fbpx

9 Penyebab Susah Buang Air Kecil di Malam Hari pada Laki-laki

9 Penyebab Susah Buang Air Kecil di Malam Hari pada Laki-laki

Sering buang air kecil di malam hari pada laki-laki bukanlah keluhan yang sebaiknya dianggap sepele, terutama jika terjadi berulang dan mengganggu kualitas tidur. Kondisi yang dikenal sebagai nokturia ini dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu, mulai dari pembesaran prostat jinak (BPH), kandung kemih yang terlalu aktif, hingga penyakit sistemik seperti diabetes atau infeksi pada ginjal dan saluran kemih. Oleh karena itu, penting bagi pria untuk memahami berbagai penyebab sering buang air kecil di malam hari agar dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat sejak dini.

Konsultasi dokter

Penyebab susah buang air kecil di malam hari pada laki-laki

Berikut ini adalah sejumlah penyebab susah buang air kecil di malam hari pada laki-laki yang perlu diwaspadai:

1. Infeksi atau pembesaran prostat

Infeksi prostat maupun pembesaran prostat jinak (BPH) dapat menekan saluran kemih sehingga aliran urine menjadi tidak lancar. Akibatnya, kandung kemih tidak bisa kosong sepenuhnya dan memicu dorongan buang air kecil yang lebih sering, termasuk pada malam hari.

2. Prolaps kandung kemih

Prolaps kandung kemih adalah kondisi ketika kandung kemih turun dari posisi normalnya akibat melemahnya otot dasar panggul. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi penyimpanan urine dan menyebabkan rasa ingin buang air kecil terus-menerus, terutama saat berbaring di malam hari.

3. Kandung kemih terlalu aktif 

Overactive bladder terjadi ketika otot kandung kemih berkontraksi secara tidak terkendali, meskipun volume urine masih sedikit. Kondisi ini sering menyebabkan keinginan buang air kecil yang mendadak dan berulang, termasuk sering buang air kecil di malam hari pada laki-laki.

Baca juga: 5 Penyebab Buang Air Kecil Tidak Tuntas dan Cara Mengatasinya

4. Tumor pada kandung kemih, prostat, atau area panggul

Adanya tumor di kandung kemih, prostat, atau area panggul dapat mengiritasi atau menekan saluran kemih. Hal ini membuat kapasitas kandung kemih berkurang dan memicu frekuensi buang air kecil meningkat, terutama pada malam hari.

5. Diabetes

Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine. Akibatnya, produksi urine meningkat dan menyebabkan sering buang air kecil, termasuk pada malam hari.

Konsultasi dokter

6. Gangguan kecemasan 

Kecemasan berlebihan dapat memengaruhi sistem saraf yang mengatur fungsi kandung kemih. Pada sebagian laki-laki, kondisi ini menimbulkan sensasi ingin buang air kecil lebih sering, meskipun kandung kemih tidak penuh.

7. Infeksi ginjal

Infeksi ginjal dapat menyebabkan peradangan dan gangguan fungsi ginjal dalam menyaring cairan tubuh. Kondisi ini sering disertai peningkatan frekuensi buang air kecil, nyeri, serta rasa tidak nyaman yang bisa muncul di malam hari.

8. Edema atau pembengkakan pada tungkai bawah

Penumpukan cairan di kaki atau pergelangan kaki pada siang hari dapat berpindah kembali ke aliran darah saat berbaring di malam hari. Cairan ini kemudian diproses oleh ginjal menjadi urine, sehingga memicu sering buang air kecil di malam hari.

9. Obstructive sleep apnea

Obstructive sleep apnea menyebabkan gangguan pernapasan saat tidur yang memicu perubahan hormon pengatur produksi urine. Akibatnya, tubuh menghasilkan urine lebih banyak pada malam hari dan meningkatkan frekuensi buang air kecil pada laki-laki.

Konsultasi dokter

Baca juga: 8 Penyebab Susah Buang Air Kecil, Salah Satunya Prostat Bengkak

Penanganan pembesaran prostat dengan teknologi REZUM metode uap air di RS Mandaya Puri

Jika kondisi sering kencing di malam hari yang Anda alami disebabkan oleh pembesaran prostat atau BPH, Anda bisa datang ke RS Mandaya Royal Puri untuk mendapatkan penanganan dengan teknologi REZUM metode uap air terbaru. 

Terapi REZUM merupakan metode perawatan nonbedah minimal invasif untuk mengatasi pembesaran prostat jinak. Prosedur ini banyak direkomendasikan karena mampu memberikan hasil jangka panjang yang efektif dengan risiko minimal, serta membantu memperbaiki keluhan saluran kemih tanpa operasi besar.

Prosedur terapi REZUM adalah sebagai berikut:

  • Dokter memasukkan perangkat genggam dengan tabung tipis dan panjang melalui uretra.
  • Dari ujung tabung, jarum kecil dilepaskan untuk menyalurkan uap air ke jaringan prostat yang membesar.
  • Uap air bekerja menghancurkan sel-sel prostat berlebih sehingga ukuran prostat perlahan menyusut.
  • Penyusutan jaringan prostat membantu melancarkan aliran urine dan mengurangi gejala BPH.
  • Seluruh prosedur terapi REZUM umumnya berlangsung singkat, sekitar 30 menit.

Konsultasi dokter

Baca juga: Rezum Metode Uap Air Terbaru Atasi Pembesaran Prostat Hadir di RS Mandaya Puri

Keunggulan terapi REZUM untuk pembesaran prostat jinak

Ada banyak keunggulan terapi REZUM untuk menangani pembesaran prostat jinak, di antaranya:

  • Membantu mempertahankan fungsi seksual pria, termasuk ereksi dan ejakulasi.
  • Pasien tidak perlu mengonsumsi obat jangka panjang untuk pembesaran prostat jinak.
  • Perbaikan gejala dapat dirasakan dalam beberapa minggu setelah tindakan.
  • Prosedur dilakukan secara rawat jalan sehingga pasien dapat pulang di hari yang sama.
  • Tidak memerlukan anestesi umum atau bius total.
  • Masa pemulihan relatif cepat dibandingkan tindakan bedah prostat.
  • Prosedur REZUM dapat diulang kembali jika gejala pembesaran prostat muncul kembali.

Dokter spesialis urologi ahli REZUM RS Mandaya Puri

Tidak hanya dilengkapi dengan teknologi medis yang canggih, RS Mandaya Puri juga dilengkapi dengan dokter-dokter ahli di bidangnya. Dalam hal REZUM, RS Mandaya Puri didukung oleh dokter spesialis urologi yang tidak hanya ahli, namun juga berpengalaman dalam menjalani prosedurnya. 

1. dr. Hendy Mirza, Sp.U (K)

dr. Hendy Mirza, Sp.U (K) merupakan dokter spesialis urologi yang memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai penyakit dan gangguan pada sistem urologi. Ia menempuh pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis Urologi di Universitas Indonesia. Selain itu, dr. Hendy juga mengikuti program fellowship di bidang Rekonstruksi Pediatrik berbasis laparoskopi serta telah memperoleh sertifikasi sebagai Konsultan Urologi Pediatrik.

Di RS Mandaya Royal Puri, dr. Hendy Mirza menangani beragam prosedur urologi, mulai dari operasi saluran kemih, biopsi prostat, tindakan PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy) untuk batu ginjal, hingga TURP (Transurethral Resection of the Prostate) untuk pembesaran prostat.

dr. Hendy Mirza, Sp.U (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 16.00 – 19.00 WIB
  • Rabu: 16.00 – 19.00 WIB
  • Jumat: 16.00 – 19.00 WIB.

2. dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS

dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS adalah dokter spesialis urologi yang menyelesaikan pendidikan kedokteran serta pendidikan spesialis Urologi di Universitas Indonesia. Beliau juga meraih gelar Bachelor of Science (BSc) dari Faculty of Medical Sciences, Newcastle University, Inggris, yang memperkuat kompetensinya di bidang urologi.

Dengan keahlian tersebut, dr. Maruto Harjanggi menangani berbagai tindakan urologi, termasuk operasi batu ginjal, penanganan gangguan prostat, serta prosedur vasektomi, dengan pendekatan medis yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 09.00 – 13.00 WIB
  • Selasa: 09.00 – 13.00 WIB
  • Rabu: 09.00 – 13.00 WIB
  • Kamis: 09.00 – 13.00 WIB
  • Jumat: 09.00 – 13.00 WIB
  • Sabtu: 09.00 – 13.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes