fbpx

Operasi Hernia untuk Atasi Turun Berok

Hernia turun berok

Hernia atau turun berok terjadi ketika jaringan atau organ dalam tubuh menekan dan muncul melalui lubang pada otot atau jaringan ikat. Untuk mengatasinya, beberapa hal bisa dilakukan, salah satunya operasi. Operasi hernia bisa dilakukan lewat dua metode, yaitu operasi terbuka dan laparoskopi. Berikut penjelasannya. 

Apa itu operasi hernia?

Tidak semua kejadian hernia atau turun berok perlu dioperasi. Biasanya, operasi dipilih sebagai pilihan pengobatan apabila hernia yang terjadi sudah cukup parah atau gejala yang dialami seperti nyeri sudah cukup mengganggu.

Ada dua jenis operasi yang paling umum dilakukan untuk mengobati hernia, yaitu:

  • Operasi terbuka

    Operasi ini dilakukan untuk menutup otot yang jebol agar organ yang menonjol bisa kembali ke tempat semula. Setelah operasi selesai, dokter akan menjahit area tersebut dan menutupnya dengan lapisan khusus yang akan membantu proses penyembuhan.

  • Operasi laparoskopi

    Operasi laparoskopi dilakukan dengan memasukkan alat khusus yang memiliki kamera ke area hernia untuk memasukkan kembali organ yang menonjol keluar otot. Metode ini membuat dokter tidak perlu membuat sayatan sebesar pada operasi terbuka. Cukup dengan sayatan kecil, alat ini sudah bisa masuk ke area hernia.

Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam pemilihan prosedur operasi antara lain lokasi, ukuran hernia, dan tipe hernia, serta gaya hidup, kondisi kesehatan secara umum, dan usia pasien.

Lihat juga: Pengalaman Pasien Operasi Hernia di Mandaya Royal Hospital

Kapan Hernia Harus Dioperasi?

Berikut ini beberapa indikasi perlunya dilakukan operasi hernia:

  • Jaringan atau organ terhimpit di antara dinding perut (inkarserasi). Bila dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan suplai aliran darah ke jaringan atau organ menurun dan pada akhirnya organ tersebut bisa mati.
  • Jaringan maupun organ yang mengalami hernia, terlilit (strangulasi). Hal ini dapat menyebabkan kerusakan permanen. 
  • Hernia menyebabkan nyeri, rasa tidak nyaman, atau semakin membesar.

Prosedur Operasi Hernia

Berikut tahapan operasi hernia yang perlu diperhatikan.

  • Operasi terbuka

    Pada operasi bedah terbuka, dokter akan membuat sayatan di area yang mengalami hernia. Kemudian, organ maupun jaringan yang mengalami hernia akan didorong atau dimasukkan ke posisi semula.

    Setelah itu, dokter akan menutup lubang atau jaringan otot tempat hernia muncul, dengan membuat jahitan. Jaring sintetis (mesh) dapat dipasang pada hernia yang berukuran besar, untuk mencegah terjadinya hernia kembali.

  • Laparoskopi

    Pada operasi laparoskopi, dokter bedah akan membuat beberapa sayatan kecil di sekitar daerah yang mengalami hernia. Melalui sayatan kecil tersebut, dokter akan memasukkan tabung laparoskopi yang dilengkapi kamera dan terhubung ke monitor.

    Untuk memperjelas lapang pandang operasi, perut pasien akan dikembungkan dengan gas. Kemudian dokter akan memperbaiki hernia dan bila perlu, pemasangan jaring sintetis juga akan dilakukan.

Pemulihan setelah operasi

Setelah menjalani operasi, kondisi turun berok akan membaik. Waktu pemulihan yang dibutuhkan setelah operasi terbuka umumnya adalah 3-6 minggu sampai pasien bisa benar-benar kembali beraktivitas seperti semula. 

Sementara pada pasien yang menjalani operasi laparoskopi, waktu pemulihannya lebih cepat, sekitar 1-2 minggu. Dokter akan memberikan instruksi mengenai aktivitas yang harus dihindari dan lamanya kegiatan tersebut harus dihindari.

Agar pemulihan berjalan baik dan kondisi turun berok tidak kembali terjadi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, seperti:

  • Berhenti merokok
  • Jaga berat badan ideal
  • Jangan mengejan terlalu keras saat buang air kecil maupun buang air besar
  • Konsumsi cukup serat untuk cegah konstipasi
  • Olahraga teratur untuk memperkuat otot perut
  • Hindari mengangkat barang yang terlalu berat 

Segera periksa ke dokter apabila mengalami batuk yang tak kunjung sembuh untuk kurangi risiko jebolnya organ dalam ke luar otot pelindungnya.

Hernia atau turun berok tidak sebaiknya dibiarkan begitu saja, karena jika tidak segera dirawat, komplikasi seperti nyeri hebat bisa terjadi. Apabila Anda sudah merasakan gejala hernia yang mengganggu seperti benjolan di area perut dan nyeri, segera periksakan diri ke dokter. Kunjungi dokter bedah di rumah sakit Mandaya untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dari skrining awal, operasi, hingga pemulihan. Gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment melalui website, atau buat perjanjian melalui aplikasi Care Dokter untuk mempermudah kunjungan Anda dan mendapatkan informasi lengkap lainnya, termasuk jadwal dokter dan waktu kunjungan yang dapat dipilih.

Tinggalkan Balasan

Please rate*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes