Layanan Cek Jantung untuk Pasien Kemoterapi di RS Mandaya Royal Puri

Layanan Cek Jantung untuk Pasien Kemoterapi di RS Mandaya Royal Puri

Pasien kanker yang menjalani kemoterapi perlu mendapatkan pemantauan kesehatan jantung secara berkala, karena beberapa jenis obat kemoterapi dapat memengaruhi fungsi jantung. Untuk membantu memastikan terapi kanker tetap berjalan aman, RS Mandaya Royal Puri menyediakan layanan cek jantung khusus bagi pasien kemoterapi. Layanan ini ditangani langsung oleh dokter spesialis jantung konsultan, dr. Siti Elkana Nauli, Sp.JP (K), yang memiliki keahlian dalam bidang kardio-onkologi, yaitu cabang ilmu yang berfokus pada kesehatan jantung pasien kanker selama dan setelah menjalani pengobatan. 

Konsultasi dokter

Mengapa pasien kemoterapi perlu menjalani pemeriksaan jantung?

Salah satu alasan pasien kemoterapi perlu menjalani pemeriksaan jantung adalah risiko kardiotoksisitas (cardiotoxicity), yaitu kerusakan pada struktur atau fungsi jantung yang dapat terjadi akibat beberapa jenis terapi kanker, termasuk kemoterapi. 

Kemoterapi bekerja dengan menggunakan obat untuk membunuh sel kanker. Obat-obatan ini menargetkan sel yang sedang berkembang atau membelah dengan cepat. Karena sel kanker berkembang secara tidak normal dan cepat, obat kemoterapi dapat menghentikan pertumbuhannya. Namun, obat ini juga bisa memengaruhi sel sehat yang seharusnya ikut berkembang, sehingga dapat menimbulkan efek samping pada beberapa organ, termasuk jantung. Jenis obat, dosis, dan jumlah siklus kemoterapi biasanya berbeda-beda tergantung pada jenis kanker yang diobati.

Beberapa jenis obat kemoterapi diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan pada jantung, di antaranya:

1. Anthracyclines

Kelompok obat ini bekerja dengan menempel pada DNA di dalam sel sehingga menghambat proses penggandaan sel. Akibatnya, sel tidak dapat membelah dan jaringan tidak dapat berkembang. 

Contoh obat dalam kelompok ini adalah epirubicin dan doxorubicin. Obat anthracycline diketahui dapat dikaitkan dengan gangguan irama jantung (aritmia), peradangan pada jaringan jantung, gagal jantung, hingga serangan jantung. Efek pada jantung bisa muncul dalam waktu kurang dari satu tahun setelah terapi, namun dalam beberapa kasus juga dapat muncul hingga sekitar 20 tahun kemudian. Karena itu, pasien yang menerima obat ini biasanya akan dipantau kondisi jantungnya selama dan setelah pengobatan.

2. Alkylating agents

Obat dalam kelompok ini bekerja dengan merusak DNA sel sehingga sel tidak dapat membelah. Salah satu contohnya adalah cyclophosphamide. Jenis obat ini juga dapat meningkatkan risiko peradangan pada jaringan jantung dan gagal jantung.

3. Mitotic inhibitors

Kelompok obat ini menghambat pembentukan struktur sel yang dibutuhkan saat sel membelah. Contohnya adalah 5-fluorouracil dan capecitabine. Obat ini diketahui dapat memengaruhi aliran darah ke jantung sehingga berpotensi menimbulkan gangguan pada organ tersebut.

Karena adanya risiko tersebut, pemeriksaan jantung secara berkala sangat penting bagi pasien yang menjalani kemoterapi. Pemeriksaan ini membantu dokter memantau kesehatan jantung dan mendeteksi gangguan sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat jika diperlukan.

Konsultasi dokter

Kondisi jantung apa saja yang dapat terjadi akibat kardiotoksisitas?

Kardiotoksisitas akibat terapi kanker seperti kemoterapi dapat menimbulkan berbagai gangguan pada jantung. Beberapa kondisi yang paling sering terjadi antara lain:

1. Aritmia

Aritmia adalah gangguan pada sistem kelistrikan jantung yang memengaruhi irama detak jantung. Kondisi ini dapat menyebabkan jantung berdetak terlalu cepat (takikardia), terlalu lambat (bradikardia), atau tidak beraturan. Aritmia dapat berasal dari bagian atas jantung (atrium) maupun bagian bawah jantung (ventrikel).

2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)

Hipertensi terjadi ketika tekanan darah terus-menerus berada di atas batas normal. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung, termasuk serangan jantung dan stroke.

3. Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh darah koroner yang menyuplai darah ke jantung mengalami penyempitan atau penyumbatan akibat penumpukan plak. Kondisi ini dapat mengurangi aliran darah ke otot jantung.

4. Gagal jantung

Gagal jantung adalah kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Jika jantung mengalami kerusakan atau tidak bekerja dengan optimal, jantung bisa menjadi membesar, melemah, atau kaku.

5. Miokarditis dan perikarditis

Kedua kondisi ini merupakan peradangan pada jantung. Miokarditis adalah peradangan pada otot jantung, sedangkan perikarditis adalah peradangan pada lapisan atau kantung yang menyelubungi jantung.

6. Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah istilah untuk berbagai penyakit yang menyebabkan perubahan pada otot jantung. Perubahan ini dapat membuat jantung menjadi lebih sulit memompa darah ke seluruh tubuh.

7. Efusi perikardial

Efusi perikardial adalah penumpukan cairan di sekitar jantung. Jika jumlah cairan terlalu banyak, kondisi ini dapat mengganggu fungsi jantung dalam memompa darah dengan baik.

Konsultasi dokter

Layanan cek jantung untuk pasien kemoterapi di RS Mandaya Royal Puri

RS Mandaya Royal Puri didukung dengan peralatan dan teknologi terkini untuk mendeteksi gangguan jantung pada pasien kemoterapi kanker, di antaranya:

1. Elektrokardiogram (ECG)

ECG adalah pemeriksaan yang digunakan untuk merekam aktivitas listrik jantung. Dalam pemeriksaan ini, beberapa stiker kecil yang terhubung dengan kabel akan ditempelkan di dada, lengan, dan kaki. Kabel tersebut terhubung ke mesin ECG yang akan mencatat sinyal listrik dari jantung. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter mendeteksi apakah ada gangguan pada irama detak jantung.

2. Tes darah

Tes darah juga dapat membantu mendeteksi adanya gangguan pada jantung. Beberapa zat yang biasanya diperiksa adalah cardiac troponin (cTn) dan natriuretic peptide (NP). Kedua protein ini dapat dilepaskan oleh sel jantung ketika terjadi kerusakan pada jantung. Jika kadarnya meningkat dalam darah, hal ini bisa menjadi tanda adanya efek pada jantung akibat pengobatan kanker. Selain itu, dokter juga dapat memeriksa kadar kolesterol serta melakukan tes untuk mendeteksi diabetes.

3. Ekokardiogram (Echocardiography)

Ekokardiogram adalah pemeriksaan jantung menggunakan gelombang suara (ultrasound) untuk menghasilkan gambar jantung. Pemeriksaan ini dapat menunjukkan kondisi ruang dan katup jantung, serta membantu dokter melihat seberapa kuat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

4. Magnetic Resonance Imaging (MRI)

MRI jantung menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar jantung secara detail dalam bentuk tiga dimensi. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter melihat perubahan pada struktur atau fungsi jantung, serta menilai bagaimana aliran darah di dalam jantung. Dari pemeriksaan ini, dokter juga dapat mengetahui apakah kemampuan jantung dalam memompa darah berkurang. 

Konsultasi dokter

Profil dan jadwal dr. Siti ahli kardio-onkologi RS Mandaya Royal Puri

dr. Siti Elkana Nauli, Sp.JP (K) merupakan dokter spesialis jantung konsultan yang memiliki keahlian dalam bidang diagnosis dan penanganan berbagai penyakit kardiovaskular. Ia menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan pendidikan spesialis jantung di institusi yang sama. Selain itu, dr. Siti juga mendalami bidang pencitraan jantung dengan mengikuti program Fellow of Echocardiography di Universitas Indonesia. 

Dalam dunia profesional, ia aktif di berbagai organisasi kardiologi, di antaranya sebagai anggota Indonesian Heart Association dan Indonesian Society of Echocardiography, serta tergabung dalam Pulmonary Hypertension Working Group dan Indonesian Heart Failure and Cardiometabolic Working Group. Ia juga merupakan Fellow of Heart Failure Association – European Society of Cardiology, serta menjadi board member di Asian Society of Cardiology dan World Heart Failure Society.

Dalam praktik klinisnya, dr. Siti Elkana Nauli memberikan berbagai layanan pemeriksaan dan penanganan jantung secara komprehensif. Layanan yang tersedia meliputi Cardiac MRI, Cardiac CT, Cardiac Nuclear, angiografi koroner, hingga tindakan di Cath Lab. Selain itu, ia juga menangani berbagai pemeriksaan penunjang seperti ekokardiografi, elektrokardiogram (EKG), stress test, serta Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM). dr. Siti juga melayani konsultasi jantung secara menyeluruh, termasuk prosedur seperti kardioversi dan pemeriksaan elektrofisiologi jantung untuk membantu diagnosis dan penanganan gangguan irama jantung.

dr. Siti Elkana Nauli, Sp.JP (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 16.30 – 18.30 WIB
  • Rabu: 16.30 – 18.30 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Royal Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes