Tumor prostat jinak dan ganas sama-sama menyebabkan pembesaran prostat. Gejala yang dirasakan pun mirip. Namun, pengobatan keduanya sangat lah berbeda. Penting bagi pria untuk mengetahui persamaan dan perbedaan tumor prostat jinak dan ganas. Sebab, kedua kondisi ini memengaruhi kelenjar prostat yang penting bagi pria.
Contents
Perbedaan tumor prostat jinak dan ganas
Tumor prostat jinak, yang biasa disebut pembesaran prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH), adalah kondisi yang menyebabkan prostat membesar. Istilah “jinak” menandakan bahwa kondisi ini tidak bersifat kanker, sedangkan “hiperplasia” menggambarkan pertumbuhan sel prostat yang tidak normal.
Sementara itu pada tumor prostat ganas atau kanker prostat, terdapat sel kanker yang tumbuh di jaringan prostat secara tidak terkendali. Kanker prostat adalah kanker yang pertumbuhannya relatif lambat. Itu artinya, jenis kanker ini mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun selama beberapa bulan atau tahun.
Meskipun tumor prostat jinak dan ganas adalah dua kondisi yang berbeda, keduanya memiliki beberapa persamaan pada gejalanya.
Baca juga: Terapi Rezum untuk Tumor Prostat Jinak Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)
Gejala tumor prostat
Tumor prostat jinak dan ganas memiliki beberapa gejala yang sama. Terkadang, sulit untuk membedakan kedua kondisi tersebut dari gejalanya.
Saat prostat membesar akibat adanya tumor prostat jinak dan ganas, prostat akan menekan uretra. Tekanan ini mencegah urine mengalir ke uretra dan keluar dari tubuh.
Sementara itu, gejala kanker prostat sering kali tidak muncul pada awalnya. Gejala-gejala dari kanker ini baru timbul ketika ukuran tumornya tumbuh besar dan menekan uretra.
Beberapa gejala tumor prostat jinak dan ganas meliputi:
- Kebutuhan mendesak untuk buang air kecil
- Merasa ingin buang air kecil berkali-kali pada siang dan malam hari
- Susah buang air kecil atau harus mengejan untuk mengeluarkan urine
- Aliran urine lemah atau menetes
- Aliran urine yang terhenti-henti
- Buang air kecil tidak tuntas atau merasa kandung kemih tidak pernah benar-benar kosong.
Untuk gejala yang menjadi ciri khas dari tumor prostat ganas (kanker prostat), di antaranya:
- Buang air kecil yang terasa sakit atau disertai sensasi terbakar
- Munculnya darah dalam urine
- Kesulitan ereksi
- Ejakulasi yang menyakitkan
- Cairan saat ejakulasi menjadi sedikit
- Darah dalam air mani.
Karena keduanya memiliki banyak kesamaan gejala, maka penting bagi pria untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika gejala-gejala di atas muncul. Dokter bisa melakukan diagnosis dan mencari tahu penyebab pasti dari gejala-gejala yang Anda alami. Dengan begitu, pengobatan tepatnya bisa segera diberikan.
Pengobatan tumor prostat jinak dan ganas
Pengobatan tumor prostat jinak dan ganas tentu berbeda serta bermacam-macam. Berikut informasi tentang pengobatan pembesaran prostat jinak dan kanker prostat yang bisa Anda simak.
Pengobatan tumor prostat jinak
Tumor prostat jinak atau pembesaran prostat jinak bisa diatasi dengan beberapa tindakan, salah satu yang dapat direkomendasikan oleh dokter adalah terapi Rezum.
Rezum merupakan metode terapi non-bedah untuk menangani pembesaran prostat jinak (BPH). Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan energi panas dari uap air untuk menargetkan dan menghancurkan jaringan prostat berlebih yang menekan uretra. Tindakan ini dilakukan oleh dokter spesialis urologi dengan pendekatan yang minim invasif.
Pada saat prosedur berlangsung, uap air steril disalurkan langsung ke area jaringan prostat yang mengalami pembesaran. Energi panas dari uap tersebut akan diserap oleh jaringan, sehingga sel-sel prostat yang membesar mengalami kerusakan terkontrol. Seiring waktu, jaringan yang rusak akan diserap secara alami oleh tubuh, menyebabkan ukuran prostat berangsur mengecil.
Dengan berkurangnya jaringan prostat yang menghambat aliran urine, saluran uretra kembali terbuka, sehingga keluhan akibat pembesaran prostat jinak, seperti sulit buang air kecil atau aliran urine melemah, dapat berkurang secara signifikan.

Berikut keunggulan terapi Rezum jika dibandingkan dengan pengobatan pembesaran prostat jinak konvensional:
- Pasien tidak perlu mengonsumsi obat-obatan pembesaran prostat jinak
- Perbaikan gejala pembesaran prostat jinak bisa dirasakan hanya dalam waktu beberapa minggu
- Menjaga fungsi seksual pria (tidak mengganggu fungsi ereksi dan ejakulasi pria)
- Merupakan prosedur rawat jalan dan pasien bisa pulang pada hari yang sama setelah prosedur
- Tidak memerlukan obat bius umum
- Masa pemulihan yang tergolong cepat
- Prosedur bisa diulangi jika gejala pembesaran prostat jinak kambuh.
Baca juga: Rezum Metode Uap Air Terbaru Atasi Pembesaran Prostat Jinak Sudah Ada di RS Mandaya Puri
Pengobatan tumor prostat ganas
Dokter bisa merekomendasikan beberapa prosedur untuk mengatasi tumor prostat ganas atau kanker prostat, antara lain:
- Operasi: Prostatektomi adalah operasi pengangkatan prostat oleh dokter. Prostatektomi radikal mengangkat prostat beserta vesikula seminalis (kelenjar yang menghasilkan cairan yang akan berubah menjadi air mani).
- Terapi radiasi: Terapi ini menggunakan sinar berenergi tinggi (mirip dengan sinar X) untuk membunuh kanker.
- Kemoterapi: Menggunakan obat-obatan khusus untuk mengecilkan atau membunuh kanker setelah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Obat tersebut bisa berupa pil yang diminum atau obat yang diberikan melalui pembuluh darah.
- Terapi hormon: Menghambat sel kanker agar tidak mendapatkan hormon yang dibutuhkan untuk tumbuh.
- Terapi tertarget: Menggunakan obat yang menyerang sel kanker sekaligus meminimalisir kerusakan pada sel sehat. Terapi ini direkomendasikan apabila kanker prostat telah menyebar ke bagian tubuh lain dan tidak lagi merespons terapi hormon.
- Terapi nuklir: Terapi nuklir Lutetium-177 adalah pilihan pengobatan untuk kanker prostat stadium akhir yang dinilai dapat membantu mengurangi penyebaran sel kanker. Pada terapi ini, pasien akan diberikan zat nuklir dengan dosis khusus untuk membantu menghancurkan sel-sel kanker di tubuh.
Dokter urologi ahli prostat di RS Mandaya Royal Puri
Berikut ini adalah tim dokter spesialis urologi di RS Mandaya Royal Puri yang ahli menangani masalah prostat, termasuk tumor ataupun kanker prostat:
1. dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS

dr. Maruto Harjanggi, BSc (Hons), Sp.U, FICS adalah dokter spesialis urologi yang menempuh pendidikan kedokteran dan pendidikan spesialis Urologi di Universitas Indonesia. Untuk memperkaya kompetensi akademik dan klinisnya, beliau juga menyelesaikan pendidikan Bachelor of Science (BSc) di Faculty of Medical Sciences, Newcastle University, Inggris.
Berbekal latar belakang pendidikan tersebut, dr. Maruto memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai kasus di bidang urologi. Tindakan yang kerap ditanganinya meliputi operasi batu ginjal, penatalaksanaan gangguan prostat, termasuk terapi Rezum , hingga prosedur vasektomi. Setiap penanganan dilakukan dengan pendekatan medis yang disesuaikan dengan kondisi klinis serta kebutuhan individual pasien.
dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 09.00 – 13.00 WIB
- Selasa: 09.00 – 13.00 WIB
- Rabu: 09.00 – 13.00 WIB
- Kamis: 09.00 – 13.00 WIB
- Jumat: 09.00 – 13.00 WIB
- Sabtu: 09.00 – 13.00 WIB.
Baca juga: Terapi Rezum dan TURP untuk Pembesaran Prostat Jinak, Mana yang Lebih Unggul?
2. dr. Hendy Mirza, Sp.U(K)

dr. Hendy Mirza, Sp.U (K) merupakan dokter spesialis urologi konsultan yang berpengalaman dalam menangani berbagai penyakit dan kelainan pada sistem saluran kemih. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, kemudian melanjutkan pendidikan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.
Selain itu, dr. Hendy juga mengikuti program fellowship Rekonstruksi Urologi Pediatrik berbasis laparoskopi dan telah memperoleh sertifikasi sebagai Konsultan Urologi Pediatrik. Di RS Mandaya Royal Puri, beliau menangani beragam tindakan urologi, seperti operasi saluran kemih, biopsi prostat, prosedur PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy) untuk batu ginjal, serta TURP (Transurethral Resection of the Prostate) sebagai terapi pembesaran prostat.
dr. Hendy Mirza, Sp.U (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 16.00 – 19.00 WIB
- Rabu: 16.00 – 19.00 WIB
- Jumat: 16.00 – 19.00 WIB.
3. Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD

Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD merupakan salah satu dokter spesialis urologi terkemuka di Indonesia dengan rekam jejak panjang dalam menangani berbagai kasus urologi. Keahlian beliau mencakup penanganan kanker prostat, batu saluran kemih, serta beragam gangguan prostat lainnya yang memerlukan pendekatan medis komprehensif.
Beliau menyelesaikan pendidikan kedokteran dan pendidikan spesialis Urologi di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan pengembangan keilmuan melalui pelatihan subspesialis dan meraih gelar PhD di bidang urologi di luar negeri, yang semakin memperkuat kompetensi akademik dan klinisnya.
Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 16.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 16.00 – 18.00 WIB.
Jika Anda mengidap kondisi tumor prostat jinak dan ingin menjalani terapi Rezum, Anda tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Sebab, Mandaya Royal Hospital Puri sudah menyediakan terapi Rezum dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, Pusat Urologi kami juga dilengkapi dengan teknologi medis canggih dengan dukungan tim dokter spesialis urologi yang siap membantu Anda mengatasi kondisi ini.
Untuk kondisi kanker prostat, Mandaya Royal Hospital Puri juga memiliki Pusat Kanker Terpadu dengan tim dokter spesialis yang bisa membantu Anda menemukan pengobatan terbaik untuk kanker yang Anda idap.
Manfaatkan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

