5 Perbedaan Benjolan Payudara yang Ganas dan Jinak

benjolan pada payudara tanda kanker

Benjolan di payudara menjadi hal yang cukup menakutkan bagi kaum hawa. Pasalnya, kondisi ini kerap diindikasikan sebagai penyakit kanker. Padahal 8 dari 10 benjolan yang muncul di payudara bersifat jinak dan tidak berbahaya. Meski begitu, Anda tetap perlu periksa ke dokter saat mendapati benjolan ini, karena beberapa tumor payudara jinak juga bisa berkembang menjadi kanker apabila tidak segera ditangani dengan baik.

Konsultasi dokter

Ciri-ciri benjolan payudara yang jinak dan ganas

Ada perbedaan yang perlu Anda ketahui tentang ciri benjolan pada payudara yang sifatnya jinak dan ganas, yaitu:

1. Ukuran

Ukuran tumor payudara yang jinak umumnya kurang dari 5 cm, meski pada beberapa kondisi juga bisa lebih besar. Tumor payudara jinak juga dapat membesar saat menstruasi dan kembali normal setelahnya.

Sementara itu, pada kondisi kanker payudara, ukuran benjolan umumnya akan terus membesar dan tidak hilang setelah menstruasi atau lebih dari 4-6 minggu. Benjolan juga mungkin akan muncul di ketiak.

2. Bentuk

Bentuk benjolan kanker payudara biasanya tidak teratur dan tidak memiliki batas yang jelas. Sebaliknya, tumor payudara jinak umumnya memiliki batas yang jelas.

Lihat juga: Ngobrol Tentang Kanker Payudara Bareng Dokter Abdul & Shanaz Haque | Breast Cancer Awareness Month

3. Tekstur

Benjolan kanker payudara terasa padat dan tidak bergeser saat digerakkan. Anda mungkin akan merasa benjolan tersebut seperti batu yang keras di bawah kulit. Tumor payudara yang jinak umumnya lebih lunak dan bergeser saat ditekan.

4. Nyeri

Benjolan yang sifatnya jinak umumnya akan terasa nyeri dan hangat saat disentuh, terutama jika penyebabnya adalah infeksi seperti mastitis. Sebaliknya, benjolan kanker payudara baru akan terasa nyeri saat stadium lanjut atau jika kanker payudara yang dialami adalah kanker payudara terinflamasi.

5. Gejala lain yang menyertai

Benjolan yang sifatnya ganas akan disertai dengan gejala kanker payudara lain, seperti puting yang masuk ke dalam, puting mengeluarkan nanah, dan kulit payudara yang bertekstur seperti jeruk (banyak cekungan kecil di permukaannya).

Konsultasi dokter

Baca juga: Tanda Tanda Kanker Payudara Stadium Awal Ini Jangan Diabaikan, Kenali Lebih Lengkap

Apa yang harus dilakukan jika ada benjolan pada payudara?

Jika Anda merasa ada benjolan yang mencurigakan di payudara, segera periksakan ke dokter spesialis untuk dilakukan skrining dan deteksi kanker payudara. Sebagai bentuk komitmen Mandaya Royal Hospital Puri dalam deteksi dini kanker payudara, Mandaya Royal Hospital Puri menghadirkan teknologi 3D & 2D mammografi dan USG payudara.

Mandaya Royal Hospital Puri memiliki Breast Advanced Cancer Center (BRAVE) yang dimiliki oleh Highly Precise Image 3D Mammography with Latest Dual Tomosynthesis Technology. Alat ini menggunakan fujifilm amulet innovality yang memiliki teknologi dual tomosintesis yang menghasilkan gambar tiga dimensi (3D) berkualitas tinggi dengan X-ray dosis rendah, sehingga dapat menangkap kecurigaan tumor atau kanker pada stadium awal.

Pemeriksaan lain dengan menggunakan Accurate Breast Cancer Biomarkers with IHC Technology Immunohistochemistry, Breast Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Scintimammography Molecular Breast Imaging. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi benjolan secara menyeluruh dan dapat dilakukan di hari yang sama sesuai dengan kebutuhan.

Seluruh pemeriksaan dan skrining payudara yang dilakukan di BRAVE Mandaya Royal Hospital Puri tersebut dapat dilakukan pada satu hari dan hasilnya keluar pada hari yang sama.

Penanganan Benjolan Payudara di RS Mandaya Royal Puri

Penanganan benjolan payudara tidak selalu sama untuk setiap pasien. Setelah menjalani pemeriksaan dan dokter mengetahui jenis, ukuran, lokasi, serta karakteristik benjolan, pilihan terapi dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Di RS Mandaya Royal Puri, pasien dengan benjolan payudara dapat memperoleh berbagai pilihan penanganan, mulai dari tindakan minimal invasif hingga operasi kanker payudara dan rekonstruksi. Beberapa pilihan yang tersedia meliputi:

1. Vacuum-Assisted Breast Biopsy (VABB)

VABB atau Vacuum-Assisted Breast Biopsy merupakan prosedur minimal invasif yang dapat digunakan untuk mengambil sampel jaringan sekaligus mengangkat benjolan payudara pada kondisi tertentu. Tindakan ini menggunakan bantuan teknologi vakum dan dilakukan melalui sayatan yang sangat kecil.

Di Mandaya, VABB dapat menjadi salah satu pilihan untuk menangani benjolan payudara, terutama pada kondisi yang sesuai dengan kriteria tindakan. Prosedur ini memiliki keunggulan berupa sayatan yang minimal sehingga bekas luka dapat lebih tersamarkan dan pemulihan relatif lebih cepat.

2. Lumpektomi dengan teknik endoskopi

Untuk pasien yang membutuhkan pengangkatan tumor dengan tetap mempertahankan sebagian besar jaringan payudara, lumpektomi endoskopi dapat menjadi salah satu pilihan. Di RS Mandaya Royal Puri, lumpektomi juga dapat dilakukan menggunakan teknik endoskopi pada pasien yang sesuai.

Melalui teknik ini, jaringan tumor dapat diangkat melalui sayatan berukuran kecil. Akses tindakan dapat dibuat melalui area yang lebih tersembunyi, seperti ketiak, sehingga bekas luka pada payudara dapat lebih tersamarkan.

Selain berfokus pada pengangkatan tumor, pendekatan ini juga mempertimbangkan bentuk dan tampilan payudara setelah tindakan. Karena itu, lumpektomi endoskopi dapat menjadi pilihan bagi pasien yang memenuhi kriteria dan ingin mempertahankan jaringan payudara dengan pendekatan yang lebih minimal invasif.

3. Mastektomi dan rekonstruksi payudara

Pada kondisi tertentu, terutama ketika kanker tidak memungkinkan untuk ditangani dengan mempertahankan sebagian besar jaringan payudara, dokter dapat merekomendasikan mastektomi. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat seluruh jaringan payudara yang terkena.

Setelah mastektomi, pasien juga dapat mempertimbangkan rekonstruksi payudara untuk membantu membentuk kembali kontur dan tampilan payudara. Di RS Mandaya Royal Puri, rekonstruksi dapat dilakukan menggunakan implan atau jaringan tubuh pasien sendiri. Rekonstruksi juga dapat dilakukan bersamaan dengan mastektomi maupun pada waktu yang berbeda, tergantung kondisi medis dan kebutuhan pasien.

4. HIFU untuk tumor payudara jinak

Selain tindakan bedah, perkembangan teknologi medis juga memungkinkan penanganan benjolan atau tumor payudara jinak tanpa operasi terbuka pada kondisi tertentu. Salah satunya adalah High Intensity Focused Ultrasound (HIFU).

HIFU menggunakan gelombang ultrasound berintensitas tinggi yang difokuskan pada jaringan target untuk menghasilkan panas terkontrol dan membantu menghancurkan jaringan tumor tanpa sayatan maupun jahitan. Di RS Mandaya Royal Puri, HIFU menjadi salah satu pilihan penanganan tumor payudara bagi pasien yang memenuhi kriteria setelah melalui evaluasi dokter.

Dengan berbagai pilihan tersebut, penanganan benjolan payudara di Mandaya tidak menggunakan satu metode yang sama untuk semua pasien. Dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk menentukan apakah benjolan memerlukan pemantauan, tindakan minimal invasif, pengangkatan tumor, operasi kanker, atau terapi lain sesuai dengan kondisi pasien.

Dokter ahli kanker payudara di RS Mandaya Royal Puri

Benjolan di payudara dapat menjadi tanda dari berbagai kondisi medis, termasuk kanker payudara. Untuk itu, pemeriksaan sejak dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan secara tepat. Di RS Mandaya Royal Puri, tersedia dokter-dokter spesialis bedah onkologi yang berpengalaman dalam menangani kasus kanker payudara maupun operasi pengangkatan benjolan.

1. dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk

dr. Abdul Rachman adalah dokter spesialis bedah onkologi yang berfokus pada penanganan kanker payudara. Beliau telah menempuh berbagai pelatihan internasional terkait operasi kanker payudara, di antaranya:

  • Laparoscopic in Breast Cancer, Reconstruction with Implant di National Cheng Kung University Hospital.
  • Workshop Oncoplasty Breast Surgery dalam acara 24th Annual Scientific Meeting The Indonesian Society of Surgical Oncology.

Dengan pengalaman tersebut, dr. Abdul Rachman dikenal ahli dalam melakukan operasi pengangkatan benjolan payudara (lumpektomi) maupun operasi kanker payudara.

dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 18.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 18.00 WIB
  • Sabtu: 09.00 – 11.00 WIB

2. dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk

Selain kanker payudara, dr. Enos H. Siburian juga berpengalaman menangani berbagai jenis kanker lain, seperti kanker usus besar, kanker tiroid, kanker paru-paru, hingga kanker kulit dan melanomi. Beliau menguasai teknik bedah invasif minimal, termasuk prosedur laparoskopi, yang memberikan manfaat pemulihan lebih cepat bagi pasien.

dr. Enos H. Siburian, Sp.B (K) Onk bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Rabu: 14.00 – 16.00 WIB
  • Kamis: 09.00 – 11.00 WIB
  • Jumat: 14.00 – 16.00 WIB

3. dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K)

dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K) adalah dokter spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik yang menempuh pendidikan kedokteran umum hingga spesialis di Universitas Indonesia. Beliau juga memiliki keahlian lebih lanjut di bidang mikrosurgery dan onkoplasti, termasuk dalam menangani kebutuhan rekonstruksi pada pasien kanker, seperti rekonstruksi payudara.

Keahlian tersebut mendukung penanganan pasien yang membutuhkan rekonstruksi atau upaya mempertahankan bentuk payudara setelah pengangkatan jaringan kanker. Pada pasien yang menjalani lumpektomi, teknik onkoplasti dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membantu mempertahankan kontur payudara setelah tumor diangkat. Sementara itu, bagi pasien yang menjalani mastektomi, rekonstruksi payudara dapat dipertimbangkan untuk membantu membentuk kembali tampilan payudara setelah seluruh jaringan payudara diangkat.

Pilihan metode rekonstruksi tidak selalu sama untuk setiap pasien. Dokter akan mempertimbangkan kondisi jaringan, jenis operasi kanker yang dijalani, serta kebutuhan dan harapan pasien sebelum menentukan metode yang sesuai. Konsultasi diperlukan untuk membahas pilihan rekonstruksi, termasuk aspek fungsi dan bentuk payudara setelah tindakan.

dr. Sara Ester Triatmoko, Sp.B.P.R.E., Subsp.M.O. (K) dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 17.00–19.30 WIB
  • Kamis: 17.00–19.30 WIB

Anda dapat mengunjungi Breast Advance Cancer Center (BRAVE) RS Mandaya Royal untuk melakukan 1-day screening yang membantu dokter menegakkan diagnosis terkait benjolan di payudara Anda.

Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa melakukan Chat Whatsapp, berkunjung ke halaman Book Appointment, atau men-download aplikasi Care Dokter di Google Play dan App Store.

Konsultasi dokter

Tinggalkan Balasan

Please rate*

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes