Kista ovarium dapat terjadi pada siapa saja, termasuk remaja. Kondisi ini sering kali tidak disadari pada awalnya, hingga akhirnya menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan penanganan yang tepat, termasuk melalui teknik operasi minim sayatan (laparoskopi), kista ovarium dapat diangkat tanpa harus mengganggu fungsi organ reproduksi.
Salah satu pengalaman penanganan kista ovarium dialami oleh Yunikeya Elvira Geraldi, pasien berusia 16 tahun yang menjalani operasi bersama Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk di RS Mandaya Puri.
“Sekarang setelah operasi aku haid aman-aman aja sih. Enggak sakit, enggak pingsan, enggak puyeng, lancar semuanya,” tutur pasien.
Contents
Keluhan awal pasien: nyeri hebat hingga pingsan
Sebelum mengetahui adanya kista, pasien mengaku tidak pernah mengalami gangguan saat menstruasi. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, ia mulai merasakan nyeri hebat di perut bagian bawah yang datang dan pergi, bahkan disertai mual.
“Kalau aku pribadi sih jalannya ya cuman nyeri sampai mual aja sih. Karena kan sakit jadi benar-benar kayak nyerinya tuh cekat-cekit gitu dan dia tuh pindah. Jadi enggak cuman di satu tempat, bisa ke kanan atau kiri, jadi bisa di dua tempat gitu,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya siklus menstruasinya normal, namun berubah drastis sejak munculnya keluhan tersebut.
“Awal-awalnya tuh sebelum tahu ada kista, aku haid itu normal, enggak pernah keram, enggak pernah sakit. Ternyata semenjak ada ini aku tuh sakit banget, bisa sampai pingsan karena sakit banget,” lanjutnya.
Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan seperti USG dan CT scan, dokter menemukan adanya pembesaran pada salah satu indung telur yang mengarah pada kista ovarium.
Baca juga: Perbedaan Miom dan Kista Rahim yang Penting Dikenali
Penanganan dengan laparoskopi: kista diangkat, indung telur tetap dipertahankan
Menurut dr. Unedo, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kista ovarium dengan ukuran cukup besar, bahkan mendekati ukuran buah jeruk. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri hebat akibat tekanan pada jaringan sekitar dan berisiko menimbulkan komplikasi.
“Didapati indung telurnya membesar kurang lebih sebesar jeruk, yang kita sebut sebagai kista ovarium. Jenisnya salah satunya serosum, jadi masih tergolong jinak,” papar dr. Unedo.
Untuk menangani kondisi tersebut, dilakukan tindakan laparoskopi kistektomi, yaitu prosedur pengangkatan kista dengan teknik minim sayatan. Dalam prosedur ini, indung telur tetap dipertahankan karena pasien masih berusia muda.
“Karena fungsi reproduksinya masih dibutuhkan, apalagi pada seorang perempuan, jadi dipertahankan indung telurnya, hanya kistanya saja yang diangkat,” kata dr. Unedo.
Teknik ini menjadi pilihan karena lebih minim luka dan mendukung proses pemulihan yang lebih cepat dibandingkan operasi konvensional.
Pasca operasi: nyeri hilang, aktivitas kembali normal
Setelah menjalani operasi, kondisi pasien menunjukkan perbaikan yang sangat signifikan. Dirinya mengaku sudah tidak lagi merasakan nyeri seperti sebelumnya, termasuk saat menstruasi.
“Sekarang setelah operasi aku haid aman-aman aja sih. Enggak sakit, enggak pingsan, enggak puyeng, lancar semuanya,” ucapnya dengan lega.
Selain hasil medis yang memuaskan, ia juga memberikan kesan positif terhadap pelayanan di RS Mandaya Puri.
“Kesan aku di Mandaya semuanya positif. Susternya gercep, sekali pencet bel langsung datang. Housekeeping-nya juga bersih, jadi nyaman.”
Keberhasilan tindakan ini menunjukkan bahwa dengan diagnosis yang tepat, keahlian dokter, serta dukungan teknik laparoskopi modern, kista ovarium dapat ditangani secara optimal tanpa mengganggu kualitas hidup pasien, bahkan pada usia remaja.
Profil dan jadwal praktek dr. Unedo di RS Mandaya Royal Puri

Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialisasi onkologi yang praktek di Mandaya Royal Hospital Puri. Ia memiliki keahlian khusus dalam menangani berbagai penyakit pada sistem reproduksi wanita, terutama kasus-kasus keganasan seperti kanker serviks, kanker ovarium, dan kanker rahim. Dengan pendekatan yang komprehensif, dr. Unedo berfokus pada diagnosis yang akurat serta penanganan yang tepat sesuai kondisi pasien.
Dalam perjalanan pendidikannya, dr. Unedo menempuh pendidikan dokter umum di Universitas Sriwijaya, kemudian melanjutkan spesialis obstetri dan ginekologi di Universitas Sebelas Maret. Ia juga menyelesaikan pendidikan subspesialis konsultan onkologi ginekologi serta program doktor di Universitas Indonesia. Latar belakang pendidikan ini menjadi fondasi kuat dalam mendukung kompetensinya dalam menangani kasus-kasus kompleks di bidang onkologi ginekologi.
Dalam praktek klinisnya, dr. Unedo menangani berbagai kondisi, mulai dari polip rahim, tumor jinak rahim, hingga berbagai jenis kanker pada organ reproduksi wanita seperti kanker serviks, kanker ovarium, kanker rahim, kanker vulva, dan kanker vagina. Selain itu, ia juga berpengalaman dalam menangani berbagai kondisi keganasan lain yang berkaitan dengan sistem reproduksi wanita, dengan tujuan memberikan penanganan optimal serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Sp.OG, Subsp. Onk bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
- Kamis: 16.00 – 20.00 WIB
- Sabtu: 13.00 – 16.00 WIB.
Untuk mempermudah proses kunjungan ke RS Mandaya Royal Puri, pasien dapat menggunakan fitur Chat melalui WhatsApp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang tersedia di Google Play dan App Store. Melalui layanan ini, pasien dapat mengatur jadwal konsultasi, melihat nomor antrean, serta memperoleh berbagai informasi penting terkait layanan rumah sakit.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

