Pembesaran konka (hipertrofi konka) adalah kondisi ketika jaringan konka di dalam rongga hidung mengalami pembengkakan atau penebalan, sehingga menghambat aliran udara yang masuk dan keluar dari hidung. Konka sendiri berfungsi untuk menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru.
Ketika ukurannya membesar, pasien dapat mengalami gejala seperti hidung tersumbat kronis, sulit bernapas terutama saat malam hari, sering mendengkur, sakit kepala, gangguan penciuman, hingga kualitas tidur yang menurun. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, pembesaran konka dapat memicu infeksi sinus berulang (sinusitis), gangguan tidur seperti sleep apnea, serta menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Untuk mengatasi kondisi ini, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan teknologi QMR (Quantum Molecular Resonance) dari Italia sebagai metode tindakan operasi reduksi konka yang lebih modern dan presisi. Prosedur ini dilakukan oleh dokter spesialis THT berpengalaman, dr. Abdillah Hasbi Assadyk, Sp.THT-KL, yang telah mendapatkan pelatihan intensif di Italia dalam penggunaan teknologi QMR. Dengan pendekatan yang minim trauma pada jaringan sekitar, tindakan ini dirancang untuk membantu pasien bernapas lebih lega dengan proses pemulihan yang optimal.
Contents
Penjelasan kondisi pasien dan tindakan QMR oleh dr. Abdillah
Menurut dr. Abdillah, pada kasus ini pasien mengeluhkan pernapasan melalui hidung yang tidak lancar, sering merasa tersumbat, serta munculnya suara mendengkur saat tidur.
“Jadi pasien ini merasa pernapasan dari hidung tidak lancar, gampang merasa tersumbat, lalu pada saat tidur ada suara mendengkur,” ujar dr. Abdillah.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa ukuran konka pasien lebih besar dari normal sehingga rongga hidung menjadi sempit dan aliran udara terganggu. Kondisi inilah yang menyebabkan keluhan sulit bernapas dan kualitas tidur yang menurun.
Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan tindakan reduksi konka menggunakan teknik QMR. Dengan metode kauter QMR, selaput lendir atau mukosa tidak terbakar, melainkan diluruhkan secara terkontrol sehingga pengecilan konka dapat dilakukan dengan lebih presisi tanpa merusak jaringan sekitarnya.
“Jadi dengan cauter QMR ini, selaput lendir atau mukosa sama sekali tidak terbakar, tetapi hanya luruh, sehingga kita bisa melakukan pengecilan konka dengan lebih baik tanpa membakar konka tersebut,” papar dr. Abdillah.
Pasca tindakan, terlihat ukuran konka mengecil secara signifikan dan rongga hidung menjadi jauh lebih lapang. Bahkan, area bagian belakang hidung hingga nasofaring dapat terlihat dan diakses dengan lebih jelas, menandakan perbaikan ruang napas yang optimal.
“Dapat kita lihat kondisi hidung pasca tindakan reduksi konka dengan QMR, kita dapat melihat sekarang ukuran konka signifikan mengecil dan kita bisa melihat rongga hidung jauh lebih lapang, bahkan kita dapat mengakses bagian belakang tenggorokan (nasofaring) secara langsung,” paparnya.
Keunggulan QMR untuk tangani pembesaran konka
Berikut adalah keunggulan utama QMR untuk reduksi konka dibandingkan metode konvensional:
- Minim nyeri dan trauma jaringan: QMR menggunakan suhu rendah (sekitar 40-50°C), sehingga tidak membakar jaringan (mukosa) melainkan meluruhkan/mengecilkan konka tanpa kerusakan termal yang luas.
- Hampir tanpa perdarahan: Karena teknik ini bukan pemotongan konvensional, prosedur ini minim risiko pendarahan.
- Tanpa tampon hidung: Keunggulan utama QMR adalah pascaoperasi pasien umumnya tidak perlu menggunakan tampon hidung (sumpalan kasa) yang sering membuat tidak nyaman.
- Pemulihan cepat dan prosedur singkat: Tindakan ini dapat dilakukan dalam waktu singkat dan seringkali tidak memerlukan rawat inap (day care), sehingga pasien bisa langsung pulang.
- Hasil langsung terasa: Pasien dapat merasakan pernapasan hidung menjadi lebih lega segera setelah tindakan, mengurangi keluhan hidung tersumbat dan ngorok.
- Mempertahankan fungsi konka: QMR mereduksi konka sambil tetap mempertahankan lapisan mukosa, yang penting untuk melembapkan dan menghangatkan udara yang masuk.
Teknologi ini sangat cocok untuk mengatasi hipertrofi konka yang menyebabkan hidung tersumbat kronis yang tidak merespons pengobatan medis.
Profil dan Jadwal dr. Abdillah di RS Mandaya Royal Puri, Dokter THT Ahli QMR

Teknologi QMR menjadi salah satu layanan unggulan di Pusat Terpadu Penanganan Sinus dan Dengkuran RS Mandaya Royal Puri. Kehadiran teknologi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan perawatan THT yang modern, akurat, dan minim rasa nyeri. Dengan pendekatan yang lebih presisi, tindakan seperti reduksi konka dapat dilakukan tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya, sehingga proses pemulihan menjadi lebih nyaman bagi pasien.

Layanan QMR di rumah sakit ini ditangani oleh dr. Abdillah Hasbi Assadyk, Sp.THT-KL, dokter spesialis THT yang telah mengikuti pelatihan intensif di Italia bersama Lino Di Rienzo Businco, pakar THT internasional yang pernah menangani figur publik dunia seperti Andrea Bocelli dan Francesco Totti. Berbekal pengalaman internasional tersebut, dr. Abdillah menghadirkan standar layanan THT bertaraf global untuk pasien di Indonesia.
Selain berpengalaman dalam penggunaan QMR untuk menangani hipertrofi konka (pembesaran konka), dr. Abdillah juga menguasai prosedur balloon sinuplasty untuk sinusitis serta plasma coblation untuk radang amandel. Ketiga teknologi ini memungkinkan tindakan dilakukan dengan perdarahan minimal, waktu pemulihan yang lebih cepat, serta tingkat nyeri yang lebih ringan dibandingkan metode konvensional. Pendekatan ini sangat membantu pasien dengan keluhan sleep apnea, dengkuran, sinusitis, maupun gangguan THT lainnya yang membutuhkan solusi modern dan efektif.
Jadwal praktek dr. Abdillah di RS Mandaya Royal Puri
dr. Abdillah Hasbi Assadyk dapat ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada jadwal berikut:
- Senin: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Selasa: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Rabu: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Jumat: 08.00 – 12.00 WIB & 16.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 08.00 – 20.00 WIB.
Untuk mempermudah kunjungan dan pendaftaran tindakan QMR, pasien dapat memanfaatkan fitur Chat melalui WhatsApp, layanan Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang tersedia di Google Play dan App Store. Melalui layanan ini, pasien dapat mengatur jadwal konsultasi, memantau nomor antrean, serta memperoleh informasi lengkap terkait layanan THT yang tersedia.

