Apa Itu Diatermi? Mengenal Terapi Panas untuk Nyeri Otot dan Sendi

Apa Itu Diatermi? Mengenal Terapi Panas untuk Nyeri Otot dan Sendi

Diatermi adalah salah satu metode terapi dalam rehabilitasi medik yang menggunakan energi dari arus listrik, gelombang radio, atau gelombang suara untuk menghasilkan panas pada jaringan tubuh di bawah permukaan kulit. Istilah diatermi sendiri berarti deep heating atau pemanasan mendalam, yaitu proses pemberian panas pada jaringan tubuh tanpa hanya berfokus pada permukaan kulit.

Terapi diatermi dapat membantu merilekskan otot dan sendi, mengurangi peradangan serta pembengkakan, dan meningkatkan sirkulasi darah. Karena manfaat tersebut, diatermi dapat menjadi salah satu pilihan terapi untuk membantu menangani keluhan otot dan sendi sesuai dengan kondisi serta kebutuhan medis pasien.

Konsultasi dokter

Jenis-jenis terapi diatermi

Terapi diatermi dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan sumber energi yang digunakan untuk menghasilkan panas pada jaringan tubuh. Setiap jenis memiliki cara kerja yang berbeda, yaitu:

  • Diatermi gelombang radio: Disebut juga diatermi frekuensi tinggi atau gelombang pendek. Terapi ini menggunakan arus elektromagnetik berfrekuensi tinggi yang disalurkan ke jaringan tubuh untuk menghasilkan panas.
  • Diatermi gelombang mikro: Terapi ini menggunakan gelombang mikro, yaitu salah satu bentuk radiasi elektromagnetik, untuk menghasilkan panas pada jaringan tubuh.
  • Diatermi ultrasonik: Disebut juga terapi ultrasonik, metode ini memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan panas ringan pada jaringan tubuh.

Kondisi yang bisa ditangani dengan terapi diatermi

Terapi diatermi dapat menjadi salah satu pilihan penanganan untuk membantu meredakan nyeri, mengurangi kekakuan otot, dan mendukung pemulihan setelah cedera tertentu. Berdasarkan kondisi pasien dan hasil pemeriksaan dokter, terapi ini dapat digunakan untuk membantu menangani beberapa kondisi berikut:

  • Artritis: Peradangan pada sendi yang dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan keterbatasan gerak.
  • Nyeri kronis: Nyeri yang berlangsung dalam waktu lama dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Kekakuan otot: Kondisi ketika otot terasa kaku sehingga pergerakan menjadi kurang nyaman.
  • Kejang otot: Kontraksi otot yang terjadi tanpa disengaja dan dapat menimbulkan rasa nyeri.
  • Fibromialgia: Kondisi kronis yang ditandai dengan nyeri pada berbagai bagian tubuh, sering kali disertai kelelahan.
  • Pemulihan cedera: Membantu proses rehabilitasi setelah mengalami cedera seperti keseleo atau ketegangan otot.
  • Edema: Penumpukan cairan di jaringan tubuh yang menyebabkan pembengkakan.

Pemilihan terapi diatermi perlu disesuaikan dengan jenis keluhan, kondisi kesehatan, dan kebutuhan masing-masing pasien. Konsultasikan dengan dokter atau tenaga rehabilitasi medik untuk mengetahui apakah terapi ini sesuai untuk kondisi yang dialami.

Siapa yang bisa menjalani terapi diatermi?

Terapi diatermi dapat dipertimbangkan bagi pasien yang mengalami keluhan otot dan sendi tertentu atau membutuhkan bantuan dalam proses pemulihan cedera. Dokter akan mengevaluasi kondisi pasien terlebih dahulu untuk menentukan apakah terapi ini sesuai dengan kebutuhan medisnya.

Beberapa kondisi yang dapat menjadi pertimbangan untuk menjalani terapi diatermi meliputi:

  • Mengalami nyeri kronis atau nyeri yang berlangsung dalam waktu lama.
  • Membutuhkan bantuan untuk meningkatkan sirkulasi darah pada area tubuh tertentu.
  • Mengalami otot yang kaku, tegang, atau sering mengalami kejang otot.
  • Memiliki kondisi yang menyebabkan peradangan.
  • Sedang menjalani pemulihan setelah mengalami keseleo atau ketegangan otot.

Siapa yang tidak disarankan menjalani terapi diatermi?

Terapi diatermi tidak cocok untuk semua orang. Pada kondisi tertentu, penggunaan energi untuk menghasilkan panas dapat meningkatkan risiko cedera atau luka bakar. Karena itu, dokter perlu menilai riwayat kesehatan pasien sebelum merekomendasikan terapi ini.

Terapi diatermi umumnya tidak disarankan atau memerlukan pertimbangan khusus pada pasien dengan kondisi berikut:

  • Memiliki benda logam di dalam tubuh, seperti jahitan atau pin logam, alat pacu jantung (pacemaker), maupun alat kontrasepsi dalam rahim (IUD).
  • Memiliki kanker.
  • Mengalami infeksi atau memiliki luka terbuka.
  • Mengalami patah tulang.
  • Memiliki penyakit berat tertentu, seperti penyakit jantung atau penyakit ginjal.
  • Sedang hamil.
  • Memiliki tambalan gigi.
  • Mengalami gangguan perdarahan kronis.

Daftar tersebut perlu dipahami sebagai panduan umum karena batasan penggunaan diatermi dapat berbeda bergantung pada jenis terapi dan kondisi pasien. Oleh sebab itu, sampaikan riwayat penyakit, kehamilan, serta keberadaan implan atau alat medis di dalam tubuh kepada dokter sebelum menjalani prosedur. Dokter akan menentukan apakah diatermi aman atau apakah metode rehabilitasi lain lebih sesuai.

Bagaimana prosedur terapi diatermi dilakukan?

Prosedur terapi diatermi dilakukan menggunakan mesin khusus yang menyalurkan arus listrik berfrekuensi tinggi ke bagian tubuh yang membutuhkan penanganan. Cara pelaksanaannya bergantung pada jenis diatermi yang digunakan, yaitu gelombang pendek, gelombang mikro, atau ultrasonik.

Berikut tahapan terapi berdasarkan jenisnya:

  • Diatermi gelombang pendek: Terapis menggunakan dua elektroda berbentuk lempeng yang ditempatkan pada sisi berlawanan dari bagian tubuh yang diterapi, misalnya di bagian depan dan belakang. Elektroda tersebut menyalurkan energi gelombang radio ke jaringan di bawah kulit untuk menghasilkan panas pada area yang ditargetkan.
  • Diatermi gelombang mikro: Terapis menggunakan aplikator fleksibel berukuran besar yang bentuknya menyerupai lampu. Aplikator diletakkan di dekat permukaan kulit pada area yang membutuhkan terapi, kemudian memancarkan gelombang mikro untuk memanaskan jaringan di bawah kulit.
  • Diatermi ultrasonik: Terapis mengoleskan gel pada kulit, kemudian menempelkan alat probe ultrasonik di atasnya. Alat ini mengirimkan gelombang suara berfrekuensi tinggi ke jaringan tubuh sehingga menghasilkan panas.

Jenis diatermi dan area yang diterapi akan disesuaikan dengan kondisi pasien serta tujuan penanganan. Selama prosedur, pasien perlu mengikuti arahan terapis dan segera memberi tahu tenaga medis jika merasakan panas berlebihan, nyeri, atau ketidaknyamanan.

Advanced Laser & Shockwave Rehab Center Mandaya Puri: Pusat Rehabilitasi Medik dengan Teknologi Modern

Untuk membantu menangani cedera olahraga, nyeri otot dan sendi, serta mendukung pemulihan setelah aktivitas fisik yang berat, Advanced Laser & Shockwave Rehab Center Mandaya Puri menghadirkan beragam teknologi rehabilitasi medik. Selain terapi diatermi, tersedia pula sejumlah modalitas terapi modern yang dapat membantu meredakan nyeri dan menunjang pemulihan fungsi tubuh sesuai kondisi serta kebutuhan medis pasien.

Berikut beberapa teknologi dan fasilitas yang tersedia beserta fungsinya:

  • Low Level Laser Therapy (LLLT): Terapi yang menggunakan laser berintensitas rendah untuk membantu meredakan nyeri, mengurangi peradangan, dan mendukung pemulihan jaringan.
  • High Intensity Laser Therapy (HILT): Terapi laser berintensitas tinggi yang dapat membantu mengurangi nyeri serta mendukung peningkatan fungsi dan rentang gerak pada gangguan otot, tulang, dan sendi.
  • Shockwave Therapy: Terapi gelombang kejut yang digunakan untuk membantu meredakan nyeri dan merangsang proses pemulihan jaringan, terutama pada kondisi yang melibatkan tendon dan ligamen.
  • Cryotherapy: Terapi yang memanfaatkan suhu dingin untuk membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan, termasuk pada kondisi tertentu setelah cedera atau aktivitas fisik yang berat.

Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:

  • Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
  • Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
  • Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
  • Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. Cleveland Clinic. Diathermy: Meaning, Types & Benefits. (https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/24926-diathermy). Diakses pada 21 Oktober 2026.
  2. WebMD. Diathermy: Types, Benefits, Risks, and More. (https://www.webmd.com/pain-management/what-is-diathermy). Diakses pada 21 Oktober 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes