Kanker tidak selalu menetap di organ tempat pertama kali tumbuh. Dalam kondisi tertentu, sel kanker dapat melepaskan diri dari tumor awal, kemudian menyebar melalui aliran darah atau sistem getah bening ke bagian tubuh lainnya. Proses penyebaran kanker ke organ atau jaringan lain ini dikenal sebagai metastasis.
Hampir semua jenis kanker memiliki potensi untuk mengalami metastasis. Namun, kemungkinan penyebarannya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis kanker, ukuran tumor, dan lokasi awal kanker berkembang. Oleh karena itu, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui apakah kanker masih berada di organ asal atau sudah menyebar ke bagian tubuh lain.
Contents
Bagaimana cara mengetahui kanker sudah menyebar (metastasis) ke organ lain?
Salah satu pemeriksaan yang dapat membantu mengetahui apakah kanker sudah menyebar ke organ lain adalah Positron Emission Tomography Scan atau PET Scan. Pemeriksaan ini menggunakan zat pelacak radioaktif (tracer) dalam jumlah kecil untuk melihat aktivitas jaringan dan organ tubuh. Bergantung pada jenis pemeriksaannya, zat pelacak tersebut dapat menunjukkan bagaimana sel menggunakan gula, bagaimana aliran darah berlangsung, atau bagaimana zat tertentu berikatan dengan sel.
PET Scan dapat membantu mendeteksi perubahan aktivitas sel yang berkaitan dengan berbagai penyakit, termasuk kanker. Bahkan, pemeriksaan ini terkadang dapat menemukan perubahan lebih awal dibandingkan pemeriksaan pencitraan lain, seperti CT Scan atau MRI.

Dalam praktiknya, PET Scan umumnya dikombinasikan dengan CT Scan dalam satu prosedur yang disebut PET/CT Scan. Kedua pemeriksaan ini memberikan informasi yang saling melengkapi. PET Scan memperlihatkan aktivitas metabolisme sel, sedangkan CT Scan menampilkan gambaran struktur tubuh, seperti bentuk, ukuran, dan lokasi organ maupun jaringan. Kombinasi keduanya membantu dokter memperoleh gambaran kondisi tubuh yang lebih menyeluruh untuk mengevaluasi kanker dan kemungkinan penyebarannya.
Salah satu jenis pemeriksaan PET/CT yang umum digunakan adalah FDG PET/CT Scan. Pemeriksaan ini menggunakan FDG (fluorodeoxyglucose), yaitu zat pelacak yang menyerupai gula. Sel kanker umumnya menggunakan gula lebih banyak dibandingkan sebagian besar sel normal sehingga aktivitasnya dapat terlihat pada hasil pemindaian. Informasi tersebut membantu dokter mengidentifikasi area yang dicurigai mengandung sel kanker sekaligus mengevaluasi stadium penyakit.
Catatan: Peningkatan penyerapan FDG tidak selalu berarti kanker karena beberapa kondisi nonkanker, seperti peradangan atau infeksi, juga dapat menunjukkan aktivitas tersebut. Oleh karena itu, hasil PET/CT Scan perlu diinterpretasikan oleh dokter bersama riwayat kesehatan dan hasil pemeriksaan lainnya.
Baca juga: Kapan Harus PET Scan Setelah Dinyatakan Sembuh dari Kanker?
Kegunaan PET/CT Scan untuk mendeteksi penyebaran kanker
PET/CT Scan dilakukan untuk melihat aktivitas sel dan jaringan di dalam tubuh. Pemeriksaan ini dapat mencakup berbagai organ, seperti otak, paru-paru, dan jantung. Dalam penanganan kanker, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan ini untuk beberapa tujuan berikut:
- Mendeteksi keberadaan kanker: Membantu menemukan area tubuh yang menunjukkan aktivitas sel abnormal dan dicurigai sebagai kanker.
- Mengetahui penyebaran kanker: Mengevaluasi apakah sel kanker sudah menyebar dari organ asal ke jaringan atau organ lain.
- Membantu menentukan stadium kanker: Memberikan informasi mengenai luas penyebaran kanker sebagai bahan pertimbangan dokter dalam menentukan penanganan.
- Merencanakan pengobatan: Membantu dokter menentukan pendekatan terapi yang sesuai dengan kondisi dan penyebaran kanker.
- Memantau respons pengobatan: Mengevaluasi perubahan aktivitas sel kanker setelah pasien menjalani terapi.
- Mendeteksi kekambuhan kanker: Membantu mencari kemungkinan kanker kembali muncul setelah pasien menyelesaikan pengobatan.
Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat merekomendasikan whole-body PET/CT Scan untuk mengevaluasi kemungkinan penyebaran atau kekambuhan kanker di berbagai bagian tubuh. Pemeriksaan ini mencakup area tubuh yang luas, umumnya dari kepala hingga kaki atau dari dasar tengkorak hingga paha, sehingga dokter dapat memperoleh gambaran kondisi kanker secara lebih menyeluruh.
Jenis kanker yang penyebarannya dapat dideteksi dengan PET/CT Scan
PET/CT Scan dapat membantu mendeteksi keberadaan dan penyebaran berbagai jenis kanker, antara lain:
- Kanker otak
- Kanker payudara
- Kanker kolorektal (usus besar dan rektum)
- Kanker kepala dan leher
- Kanker paru
- Limfoma (kanker sistem getah bening)
- Kanker prostat
- Kanker serviks
- Kanker esofagus
- Kanker kulit melanoma
- Kanker pankreas
- Kanker tiroid.
Layanan Digital PET/CT Scan di RS Mandaya Royal Puri
Mandaya Royal Hospital Puri telah menggunakan Digital PET/CT Scan, teknologi PET/CT generasi digital yang menawarkan kualitas pencitraan lebih baik dan proses pemeriksaan yang lebih efisien dibandingkan PET Scan konvensional. Beberapa keunggulannya meliputi:
- Resolusi gambar lebih tinggi: Membantu dokter melihat detail jaringan dan mendeteksi lesi kanker berukuran sangat kecil, termasuk yang berukuran di bawah 1 cm.
- Kontras gambar lebih baik: Menghasilkan gambaran yang lebih jelas sehingga lokasi dan karakteristik lesi serta penumpukan zat pelacak (tracer) lebih mudah diidentifikasi.
- Dosis radiasi lebih rendah: Mampu menghasilkan kualitas gambar yang baik dengan paparan radiasi lebih rendah dibandingkan teknologi PET Scan analog.
- Waktu pemindaian lebih singkat: Proses pemindaian Digital PET/CT Scan di Mandaya dapat berlangsung sekitar 10-15 menit, sehingga membantu mengurangi waktu pemeriksaan dan ketidaknyamanan pasien.
- Kenyamanan pasien lebih baik: Dilengkapi fitur 360 Panorama Experience yang menampilkan pemandangan di sekeliling pasien selama pemeriksaan.
- Informasi penyakit lebih mendetail: Membantu dokter mengevaluasi lokasi dan penyebaran kanker, menentukan stadium, melihat karakteristik tumor, serta memantau respons pasien terhadap pengobatan.
Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri


Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:
- Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
- Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
- Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
- Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Metastasis (Metastatic Cancer). (https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22213-metastasis-metastatic-cancer). Diakses pada 4 November 2026.
- Mayo Clinic. PET Scan. (https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/pet-scan/about/pac-20385078). Diakses pada 4 November 2026.

