Lesi sariawan dan kanker mulut mungkin tampak serupa, namun terdapat beberapa cara untuk membedakan kedua kondisi medis ini. Selain dari pengertiannya, perbedaan sariawan dan kanker mulut juga terletak pada tampilannya, lokasi munculnya, rasa nyerinya, hingga durasinya.
Contents
Perbedaan sariawan dan kanker mulut
Sariawan adalah luka atau peradangan yang muncul di dalam mulut, yang menyebabkan rasa sakit dan biasanya sembuh dalam waktu beberapa minggu. Sementara kanker mulut adalah adalah pertumbuhan sel kanker yang dimulai di mulut.
Berikut perbedaan sariawan dan kanker mulut lainnya:
1. Tampilan
- Sariawan: Lesi sariawan cenderung datar, sedangkan lesi kanker mulut menonjol atau memiliki benjolan. Untuk sariawan, bagian tepi dari lesinya berwarna merah dan teriritasi.
- Kanker mulut: Pada kanker mulut, terdapat bercak merah atau putih pada mulut, atau bintik-bintik kasar pada jaringan halus.
2. Lokasi
- Sariawan: Untuk sariawan biasanya paling sering muncul di bagian dalam pipi atau bibir.
- Kanker mulut: Terdapat beberapa jenis kanker mulut, dan lebih dari 90% kanker mulut adalah kanker sel skuamosa. Jenis kanker ini biasanya menyerang sel-sel yang biasanya melapisi mulut dan tenggorokan.
3. Rasa nyeri
- Sariawan: Sariawan biasanya menyebabkan rasa nyeri dan iritasi yang bisa disembuhkan. Sebelum sariawan terlihat, Anda mungkin merasakan sensasi kesemutan atau terbakar selama beberapa jam. Area tersebut bisa berubah menjadi merah, sedikit membengkak, lalu mulai terasa sakit.
- Kanker mulut: Rasa nyeri tidak selalu muncul pada kasus kanker mulut. Tetapi, sebuah studi yang melibatkan lebih dari 1.000 orang menemukan bahwa 2 per 3 penderita kanker mulut mengalami nyeri. Hal ini lebih mungkin terjadi pada kanker mulut stadium lanjut atau saat lidah terdampak.
4. Durasi
- Sariawan: Sariawan biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
- Kanker mulut: Lesi kanker mulut tidak hilang dan semakin memburuk seiring waktu.
5. Penyebab
- Sariawan: Sariawan bisa disebabkan oleh reaksi alergi, reaksi autoimun, cedera atau trama pada lapisan mulut, faktor genetik, hingga kekurangan nutrisi tertentu (vitamin B12, asam folat, zat besi).
- Kanker mulut: Penyebabnya meliputi penggunaan tembakau (dalam bentuk apa pun), konsumsi alkohol berlebihan, infeksi human papillomavirus (HPV, khususnya HPBV 16). Kondisi genetik tertentu juga dapat menjadi faktor penyebab.
Lihat juga: Pasien Kanker Lidah Stadium 4 Melakukan Imunoterapi di Pusat Kanker Mandaya Royal Hospital Puri
6. Pengobatan
Sariawan
Pengobatan sariawan mencakup obat-obatan di apotek atau yang diresepkan dokter, seperti:
- Anestesi topikal (oles), misalnya benzocaine
- Obat kumur yang mengandung hidrogen peroksida, chlorhexidine, atau dexamethasone
- Salep kortikosteroid, seperti fluocinonide, beclomethasone, atau hydrocortisone hemosuccinate
Jika sariawan terjadi akibat kekurangan nutrisi, dokter bisa merekomendasikan vitamin atau suplemen tertentu.
Kanker mulut
- Operasi
- Terapi radiasi (radioterapi)
- Kemoterapi
- Perawatan paliatif
Persamaan gejala sariawan dan kanker mulut
Meskipun ada banyak perbedaan sariawan dan kanker mulut, terdapat beberapa persamaan gejala dari kedua kondisi medis ini, di antaranya:
- Kesulitan menelan atau mengunyah
- Berbicara atau menggerakkan rahang dan lidah
- Mati rasa pada lidah, bibir, atau area di dalam mulut
- Penebalan jaringan di bibir, pipi, atau mulut
- Bercak putih atau merah di dalam mulut
- Pembengkakan, benjolan, atau nyeri di rahang, leher, atau tenggorokan
- Luka atau benjolan di bibir atau mulut yang tidak kunjung hilang
- Perubahan pada gigi, seperti mengendur
- Merasa seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan
- Nyeri telinga
- Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
- Suara serak dan perubahan suara
Memang tidak mudah untuk membedakan antara sariawan dan kanker mulut. Oleh sebab itu, apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas, segeralah datang ke dokter agar bisa dicari tahu penyebab pastinya. Jika memang kanker, maka dokter bisa memberikan pengobatan sedini mungkin sehingga hasil penyembuhannya bisa baik.
Untuk sariawan, kunjungi Ear-Nose-Throat Clinic kami untuk berkonsultasi dan berobat dengan dokter-dokter ahlinya.
Sedang mencari rumah sakit dengan pusat kanker yang modern? Mandaya Royal Hospital Puri juga punya solusinya. Rumah sakit kami dilengkapi dengan Pusat Kanker Terpadu dengan tim dokter spesialis yang berpengalaman di bidangnya.
Anda bisa berkonsultasi dengan tim dokter onkologi yang ahli, seperti dr. Abdul Rachman, Sp.B (K) Onk, Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad (K), hingga Prof. DR. Aru W. Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FINASM, FACP.
Gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.