Mengenal Shockwave Therapy: Terapi Gelombang Kejut untuk Meredakan Nyeri

Mengenal Shockwave Therapy: Terapi Gelombang Kejut untuk Meredakan Nyeri

Cedera pada tendon, siku, atau otot hamstring terkadang memerlukan penanganan khusus, salah satunya melalui shockwave therapy atau terapi gelombang kejut. Meski namanya terdengar menakutkan, terapi ini berbeda dari terapi kejut listrik yang digunakan dalam penanganan gangguan kejiwaan.

Shockwave therapy, yang juga dikenal sebagai extracorporeal shockwave therapy, merupakan prosedur yang menggunakan alat genggam berukuran kecil untuk menyalurkan gelombang kejut melalui kulit menuju area tendon atau otot yang mengalami gangguan. Alat ini memiliki bentuk menyerupai alat USG dan digunakan untuk membantu meredakan nyeri serta mendukung pemulihan jaringan sesuai kondisi pasien.

Konsultasi dokter

Mengenal apa itu shockwave therapy dan cara kerjanya

Shockwave therapy atau terapi gelombang kejut merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk membantu menangani cedera olahraga dan nyeri yang tidak kunjung membaik. Terapi ini bekerja dengan menyalurkan gelombang energi ke area yang mengalami gangguan untuk membantu merangsang proses regenerasi jaringan. Selain itu, gelombang kejut juga dapat membantu mengurangi nyeri dengan menstimulasi saraf di area yang ditangani. Meski namanya terdengar menyakitkan, prosedur ini umumnya hanya menimbulkan rasa tidak nyaman ringan pada sebagian besar pasien.

Terapi ini kerap digunakan untuk menangani berbagai masalah pada jaringan lunak, seperti golfer’s elbow, tennis elbow, cedera otot hamstring, dan plantar fasciitis, yaitu kondisi yang menyebabkan nyeri pada tumit.

Pengembangan terapi gelombang kejut dimulai di Jerman pada akhir 1960-an. Awalnya, terapi ini banyak digunakan untuk membantu memecah batu ginjal agar lebih mudah dikeluarkan dari tubuh. Pada 1990-an, para ilmuwan mulai meneliti penggunaan gelombang kejut untuk menangani cedera jaringan lunak. Terapi ini dapat bekerja dengan mengirimkan pulsa energi ke area yang mengalami gangguan.

Shockwave therapy dapat digunakan untuk membantu:

  • Meningkatkan sirkulasi darah di sekitar jaringan lunak yang mengalami cedera.
  • Memecah endapan yang mengeras atau mengalami kalsifikasi, seperti batu ginjal.
  • Merangsang sel-sel yang berperan dalam pembentukan jaringan tulang dan jaringan ikat baru.
  • Mengurangi nyeri dengan menstimulasi ujung saraf di area yang mengalami gangguan.

Baca juga: Nyeri Otot Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Ini 7 Penyebabnya

Kapan shockwave therapy diperlukan? Kenali tanda-tandanya

Nyeri yang berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membatasi pergerakan. Pada kondisi tertentu, shockwave therapy dapat menjadi salah satu pilihan penanganan, terutama jika keluhan berkaitan dengan masalah tendon atau jaringan lunak yang tidak membaik dengan penanganan awal.

Beberapa tanda dan keluhan yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Nyeri yang berkepanjangan: Nyeri yang berlangsung selama beberapa minggu atau bulan dan tidak kunjung membaik perlu diperiksakan untuk mengetahui penyebabnya.
  • Pergerakan menjadi terbatas: Rasa nyeri membuat seseorang kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari atau berolahraga, bahkan menghindari gerakan tertentu.
  • Pembengkakan atau peradangan: Pembengkakan yang menetap di sekitar sendi atau area yang terasa nyeri perlu dievaluasi oleh dokter untuk mengetahui penyebabnya.
  • Keluhan tidak membaik dengan penanganan sebelumnya: Nyeri yang tetap dirasakan meski sudah menjalani fisioterapi, mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, atau menggunakan alat bantu seperti ortotik dapat memerlukan evaluasi dan pilihan penanganan lebih lanjut.

Jika mengalami keluhan tersebut, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab nyeri dan menentukan penanganan yang sesuai. Shockwave therapy tidak selalu diperlukan untuk setiap kondisi, sehingga keputusan menjalani terapi ini perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kondisi pasien.

Baca juga: 7 Penyebab Nyeri Bahu dan Cara Menanganinya

Siapa yang tidak disarankan menjalani shockwave therapy?

Meskipun shockwave therapy umumnya dapat ditoleransi dengan baik, terapi ini tidak selalu cocok untuk semua orang. Dokter perlu mengevaluasi kondisi pasien terlebih dahulu untuk memastikan keamanan dan kesesuaian terapi. Pada kasus ketika jaringan lunak mengalami robekan parah yang tidak memungkinkan pemulihan atau cedera memerlukan tindakan operasi, shockwave therapy mungkin bukan pilihan penanganan yang tepat.

Terapi gelombang kejut juga umumnya tidak disarankan pada kondisi atau area tubuh tertentu, antara lain:

  • Area di dekat rahim selama kehamilan.
  • Area tumor ganas atau jaringan di sekitarnya.
  • Area di dekat otak atau tulang belakang.
  • Area di dekat paru-paru.
  • Pasien yang memiliki gangguan pembekuan darah atau gangguan perdarahan.

Jika Anda mempertimbangkan shockwave therapy, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan apakah prosedur ini sesuai dengan kondisi kesehatan dan jenis cedera yang dialami. Dokter akan menentukan pilihan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan serta mempertimbangkan manfaat dan risikonya.

Advanced Laser & Shockwave Rehab Center Mandaya Puri: Pusat Rehabilitasi Medik dengan Teknologi Modern

Bagi Anda yang mengalami cedera olahraga, nyeri otot dan sendi, atau membutuhkan pemulihan setelah aktivitas fisik intens, Advanced Laser & Shockwave Rehab Center Mandaya Puri menyediakan berbagai fasilitas rehabilitasi medik dengan teknologi modern. Layanan ini ditujukan untuk membantu mengurangi nyeri dan mendukung pemulihan fungsi tubuh sesuai dengan kondisi serta kebutuhan medis pasien.

Berikut beberapa teknologi dan fasilitas yang tersedia beserta fungsinya:

  • Low Level Laser Therapy (LLLT): Terapi menggunakan laser berintensitas rendah yang dapat membantu mengurangi nyeri, meredakan peradangan, dan mendukung proses pemulihan jaringan.
  • High Intensity Laser Therapy (HILT): Terapi laser berintensitas tinggi yang digunakan untuk membantu meredakan nyeri serta meningkatkan fungsi dan rentang gerak pada gangguan otot, tulang, dan sendi.
  • Shockwave Therapy: Terapi gelombang kejut yang membantu mengurangi nyeri dan merangsang proses pemulihan jaringan, terutama pada kondisi yang melibatkan tendon dan ligamen.
  • Diathermy: Terapi yang memanfaatkan energi untuk menghasilkan panas pada jaringan tubuh, sehingga dapat membantu merilekskan otot dan meningkatkan sirkulasi darah di area yang diterapi.
  • Cryotherapy: Terapi menggunakan suhu dingin untuk membantu meredakan nyeri dan mengurangi peradangan, termasuk setelah cedera atau aktivitas fisik yang berat.

Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:

  • Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
  • Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
  • Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
  • Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. WebMD. What Is Shockwave Therapy? (https://www.webmd.com/pain-management/what-is-shockwave-therapy). Diakses pada 21 Oktober 2026.
  2. Florida Foot and Ankle Associates. Shockwave Therapy Explained: Non-Invasive Pain Relief for Chronic Conditions. (https://flafootandankle.com/shockwave-therapy-explained-non-invasive-pain-relief-for-chronic-conditions/). Diakses pada 21 Oktober 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes