Teknologi Pemetaan Otak 3D Bantu Dr. Joy Angkat Tumor Otak Tanpa Sisa

Teknologi Pemetaan Otak 3D Bantu Dr. Joy Angkat Tumor Otak Tanpa Sisa (Sumber: Brainlab)

Operasi tumor otak merupakan prosedur medis yang membutuhkan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Sebab, otak memiliki banyak struktur vital seperti saraf dan pembuluh darah yang berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh. Oleh sebab itu, tindakan pembedahan pada area ini harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan dukungan teknologi yang memadai.

Untuk meningkatkan keamanan dan akurasi dalam operasi tumor otak, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan teknologi pemetaan otak 3D atau neuronavigasi dari Brainlab. Teknologi ini membantu dokter bedah saraf melihat posisi tumor secara lebih jelas melalui tampilan tiga dimensi pada layar selama operasi berlangsung. Dengan bantuan sistem ini, dokter dapat menentukan jalur operasi yang lebih aman sehingga proses pengangkatan tumor dapat dilakukan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.

Di RS Mandaya Royal Puri, teknologi tersebut digunakan oleh Dr. dr. Mardjono Joy Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas, F. N-Onk, PhD, FICS, IFAANS, atau yang lebih dikenal sebagai Dr. Joy. Ia merupakan dokter spesialis bedah saraf yang berpengalaman menangani berbagai kasus neurologi dengan tingkat kompleksitas tinggi. Dalam sejumlah kasus, termasuk tumor otak langka seperti trigone meningioma, teknologi pemetaan otak ini membantu dokter melakukan operasi dengan lebih akurat sehingga pengangkatan tumor dapat dilakukan secara lebih aman dan terarah.

Konsultasi dokter

Bagaimana teknologi pemetaan otak 3D bekerja Saat operasi tumor otak?

Teknologi neuronavigasi bekerja dengan menggabungkan hasil pencitraan medis dengan sistem navigasi digital yang digunakan selama operasi. Melalui sistem ini, dokter dapat melihat struktur otak secara detail sekaligus menentukan jalur operasi yang paling aman untuk mencapai tumor. Berikut tahapan penggunaan teknologi tersebut dalam operasi tumor otak.

Ilustrasi cara kerja Brainlab Neuronavigation 3D System (Sumber: intechopen)
Ilustrasi cara kerja Brainlab Neuronavigation 3D System (Sumber: intechopen)

1. Pemeriksaan MRI otak

Tahapan pertama dimulai dengan pemeriksaan MRI otak. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang sangat detail mengenai kondisi otak pasien, termasuk lokasi, ukuran tumor, serta hubungan tumor dengan jaringan otak di sekitarnya.

2. Integrasi data MRI ke sistem navigasi

Setelah pemeriksaan selesai, data MRI dimasukkan ke dalam sistem neuronavigasi Brainlab. Sistem ini kemudian mengolah data tersebut secara digital dan menampilkannya dalam bentuk peta otak tiga dimensi.

3. Perencanaan operasi

Dokter bedah saraf kemudian menggunakan sistem tersebut untuk merencanakan strategi operasi. Pada tahap ini, dokter menentukan pendekatan pembedahan yang paling aman untuk mencapai tumor.

4. Penyesuaian dengan posisi kepala pasien

Di ruang operasi, peta otak digital akan disesuaikan dengan posisi kepala pasien yang sebenarnya. Proses ini disebut registrasi, yaitu menyelaraskan peta digital dengan kondisi anatomi pasien secara real-time.

Konsultasi dokter

5. Penandaan lokasi tumor

Dokter kemudian menandai lokasi tumor pada layar sistem navigasi. Penandaan ini berfungsi sebagai panduan utama selama proses operasi berlangsung.

6. Visualisasi detail struktur otak

Layar sistem akan menampilkan gambaran otak secara detail, termasuk tumor dan pembuluh darah di sekitarnya. Struktur tersebut biasanya ditampilkan dengan warna yang berbeda agar lebih mudah dikenali selama operasi.

7. Penentuan jalur operasi yang aman

Dengan bantuan sistem navigasi ini, dokter dapat melihat jalur paling aman untuk mencapai tumor. Teknologi ini membantu meminimalkan risiko kerusakan pada jaringan otak penting sekaligus meningkatkan ketepatan dalam proses pengangkatan tumor.

Konsultasi dokter

Manfaat kehadiran teknologi GPS Otak dalam operasi tumor

Dalam dunia bedah saraf modern, tingkat akurasi sangat menentukan keberhasilan operasi. Dokter memerlukan panduan yang jelas untuk mengetahui posisi tumor sekaligus menjaga jaringan otak yang sehat. Untuk itu, RS Mandaya Royal Puri menggunakan teknologi neuronavigasi yang sering disebut sebagai GPS otak.

Teknologi ini mampu memetakan struktur otak dalam tampilan tiga dimensi dan menampilkannya secara real-time selama operasi berlangsung. Dengan demikian, dokter dapat melihat hubungan antara tumor dengan jaringan otak di sekitarnya secara lebih jelas.

Beberapa manfaat utama teknologi ini dalam operasi tumor otak antara lain:

  • Membantu menentukan lokasi tumor secara lebih presisi berdasarkan hasil MRI atau CT scan.
  • Membantu dokter merencanakan jalur operasi yang paling aman.
  • Menampilkan posisi alat bedah secara real-time pada peta digital otak.
  • Mengurangi risiko cedera pada area penting otak seperti pusat gerakan, kemampuan berbicara, dan penglihatan.
  • Membantu dokter melihat batas tumor dengan lebih jelas sehingga peluang pengangkatan tumor secara maksimal menjadi lebih besar.

Teknologi pemetaan otak 3D ini sangat bermanfaat terutama pada tumor yang berada di bagian otak yang dalam atau sulit dijangkau, seperti trigone meningioma. Dengan navigasi yang presisi, tindakan operasi dapat dilakukan dengan tingkat keamanan dan keberhasilan yang lebih baik.

Konsultasi dokter

Cerita pasien operasi tumor otak langka ditangani dengan teknologi pemetaan otak 3D oleh Dr. Joy

Salah satu contoh keberhasilan operasi tumor otak di RS Mandaya Royal Puri dialami oleh Bapak GBD, seorang kreator konten yang dikenal dengan nama Elder Storyteller di media sosial. Ia menjalani operasi pengangkatan tumor otak jenis meningioma berukuran sekitar 4 × 4 cm bersama Dr. Joy.

Awalnya, Bapak GBD mengalami kejang secara tiba-tiba saat sedang makan bersama keluarganya. Setelah menjalani pemeriksaan CT scan dan MRI, dokter menemukan adanya tumor di bagian kiri otak yang menekan saraf dan memengaruhi fungsi penglihatan.

Tumor tersebut juga diduga menjadi penyebab beberapa keluhan yang sebelumnya dialami, seperti gangguan penglihatan dan beberapa kali terjatuh secara tiba-tiba.

Melalui tindakan operasi yang didukung teknologi neuronavigasi atau GPS otak, tumor berhasil diangkat hingga sekitar 99% berdasarkan hasil CT scan dan MRI setelah operasi. Proses pemulihan Bapak GBD juga berlangsung cukup cepat. Setelah operasi, ia tidak perlu menjalani perawatan di ICU dan sudah mulai dapat duduk, berdiri, hingga berjalan dalam beberapa hari.

Kisah ini menunjukkan bagaimana kombinasi keahlian dokter bedah saraf dan dukungan teknologi medis modern dapat meningkatkan keberhasilan operasi tumor otak sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan pasien.

Konsultasi dokter

Profil dan jadwal praktek Dr. Joy di RS Mandaya Royal Puri

Dr. Joy merupakan dokter spesialis bedah saraf dengan subspesialisasi pada penyakit pembuluh darah otak. Ia meraih gelar doktor dari University of Helsinki, Finlandia, dengan fokus penelitian pada aneurisma otak serta pengembangan pendekatan klinis dalam penanganannya.

Selain aktif menangani pasien, Dr. Joy juga berperan dalam pengembangan ilmu kedokteran melalui kegiatan akademik. Ia merupakan penulis buku “Memahami Aneurisma Otak” yang telah diterbitkan dalam dua edisi. Buku tersebut membahas aneurisma otak secara komprehensif, mulai dari penyebab, mekanisme penyakit, hingga metode diagnosis dan pilihan terapi.

Dalam praktiknya, Dr. Joy memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai kasus neurologi, antara lain:

  • Aneurisma otak
  • Penyempitan pembuluh darah otak (stenosis)
  • Perdarahan otak
  • Tumor otak
  • Kanker otak.

Dengan pengalaman klinis yang luas, latar belakang akademik yang kuat, serta pelatihan internasional di berbagai pusat bedah saraf terkemuka dunia, Dr. Joy dikenal sebagai salah satu dokter bedah saraf berpengalaman di Indonesia.

Bagi pasien yang ingin berkonsultasi, berikut jadwal praktek Dr. Joy di RS Mandaya Royal Puri:

  • Senin: by appointment
  • Selasa: 14.00 – 17.00 WIB
  • Rabu: by appointment
  • Kamis: 08.00 – 12.00 WIB
  • Jumat: 14.00 – 17.00 WIB
  • Sabtu: 08.00 – 12.00 WIB.

Untuk mempermudah proses kunjungan ke RS Mandaya Royal Puri, pasien dapat menggunakan fitur Chat melalui WhatsApp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang tersedia di Google Play dan App Store. Melalui layanan ini, pasien dapat mengatur jadwal konsultasi, melihat nomor antrean, serta memperoleh berbagai informasi penting terkait layanan rumah sakit.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes