RS Mandaya Royal Puri berhasil mencatatkan sejarah dengan melaksanakan operasi transplantasi ginjal pertamanya pada 13 Januari 2026 secara sukses. Keberhasilan ini tidak hanya didukung oleh tim dokter multidisiplin yang berpengalaman, tetapi juga oleh berbagai fasilitas dan teknologi medis canggih yang menunjang setiap tahap prosedur transplantasi.
Transplantasi ginjal merupakan prosedur kompleks yang membutuhkan koordinasi antara berbagai spesialis serta dukungan fasilitas berteknologi tinggi. Mulai dari tahap pengambilan ginjal donor, penyambungan pembuluh darah pada pasien penerima, hingga pemantauan kondisi pasien selama operasi dan setelahnya, seluruh proses dilakukan dengan sistem yang terintegrasi.
Dalam prosedur ini, ginjal donor diambil menggunakan teknik laparoskopi dengan sayatan kecil melalui jalur retroperitoneal. Setelah ginjal diangkat, organ tersebut dipersiapkan sebelum disambungkan ke pembuluh darah pasien penerima. Ketika aliran darah dibuka, ginjal donor mulai menerima aliran darah dari tubuh pasien sehingga dapat kembali menjalankan fungsi penyaringan darah.

Salah satu tanda awal keberhasilan transplantasi adalah ketika ginjal mulai memproduksi urin yang keluar melalui ureter dan kemudian disambungkan ke kandung kemih pasien. Setelah operasi selesai, pasien juga menjalani pemantauan intensif di ruang ICU untuk memastikan fungsi ginjal baru berjalan dengan baik.
Keberhasilan prosedur ini menunjukkan bahwa RS Mandaya Royal Puri memiliki kesiapan fasilitas medis modern yang mendukung pelaksanaan transplantasi ginjal secara aman dan optimal.
Baca juga: Perbedaan Cuci Darah dan Transplantasi Ginjal
Contents
Fasilitas penunjang transplantasi ginjal di RS Mandaya Royal Puri
Untuk mendukung prosedur transplantasi ginjal, RS Mandaya Royal Puri dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis khusus yang dirancang untuk meningkatkan keamanan serta keberhasilan operasi.
-
Ruang Operasi Khusus Transplantasi Ginjal
RS Mandaya Royal Puri memiliki ruang operasi khusus transplantasi ginjal yang dirancang secara khusus untuk menangani prosedur pada donor dan pasien penerima (resipien).
Kedua ruang operasi ini dibuat bersebelahan agar proses pemindahan organ dari donor ke pasien dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Hal ini sangat penting untuk menjaga kualitas serta fungsi ginjal agar tetap optimal sebelum ditanamkan ke tubuh pasien.
Setiap ruang operasi dilengkapi dengan sistem sterilisasi modern, teknologi filtrasi udara bertekanan positif menggunakan HEPA filter, serta perangkat monitoring mutakhir yang membantu memastikan keamanan pasien selama prosedur berlangsung.
Dengan desain ruang operasi yang terpisah namun berdekatan, risiko infeksi silang dapat ditekan seminimal mungkin. Di sisi lain, tim medis juga dapat bekerja secara lebih efisien dan terkoordinasi selama proses transplantasi berlangsung.
-
Laparoscopic Kidney Ultrasound
RS Mandaya Royal Puri juga dilengkapi dengan teknologi Laparoscopic Kidney Ultrasound, yang membantu dokter dalam melakukan pembedahan ginjal dengan teknik minimal invasif.
Teknologi ini memungkinkan dokter melihat struktur ginjal secara real-time dengan detail tinggi selama operasi berlangsung. Dengan panduan ultrasound laparoskopik ini, dokter dapat melakukan tindakan pembedahan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.
Selain membantu meningkatkan akurasi tindakan bedah, teknologi ini juga dapat mengurangi risiko perdarahan serta mempercepat proses pemulihan pasien setelah operasi.
Keberadaan teknologi ini menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan transplantasi ginjal di RS Mandaya Royal Puri.
-
Hemosphere Advance Hemodynamic Monitor
Dalam prosedur transplantasi ginjal, kondisi tubuh pasien harus dipantau secara ketat selama operasi berlangsung. Untuk itu, RS Mandaya Royal Puri menggunakan Hemosphere Advance Hemodynamic Monitor, sebuah perangkat canggih yang mampu memantau kondisi hemodinamik pasien secara real-time.
Perangkat ini memberikan informasi yang akurat mengenai tekanan darah, aliran darah, serta fungsi jantung dan sistem sirkulasi pasien selama tindakan operasi.
Dengan sistem pemantauan yang terintegrasi, dokter anestesi dapat dengan cepat mendeteksi perubahan kondisi pasien dan mengambil keputusan medis yang tepat apabila terjadi perubahan selama prosedur berlangsung.
Teknologi ini berperan penting dalam menjaga stabilitas kondisi tubuh pasien selama operasi transplantasi ginjal maupun pada fase pemulihan setelah prosedur selesai.
Dengan dukungan berbagai fasilitas dan teknologi medis tersebut, RS Mandaya Royal Puri kini semakin siap menghadirkan layanan transplantasi ginjal yang aman, modern, dan berstandar tinggi bagi pasien yang membutuhkan.
Baca juga: Rumah Sakit Transplantasi Ginjal di Indonesia, RS Mandaya Royal Puri
Tim dokter transplantasi ginjal di RS Mandaya Royal Puri

Keberhasilan program transplantasi ginjal di RS Mandaya Royal Puri tidak terlepas dari peran tim dokter multidisiplin yang memiliki keahlian di bidang urologi, nefrologi, hingga perawatan pasca-transplantasi. Berikut beberapa dokter yang tergabung dalam tim transplantasi ginjal di RS Mandaya Royal Puri.
1. Dr. dr. Maruhum Bonar H. Marbun, Sp.PD-KGH, FINASIM

Dr. dr. Maruhum Bonar H. Marbun, Sp.PD-KGH, FINASIM merupakan dokter Spesialis Penyakit Dalam dengan subspesialisasi Ginjal dan Hipertensi (nefrologi) yang berpengalaman dalam menangani berbagai gangguan pada fungsi ginjal.
Beliau memiliki kompetensi dalam menangani beragam kondisi, mulai dari penyakit ginjal kronis, gagal ginjal akut, hingga komplikasi akibat penyakit seperti hipertensi dan diabetes. Dengan latar belakang pendidikan di bidang penyakit dalam serta subspesialis ginjal dan hipertensi, Dr. Maruhum berperan dalam memberikan penanganan menyeluruh bagi pasien dengan masalah kesehatan ginjal.
Dalam praktik klinisnya, Dr. Maruhum juga berpengalaman dalam pengelolaan terapi dialisis, termasuk hemodialisis, penilaian kelayakan pasien untuk menjalani transplantasi ginjal, serta pemantauan pasien setelah prosedur transplantasi, termasuk pengaturan terapi imunosupresif.
Dr. dr. Maruhum Bonar H. Marbun, Sp.PD-KGH, FINASIM dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 18.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 12.00 – 14.00 WIB.
2. Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD

Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD merupakan dokter spesialis urologi senior yang memiliki reputasi luas baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia memiliki pengalaman panjang dalam berbagai prosedur bedah urologi, termasuk operasi ginjal, operasi prostat, varikokel, PCNL, hingga transplantasi ginjal.
Selain itu, Prof. Chaidir juga memiliki keahlian dalam melakukan operasi ginjal dengan teknik laparoskopi, yaitu metode pembedahan minimal invasif yang menggunakan sayatan kecil sehingga dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasien.
Beliau juga pernah mengikuti pelatihan khusus di bidang laparoskopi di Belanda, yang semakin memperkuat kompetensinya dalam menerapkan teknik bedah modern.
Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 16.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 16.00 – 18.00 WIB.
3. Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), PhD

Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), PhD dikenal sebagai dokter spesialis urologi yang memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai kasus urologi kompleks, termasuk transplantasi ginjal.
Dengan pengalaman yang panjang di bidang bedah urologi, Prof. Ponco menjadi salah satu dokter rujukan dalam penanganan transplantasi ginjal di Indonesia. Keahliannya mencakup berbagai prosedur pembedahan yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi serta pemahaman mendalam mengenai anatomi ginjal dan sistem saluran kemih.
Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), PhD dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 16.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 16.00 – 18.00 WIB.
4. dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS

dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS merupakan dokter spesialis urologi yang juga berpengalaman dalam berbagai prosedur bedah urologi, termasuk transplantasi ginjal.
Ia menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Diponegoro dan kemudian melanjutkan pendidikan spesialis urologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Dalam praktiknya, dr. Sigit menangani berbagai tindakan urologi, seperti operasi saluran kemih, operasi prostat, operasi ginjal, varikokel, biopsi prostat, hingga pemeriksaan uroflowmetri.
Selain aktif memberikan pelayanan medis kepada pasien, dr. Sigit juga tergabung dalam Ikatan Ahli Urologi Indonesia serta memiliki sertifikasi internasional di bidang bedah robotik dan laparoskopi, yang semakin memperkaya keahliannya dalam teknik pembedahan modern.
dr. Sigit Sholichin, Sp.U, FICRS dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 13.30 – 16.00 WIB
- Rabu: 13.30 – 16.00 WIB
- Sabtu: 12.30 – 15.00 WIB.
5. dr. Vidhia Umami, Sp.PD-KGH

dr. Vidhia Umami, Sp.PD-KGH merupakan dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal dan Hipertensi yang juga tergabung dalam tim transplantasi ginjal di RS Mandaya Royal Puri.
Beliau menyelesaikan pendidikan dokter umum serta spesialis penyakit dalam di Universitas Indonesia. Selain aktif dalam praktik klinis, dr. Vidhia juga terlibat dalam organisasi profesi seperti Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PDPDI).
Dalam tim transplantasi ginjal, dr. Vidhia berperan dalam memantau fungsi ginjal pasien, mengatur terapi imunosupresif, serta menangani potensi komplikasi setelah transplantasi, seperti infeksi maupun gangguan fungsi ginjal.
dr. Vidhia Umami, Sp.PD-KGH dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 08.00 – 12.00 WIB
- Rabu: 08.00 – 12.00 WIB
- Kamis: 08.00 – 10.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 14.00 WIB.
Kolaborasi dari berbagai dokter spesialis ini menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan pelaksanaan transplantasi ginjal pertama di RS Mandaya Royal Puri. Dengan dukungan tim medis yang berpengalaman serta fasilitas medis yang lengkap, rumah sakit ini kini semakin siap memberikan layanan transplantasi ginjal bagi pasien yang membutuhkan.

