumor bersifat jinak atau ganas, sekaligus menentukan jenis tumornya.
- Meredakan gejala yang disebabkan oleh tekanan tumor pada otak, seperti sakit kepala, kejang, pusing, gangguan penglihatan, atau gangguan fungsi saraf lainnya.
- Meningkatkan kualitas hidup, terutama pada pasien dengan tumor yang tidak dapat diangkat sepenuhnya, dengan mengurangi keluhan dan memperlambat pertumbuhan tumor.
- Membantu menentukan rencana pengobatan selanjutnya, karena hasil pemeriksaan jaringan tumor dapat menjadi dasar bagi dokter untuk memilih terapi yang paling sesuai dengan kondisi pasien.
Baca juga: 14 Gejala Tumor Otak yang Sering Disepelekan
Jenis-jenis operasi tumor otak dan prosedurnya
Pemilihan jenis operasi tumor otak akan disesuaikan dengan lokasi, ukuran, jenis tumor, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Dokter bedah saraf akan menentukan prosedur yang paling tepat untuk mengangkat tumor dengan tetap menjaga fungsi otak semaksimal mungkin. Berikut beberapa jenis operasi tumor otak yang umum dilakukan.
1. Kraniotomi
Kraniotomi merupakan prosedur operasi tumor otak yang paling sering dilakukan. Pada tindakan ini, pasien akan menjalani anestesi umum sehingga tertidur selama operasi berlangsung.
Dokter bedah saraf akan membuka sebagian kecil tulang tengkorak untuk mendapatkan akses menuju otak dan lokasi tumor. Sebelum operasi, dokter menggunakan hasil pemeriksaan pencitraan seperti MRI atau CT scan untuk memetakan posisi tumor secara akurat. Dalam beberapa kasus, pencitraan juga dapat dilakukan selama operasi sebagai panduan tambahan.
Untuk mengangkat tumor, dokter dapat menggunakan berbagai alat bedah, seperti instrumen bedah mikro, alat ultrasonik yang memecah jaringan tumor sebelum disedot keluar, maupun mikroskop bedah dengan pencahayaan khusus yang membantu melihat batas tumor dengan lebih jelas. Setelah tumor diangkat, tulang tengkorak akan dipasang kembali dan luka operasi ditutup.
2. Awake Brain Surgery
Awake Brain Surgery dilakukan ketika tumor berada di dekat area otak yang mengatur fungsi penting, seperti kemampuan berbicara, bergerak, atau merasakan sentuhan.
Pada prosedur ini, pasien akan dibuat tetap sadar selama sebagian atau seluruh operasi, tetapi tidak merasakan nyeri karena area kepala telah diberikan anestesi lokal. Selama operasi berlangsung, dokter dapat meminta pasien melakukan tugas sederhana, seperti berbicara, menggerakkan tangan atau kaki, maupun menjawab pertanyaan. Respons pasien membantu dokter memastikan area otak yang penting tetap berfungsi dengan baik saat tumor diangkat.
Di RS Mandaya Royal Puri, dokter juga memantau aktivitas listrik otak selama operasi dengan teknologi Intraoperative Neurophysiological Monitoring (IONM) untuk meningkatkan keamanan tindakan sekaligus membantu pengangkatan tumor secara lebih optimal.
3. Endoscopic Endonasal Transsphenoidal (EETH)
Endoscopic Endonasal Transsphenoidal (EETH) merupakan teknik operasi yang digunakan untuk mengangkat tumor pada kelenjar pituitari (hipofisis), yaitu kelenjar kecil yang terletak di dasar otak, tepat di belakang rongga hidung.
Melalui prosedur ini, dokter memasukkan instrumen bedah dan endoskop berkamera melalui rongga hidung sehingga tidak memerlukan sayatan pada tengkorak. Dengan bantuan kamera beresolusi tinggi, dokter dapat melihat area operasi secara jelas dan mengangkat tumor dengan lebih presisi serta tindakan yang lebih minimal invasif.
Di RS Mandaya Royal Puri, berbagai prosedur operasi tumor otak tersebut dapat ditangani oleh Dr. Joy.
Hasil yang dapat diharapkan dari operasi tumor otak
Hasil operasi tumor otak dapat berbeda pada setiap pasien, tergantung pada tujuan tindakan, jenis tumor, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan. Beberapa hasil yang dapat diperoleh dari operasi tumor otak meliputi:
- Tumor berhasil diangkat seluruhnya, jika lokasi dan kondisinya memungkinkan.
- Tumor diangkat sebagian, apabila seluruh tumor tidak dapat diangkat dengan aman karena berada di dekat area otak yang vital.
- Berkurangnya gejala yang disebabkan oleh tumor, seperti sakit kepala, kejang, pusing, gangguan penglihatan, atau gangguan pendengaran.
- Diperolehnya diagnosis yang lebih akurat, terutama jika operasi dilakukan untuk mengambil sampel jaringan (biopsi). Hasil pemeriksaan jaringan dapat membantu dokter mengetahui jenis dan karakteristik tumor sehingga pengobatan selanjutnya dapat direncanakan dengan lebih tepat.
Setelah operasi, sebagian pasien mungkin masih memerlukan terapi lanjutan, seperti kemoterapi atau radioterapi, untuk membantu menghancurkan sel-sel tumor yang masih tersisa dan mengurangi risiko tumor kembali tumbuh.
RS Mandaya Puri hadirkan mikroskop robotik Kinevo 900 S dan 3D Neuronavigation untuk tingkatkan keamanan operasi tumor otak
Untuk meningkatkan keamanan dan akurasi operasi tumor otak, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan teknologi bedah saraf modern berupa mikroskop robotik Kinevo 900 S yang terintegrasi dengan 3D Neuronavigation. Kombinasi kedua teknologi ini membantu dokter melihat struktur otak, pembuluh darah, dan jaringan tumor secara sangat detail, termasuk lesi berukuran submilimeter, sehingga proses pengangkatan tumor dapat dilakukan dengan lebih presisi.


Mikroskop robotik Kinevo 900 S dirancang untuk meningkatkan ketelitian dokter selama operasi tumor otak. Beberapa keunggulannya antara lain:
- Visualisasi 3D beresolusi tinggi, sehingga struktur otak, pembuluh darah, dan tumor terlihat lebih jelas.
- Akurasi hingga tingkat submilimeter, membantu dokter mengenali batas tumor dengan lebih tepat sekaligus meminimalkan kerusakan pada jaringan otak yang sehat.
- Cobotic Assistant, fitur robot kolaboratif yang dapat mengatur fokus, mengganti mode pencahayaan, serta mendokumentasikan operasi secara otomatis sehingga dokter dapat tetap fokus pada tindakan.
- Mendukung kerja sama tim bedah, karena seluruh anggota tim dapat melihat tampilan 3D yang sama melalui monitor eksternal.
Menurut Dr. Joy, Kinevo 900 S merupakan teknologi pertama di Asia Tenggara yang dapat diintegrasikan dengan sistem 3D Neuronavigation, sehingga dokter dapat melihat lokasi tumor sekaligus area penting otak, seperti pusat gerakan, bahasa, dan penglihatan, secara lebih akurat selama operasi.
Peran 3D Neuronavigation dalam operasi tumor otak
Selain mikroskop robotik, RS Mandaya Royal Puri juga menggunakan 3D Neuronavigation, yaitu sistem navigasi yang bekerja layaknya GPS otak. Teknologi ini memanfaatkan hasil pemeriksaan MRI atau CT scan untuk membuat peta otak tiga dimensi yang digunakan sebagai panduan selama operasi.



Sebelum tindakan dimulai, data pencitraan pasien diintegrasikan ke dalam sistem untuk membantu dokter merencanakan jalur operasi yang paling aman. Saat operasi berlangsung, sistem akan menampilkan posisi tumor, pembuluh darah, serta area otak penting secara real-time, sehingga dokter dapat mengangkat tumor dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.
Beberapa manfaat 3D Neuronavigation dalam operasi tumor otak meliputi:
- Memetakan lokasi tumor secara akurat berdasarkan hasil MRI atau CT scan.
- Membantu menentukan jalur operasi yang paling aman.
- Menampilkan posisi alat bedah secara real-time selama tindakan.
- Mengurangi risiko cedera pada area otak yang mengatur fungsi penting, seperti gerakan, bicara, dan penglihatan.
- Membantu dokter membedakan jaringan tumor dengan jaringan otak yang sehat.
Teknologi ini sangat bermanfaat, terutama pada kasus tumor otak yang berada di lokasi dalam atau sulit dijangkau, sehingga operasi dapat dilakukan dengan tingkat keamanan dan akurasi yang lebih baik.
Konsultasi dengan Dr. Joy di RS Mandaya Royal Puri

Dr. dr. Mardjono Joy Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas, F. N-Onk, PhD, FICS, IFAANS atau Dr. Joy merupakan dokter spesialis bedah saraf dengan subspesialisasi bedah saraf vaskular yang berfokus pada penanganan penyakit pembuluh darah otak dan tumor otak. Beliau meraih gelar doktor dari University of Helsinki, Finlandia, dengan penelitian yang berfokus pada aneurisma otak.
Selain aktif melayani pasien, Dr. Joy juga berkontribusi dalam bidang akademik sebagai penulis buku “Memahami Aneurisma Otak“, yang membahas aneurisma secara komprehensif, mulai dari penyebab, proses terjadinya penyakit, diagnosis, hingga pilihan terapi.
Dalam praktik klinisnya, Dr. Joy berpengalaman menangani berbagai kasus bedah saraf yang kompleks, antara lain:
- Aneurisma otak
- Penyempitan pembuluh darah otak (stenosis)
- Perdarahan otak
- Tumor otak
- Kanker otak
Dengan pengalaman klinis, pendidikan, serta pelatihan di berbagai pusat bedah saraf internasional, Dr. Joy memiliki keahlian dalam menangani kasus-kasus bedah saraf yang kompleks, khususnya gangguan pembuluh darah otak dan tumor otak.
Bagi Anda yang ingin berkonsultasi dengan Dr. Joy di RS Mandaya Royal Puri, jadwal praktik beliau adalah sebagai berikut:
- Senin: By appointment
- Selasa: 14.00–17.00 WIB
- Rabu: By appointment
- Kamis: 08.00–12.00 WIB
- Jumat: 14.00–17.00 WIB
- Sabtu: 08.00–12.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Mayo Clinic. Brain Tumor Surgery. (https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/brain-tumor-surgery/about/pac-20584295). Diakses pada 27 Juli 2026.
- Cancer Research UK. Surgery to Remove a Brain Tumour. (https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/brain-tumours/treatment/surgery/remove-brain-tumour). Diakses pada 27 Juli 2026.
- ZEISS Medical Technology. ZEISS KINEVO 900 S – Cobotic Assistant. (https://www.zeiss.com/meditec/en/products/surgical-microscopes/kinevo-900-s.html#cobotic-assistant). Diakses pada 27 Juli 2026.

