Operasi bypass jantung kini tidak lagi harus dilakukan dengan membelah tulang dada melalui sayatan besar. Berkat perkembangan teknologi medis, prosedur ini sudah dapat dilakukan dengan teknik Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS), yaitu melalui sayatan kecil sekitar 5 cm di sela tulang rusuk tanpa perlu memotong tulang dada. Pendekatan ini membuat tindakan menjadi lebih minim trauma, dengan proses pemulihan yang cenderung lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Di RS Mandaya Royal Puri, operasi bypass jantung dengan teknik MICS ini dapat dilakukan oleh dr. Wirya A. Graha, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), yang merupakan dokter spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskular dengan subspesialisasi bedah jantung dewasa.
Contents
Mengenal operasi bypass jantung teknik MICS

Operasi bypass jantung dengan metode MICS merupakan tindakan medis yang bertujuan membuat jalur baru (bypass) untuk mengatasi penyempitan atau penyumbatan pada arteri koroner.
Berbeda dengan prosedur konvensional yang memerlukan pembukaan tulang dada, teknik ini hanya membutuhkan sayatan kecil di sela tulang rusuk atau di bawah sisi kiri dada.
Selama prosedur berlangsung, dokter menggunakan instrumen khusus untuk menyambungkan pembuluh darah sebagai jalur bypass, sementara jantung tetap dalam kondisi berdetak. Untuk memastikan tindakan berjalan stabil, digunakan alat penopang khusus yang membantu menjaga posisi jantung, sehingga proses penjahitan dapat dilakukan dengan aman dan presisi tanpa mengganggu fungsi jantung.
Keunggulan operasi bypass jantung metode MICS
Berikut ini adalah sejumlah keunggulan operasi bypass jantung metode MICS:
- Tidak memerlukan pembukaan tulang dada (sternum)
- Menggunakan sayatan kecil sekitar 5 cm di area bawah ketiak
- Trauma pada jaringan dan pembuluh darah lebih minimal
- Risiko perdarahan lebih rendah
- Nyeri pascaoperasi cenderung lebih ringan
- Risiko dan tingkat keparahan komplikasi lebih rendah, terutama pada pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes dan usia lanjut
- Proses pemulihan lebih cepat dibandingkan metode konvensional
- Pasien umumnya dapat kembali beraktivitas ringan dalam waktu 3–4 minggu.
Siapa yang cocok menjalani bypass jantung metode MICS?
Prosedur bypass jantung dengan teknik minimal invasif dapat menjadi pilihan bagi pasien yang:
- Pasien dengan penyakit jantung koroner akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah jantung
- Membutuhkan tindakan bypass jantung namun ingin menghindari operasi dengan sayatan besar
- Menginginkan masa pemulihan yang lebih cepat setelah tindakan
- Telah menjalani evaluasi medis dan dinyatakan sesuai oleh dokter spesialis.
Profil dr. Wirya di RS Mandaya Royal Puri

dr. Wirya A. Graha Sp.BTKV, Subsp.JD(K) merupakan dokter spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskular dengan subspesialisasi bedah jantung dewasa yang berpengalaman dalam menangani berbagai prosedur bedah jantung dan pembuluh darah. Ia menempuh pendidikan Spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang menjadi dasar kompetensinya dalam praktik bedah jantung modern.

Dalam praktiknya, dr. Wirya memiliki fokus pada teknik Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS), yaitu metode operasi jantung dengan sayatan kecil tanpa perlu membuka tulang dada secara penuh. Pendekatan ini memberikan berbagai manfaat bagi pasien, seperti nyeri yang lebih ringan setelah operasi, risiko komplikasi yang lebih rendah, serta waktu pemulihan yang lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Selain itu, dr. Wirya juga menangani berbagai tindakan lain, termasuk bypass jantung, operasi katup jantung, serta bedah aorta. Ia merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan berkomitmen memberikan pelayanan bedah toraks dan kardiovaskular yang profesional, aman, serta berorientasi pada kebutuhan dan keselamatan pasien.
Beberapa pelatihan internasional yang pernah diikuti oleh dr. Wirya meliputi:
- 2017: 25th Annual Meeting of the Asian Society for Cardiovascular and Thoracic Surgery, Seoul, South Korea
- 2018: 28th The Annual Meeting of the Association of the Thoracic and Cardiovascular Surgeon of Asia
- 2019: 1st Joint Biennial South East Asian Regional Congress on Cardiovascular and Thoracic Surgery in collaboration with 20th MATCVS – Annual Scientific Meeting, Malacca
- 2021: 25th European Vascular Course and 5th, European Cardiovascular Course
dr. Wirya A. Graha, Sp.BTKV, Subsp. JD (K) bisa ditemui di Mandaya Royal Hospital Puri pada:
- Selasa: 16.30 – 19.00 WIB
- Kamis: 16.30 – 19.00 WIB
- Sabtu: 10.00 – 13.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

