Penanganan Saraf Terjepit Bagian Leher di RS Mandaya Royal Puri

Penanganan Saraf Terjepit Bagian Leher di RS Mandaya Royal Puri

Saraf terjepit bagian leher merupakan kondisi ketika saraf di tulang leher mengalami tekanan akibat bantalan tulang yang menonjol, penyempitan saluran saraf, atau perubahan degeneratif seiring bertambahnya usia. Keluhan yang muncul dapat berupa nyeri leher yang menjalar ke bahu dan lengan, kesemutan, rasa kebas, hingga kelemahan otot yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mencegah kondisi semakin berat, diperlukan penanganan yang tepat dan sesuai dengan tingkat keparahan saraf terjepit.

RS Mandaya Royal Puri menghadirkan layanan penanganan saraf terjepit bagian leher yang komprehensif melalui Pusat Saraf Terjepit Leher NERVIOM, dengan dukungan teknologi modern dan tim dokter berpengalaman.

Konsultasi dokter

Penanganan saraf terjepit bagian leher di RS Mandaya Royal Puri

Pusat Penanganan Saraf Terjepit Bagian Leher NERVIOM RS Mandaya Royal Puri didukung oleh berbagai fasilitas dan teknologi medis terkini untuk memberikan penanganan yang aman, efektif, dan sesuai kebutuhan pasien. Adapun layanan dan teknologi yang tersedia meliputi:

1. Radiofrequency (RF) Cervical

Radiofrequency (RF) Cervical merupakan tindakan minimal invasif yang ditujukan untuk membantu mengurangi nyeri akibat saraf terjepit di area leher. Prosedur ini menggunakan energi gelombang radio untuk menonaktifkan sementara saraf penyebab nyeri tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Dilakukan tanpa operasi besar, RF Cervical memiliki waktu pemulihan yang relatif singkat dan sesuai bagi pasien dengan nyeri leher kronis yang belum memerlukan tindakan bedah terbuka.

2. Endoscopic Spine Surgery

Endoscopic Spine Surgery metode operasi tulang belakang modern dengan pendekatan endoskopi melalui dua sayatan kecil. Teknik ini memungkinkan visualisasi area saraf terjepit secara lebih jelas dan presisi, sekaligus meminimalkan kerusakan jaringan otot. Dibandingkan operasi konvensional, BESS memberikan nyeri pascaoperasi yang lebih ringan, risiko komplikasi yang lebih rendah, serta masa rawat inap dan pemulihan yang lebih singkat.

3. Monoportal Endoscopic Lumbar Decompression

Monoportal Endoscopic Lumbar Decompression merupakan tindakan endoskopi tulang belakang yang dilakukan melalui satu sayatan kecil. Prosedur ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada saraf akibat penyempitan saluran saraf atau penonjolan bantalan tulang belakang. Dengan teknik monoportal, tindakan menjadi lebih minimal invasif, perdarahan sangat minimal, dan proses pemulihan berlangsung lebih cepat sehingga pasien dapat kembali beraktivitas lebih awal.

Konsultasi dokter

4. ACDF (Anterior Cervical Discectomy and Fusion)

ACDF adalah prosedur operasi yang dilakukan untuk menangani saraf terjepit di leher dengan cara mengangkat bantalan leher (diskus) yang bermasalah melalui bagian depan leher. Setelah diskus diangkat, tulang leher akan disatukan (fusion) untuk menjaga kestabilan tulang belakang. Prosedur ini terbukti efektif dalam meredakan nyeri, kesemutan, hingga kelemahan akibat penekanan saraf yang berat.

5. Disc Replacement

Disc Replacement atau penggantian bantalan leher merupakan metode operasi modern sebagai alternatif dari tindakan fusi. Pada prosedur ini, diskus yang mengalami kerusakan diganti dengan bantalan buatan sehingga pergerakan leher tetap terjaga secara alami. Selain membantu mengurangi nyeri akibat saraf terjepit, Disc Replacement juga bertujuan mempertahankan fleksibilitas leher agar pasien dapat bergerak lebih nyaman setelah operasi.

6. Stabilisasi Posterior & Laminektomi

Stabilisasi Posterior dan Laminektomi adalah tindakan bedah yang dilakukan melalui bagian belakang tulang belakang untuk menangani kasus saraf terjepit yang kompleks. Laminektomi bertujuan memperluas ruang bagi saraf dengan mengangkat sebagian tulang, sementara stabilisasi posterior dilakukan untuk menjaga kekuatan dan kestabilan tulang belakang menggunakan sistem penyangga khusus. Prosedur ini umumnya direkomendasikan pada kasus saraf terjepit berat, penyempitan saluran saraf, atau kondisi tulang belakang yang tidak stabil.

Konsultasi dokter

Teknologi neuro mapping IONM untuk operasi saraf terjepit leher yang lebih aman

Untuk meningkatkan keamanan tindakan operasi, RS Mandaya Royal Puri menggunakan teknologi Intraoperative Neuro Monitoring (IONM). Teknologi ini berfungsi memantau aktivitas dan respons saraf secara real-time selama operasi saraf terjepit di leher, sehingga jalur saraf penting yang berkaitan dengan fungsi gerak dan sensasi dapat terjaga dengan baik.

Proses neuro mapping selama operasi saraf terjepit leher dilakukan langsung oleh dokter spesialis saraf, yaitu dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. Nf.K.Nm.E.G.T. dan dr. Nurul Fadli, Sp.N. Keduanya bertugas memantau kondisi saraf pasien sepanjang tindakan berlangsung, sehingga setiap perubahan fungsi saraf dapat segera terdeteksi dan risiko komplikasi seperti kelemahan anggota gerak atau gangguan saraf dapat ditekan secara optimal.

Dokter Ahli Penanganan Saraf Terjepit Leher di RS Mandaya Royal Puri

RS Mandaya Royal Puri didukung oleh tim dokter spesialis yang berpengalaman dalam menangani saraf terjepit di area leher dan tulang belakang. Tim ini terdiri dari dokter bedah saraf serta dokter spesialis saraf dengan kompetensi yang saling melengkapi, mulai dari diagnosis hingga tindakan medis lanjutan.

1. dr. Christian Ariono, Sp.BS, FICS

dr. Christian Ariono, Sp.BS, FICS merupakan dokter spesialis bedah saraf yang memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai kasus saraf terjepit, khususnya pada leher dan tulang belakang. Selain itu, beliau juga berkompeten dalam penanganan tumor saraf, gangguan pembuluh darah otak, serta berbagai penyakit neurologis lainnya termasuk meningitis.

Sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI), dr. Christian menguasai berbagai teknik bedah saraf modern, seperti arthrospine hingga Anterior Cervical Discectomy and Fusion (ACDF) untuk kasus saraf terjepit dengan tingkat kompleksitas tinggi.

dr. Christian Ariono Sp.BS, FICS dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 08.00 – 16.00 WIB
  • Selasa: 08.00 – 12.00 WIB
  • Rabu: 08.00 – 16.00 WIB
  • Kamis: 08.00 – 16.00 WIB
  • Jumat: 08.00 – 16.00 WIB
  • Sabtu: 08.00 – 16.00 WIB.

2. dr. Christian Permana, Sp.BS, FTB, FINSS, FICS

dr. Christian Permana, Sp.BS, FTB, FINSS, FICS merupakan dokter spesialis bedah saraf yang berfokus pada teknik minimal invasif dalam menangani saraf terjepit. Berbagai prosedur modern yang dikuasai meliputi Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD), Percutaneous Endoscopic Lumbar Discectomy (PELD), Percutaneous Stenoscopic Lumbar Decompression (PSLD), ACDF, hingga microdiscectomy.

Pendekatan minimal invasif yang diterapkan bertujuan mengurangi trauma jaringan dan nyeri pascatindakan, sehingga proses pemulihan pasien dapat berlangsung lebih cepat serta meningkatkan kenyamanan selama masa perawatan.

dr. Christian Permana, Sp.BS, FTB, FINSS, FICS bisa ditemui di RS Mandaya Puri pada:

  • Selasa: 13.00 – 17.00 WIB
  • Kamis: 13.00 – 17.00 WIB
  • Jumat: 13.00 – 17.00 WIB
  • Sabtu:  13.00 – 17.00 WIB.

Konsultasi dokter

3. dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. Nf.K.Nm.E.G.T.

dr. Luh Ari Indrawati merupakan dokter spesialis neurologi dengan subspesialisasi epilepsi dan neurofisiologi klinis. Beliau berpengalaman dalam menangani berbagai gangguan sistem saraf pusat, termasuk kejang dan epilepsi pada pasien anak maupun dewasa.

Dengan keahlian di bidang neurofisiologi klinis, dr. Luh Ari berperan dalam evaluasi fungsi saraf secara mendalam untuk mendukung diagnosis dan pemantauan kondisi neurologis secara menyeluruh.

dr. Luh Ari Indrawati, Sp.N, Subsp. Nf.K.Nm.E.G.T. bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Kamis: 17.30 – 20.00 WIB
  • Sabtu: 14.00 – 18.00 WIB.

4. dr. Nurul Fadli, Sp.N

dr. Nurul Fadli, Sp.N adalah dokter spesialis saraf yang memiliki kompetensi dalam pemeriksaan elektromiografi (EMG) dan elektroensefalografi (EEG). Kedua pemeriksaan ini penting untuk menilai fungsi saraf dan aktivitas listrik otak sebagai bagian dari proses diagnosis berbagai gangguan neurologis.

Melalui pemeriksaan tersebut, dr. Nurul Fadli membantu mengidentifikasi kondisi seperti saraf terjepit, epilepsi, hingga gangguan neuromuskular seperti myasthenia gravis, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang tepat sesuai kebutuhannya.

dr. Nurul Fadli, Sp.N bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 18.00 – 20.00 WIB
  • Rabu: 18.00 – 20.00 WIB
  • Jumat: 17.00 – 20.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes