RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan program “Sepiring Harapan”, sebuah inisiatif yang menghadirkan menu makanan pasien hasil kolaborasi dengan Chef Faisal Esach Rifky, finalis MasterChef Indonesia Season 2 sekaligus penyintas kanker kelenjar getah bening (Limfoma Hodgkin) Stadium 4.
Makanan pasien umumnya identik dengan rasa hambar dan membosankan. Melalui program ini, Mandaya menghadirkan terobosan baru dengan menyajikan menu yang lezat, kreatif, dan tetap sesuai kebutuhan nutrisi klinis, sehingga pasien bisa menikmati pengalaman makan yang lebih menyenangkan selama menjalani perawatan.
Salah satu menu unggulan yang diperkenalkan adalah Nasi Ayam Pop Crispy Kale, hidangan sehat dan lezat yang dirancang khusus agar pasien dapat menikmati makanan bergizi namun tetap menggugah selera. Selain Ayam Pop Crispy Kale, Chef Esach juga menghadirkan dua menu lainnya yang tidak kalah istimewa, yaitu Sate Rempah Saikoro Salsa With Cajun Butter Rice dan Nasi Goreng Siram Kepiting.

Semua menu ini dikembangkan melalui proses kolaborasi antara Chef Esach bersama dokter gizi klinik dan ahli gizi RS Mandaya Royal Puri, sehingga cita rasa tetap terjaga tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi khusus pasien.
Peluncuran program ini berlangsung pada Sabtu (13/12), di mana para pengunjung berkesempatan mencicipi langsung tiga menu kolaborasi tersebut. Acara semakin meriah dengan hadirnya chef-chef ternama Tanah Air seperti Maria Irene Susanto alias Chef Marinka, Chef Bara, Sisca Soewitomo, dan Chef Vindex Tengker, alumni juri MasterChef Indonesia.
Program Sepiring Harapan membawa pendekatan baru dalam pelayanan rawat inap, yaitu menghadirkan makanan yang tidak hanya memenuhi rekomendasi medis, tetapi juga memberikan kenyamanan emosional bagi pasien selama menjalani pengobatan.
“Banyak pasien kehilangan selera makan selama menjalani terapi, dan itu masalah yang tidak bisa dianggap sepele. Melalui Sepiring Harapan, kami ingin menunjukkan bahwa pemulihan tidak hanya terjadi di ruang perawatan, tetapi juga di piring. Karena itu, setiap hidangan di program ini tidak hanya memenuhi standar nutrisi klinis, tetapi juga dirancang agar tetap lezat dan menyenangkan untuk dinikmati. Kami ingin pasien kembali merasakan kenikmatan makan dengan menu yang menggugah selera,” kata Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.
Kembali sebagai Penyintas, Chef Esach Hadirkan Kisah dan Inspirasi

Dalam acara tersebut, Chef Esach turut membagikan perjalanannya berjuang sembuh dari kanker. Setelah divonis Limfoma Hodgkin Stadium 4 dan sempat menjalani pengobatan di Malaysia, ia akhirnya memilih berobat di RS Mandaya Royal Puri setelah mengetahui bahwa rumah sakit Mandaya memiliki pengobatan yang setara dengan rumah sakit di luar negeri, fasilitas lebih modern, dan biaya yang lebih terjangkau.
Chef Esach menjalani 12 kali kemoterapi di Mandaya. Pada pemeriksaan setelah kemoterapi ketiga, hasilnya menunjukkan kemajuan luar biasa, lebih dari setengah sel kankernya menghilang. Hingga akhirnya, setelah kemoterapi ke-12, dokter menyatakan tubuhnya bersih dari kanker.
Untuk memastikan hasil tersebut, Mandaya menggunakan Digital PET Scan, teknologi pemindaian kanker mutakhir yang mampu mendeteksi sisa sel kanker paling kecil sekalipun. Hasilnya menegaskan bahwa tidak ada lagi tanda-tanda kanker di tubuh Chef Esach.
RS Mandaya Royal Puri memiliki Radioterapi Elekta Versa HD, Brakiterapi untuk kanker kewanitaan, terapi Apheresis bagi pasien kanker darah, serta Digital PET CT Scan yang juga digunakan dalam proses evaluasi kondisi Chef Esach.
Tidak hanya itu, Mandaya Royal Hospital Puri juga memiliki layanan kanker yang lengkap dari tahap diagnosis hingga terapi lanjutan, termasuk untuk kasus stadium lanjut dan stadium akhir (stad 4), seperti Lutetium-177 PSMA untuk kanker prostat, Iodine-131 untuk kanker tiroid, HIPEC untuk kanker usus besar serta kanker ovarium stadium akhir yang telah menyebar ke rongga perut, Samarium-153 untuk kanker tulang, imunoterapi untuk kanker payudara, TACE (Transarterial Chemoembolization) untuk kanker hati, hingga HSCT (Hematopoietic Stem Cell Transplant) untuk kanker darah tipe multiple myeloma dan limfoma.
Kini, Chef Esach kembali ke RS Mandaya Royal Puri bukan sebagai pasien, tetapi sebagai rekan kolaborasi yang membawa inspirasi dan harapan baru bagi pasien rawat inap melalui kreasi menu sehat dalam program Sepiring Harapan.

