Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering dialami oleh pria, terutama pada usia di atas 50 tahun. Penanganan kanker prostat umumnya melibatkan terapi medis seperti operasi, radioterapi, hingga terapi hormonal. Namun, penting untuk dipahami bahwa tidak ada makanan yang dapat menyembuhkan kanker prostat. Meski demikian, pemilihan makanan untuk penderita kanker prostat tetap memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan tubuh, membantu memperlambat perkembangan penyakit, serta menunjang kualitas hidup selama menjalani pengobatan.
Kanker prostat berkembang ketika sel-sel di kelenjar prostat tumbuh secara tidak terkendali. Sebagian kanker prostat memang berkembang lambat, tetapi beberapa jenis dapat bersifat agresif dan menyebar ke organ lain. Karena itu, banyak penelitian menaruh perhatian pada peran nutrisi dan pola makan dalam mendukung terapi medis. Dengan mengonsumsi makanan untuk kanker prostat yang kaya nutrisi, antioksidan, dan senyawa antiinflamasi, pasien dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, serta mendukung respons tubuh terhadap pengobatan yang sedang dijalani.
Contents
Jenis makanan untuk penderita kanker prostat
Berikut ini adalah macam-macam makanan untuk penderita kanker prostat dan penjelasannya:
1. Tomat
Tomat dikenal kaya akan likopen, yaitu antioksidan kuat yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat. Likopen membantu menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel sehat dan memicu perkembangan kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa likopen, terutama dari tomat yang dimasak, dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker prostat. Selain tomat, likopen juga terdapat pada semangka, grapefruit merah muda, dan paprika merah.
2. Sayuran cruciferous
Sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, kale, kubis, dan brussels sprouts mengandung senyawa aktif seperti sulforaphane dan indole. Senyawa ini berperan dalam meningkatkan sistem pertahanan tubuh dan dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat. Konsumsi rutin sayuran jenis ini juga diyakini dapat membantu memperlambat perkembangan kanker prostat yang sudah ada.
3. Teh hijau
Teh hijau mengandung polifenol tinggi, terutama katekin, yang memiliki sifat antikanker dan antiinflamasi. Salah satu senyawa utamanya, epigallocatechin gallate (EGCG), diketahui dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Konsumsi teh hijau secara rutin dipercaya dapat memberikan efek perlindungan terhadap kanker prostat.
4. Makanan yang mengandung asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3 yang terdapat pada ikan berlemak seperti salmon, sarden, makarel, serta biji rami dan kenari, memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu mencegah penyebaran kanker prostat. Omega-3 berperan dalam mengatur peradangan dalam tubuh, yang sering berhubungan dengan perkembangan kanker. Beberapa studi menunjukkan bahwa kadar omega-3 yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kanker prostat agresif yang lebih rendah.
Lihat juga: Pengobatan Kanker Prostat Stadium Lanjut dengan Lutetium 177 PSMA oleh Mandaya Royal Hospital Puri
5. Makanan yang mengandung vitamin D
Vitamin D berperan penting dalam pertumbuhan sel dan fungsi sistem imun. Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat. Penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang cukup dapat membantu memperlambat progresivitas kanker prostat dengan meningkatkan respons imun dan memengaruhi kematian sel kanker. Vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari, ikan berlemak, serta makanan yang difortifikasi.
6. Kedelai
Produk kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai, dan edamame mengandung isoflavon, terutama genistein, yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker prostat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi kedelai dapat menurunkan risiko kanker prostat dan mendukung terapi yang sedang dijalani, meskipun penelitian lanjutan masih diperlukan.
7. Kacang dan biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti almond, kenari, dan biji rami merupakan sumber lemak sehat, serat, dan antioksidan. Konsumsi makanan ini dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker prostat. Kenari membantu mengurangi peradangan, sedangkan biji rami mengandung lignan yang dapat membantu mengatur hormon dan menurunkan risiko kanker yang dipicu hormon.
8. Buah delima
Buah delima kaya akan antioksidan seperti punicalagin dan antosianin yang berpotensi memperlambat pertumbuhan kanker prostat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus delima dapat membantu menghambat perkembangan sel kanker dan menurunkan risiko kekambuhan setelah pengobatan. Mengonsumsi buah delima atau jusnya secara rutin dapat menjadi bagian dari pola makan sehat bagi penderita kanker prostat.
Sebelum mencoba berbagai makanan di atas, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu pada dokter untuk mengetahui jenis makanan dan minuman yang boleh dan aman dikonsumsi oleh pasien kanker prostat.
Lihat juga: Gejala dan Ciri Kanker Prostat pada Laki-laki – dr. Hendy Mriza, Sp.U (K)
Tips pola makan dan gaya hidup untuk membantu mencegah kanker prostat
Selain memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, menerapkan gaya hidup sehat melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin juga berperan penting dalam menjaga kesehatan prostat serta mendukung penanganan kanker prostat secara keseluruhan. Berikut beberapa panduan pola makan yang dapat diterapkan:
-
Batasi konsumsi daging merah dan daging olahan
Mengurangi asupan daging merah serta daging olahan seperti bacon, sosis, dan hot dog dapat membantu menurunkan risiko kanker. Jenis makanan ini diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai kanker, termasuk kanker prostat.
-
Perbanyak asupan serat
Pola makan tinggi serat yang berasal dari biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, melancarkan pencernaan, serta mengurangi peradangan, yang semuanya penting dalam pengelolaan kanker.
-
Kurangi gula dan karbohidrat olahan
Konsumsi gula berlebih dan karbohidrat olahan dapat memicu obesitas dan resistensi insulin, yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker. Membatasi asupan ini membantu menjaga berat badan ideal dan menurunkan peradangan dalam tubuh.
-
Cukupi kebutuhan cairan
Minum air putih yang cukup setiap hari membantu mendukung fungsi tubuh secara optimal serta berperan dalam proses detoksifikasi alami.
Pola makan yang seimbang dan kaya nutrisi dapat membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh serta meningkatkan kualitas hidup bagi penderita kanker prostat.
Penting bagi pria yang didiagnosis kanker prostat untuk berkonsultasi dengan dokter dalam menyusun rencana pengobatan medis, sekaligus memahami bagaimana pola makan dan gaya hidup sehat dapat melengkapi terapi yang dijalani. Dengan memilih asupan makanan secara bijak, pasien dapat berperan aktif dalam menjaga kesehatan prostatnya.
Baca juga: Terapi Kanker Prostat Stadium Lanjut Terbaru Gunakan Nuklir Lutetium-177
Profesor ahli tangani kanker prostat di RS Mandaya Royal Puri

Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD dikenal sebagai salah satu dokter urologi terkemuka di Indonesia yang memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai kasus urologi. Keahliannya mencakup penanganan kanker prostat, batu saluran kemih, hingga beragam gangguan pada kelenjar prostat dengan pendekatan medis yang komprehensif dan berbasis keilmuan terkini.
Dengan jam terbang yang tinggi, Prof. Chaidir telah menangani banyak pasien dengan kondisi urologi kompleks. Pengalaman klinis yang panjang tersebut menjadikan beliau sebagai rujukan dalam penanganan penyakit urologi, khususnya pada kasus-kasus yang membutuhkan keahlian dan ketelitian tinggi.
Dalam bidang pendidikan, Prof. Chaidir menyelesaikan studi kedokteran dan spesialis urologi di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan pelatihan subspesialis di bidang urologi. Beliau juga meraih gelar PhD di luar negeri, yang semakin memperkuat kompetensi akademik dan klinisnya dalam bidang urologi.
Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
- Senin: 16.00 – 18.00 WIB
- Kamis: 16.00 – 18.00 WIB.
Baca juga: Pengobatan Kanker Prostat Stadium Lanjut dengan Lutetium-177 Nuklir
Terapi nuklir untuk kanker prostat di RS Mandaya Royal Puri

Terapi nuklir untuk kanker prostat di RS Mandaya Royal Puri merupakan salah satu terobosan medis terbaru yang menawarkan harapan baru bagi pasien. Metode ini dikembangkan sebagai terapi modern yang bekerja secara lebih spesifik dengan menargetkan sel kanker prostat secara langsung, sehingga potensi efektivitasnya semakin tinggi.
Dalam terapi ini, digunakan PSMA (Prostate-Specific Membrane Antigen) sebagai penanda yang berfungsi mengarahkan isotop radioaktif, seperti Lutetium-177, langsung ke sel-sel kanker prostat yang tersebar di dalam tubuh. Dengan pendekatan yang terarah ini, terapi nuklir mampu menyerang sel kanker secara lebih presisi tanpa memengaruhi jaringan sehat di sekitarnya secara signifikan.
Tahapan terapi diawali dengan pemeriksaan PSMA PET Scan untuk memetakan dan memastikan lokasi sel kanker prostat. Setelah itu, Lutetium-177 diberikan melalui injeksi untuk menghancurkan sel kanker yang terdeteksi. Saat ini, terapi nuklir ini masih diterapkan pada stadium tertentu, namun pengembangan dan penelitian terus dilakukan agar ke depannya dapat dimanfaatkan pada lebih banyak kondisi kanker prostat.
Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

