fbpx

Hati-hati! Ini 4 Komplikasi Pembesaran Prostat Jika Tidak Ditangani

Hati-hati! Ini 4 Komplikasi Pembesaran Prostat Jika Tidak Ditangani

Pembesaran prostat atau benign prostatic hyperplasia (BPH) sering kali dianggap sebagai kondisi ringan yang bisa ditoleransi, terutama pada pria usia lanjut. Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, pembesaran prostat dapat memicu berbagai komplikasi serius yang mengganggu kesehatan dan kualitas hidup. Mulai dari infeksi saluran kemih (ISK), munculnya darah dalam urine dan terbentuknya batu kandung kemih, hingga risiko kerusakan ginjal, komplikasi pembesaran prostat perlu diwaspadai sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih berat.

Sebelum kondisinya berkembang menjadi lebih serius, pembesaran prostat perlu ditangani sejak dini. RS Mandaya Royal Puri memiliki teknologi pistol uap air REZUM yang bisa menangani pembesaran prostat tanpa operasi dan tidak mengganggu fungsi seksual pria (ejakulasi dan ereksi). 

Konsultasi dokter

Komplikasi pembesaran prostat jika tidak ditangani

Prostat mengelilingi uretra atau saluran kencing, sehingga ketika pembesaran prostat terjadi dan ukuran prostat membesar, kondisi ini dapat menekan serta menyumbat uretra. Jika tidak ditangani, BPH dapat menyebabkan penyumbatan yang semakin berat pada uretra, sehingga keluhan yang dirasakan pasien pun dapat semakin memburuk.

Berikut ini adalah beberapa komplikasi dan bahaya pembesaran prostat jika tidak ditangani:

1. Infeksi saluran kemih (ISK)

Pembesaran prostat dapat menekan uretra dan menghambat aliran urine, sehingga urine tidak dapat keluar sepenuhnya dari kandung kemih. Sisa urine yang tertahan ini menjadi media ideal bagi pertumbuhan bakteri, sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih (ISK) yang ditandai dengan nyeri saat berkemih, sering buang air kecil, dan rasa tidak nyaman pada area perut bawah.

2. Batu kandung kemih

Aliran urine yang terhambat akibat pembesaran prostat menyebabkan urine tertahan terlalu lama di kandung kemih. Lama-kelamaan, endapan mineral dalam urine dapat mengeras dan membentuk batu kandung kemih. Kondisi ini dapat memicu nyeri, gangguan berkemih, serta meningkatkan risiko infeksi saluran kemih berulang.

Konsultasi dokter

3. Darah dalam urine (hematuria)

Pembesaran prostat dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar prostat dan kandung kemih menjadi lebih rapuh. Tekanan akibat sumbatan aliran urine dapat memicu iritasi atau pecahnya pembuluh darah, sehingga muncul darah dalam urine. Hematuria akibat BPH bisa terjadi secara berulang dan memerlukan evaluasi medis lebih lanjut.

4. Kerusakan ginjal

Jika pembesaran prostat tidak ditangani, sumbatan aliran urine dapat menyebabkan urine mengalir balik dari kandung kemih ke ginjal. Aliran balik urine ini meningkatkan tekanan pada ginjal dan dalam jangka panjang dapat merusak jaringan ginjal serta menurunkan fungsi ginjal. Oleh karena itu, penanganan pembesaran prostat sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius ini.

Baca juga: Biaya Tindakan Rezum di Indonesia dan Perbandingannya dengan Harga Luar Negeri

Teknologi pistol uap air REZUM untuk tangani pembesaran prostat

REZUM adalah teknologi terapi minimal invasif yang menggunakan uap air panas untuk menangani pembesaran prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH). Metode ini bekerja dengan menargetkan jaringan prostat yang berlebih dan menghancurkannya secara bertahap, sehingga ukuran prostat dapat mengecil tanpa tindakan operasi atau sayatan. Terapi REZUM dikenal mampu menjaga fungsi seksual pria, termasuk ereksi dan ejakulasi, serta menawarkan proses pemulihan yang lebih cepat dan efektif dalam meredakan keluhan saluran kemih.

Berikut ini adalah tahapan kerja teknologi pistol uap air REZUM dalam menangani pembesaran prostat tanpa operasi:

  • Alat khusus dimasukkan melalui uretra atau saluran kencing.
  • Uap air dialirkan secara terkontrol ke area prostat yang mengalami pembesaran.
  • Energi panas dari uap air akan merusak sel-sel prostat berlebih yang menekan uretra.
  • Jaringan prostat yang telah rusak kemudian diserap secara alami oleh tubuh, sehingga prostat menyusut dan aliran urine menjadi lebih lancar.

Konsultasi dokter

Baca juga: Rezum, Metode Terbaru Atasi Pembesaran Prostat Tanpa Ganggu Fungsi Seksual

Keunggulan Pistol Uap Air REZUM

Terapi pistol uap air REZUM memiliki sejumlah keunggulan sebagai solusi penanganan pembesaran prostat tanpa operasi, di antaranya:

  • Minimal invasif: Tidak memerlukan sayatan dengan durasi tindakan singkat, sekitar 10–30 menit.
  • Pemulihan cepat: Sebagian besar pasien dapat menjalani rawat jalan dan kembali beraktivitas dalam beberapa hari.
  • Menjaga fungsi seksual: Tidak mengganggu fungsi ereksi maupun ejakulasi.
  • Efektif: Memberikan perbaikan gejala saluran kemih yang dapat bertahan dalam jangka panjang.
  • Risiko rendah: Tingkat komplikasi lebih rendah dibandingkan prosedur operasi prostat konvensional.

Dokter spesialis urologi ahli REZUM di RS Mandaya Puri

Penanganan pembesaran prostat di RS Mandaya Royal Puri didukung oleh tim dokter spesialis urologi yang berpengalaman dan kompeten dalam menerapkan teknologi REZUM. Dengan pendekatan modern dan minimal invasif, para dokter ini memberikan perawatan yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing pasien BPH. Berikut adalah daftar dokter urologi yang menangani terapi REZUM di RS Mandaya Royal Puri:

1. dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS

dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS merupakan dokter spesialis urologi yang menempuh pendidikan kedokteran dan pendidikan spesialis Urologi di Universitas Indonesia. Untuk memperdalam keilmuannya, beliau juga menyelesaikan pendidikan Bachelor of Science (BSc) di Faculty of Medical Sciences, Newcastle University, Inggris.

Dengan latar belakang tersebut, dr. Maruto memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai kasus urologi, mulai dari operasi batu ginjal, penanganan gangguan prostat termasuk terapi REZUM, hingga tindakan vasektomi. Setiap prosedur dilakukan dengan pendekatan medis yang disesuaikan dengan kondisi klinis dan kebutuhan pasien.

dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U, FICS bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 09.00 – 13.00 WIB
  • Selasa: 09.00 – 13.00 WIB
  • Rabu: 09.00 – 13.00 WIB
  • Kamis: 09.00 – 13.00 WIB
  • Jumat: 09.00 – 13.00 WIB
  • Sabtu: 09.00 – 13.00 WIB.

Baca juga: Terapi Rezum dan TURP untuk Pembesaran Prostat Jinak, Mana yang Lebih Unggul?

2. dr. Hendy Mirza, Sp.U(K)

dr. Hendy Mirza, Sp.U (K) adalah dokter spesialis urologi konsultan yang memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai kelainan dan penyakit pada sistem urologi. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dan melanjutkan pendidikan spesialis urologi di Universitas Indonesia. Selain itu, dr. Hendy juga mengikuti program fellowship Rekonstruksi Pediatrik berbasis laparoskopi serta telah tersertifikasi sebagai Konsultan Urologi Pediatrik.

Di RS Mandaya Royal Puri, dr. Hendy Mirza menangani berbagai tindakan urologi, seperti operasi saluran kemih, biopsi prostat, prosedur PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy) untuk penanganan batu ginjal, serta TURP (Transurethral Resection of the Prostate) sebagai salah satu terapi pembesaran prostat.

dr. Hendy Mirza, Sp.U (K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Senin: 16.00 – 19.00 WIB
  • Rabu: 16.00 – 19.00 WIB
  • Jumat: 16.00 – 19.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes