fbpx

Penjelasan Jenis Operasi Pengangkatan Batu Ginjal oleh Prof. Ponco dari RS Mandaya Royal Puri

Penjelasan Jenis Operasi Pengangkatan Batu Ginjal oleh Prof. Ponco dari RS Mandaya Royal Puri

Batu ginjal merupakan salah satu masalah urologi yang sering dialami pasien dan dapat menyebabkan nyeri hebat hingga komplikasi serius. Prof. dr. Ponco Birowo Sp.U.(K), Ph.D, ahli urologi di Mandaya Urology Center – RS Mandaya Royal Puri, menjelaskan berbagai metode operasi untuk menangani batu ginjal, mulai dari teknik konvensional hingga teknologi minimal invasif yang kini menjadi pilihan utama.

Konsultasi dokter

Jenis-jenis operasi pengangkatan batu ginjal

Berikut ini adalah beberapa jenis operasi pengangkatan batu ginjal yang dijelaskan oleh Prof. Ponco. 

1. Operasi terbuka (open surgery)

Pada masa lalu, operasi terbuka menjadi metode utama untuk mengangkat batu ginjal. Namun saat ini, teknik ini sudah menjadi pilihan terakhir.

Prof. Ponco menyampaikan bahwa operasi terbuka melibatkan insisi sepanjang ±15 cm dan pasien harus dirawat hingga 2 minggu. Karena luka besar dan pemulihan lama, sebagian besar rumah sakit modern telah meninggalkan teknik ini.

2. Operasi laparoskopi

Laparoskopi menggunakan sayatan kecil pada kulit (3–4 titik) untuk memasukkan kamera dan instrumen bedah. Teknik ini biasanya dilakukan pada kondisi tertentu, seperti kelainan bentuk ginjal (contohnya ginjal tapal kuda) atau ketika terdapat luka di ureter yang memerlukan penjahitan ulang.

Keunggulannya, luka sayatan lebih kecil, rasa nyeri lebih ringan, dan pemulihan lebih cepat dibanding operasi terbuka.

Konsultasi dokter

3. PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy)

PCNL adalah prosedur unggulan untuk menangani batu ginjal berukuran besar (lebih dari 2 cm).

Cara kerja PCNL:

  • Membuat sayatan kecil sekitar 1,5–2 cm di area pinggang.
  • Memasukkan jarum ke ginjal, diikuti pemasangan kawat pemandu.
  • Memperlebar jalur sayatan untuk memasukkan pipa selongsong (sheath).
  • Kamera (nephroscope) dimasukkan ke dalam ginjal.
  • Batu dihancurkan menggunakan alat pemecah, terutama laser Thulium Fiber (TF laser).
  • Fragmen kecil kemudian disedot atau diambil keluar melalui selongsong.

PCNL memiliki risiko perdarahan, walau jauh lebih kecil dibanding operasi terbuka, dan biasanya pasien hanya membutuhkan rawat inap 2–3 hari. 

Tidak semua rumah sakit mampu melakukan prosedur ini karena memerlukan dokter urologi terlatih dan peralatan khusus. Di RS Mandaya Royal Puri, PCNL dapat dilakukan dengan teknologi lengkap.

4. URS (ureterorenoscopy) rigid

URS dilakukan menggunakan alat teropong kecil yang dimasukkan melalui kandung kemih menuju ureter untuk mencari lokasi batu.

Langkah-langkahnya:

  • Kamera masuk melalui saluran kemih.
  • Batu ditemukan dan dihancurkan menggunakan laser.
  • Fragmen besar diambil menggunakan basket, sedangkan yang kecil akan keluar sendiri melalui urin.

Metode ini cocok untuk batu yang berada di ureter.

5. Flexible URS (flexible ureteroscopy)

Mirip dengan URS rigid, tetapi alatnya lebih fleksibel dan bisa membengkok sehingga dapat mencari batu di area ginjal yang sulit dijangkau. Setelah batu dihancurkan, sisa batu diambil menggunakan basket.

Biasanya setelah prosedur dipasang Double J Stent selama 1–4 minggu untuk menjaga aliran urin dan mencegah saluran kemih menutup akibat luka.

6. ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)

Teknologi yang dikenal sebagai pemecahan batu dari luar tubuh ini menggunakan gelombang kejut untuk menghancurkan batu ginjal menjadi serpihan kecil.

Pada ESWL:

  • Pasien hanya berbaring di atas mesin.
  • Batu diposisikan dengan panduan imaging (pencitraan).
  • Mesin mengirim gelombang kejut hingga batu bergetar dan hancur menjadi bubuk atau fragmen kecil.

Meskipun sangat nyaman dan non-invasif, ESWL memiliki keterbatasan. Tidak semua jenis batu dapat dihancurkan dengan metode ini, dan efektivitasnya tergantung ukuran serta kekerasan batu.

Konsultasi dokter

Penanganan batu ginjal tanpa operasi dengan robot laser di RS Mandaya Royal Puri

RS Mandaya Royal Puri menghadirkan inovasi mutakhir dalam dunia urologi melalui robot laser batu ginjal Zamenix, sebuah sistem robotik cerdas yang mengombinasikan akurasi tinggi dengan laser thulium berdaya besar. Teknologi ini memanfaatkan endoskop ultra-tipis berdiameter hanya 2,8 mm, memungkinkan alat masuk melalui saluran kemih hingga ke ginjal untuk menghancurkan batu tanpa prosedur pembedahan dan tanpa sayatan.

Dengan dukungan sistem navigasi robotik, dokter dapat mengendalikan kamera, laser, serta alat penjepit batu dengan gerakan yang stabil dan sangat presisi. Kontrol yang halus ini membantu memecahkan sekaligus mengeluarkan batu ginjal secara menyeluruh, tanpa melukai jaringan sehat di sekitarnya.

Tidak seperti metode konvensional seperti ESWL (gelombang kejut) yang sering menyisakan fragmen, teknologi robotik mampu menghancurkan batu hingga tuntas, termasuk batu berukuran besar maupun batu yang berada di lokasi yang sulit dijangkau. Fitur respiratory synchronization juga memberi keamanan tambahan dengan menyinkronkan pergerakan alat mengikuti napas pasien, sehingga prosedur menjadi lebih stabil dan akurat.

Keunggulan metode robotik untuk batu ginjal di RS Mandaya Royal Puri

Dengan presisi tinggi dan teknologi minimal invasif, robot laser batu ginjal di RS Mandaya Royal Puri menawarkan berbagai manfaat bagi pasien, di antaranya:

1. Tanpa sayatan dan tanpa bekas luka

Seluruh prosedur dilakukan melalui saluran kemih menggunakan endoskop ultra-tipis, sehingga tidak diperlukan operasi terbuka atau pembuatan sayatan pada kulit.

2. Presisi maksimal dan aman untuk jaringan sekitar

Gerakan “tangan” robot yang fleksibel memungkinkan alat menjangkau seluruh area ginjal dengan stabil. Hal ini menekan risiko cedera pada jaringan sehat.

3. Batu ginjal dapat dihancurkan hingga bersih

Laser thulium mampu menghancurkan batu dengan tingkat kekerasan hingga 6 skala Mohs, setara batu granit. Fragmen kecil dapat dibersihkan optimal sehingga tidak meninggalkan sisa.

4. Pemulihan lebih cepat

Karena prosedurnya sangat minimal invasif, pasien umumnya dapat kembali beraktivitas lebih cepat bila dibandingkan dengan operasi batu ginjal tradisional.

5. Tingkat keberhasilan lebih tinggi

Sistem robotik dengan navigasi cerdas mendeteksi ukuran, letak, dan arah batu dengan akurat, sehingga tindakan menjadi lebih efektif dan aman.

6. Risiko kekambuhan lebih rendah

Teknologi robotik memastikan batu benar-benar bersih tanpa residu, sehingga kemungkinan batu terbentuk kembali dapat diminimalkan.

Konsultasi dokter

Profil, keahlian, dan jadwal praktek Prof. Ponco di RS Mandaya Royal Puri

Salah satu sosok penting yang berperan besar dalam keberhasilan penerapan teknologi robotik untuk penanganan batu ginjal di RS Mandaya Royal Puri adalah Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), Ph.D. Beliau merupakan dokter urologi konsultan sekaligus ahli bedah robotik yang dikenal sebagai figur berpengaruh di dunia urologi Indonesia.

Prof. Ponco juga diakui sebagai salah satu pelopor dalam pengembangan bedah urologi robotik di tanah air. Pada tahun 2024, beliau mencatat sejarah sebagai salah satu dokter pertama di Indonesia yang berhasil melakukan prosedur telerobotik jarak jauh antara Bali dan Jakarta secara real-time, sebuah pencapaian yang menunjukkan kemajuan besar dalam dunia kedokteran modern.

Di RS Mandaya Royal Puri, Prof. Ponco memainkan peran strategis dalam pengembangan layanan batu ginjal berbasis robotik. Pendekatan ini dirancang untuk menghadirkan tindakan yang jauh lebih presisi, aman, dan minim risiko komplikasi bagi pasien.

Dengan penguasaan mendalam terhadap teknologi bedah robotik, Prof. Ponco turut menjadikan RS Mandaya Royal Puri sebagai salah satu pusat urologi modern berstandar internasional. Rumah sakit ini kini mampu menangani berbagai jenis batu ginjal, termasuk kasus kompleks yang sebelumnya sulit ditangani tanpa operasi besar.

Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U (K), Ph.D bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 18.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 18.00 WIB

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes