fbpx

Perubahan pada Kulit Payudara Tanda Tanda Kanker Payudara, Kenali Lebih Lengkap

Perubahan pada kulit payudara juga menjadi gejala kanker payudara. Sel kanker biasanya menyerang sel-sel kulit payudara yang sehat dan menyebabkan peradangan, sehingga mengubah tekstur kulit secara asli.

Beberapa perubahan pada payudara yang terkait dengan kanker antara lain adanya daerah kulit yang mengalami penebalan, kulit payudara yang terlihat cekung dan berkerut, serta kulit yang terasa gatal.

Pusat Payudara Terpadu Mandaya memiliki fasilitas 1-day screening yang membantu dokter menegakkan diagnosa terkait perubahan kulit pada payudaramu. Informasi lebih lengkap kunjungi website Pusat Payudara Terpadu Mandaya

Little Doctor

 

Little Doctor merupakan kelompok edukasi bermain untuk anak berusia 6-9 tahun yang akan diajarkan dan diberikan edukasi sambil bermain untuk menjadi dokter dalam 1 hari. Kegiatan ini dikemas secara menarik & atraktif seperti berperan menjadi seorang tenaga medis yang memanfaatkan alat peraga medis sederhana.

 

 

Little Doctor Mandaya Hospital Karawang mau datang ke sekolah kamu nih. Sekaligus mau ajak adik adik bermain sambil belajar menjadi dokter sehari. Acaranya seru loh dikemas secara menarik & atraktif, terus ada merchandise juga buat adik adik. Ayo buruan daftarkan sekolah kamu yahhhh.

 

Yang paling penting jangan lupa diinfokan ke guru tercinta & kepala sekolah kamu yah buat daftar di link ini :
https://bit.ly/MHK-Little-Doctor
Info : 0811 1340 1941 (Ariel)
Tunggu kehadiran kami di sekolah kamu yah…

Mengenal Aritmia Jantung, Gangguan Sistem Kelistrikan Jantung yang Membuat Berdetak Terlalu Cepat dan Lambat

Jantung itu punya listrik lo, yang membantu jantung bisa berdetak, jika listrik d jantung terganggu, maka jantung bisa berdetak tidak stabil berdetak cepat atau lamba. Jika listrik jantung tidak di stabilkan maka bisa sebabkan jantung gagal berfungsi (gagal jantung) dan paling berbahaya menyebabkan kematian.

Untuk Aritmia Jantung yg berdetak terlalu cepat dokter Donny Yugo, Sp,JP (K) FIHA, Spesialis Jantung Konsultan Aritmia akan menggunakan metode ablasi jantung yaitu memadamkan generator listrik yg berlebih di jantung kita.

Bagaimana Proses Ablasi Jantung?

Pertama dokter akan memetakan sistem kelistrikan jantung kita menggunakan mapping system untuk mengetahui dimana letak lokasi gangguan listrik jantung kita, dan prosedur mapping ini hanya menggunakan bius lokal pada paha saja, dokter akan melakukan prosedur kateterisasi yaitu memasukan selang kateter/infus melalui paha kita, lalu mengarah ke organ jantung.

Layar 3D Mapping System

Menggunakan teknologi PentaRay NAV Mapping, dokter bisa melihat pemetaan anatomi jantung kita di layar dan menemukan titik lokasi tempat terjadi gangguan kelistrikan jantung, yang ditandai berwarna merah.

dokter Donny Yugo, Sp,JP (K) FIHA melakukan tindakan 3D ablasi jantung

Apabila sudah ditemukan lokasi dan titiknya, dokter akan melanjutkan proses ablasi jantung, yaitu pemadaman pada generator listrik berlebih tersebut sambil memperhatikan detak jantung kita secara real time (langsung)

Hasil EKG di layar cathlab

Dan apabila sumber listrik yang mengganggu tersebut sudah padam, maka akan langsung terlihat dari hasil rekam jantung/EKG di dalam ruangan kateterisasi menjadi normal kembali.

Pada prosedur ablasi jantung ini tidak ada alat medis yang ditinggalkan didalam tubuh kita ya, jadi semua selang, alat ablasi dll dikeluarkan dari tubuh kita, setelah melakukan prosedur ablasi, pasien akan dirawat inap kurang lebih 2 hari untuk melakukan pemulihan.

Pengalaman pasien aritmia lakukan ablasi jantung

Lalu, Bagaimana Untuk Aritmia tipe Berdetak Terlalu Pelan/Lambat?

Pacemaker Medtronic

Jenis aritmia jantung yang berdetak terlalu lambat ini namanya adalah bradikardia, hal ini disebabkan seiring bertambahnya usia, baterai dari generator listik jantung kita mengalami penurunan fungsi oleh sebab itu kita harus menambahkan baterai atau generator listrik pada jantung kita yang disebut alat pacu jantung atau pacemaker.

Lokasi pemasangan pacemaker

Proses pemasangan pacemaker atau alat pacu jantung hanya menggunakan bius lokal di ruang kateterisasi jantung, baterai jantung akan ditanamkan dibawah kulit pada bagian dada dibawah tulang selangka yang akan dihubungkan ke kabel alami dari jantung kita. Biasanya masa alat pacu jantung ini atau pacemaker ini berkisar antara 8-10 tahun dan harus dilakukan pengecekan berkala setiap 6 bulan sekali.

========

Untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung konsultan aritmia kami yakni dokter Donny Yugo, Sp,JP (K) FIHA, silakan hubungi Mandaya Health Navigator kami di nomor 0811-1902-2020 atau klik tombol dibawah ini untuk langsung terhubung dengan Whatsappa Anda!

Mandaya Hospital Telah Meraih Akreditasi Tingkat PARIPURNA KARS

Terima kasih atas support, doa restu, kerja keras seluruh Dokter, Karyawan dan Tim Akreditasi PARIPURNA dapat kembali dimiliki oleh Mandaya Hospital Karawang yang diberikan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).
Semoga dengan keberhasilan ini, dapat memberikan pelayanan dan pengalaman yang terbaik bagi pasien dan keluarga pasien.


Info & Promo: bit.ly/MHK-info
Google Map : bit.ly/PetaMandayaHospital

Informasi rawat jalan atau rawat inap hubungi Patient Experience Officer (PEO) Telp/ WA :
PEO 1 : https://wa.me/6281196303254
PEO 2 : https://wa.me/6281196303255

Customer Service : 0267 864 3000 | Emergency Call : 0267 864 3001
Mobile App Booking Konsultasi & Telekonsultasi: CaredokterDownload di : https://caredokter.com/download/

Konsultasi ke Dokter Spesialis Anak Dapat Gratis Voucher Timezone

Dr MAX mau bagi-bagiin voucher timezone nih buat adik-adik, konsultasi dengan dokter spesial anak dapat voucher timezone.

Ayo…
Ayah bunda ajak buah hatinya ke Mandaya hospital berkonsultasi bersama dokter spesialis anak terbaik kami.

Informasi rawat jalan atau rawat inap hubungi Patient Experience Officer (PEO) Telp/ WA :
PEO 1 : 0811 9630 3254
PEO 2 : 0811 9630 3255

Customer Service : 0267 864 3000
Emergency Call : 0267 864 3001

Mobile App Booking Konsultasi & Telekonsultasi: Caredokter
Download di : https://caredokter.com/download/

Era Covid – Waspada Penyakit Tidak Menular Seperti Diabetes

Saat ini kita sedang mengalami pandemi akibat infeksi Covid-19 yang dapat menular lewat udara, namun disaat kita sedang berusaha mencegah penyakit menular tersebut jangan lupa bahaya yang juga mengintai pada penyakit yang tidak menular seperti kencing manis atau diabetes melitus atau DM tipe 2.

Di tengah masa WFH (Work From Home) dan SFH (School From Home) yang membuat semua bersifat daring dan mengurangi aktivitas fisik, memperbanyak konsumsi makanan siap saji dan kaum “rebahan” menyebabkan faktor risiko untuk menjadi diabetes, selain itu saat ini pasien-pasien yang baru terdiagnosis diabetes tergolong masuk usia muda dan produktif. Continue reading “Era Covid – Waspada Penyakit Tidak Menular Seperti Diabetes”

Promo Spesial Merdeka

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Mandaya Hospital Karawang memberikan Promo Spesial Merdeka dengan memberikan diskon hingga 17 % untuk :

  1. Swab PCR Regular Rp. 760.000,-
  2. Swab PCR Sameday Rp. 1.120.500,-
  3. Swab Antigen Rp. 157.000,
  4. Paket MCU Kolesterol Rp. 178.000,-

Masa aktif : 16 Agustus 2021 – 31 Agustus 2021

Syarat & ketentuan :

  1. Tidak dapat digabungkan dengan promo lain
  2. Promo berlaku khusus jaminan Personal
  3. Harga di atas sudah termasuk diskon

Untuk pendaftaran bisa menghubungi Patient Experience Officer (PEO) Telp/WA:
– PEO 1 : 0811 9630 3254
– PEO 2 : 0811 9630 3255

 

Cegah Kanker Payudara dengan Deteksi Dini

Cegah Kanker Payudara dengan Deteksi dini

Penyakit kanker Payudara adalah momok menakutkan bagi banyak wanita. Di Indonesia angka kejadian kanker payudara berdasarkan estimate Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC), prevalensi kanker payudara pada perempuan adalah sebesar 40 per 100.000. Jenis kanker ini adalah satu pembunuh utama bagi perempuan di Indonesia.

Dr. Tjhin Sun Fu, Sp.B., M. Biomed Dokter Spesialis Bedah Mandaya Hospital Karawang mengungkapkan bahwa “Kanker payudara merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya pertumbuhan sel abnormal pada jaringan payudara. Dimana sel abnormal ini akan menyerang dan merusak sel yang normal kemudian berkembang semua area payudara.

Lebih lanjut dokter menjelaskan “penyebab kanker payudara penyebab belum pasti diketahui, kemungkinan perubahan materi genetic / DNA. Perubahan DNA sering kali berkaitan dengan lifestyle atau akibat usia atau faktor lainnya. Namun beberapa faktor risiko yang bisa memicu kanker payudara diantaranya adalah gender, usia, genetik, riwayat keluarga kanker payudara, riwayat radiasi pada dada, jaringan payudara yang padat, usia melahirkan anak pertama > 30 tahun, siklus menstruasi, tidak menyusui, aktivitas fisik, konsumsi alkohol.

Kanker payudara umumnya ditandai adanya : benjolan pada payudara, Keluar cairan dari puting, terutama berwarna merah, Puting tertarik ke dalam, Pada tahap lanjut, kulit payudara akan terlihat kasar, seperti kulit jeruk, Bentuk payudara menjadi asimetri.

Menurutnya deteksi dini menjadi salah satu langkah paling penting untuk menghindari kanker stadium lanjut. Tujtuannya adalah untuk menemukan kanker pada orang yang tidak ada gejala, kanker ukuran kecil dan belum menyebar, pemeriksaan payudara sendiri (sadari), USG payudara, Mammography, Breast MRI.

Namun jika Anda merasa ragu atau ada yang mencurigakan, segera konsultasikan kepada dokter, guna mencegah dan mengerti bagaimana mewaspadai timbulnya gejala kanker payudara.

Jadwal Praktek

  1. Tjhin Sun Fu Sp.B., M. Biomed

Senin s.d Sabtu

08.00-12.00 & 16.00 s.d 20.00

 

  1. Irene Maria Manasseh, Sp.B

Senin s.d Jumat

10.00-17.00

Sabtu

12.00-17.00

Ayo gabung & simak Bincang Sehat Online Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

GRATIS & jangan lupa registrasi di http://bit.ly/Registrasi_RSMandaya untuk berkesempatan mendapatkan Voucher Kesehatan Screening USG Mammae.

 

Cek juga paket USG Payudara/Mamae disini untuk deteksi dini

 

Kenali Total Knee Replacement (TKR)

Apa Itu Total Knee Replacement?

Total Knee Replacement adalah prosedur medis yang dilakukan dengan cara mengganti sendi lutut yang sudah rusak dengan sendi lutut buatan (prostetik).

Pergantian lutut total atau Total Knee Replacement (TKR) merupakan solusi efektif prosedur pembedahan yang dilakukan untuk mengganti sendi lutut. Hal ini dilakukan karena ada peradangan di sendi sehingga kaki terasa kaku serta sakit saat digerakkan.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi rasa nyeri di lutut, bisa jadi karena cidera, selain itu pertambahan usia juga beresiko memunculkan penyakit tersebut. Degenerasi lutut tersebut diperberat oleh kondisi lutut yang pernah mengalami trauma yang tidak ditangani sedini mungkin.

Kondisi medis pemicu operasi Penggantian Lutut Total:

  • Osteoartritis adalah ketika sendi lutut seseorang mengalami peradangan yang diakibatkan penambahan usia (degenerasi). Kondisi ini kebanyakan dialami oleh lansia. Namun pada beberapa kasus, terjadi juga di usia muda.
  • Arthritis rheumatoid terjadi ketika sendi lutut seseorang mengalami radang kronis akibat penyakit autoimun yang menyebabkan lutut menjadi sulit berfungsi.
  • Arthritis pasca trauma adalah Radang sendi jenis ini dapat terjadi akibat cedera serius pada sendi lutut.

Kapan Harus Melakukan Operasi Penggantian Lutut ?

  • Nyeri atau kaku pada lutut yang menggagggu aktivitas harian, misal : saat berjalan, naik tangga, duduk, melakukan jongkok.
  • Adanya radang sendi di lutut & tidak kunjung sembuh meski sudah mengonsumsi obat
  • Nyeri lutut intensitas sedang namun terus berlanjut padahal sedang tidak beraktivitas. Saat sedang tidur, rasa sakitnya terasa sangat hebat.
  • Pasien yang sudah sampai mengalami depresi karena tidak bisa melakukan aktivitas lain.

Untuk menangani gangguan tulang, tindakan yang cepat, tepat sasaran serta penanganan lebih baik konsultasikan kepada dokter Spesialis Ortopedi :

 

  1. Andri Wiguna Sp.OT

Senin, Rabu & Jumat 16.00 s.d 18.00 WIB

Selasa & Kamis 07.00 s.d 09.00 WIB

 

  1. Jursal Sp.OT

Sabtu 09.00 WIB s.d selesai

 

  1. Andri Sariful Alam Sp.OT

Selasa & Kamis 17.30 WIB s.d selesai

Baca Juga: Bincang Sehat Online Deteksi Dini Kanker Payudara

Untuk pendaftaran rawat jalan atau rawat inap & tanya jawab layanan RS Mandaya Karawang bisa menghubungi Patient Experience Officer Telp/WA:
1. Hendro: 0811 9630 3254
2. Lewi: 0811 9630 3255
atau Marketing : 0811 1340 2085

Emergency call 0267 864 3001

 

 

 

Screening jantung cegah penyakit jantung koroner?

Benarkah screening jantung bisa cegah penyakit jantung koroner ?

Penyakit tidak menular ini menjadi penyebab kematian terbesar di hampir seluruh bagian dunia. Risiko penyakit jantung koroner sampai saat ini masih menjadi salah satu penyakit paling mematikan. dr. A. Hafiedz A. Kartamiharja, MH.Kes., Sp.JP Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Mandaya Hospital Karawang mengungkapkan bahwa dari beberapa kasus, penyakit ini datang dengan tiba-tiba dengan gejala yang sangat minim. Risiko penyakit jantung koroner bahkan bisa menyerang siapa saja, kapan saja dan di mana saja tanpa memandang status, usia atau jenis kelamin. Untuk itu segera mengambil langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit jantung koroner.

Gejala penyakit jantung koroner

Gejala penyakit jantung koroner dikelompokan menjadi dua kategori pertama gejala yang khas diantaranya rasa tidak enak di dada tengah, nyeri menjalar ke lengan kiri / leher, dapat disertai kesulitan bernapas, berdebar-debar, keringat, mual atau muntah. Kemudian gejala yang tidak khas tidak ada nyeri / rasa tidak enak di dada yang khas, sesak nafas, berdebar, nyeri ulu hati, pingsan.

Penyakit kardiovaskular atau penyakit pada sistem pembuluh darah jantung tak terjadi begitu saja. Penyakit ini berproses cukup lama. Menurut dr. A. Hafiedz A. Kartamiharja, MH.Kes., Sp.JP Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Mandaya Hospital Karawang mengungkapkan penyakit kardiovaskuler adalah penyakit yang menyebabkan gangguan sistem pembuluh darah pada jantung. Penyakit ini disebabkan karena terjadinya aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah jantung oleh kolesterol jahat.

Faktor risiko penyakit jantung koroner

Faktor risiko penyakit jantung koroner yang tidak dapat dimodifikasi adalah usia : tua > muda, kemudian gender : laki-laki > perempuan selanjutnya adalah riwayat keluarga. Sementara faktor risiko penyakit jantung koroner dapat dimodigfikasi diantaranya adalah merokok, hipertensi, diabetes mellitus, diet : tinggi lemak jenuh dan kolesterol, peningkatan kadar kolesterol total dan ldl, kadar kolesterol hdl rendah, obesitas.

Cara pencegahan Penyakit jantung koroner

Cara pencegahan diantaranya ketahui kadar kolesterol anda, tahu sejarah kesehatan keluarga anda, terapkan pola makan sehat, olahraga, kurangi tingkat stres anda, berhenti merokok, memahami gejalanya, lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur.

Untuk memastikan ada tidaknya penyakit ini diperlukan pemeriksaan jantung untuk mendeteksi adanya faktor risiko yang berkaitan dengan penyakit jantung. Menurut dokter Hafiedz, “jangan sampai menunggu kondisi jantung melemah/buruk, secara dini makin cepat kita tahu ada penyempitan pada pada jantung, makin cepat kita tangani, maka risiko kematian mendadak akibat serangan jantung akan semakin berkurang.

Baca juga: Cek Tips makan makanan enak tapi tetap sehat

Mandaya Hospital hadir membantu Anda untuk pemeriksaan jantung mulai dari 799rb pemeriksaan diantaranya konsultasi dokter spesialis jantung & pembuluh darah, gula darah puasa, gula darah 2 jam pp, kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida, ekg, treadmill, makan, administrasi.

Baca juga: Cek paket pemeriksaan screening jantung