Rehabilitasi medik merupakan bagian penting dalam proses pemulihan pasien yang mengalami cedera, gangguan akibat penyakit, maupun setelah menjalani tindakan operasi. Melalui program rehabilitasi yang tepat, pasien tidak hanya mendapatkan penanganan untuk mengurangi nyeri, tetapi juga dibantu mengembalikan kekuatan otot, meningkatkan fleksibilitas sendi, serta memaksimalkan kemampuan tubuh agar dapat kembali beraktivitas sehari-hari. Saat ini, perkembangan teknologi turut mendukung layanan rehabilitasi dengan menghadirkan berbagai alat terapi modern yang membuat proses pemulihan menjadi lebih efektif dan nyaman.
Salah satu rumah sakit yang menghadirkan fasilitas rehabilitasi berteknologi modern adalah Mandaya Royal Hospital Puri melalui Laser & Shockwave Rehab Medik Center. Pusat rehabilitasi ini didukung berbagai perangkat terapi terkini, seperti Low Level Laser Therapy (LLLT), High Intensity Laser Therapy (HILT), Shockwave Therapy, Diathermy, hingga Cryotherapy. Setiap teknologi memiliki fungsi dan indikasi yang berbeda sehingga dokter akan menentukan terapi yang paling sesuai berdasarkan kondisi serta kebutuhan masing-masing pasien.
Contents
Teknologi di Fasilitas Laser & Shockwave Rehab Medik Mandaya Royal Hospital Puri

Berikut beberapa teknologi yang tersedia di Laser & Shockwave Rehab Medik Center Mandaya Royal Hospital Puri.
1. Low Level Laser Therapy (LLLT)

Low Level Laser Therapy (LLLT) merupakan terapi yang memanfaatkan sinar laser berdaya rendah untuk merangsang proses penyembuhan alami pada jaringan tubuh. Terapi ini banyak digunakan untuk membantu meredakan nyeri, mengurangi peradangan, sekaligus mempercepat regenerasi jaringan yang mengalami cedera. Karena tidak memerlukan sayatan maupun tindakan invasif, LLLT menjadi salah satu pilihan terapi yang nyaman bagi pasien.
2. High Intensity Laser Therapy (HILT)

High Intensity Laser Therapy (HILT) menggunakan sinar laser berkekuatan tinggi untuk menangani berbagai gangguan muskuloskeletal, termasuk masalah pada otot, sendi, tendon, maupun tulang. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa HILT dapat membantu mengurangi nyeri, memperbaiki fungsi gerak, meningkatkan rentang gerak sendi, serta mendukung kualitas hidup pasien yang mengalami keluhan muskuloskeletal.
Baca juga: Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi yang Praktek Setiap Hari
3. Shockwave Therapy

Shockwave Therapy merupakan terapi menggunakan gelombang kejut yang diarahkan ke jaringan tubuh yang mengalami cedera. Gelombang tersebut membantu merangsang proses penyembuhan tendon, ligamen, maupun otot, sekaligus mengurangi rasa nyeri. Prosedur dilakukan menggunakan alat genggam yang ditempelkan pada kulit sehingga tidak memerlukan tindakan operasi maupun sayatan.
4. Diathermy

Diathermy adalah terapi yang menghasilkan panas di dalam jaringan tubuh menggunakan energi gelombang elektromagnetik atau gelombang suara. Efek panas tersebut membantu meningkatkan aliran darah, meredakan kekakuan otot dan sendi, mengurangi pembengkakan, serta mempercepat proses penyembuhan jaringan yang mengalami cedera.
5. Cryotherapy

Cryotherapy memanfaatkan suhu yang sangat rendah sebagai terapi untuk membantu mengurangi nyeri, pembengkakan, dan peradangan. Dalam bidang rehabilitasi medik maupun kedokteran olahraga, terapi ini juga sering digunakan untuk membantu mempercepat pemulihan setelah olahraga intensitas tinggi maupun cedera akibat aktivitas fisik.
Baca juga: Rekomendasi Dokter Rehabilitasi Medis di Jakarta dan Tangerang
Dokter rehabilitasi medik di Mandaya Royal Hospital Puri
Selain didukung teknologi rehabilitasi modern, Mandaya Royal Hospital Puri juga memiliki tim dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi yang berpengalaman.
1. dr. Andre Sugiyono, Sp.KFR

dr. Andre Sugiyono, Sp.KFR merupakan dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi yang menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Katolik Atma Jaya dan pendidikan spesialis di Universitas Indonesia.
Beliau menangani berbagai layanan rehabilitasi, antara lain:
- Elektroterapi
- Fisioterapi
- Hidroterapi
- Rehabilitasi pascastroke
dr. Andre Sugiyono, Sp.KFR melayani konsultasi di RS Mandaya Royal Puri dengan jadwal berikut:
- Senin: 08.30–15.30 WIB
- Selasa: 08.30–15.30 WIB
- Rabu: 08.30–15.30 WIB
- Kamis: 08.30–15.30 WIB
- Jumat: 08.30–15.30 WIB
- Sabtu: 14.30–19.00 WIB.
2. dr. Eugene Nathania, Sp.KFR

dr. Eugene Nathania, Sp.KFR menempuh pendidikan dokter umum dan spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Universitas Indonesia.
Beliau memiliki kompetensi dalam berbagai layanan rehabilitasi, seperti rehabilitasi obstetri, manual therapy, dry needling, taping, hingga penanganan berbagai keluhan nyeri muskuloskeletal yang mengganggu fungsi gerak pasien.
Jadwal praktik dr. Eugene Nathania, Sp.KFR di RS Mandaya Royal Puri adalah:
- Senin: 08.00–14.00 WIB
- Selasa: 08.00–14.00 WIB
- Rabu: 08.00–14.00 WIB
- Kamis: 08.00–14.00 WIB
- Jumat: 08.00–14.00 WIB
- Sabtu: 08.00–14.00 WIB.
3. dr. Johanes Putra, Sp.KFR

dr. Johanes Putra, Sp.KFR menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan pendidikan spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Universitas Indonesia.
Beliau berfokus pada penanganan gangguan muskuloskeletal yang melibatkan otot, sendi, tulang, serta memiliki kompetensi dalam tindakan intervensi manajemen nyeri untuk membantu meningkatkan fungsi dan kualitas hidup pasien.
dr. Johanes Putra, Sp.KFR membuka praktik di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
- Senin: 14.30–20.00 WIB
- Selasa: 14.30–20.00 WIB
- Rabu: 14.30–20.00 WIB
- Kamis: 14.30–20.00 WIB
- Jumat: 14.30–20.00 WIB
- Sabtu: 08.00–14.00 WIB.
Baca juga: Rumah Sakit Rehabilitasi Medik di Jakarta Barat dan Tangerang, RS Mandaya Puri
Fasilitas fisioterapi lain di Pusat Rehabilitasi Mandaya Royal Hospital Puri

Selain berbagai teknologi rehabilitasi modern, pusat rehabilitasi Mandaya Royal Hospital Puri juga dilengkapi fasilitas pendukung yang menunjang proses pemulihan pasien, di antaranya:
- Layanan fisioterapi, terapi okupasi, dan terapi wicara yang komprehensif
- Kolam hidroterapi untuk latihan gerak, penguatan otot, dan penanganan nyeri
- Indoor exercise track untuk latihan berjalan serta meningkatkan daya tahan tubuh
- Ergocycle dan treadmill yang dilengkapi pemantauan parameter jantung
- Terapi Virtual Reality untuk rehabilitasi pasien stroke, latihan koordinasi, serta terapi nyeri
- Ruang terapi yang nyaman
- Waiting Lounge Rehabilitation Center.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Hamblin, M. R., & Demidova-Rice, T. N. Mechanisms of Low Level Light Therapy. (https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4126803/). Dipublikasikan tahun 2006. Diakses pada 11 Juli 2026.
- Zati, A., dkk. Effectiveness of High-Intensity Laser Therapy in the Treatment of Musculoskeletal Disorders: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. (https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9963402/). Dipublikasikan 24 Februari 2023. Diakses pada 11 Juli 2026.
- WebMD. What Is Shockwave Therapy? (https://www.webmd.com/pain-management/what-is-shockwave-therapy). Direvisi terakhir 17 November 2023. Diakses pada 11 Juli 2026.
- Cleveland Clinic. Diathermy. (https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/24926-diathermy). Direvisi terakhir 28 Juni 2023. Diakses pada 11 Juli 2026.

