13 Miom Diangkat dalam Satu Tindakan, Rahim Tetap Utuh: dr. Kartika Hapsari dari RS Mandaya Puri Gunakan Robot Da Vinci Xi

13 Miom Diangkat dalam Satu Tindakan, Rahim Tetap Utuh: dr. Kartika Hapsari dari RS Mandaya Puri Gunakan Robot Da Vinci Xi

Miom rahim adalah pertumbuhan jaringan yang terdiri dari otot dan jaringan ikat yang terbentuk di dalam atau pada dinding rahim. Kondisi yang juga dikenal sebagai uterine fibroids atau leiomioma ini cukup umum terjadi dan umumnya bersifat jinak atau bukan kanker.

Ukuran dan lokasi miom dapat memengaruhi gejala yang dialami perempuan. Sebagian wanita mengalami nyeri panggul, perdarahan menstruasi yang banyak atau tidak teratur, sedangkan sebagian lainnya tidak merasakan gejala apa pun sehingga keberadaan miom baru diketahui saat menjalani pemeriksaan medis.

Penanganan miom juga perlu disesuaikan dengan jumlah, ukuran, lokasi miom, serta kondisi pasien. Pada kasus tertentu, operasi pengangkatan miom dapat dilakukan tanpa harus mengangkat rahim. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi wanita yang ingin mempertahankan rahimnya.

dr. Kartika Hapsari, Sp.OG, Subsp. Onk, Ph.D, FNVOG

Salah satu penanganan tersebut dilakukan oleh dr. Kartika Hapsari, Sp.OG, Subsp. Onk, Ph.D, FNVOG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis onkologi di RS Mandaya Royal Puri. Dengan memanfaatkan teknologi robotik Da Vinci Xi, dr. Kartika berhasil mengangkat 13 miom dalam satu tindakan tanpa pengangkatan rahim. Kasus ini menunjukkan bagaimana teknologi robotik dapat dimanfaatkan untuk mendukung tindakan bedah yang disesuaikan dengan kondisi pasien.

Konsultasi dokter

Saat 13 miom harus diangkat, keinginan pasien untuk mempertahankan rahim tetap diperjuangkan

Bagi seorang perempuan berusia sekitar 45 tahun, menghadapi belasan miom di dalam rahim tentu bukan perkara sederhana. Pasien yang ditangani dr. Kartika di RS Mandaya Royal Puri ini diketahui memiliki sekitar 12–13 miom dengan ukuran bervariasi, mulai dari 2 hingga 8 cm. Di tengah kondisi tersebut, pasien memiliki satu keinginan penting, yaitu menjalani pengangkatan miom tanpa harus kehilangan rahimnya.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, dr. Kartika melakukan miomektomi, yakni prosedur operasi untuk mengangkat miom dengan tetap mempertahankan rahim. Berbeda dengan histerektomi yang mengangkat rahim, miomektomi memungkinkan dokter mengangkat jaringan miom tanpa mengangkat organ tersebut. Namun, pilihan tindakan tetap harus mempertimbangkan jumlah dan lokasi miom serta kondisi pasien.

Tantangan operasi tidak berhenti setelah miom berhasil diangkat. Dokter juga melakukan rekonstruksi rahim untuk memperbaiki kembali jaringan rahim setelah pengangkatan miom. Langkah ini menjadi bagian penting dalam prosedur tersebut karena rahim perlu ditangani dengan cermat agar dapat dipertahankan sesuai kondisi medis pasien.

Menurut dr. Kartika, teknologi robotik Da Vinci Xi dapat membantu dokter menangani kasus miom yang kompleks, termasuk ketika jumlah miom cukup banyak dan ukurannya beragam. Teknologi ini mendukung pelaksanaan operasi robotik pada kasus terpilih, termasuk miomektomi bagi pasien yang ingin mempertahankan rahim. Meski demikian, kelayakan prosedur dan metode operasi tetap ditentukan berdasarkan evaluasi menyeluruh oleh dokter.

Mengenal tindakan miomektomi robotik, prosedur, dan manfaatnya

Miomektomi robotik adalah prosedur operasi untuk mengangkat miom dari rahim dengan bantuan teknologi robotik. Di RS Mandaya Royal Puri, teknologi robot yang digunakan adalah Da Vinci Xi. 

Pada miomektomi robotik, dokter menggunakan instrumen khusus yang dikendalikan melalui sistem robotik untuk membantu melakukan operasi melalui sayatan kecil di perut. Prosedur ini dilakukan dengan anestesi umum atau pembiusan total, sehingga pasien tertidur selama operasi. Penggunaan kamera kecil membantu dokter melihat area operasi dengan lebih jelas, sementara instrumen robotik mendukung gerakan yang presisi.

Secara umum, prosedur miomektomi robotik meliputi beberapa tahapan berikut:

  1. Pembiusan dan pembuatan sayatan kecil: Pasien diberikan anestesi umum, kemudian dokter membuat beberapa sayatan kecil di perut untuk memasukkan kamera dan instrumen operasi.
  2. Pemeriksaan area rahim: Kamera menampilkan kondisi rahim pada layar sehingga dokter dapat melihat lokasi miom yang akan diangkat.
  3. Pengangkatan miom: Dokter mengendalikan instrumen robotik untuk mengangkat miom secara hati-hati.
  4. Rekonstruksi rahim: Setelah miom diangkat, dokter memperbaiki jaringan rahim sesuai kebutuhan.
  5. Penutupan sayatan: Instrumen dikeluarkan, kemudian sayatan ditutup dan diberi balutan.

Dibandingkan operasi terbuka, metode robotik menggunakan sayatan yang lebih kecil dan pada pasien tertentu dapat membantu mengurangi lama rawat inap serta mempercepat pemulihan. Teknologi ini juga dapat membantu dokter menangani miom yang sulit dijangkau dengan metode tertentu. 

Dokter akan menentukan metode operasi yang sesuai berdasarkan jumlah, ukuran, dan lokasi miom serta kondisi kesehatan pasien.

Baca juga: Ciri-ciri Miom pada Wanita dan Penanganannya Tanpa Operasi di RS Mandaya Royal Puri

Waspadai gejala miom yang sering tak disadari

Miom rahim tidak selalu menimbulkan gejala. Banyak perempuan baru mengetahui keberadaan miom saat menjalani pemeriksaan kesehatan. Jika muncul keluhan, gejalanya dapat berbeda-beda, bergantung pada ukuran, jumlah, dan lokasi miom di dalam atau di sekitar rahim.

Beberapa gejala miom yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Menstruasi berlebihan: Darah menstruasi keluar lebih banyak dari biasanya atau berlangsung lebih lama.
  • Nyeri saat menstruasi: Kram atau rasa sakit selama haid terasa lebih mengganggu.
  • Nyeri atau tekanan di panggul: Perut bagian bawah terasa nyeri, penuh, atau tertekan.
  • Sering buang air kecil: Miom dapat menekan kandung kemih sehingga membuat seseorang lebih sering ingin buang air kecil atau kesulitan mengeluarkannya.
  • Perut tampak membesar: Pertumbuhan miom dapat membuat ukuran perut bertambah.
  • Sembelit: Tekanan miom pada organ di sekitarnya dapat mengganggu buang air besar.
  • Nyeri punggung bawah atau saat berhubungan seksual: Keluhan ini dapat muncul bergantung pada ukuran dan lokasi miom.

Dalam kasus yang jarang terjadi, miom dapat mengalami kekurangan suplai darah sehingga jaringan di dalamnya mulai mengalami kerusakan. Kondisi ini bisa menimbulkan nyeri hebat yang muncul secara tiba-tiba.

Berdasarkan lokasinya, miom juga dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu miom intramural yang tumbuh di lapisan otot dinding rahim, miom submukosa yang menonjol ke rongga rahim, dan miom subserosa yang tumbuh di permukaan luar rahim. Lokasi ini dapat memengaruhi gejala yang muncul dan pertimbangan dokter dalam menentukan penanganan.

Jika mengalami perdarahan menstruasi yang sangat banyak, nyeri panggul yang mengganggu, atau perubahan pola menstruasi yang tidak biasa, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn). Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang sesuai.

Baca juga: Apa Saja Pilihan Pengobatan Miom Rahim?

Kapan keluhan miom perlu diperiksakan ke dokter?

Gejala miom terkadang menyerupai gangguan menstruasi biasa sehingga kerap diabaikan. Padahal, keluhan yang berlangsung terus-menerus atau semakin mengganggu aktivitas sehari-hari sebaiknya tidak dianggap sepele. Pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang sesuai.

Segera jadwalkan konsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn) jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Nyeri panggul yang tidak kunjung hilang.
  • Menstruasi yang sangat banyak atau terasa nyeri hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Bercak darah atau perdarahan di luar jadwal menstruasi.
  • Kesulitan mengosongkan kandung kemih saat buang air kecil.
  • Tubuh terus-menerus terasa lelah dan lemas, yang dapat menjadi tanda anemia atau kekurangan sel darah merah.

Jangan menunda mencari pertolongan medis jika mengalami perdarahan vagina yang sangat banyak atau nyeri panggul tajam yang muncul secara tiba-tiba. Kondisi tersebut memerlukan pemeriksaan segera karena dapat menandakan masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan cepat.

Profil dan jadwal praktik dr. Kartika Hapsari di RS Mandaya Royal Puri

dr. Kartika Hapsari, Sp.OG, Subsp. Onk, Ph.D, FNVOG

dr. Kartika Hapsari, Sp.OG, Subsp. Onk, Ph.D, FNVOG merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn) subspesialis onkologi yang memiliki keahlian dalam menangani tumor dan kanker pada sistem reproduksi wanita. 

Beliau menempuh pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis Obstetri dan Ginekologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta. Beliau juga menjalani pendidikan dan fellowship subspesialis onkologi ginekologi di UMC Utrecht, Utrecht University, Belanda, serta Steve Biko Academic Hospital, University of Pretoria, Afrika Selatan.

Dalam praktiknya, dr. Kartika memiliki keahlian dalam menangani tumor pada organ reproduksi wanita, termasuk kanker ginekologi seperti kanker serviks dan kanker endometrium. Beliau juga menangani bedah tumor ginekologi menggunakan teknik minimal invasif dan operasi robotik. Selain itu, dr. Kartika menempuh pendidikan doktoral (Ph.D. candidate) di Radboud Institute of Molecular Life Sciences (RIMLS), Radboud University Medical Center, Nijmegen, Belanda.

dr. Kartika Hapsari, Sp.OG, Subsp. Onk, Ph.D, FNVOG bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Rabu: 14.00 – 17.00 WIB.
  • Jumat: 14.00 – 17.00 WIB.

Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:

  • Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
  • Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
  • Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
  • Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. Cleveland Clinic. Uterine Fibroids: Causes, Symptoms & Treatment. (https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9130-uterine-fibroids). Diakses pada 28 Oktober 2026.
  2. Johns Hopkins Medicine. Robotic-Assisted Myomectomy. (https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/roboticassisted-myomectomy). Diakses pada 28 Oktober 2026.
  3. Mayo Clinic. Uterine Fibroids: Symptoms and Causes. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-fibroids/symptoms-causes/syc-20354288). Diakses pada 28 Oktober 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes