Penjelasan Cedera Lutut Padel oleh dr. William Chandra Sp.OT dari RS Mandaya Puri

Penjelasan Cedera Lutut Padel oleh dr. William Chandra Sp.OT dari RS Mandaya Puri

Padel merupakan olahraga yang melibatkan banyak gerakan cepat, perubahan arah mendadak, dan hentakan pada lutut, sehingga berisiko menimbulkan cedera. Cedera lutut akibat padel sering kali dianggap sepele, padahal dalam kondisi tertentu bisa menandakan masalah serius yang membutuhkan penanganan medis. 

dr. William Chandra, Sp.OT (K) Hip Knee, dokter ortopedi konsultan panggul dan lutut dari RS Mandaya Royal Puri, menjelaskan bahwa cedera lutut akibat padel terbagi menjadi dua, yaitu yang bersifat ringan dan yang berat. “Cedera lutut yang ringan itu biasanya terjadi karena kita overuse akibat kita misalnya baru-baru coba main padel, baru-baru olahraga,” kata dr. William. 

Konsultasi dokter

Perbedaan cedera lutut ringan dan berat akibat padel 

Menurut dr. William, cedera lutut ringan umumnya berkaitan dengan penggunaan otot dan sendi secara berlebihan atau overuse, terutama pada pemain yang baru mulai berolahraga atau jarang beraktivitas fisik sebelumnya. Kondisi ini sering disebut sebagai DOMS (delayed onset muscle soreness) dan biasanya akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 2-3 hari.

Namun, pemain padel perlu lebih waspada jika muncul gejala yang lebih berat. dr. William menegaskan, “Kalau kita punya gejala-gejala seperti bengkak, enggak bisa digerakkan, nyeri, setiap kita gerakin sedikit aja sudah sakit. Lalu saat kita cedera kita dengar bunyi tes atau ada pop, itu adalah tanda-tanda di mana kita harus segera periksa ke dokter.”

Gejala-gejala tersebut dapat mengarah pada cedera ligamen, meniskus, atau struktur penting lain pada lutut yang memerlukan evaluasi medis lebih lanjut.

Konsultasi dokter

Kapan harus ke dokter ortopedi?

Cedera lutut akibat padel tidak boleh dibiarkan terlalu lama, terutama jika keluhan tidak membaik atau justru semakin berat. 

dr. William menyarankan agar pemain yang mengalami cedera lutut segera berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui tingkat keparahan cedera dan menentukan penanganan yang tepat. Pemeriksaan dini dapat mencegah kondisi menjadi lebih parah dan mempercepat proses pemulihan.

Bagi pasien dengan riwayat cedera lutut sebelumnya, kehati-hatian menjadi hal yang sangat penting sebelum kembali berolahraga.

Konsultasi dokter

Tips aman kembali bermain padel setelah cedera

Untuk pemain yang pernah mengalami cedera lutut, dr. William menekankan pentingnya pemeriksaan terlebih dahulu sebelum kembali bermain padel atau olahraga lainnya. “Untuk yang pernah cedera lutut harus periksa dulu ya ke dokter yang menangani lututnya,” jelasnya.

Selain itu, penggunaan pelindung lutut seperti decker serta melakukan pemanasan yang cukup sebelum bermain dapat membantu mengurangi risiko cedera berulang.

Sebagai dokter ortopedi konsultan panggul dan lutut, dr. William Chandra, Sp.OT (K) Hip Knee di RS Mandaya Royal Puri siap membantu menangani berbagai cedera lutut akibat olahraga, termasuk padel, mulai dari kondisi ringan hingga kasus yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Dengan pemeriksaan yang tepat dan penanganan yang sesuai, pemain padel dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Profil dan keahlian dr. William Chandra, dokter ortopedi RS Mandaya Puri

dr. William merupakan dokter spesialis ortopedi dengan subspesialisasi hip & knee yang memiliki kompetensi tinggi dalam menangani berbagai gangguan pada sendi lutut dan panggul. Keahliannya diperkuat dengan sertifikasi bedah lutut berbasis robotik dari Lyon School of Knee Surgery, Lyon, Prancis, salah satu pusat pelatihan bergengsi di bidang bedah lutut.

Pendidikan kedokteran dr. William ditempuh di Universitas Indonesia, tempat beliau menyelesaikan pendidikan Dokter Umum dan melanjutkan ke program Residensi Orthopaedic and Traumatology. Selanjutnya, beliau juga menuntaskan pendidikan konsultan hip & knee serta adult reconstruction di RS Cipto Mangunkusumo. Pengalaman internasionalnya semakin lengkap melalui program Fellowship in Sports and Adult Reconstruction di Kreisklinikum Siegen, Jerman, yang memperluas penguasaan teknik ortopedi modern sesuai standar global.

Bidang keahlian dr. William Chandra, Sp.OT (K) Hip & Knee:

  • Penanganan osteoarthritis pada sendi lutut dan panggul
  • Penanganan kista lutut
  • Total Knee Replacement (TKR) atau operasi penggantian lutut total
  • Unicompartmental Knee Arthroplasty (UKA) atau operasi penggantian lutut parsial
  • Penanganan saraf terjepit dengan tindakan Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD)
  • Tindakan artroskopi untuk robekan meniskus
  • Operasi ACL
  • Penanganan berbagai kasus patah tulang

Selain itu, dr. William juga telah tersertifikasi dalam melakukan operasi penggantian lutut dengan teknologi robotik CORI, baik untuk prosedur parsial maupun total, sehingga memungkinkan tindakan yang lebih presisi dan hasil yang lebih optimal bagi pasien.

Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman internasional, serta keahlian yang terfokus pada lutut dan panggul, dr. William menjadi salah satu dokter ortopedi spesialis lutut yang direkomendasikan bagi Anda yang membutuhkan penanganan medis profesional dan terpercaya.

dr. William Chandra, Sp.OT (K) Hip & Knee bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 16.00 – 19.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 19.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes