Nyeri lutut yang tak kunjung hilang bisa mengganggu hampir semua aktivitas, mulai dari berjalan, naik turun tangga, hingga sekadar berdiri terlalu lama. Itulah yang dialami oleh dr. Renta, seorang pasien yang selama bertahun-tahun harus menahan nyeri akibat kerusakan pada salah satu bagian sendi lututnya.
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, barulah terungkap bahwa ia mengalami osteoartritis grade 2, yaitu kerusakan sendi lutut pada salah satu bagian (kompartemen) yang mulai menyebabkan nyeri berulang dan keterbatasan gerak.
Saat itulah ia memutuskan untuk berkonsultasi dengan dr. Heppy Chandra Waskita, Sp.OT., Sub.Sp.PL(K), konsultan spesialis Ortopedi & Traumatologi Konsultan Panggul & Lutut di Mandaya Hospital Karawang.

Hasil pemeriksaan radiologi dan evaluasi klinis menunjukkan bahwa kerusakan pada lutut dr. Renta hanya terjadi pada salah satu kompartemen sendi lutut, bukan seluruh sendinya.
Menurut dr. Heppy, kondisi ini sangat cocok ditangani dengan Unicompartmental Knee Arthroplasty (UKA) atau operasi penggantian sebagian sendi lutut, sebuah prosedur modern yang mengganti hanya bagian lutut yang rusak.

Keunggulannya, pasien bisa mempertahankan jaringan sehat lainnya sehingga lutut terasa lebih natural setelah pemulihan.
Keputusan Besar: Memilih UKA
Awalnya dr. Renta sempat khawatir dengan kata “operasi”. Namun setelah mendapat penjelasan lengkap dan tenang dari dr. Heppy, kekhawatiran itu berubah menjadi keyakinan.
“Saya dijelaskan dengan sangat detail, tapi tetap dengan bahasa yang mudah dimengerti. Jadi saya merasa tenang dan yakin untuk menjalani operasi,” kenangnya.
Proses Operasi yang Aman dan Cepat
Operasi dilakukan oleh dr. Heppy Chandra Waskita, Sp.OT., Sub.Sp.PL(K) dengan teknik minimal invasif. Prosedur berjalan lancar dan relatif lebih cepat dibanding operasi penggantian lutut total.
Dengan luka sayatan yang lebih kecil, pasien memiliki kemungkinan pemulihan yang lebih cepat, risiko komplikasi lebih rendah, dan hasil gerak yang lebih alami.

Pemulihan: Bergerak Lebih Nyaman Sejak Awal
Pasca operasi, dr. Renta lutut sudah bisa mulai digerakkan dengan panduan tim fisioterapi. Di hari berikutnya, ia sudah bisa berjalan perlahan dengan alat bantu.
“Yang membuat saya kaget, rasa nyeri kronis yang dulu saya rasakan itu hampir hilang. Saya bisa tidur nyenyak lagi,” ungkapnya tersenyum.

Dalam beberapa minggu, aktivitas sehari-harinya mulai kembali normal. Kini, ia sudah bisa berjalan tanpa rasa takut dan lebih mandiri dalam aktivitas harian.
Keunggulan Tindakan UKA
Beberapa kelebihan UKA dibanding penggantian lutut total antara lain:
✅ Luka operasi lebih kecil → Nyeri pascaoperasi lebih ringan.
✅ Pemulihan lebih cepat → Pasien biasanya dapat berjalan dalam beberapa hari.
✅ Gerakan lutut lebih alami → Karena bagian sendi sehat masih dipertahankan.
✅ Masa rawat lebih singkat → Cocok untuk pasien aktif yang ingin segera kembali beraktivitas.
Jika Anda mengalami nyeri lutut yang tak kunjung sembuh, jangan biarkan nyeri membatasi hidup Anda. Konsultasikan kondisi lutut Anda dengan ahli ortopedi kami untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Tim Dokter Spesialis & Konsultan Ortopedi & Traumatologi Mandaya Hospital Karawang

dr. Heppy Chandra Waskita Sp.OT., SubSp., PL (K)

Jadwal praktek :
- Senin : 09.00-11.00
- Selasa : 09.00-11.00
- Kamis : 09.00-11.00
- Jumat : 09.00-11.00
Jadwal praktek :
- Senin : 16.00-17.30
- Selasa : 16.00-17.30
- Kamis : 16.00-17.30
dr. Andri Syariful. Alam Sp.OT., MARS

Jadwal praktek :
- Selasa : 19.00-20.00
- Kamis : 19.00-20.00

Jadwal praktek :
- Senin :10.30-14.30
- Rabu : 15.00-18.00
- Jumat : 15.00-18.00
- Sabtu : 12.00-15.00



