Kemampuan motorik adalah salah satu kemampuan yang akan mulai dikembangkan anak sejak pada tahun pertamanya lahir. Keterlambatan motorik kasar ataupun halus akan menyebabkan gangguan tumbuh kembang pada anak.
Penting bagi orang tua memahami tanda-tandanya sejak dini agar dapat memberikan terapi sesegera mungkin begitu diagnosis ditegakkan. Sebab, semakin cepat terapi diberikan semakin baik pula progres perbaikannya.
Contents
Tanda-tanda keterlambatan motorik halus
Kemampuan motorik terbagi menjadi dua, yakni motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar melibatkan otot-otot besar dan otot utama tubuh, seperti otot inti tubuh. Kemampuan motorik kasar membuat anak dapat berjalan, duduk, berdiri, berlari, melompat, menendang, dan mengangkat.
Sementara itu, motorik halus melibatkan otot-otot kecil yang ada di jari-jari tangan dan kaki, telapak tangan dan kaki, serta pergelangan tangan dan kaki. Selain itu, motorik halus juga melibatkan saraf, otot, dan sendi. Ketangkasan anak yang baik menandakan perkembangan motorik halus yang baik.
Contoh kemampuan motorik halus, antara lain adalah menggenggam, memegang pensil, menggambar, menulis, dan mengancing baju.
Keterlambatan motorik halus membuat anak kesulitan melakukan tugas-tugas di atas.
Baca juga: Speech Delay pada Anak, Ini Penyebab dan Gejalanya
Kemampuan motorik halus anak berkembang sesuai dengan tahapan usia anak. Berikut ini adalah tanda-tanda keterlambatan perkembangan kemampuan motorik halus anak berdasarkan usianya:
Usia 0-6 bulan
- Belum dapat menggenggam benda, baik dengan satu atau kedua tangan
- Tangan anak tetap terkatup saat diberikan benda (refleks menggenggam tidak muncul)
Usia 6-12 bulan
- Tidak dapat mencubit atau menggenggam barang dengan ibu jari dan satu jari lainnya
- Tidak dapat memindahkan barang dari tangan yang satu ke yang lainnya
- Tidak dapat menggenggam mainan atau kesulitan memasukkan makanan atau benda ke mulut
Usia 1-2 tahun
- Kesulitan memutar kenop pintu
- Kesulitan bahkan tidak dapat menggunakan sendok dan garpu saat makan
- Perlu selalu dibantu saat membalik halaman buku
- Tidak dapat menumpuk permainan balok
Usia 2-3 tahun
- Kesulitan menggenggam alat tulis dan alat gambar
Beberapa gejala gangguan motorik halus anak lainnya, yaitu:
- Anak jalan jinjit
- Tampak kikuk dan ceroboh
- Kesulitan mengunyah dan menelan
Penyebab gangguan motorik halus anak
Gangguan motorik anak merupakan salah satu gejala dari kondisi kesehatan lain yang mendasarinya. Adanya masalah pada sistem saraf pusat, saraf tepi, kemampuan sensori anak, dan masalah tulang rangka (muskuloskeletal) bisa menyebabkan keterlambatan motorik halus anak.
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan anak mengalami keterlambatan motorik halus, antara lain:
- Penyakit saraf pada anak, seperti cerebral palsy dan spina bifida
- Distrofi otot
- Autisme
- Keterlambatan tumbuh kembang
- Disgrafia
- Gangguan sensori
Cara mengatasi keterlambatan motorik halus pada anak
Untuk mengatasi masalah keterlambatan motorik halus pada anak, cobalah berkonsultasi dengan dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang. Dokter akan melakukan evaluasi sekaligus mencari penyebab masalah motorik halus pada anak.
Umumnya, untuk membantu mengejar ketertinggalan perkembangan motorik halus anak yang terlambat, anak akan disarankan untuk melakukan terapi okupasi.
Terapi okupasi adalah bagian dari fisioterapi yang akan membantu meningkatkan kemampuan anak dalam menjalankan tugas sehari-hari, seperti menggenggam, mengancing baju, atau memakai baju.
Akan tetapi, selain terapi, Anda juga perlu terus memberikan stimulus di rumah agar kemampuan motorik halusnya terus berkembang. Ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik halus anak, seperti:
- Melakukan tummy time sejak dini
- Mengenalkan anak dengan beragam tekstur untuk meningkatkan kemampuan sensorinya
- Memberikan benda-benda untuk meningkatkan kemampuan menggenggam
- Bermain memasukkan dan mengeluarkan benda dari kontainer
- Membiarkan anak membalik halaman dari buku yang dibaca
- Membiarkan anak menggambar dengan tangan secara langsung
- Bermain menyusun gelas atau menumpuk mainan balok lain
- Berlatih makan dengan alat makan
- Meminta anak menuang air ke wadah dengan ukuran berbeda
Segera buat janji dengan dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang dan fisioterapis anak kami di Children’s Clinic di Mandaya Royal Hospital untuk berkonsultasi mengenai gangguan motorik halus yang dialami anak Anda. Hubungi kami melalui Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau download aplikasi Care Dokter di Google Play dan App Store untuk membuat janji temu, memantau antrean, dan konsultasi yang lebih nyaman.
Lihat juga: Anak Telat Jalan 15 Bulan, Ini Kata dr. Lisa Safira Sp.A (K) Neuro