Gabungan HIFU dan TACE: Strategi Terapi Kombinasi untuk Hasil Lebih Optimal pada Kanker Hati

Teknologi HIFU di Mandaya

Kanker hati merupakan salah satu penyakit dengan tingkat kompleksitas tinggi, terutama pada pasien yang sudah berada pada stadium lanjut atau memiliki gangguan fungsi hati seperti sirosis. Dalam praktik klinis, sering kali satu jenis terapi saja belum cukup untuk memberikan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, pendekatan kombinasi atau terapi multimodal semakin banyak dipertimbangkan guna meningkatkan efektivitas penanganan sekaligus tetap menjaga keamanan pasien.

Salah satu strategi yang kini menjadi perhatian adalah gabungan antara HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound) dan Transarterial Chemoembolization (TACE). Berdasarkan studi klinis, kombinasi kedua metode ini dinilai mampu memberikan hasil yang lebih optimal pada pasien kanker hati. Pendekatan terapi kombinasi ini membuka peluang baru dalam upaya mengendalikan pertumbuhan tumor secara lebih komprehensif dan terarah.

Konsultasi dokter

Apa itu HIFU dan TACE?

Berikut ini adalah penjelasan tentang HIFU dan TACE:

1. HIFU

HIFU adalah teknologi terapi non-bedah yang digunakan untuk menghancurkan tumor kanker hati tanpa perlu operasi terbuka. Metode ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasound berintensitas tinggi yang difokuskan langsung ke jaringan tumor secara presisi. Karena dilakukan tanpa sayatan, HIFU termasuk prosedur minimal invasif dengan risiko yang lebih rendah dibanding operasi konvensional. Terapi ini paling sering digunakan pada kanker hati jenis hepatocellular carcinoma (HCC).

Cara kerja HIFU

  • Alat ditempelkan di permukaan kulit dan mengirimkan gelombang ultrasound dari luar tubuh.
  • Gelombang difokuskan secara tepat ke lokasi tumor dengan panduan USG.
  • Energi yang terkonsentrasi berubah menjadi panas tinggi (lebih dari 60°C).
  • Panas tersebut menghancurkan sel kanker melalui proses ablasi termal.
  • Jaringan tumor yang sudah mati kemudian akan diserap tubuh secara bertahap.

2. TACE

TACE adalah prosedur minimal invasif untuk mengobati kanker hati dengan cara mengantarkan obat kemoterapi langsung ke pembuluh darah yang memberi makan tumor. Terapi ini bertujuan memperkecil atau mengendalikan pertumbuhan kanker dengan memusatkan pengobatan di area tumor, sehingga dampaknya ke jaringan sehat bisa diminimalkan.

Cara kerja TACE:

  • Dokter memasukkan selang kecil (kateter) melalui pembuluh darah di paha atau pergelangan tangan.
  • Kateter diarahkan menuju pembuluh darah yang menyuplai tumor di hati.
  • Obat kemoterapi disuntikkan langsung ke pembuluh darah yang memberi makan tumor.
  • Setelah itu, partikel khusus disuntikkan untuk menyumbat pembuluh darah tersebut (embolization).
  • Sumbatan ini membuat aliran darah ke tumor berkurang, sehingga sel kanker kekurangan oksigen dan nutrisi lalu mengecil atau mati.

Konsultasi dokter

Apa kata studi klinis tentang terapi kombinasi HIFU dan TACE untuk kanker hati?

Dalam sebuah penelitian terhadap 50 pasien kanker hati stadium lanjut, para peneliti membandingkan hasil pengobatan antara pasien yang menjalani kombinasi HIFU dan TACE dengan pasien yang hanya mendapatkan terapi TACE saja. 

Hasilnya menunjukkan bahwa pasien yang menerima terapi gabungan memiliki angka harapan hidup yang lebih baik secara signifikan dibandingkan kelompok yang hanya menjalani satu jenis terapi.

Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan HIFU, baik sebagai terapi tunggal maupun dikombinasikan dengan metode lain seperti TACE, memiliki potensi besar dalam membantu mengendalikan kanker hati. Pendekatan ini bahkan dapat menjadi pilihan bagi pasien dengan kondisi hati yang sudah terganggu, termasuk yang mengalami sirosis, karena menawarkan strategi pengobatan yang lebih komprehensif dan terarah.

Konsultasi dokter

Profil dan jadwal praktek dr. Sugianto, dokter ahli HIFU untuk kanker hati di RS Mandaya Puri

dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI merupakan dokter spesialis radiologi dengan subspesialis radiologi intervensional yang berpengalaman dalam melakukan berbagai prosedur minimal invasif untuk diagnosis dan terapi penyakit, termasuk kanker hati. Dalam setiap tindakan, beliau memanfaatkan panduan teknologi pencitraan medis seperti USG, CT Scan, MRI, serta fluoroskopi agar prosedur berjalan akurat, tepat sasaran, dan tetap mengutamakan keamanan pasien.

Sebagai dokter radiologi intervensi, dr. Sugianto memiliki keahlian dalam berbagai metode penanganan kanker hati, mulai dari TACE untuk mengatasi nodul dan tumor hati, hingga tindakan ablasi seperti Radiofrequency (RF) Ablasi dan Microwave Ablasi. Teknik-teknik tersebut dirancang untuk menghancurkan jaringan kanker tanpa operasi besar, sehingga risiko komplikasi dapat ditekan dan masa pemulihan pasien umumnya lebih singkat. Selain itu, beliau juga menerapkan teknologi HIFU sebagai salah satu inovasi terapi modern yang memungkinkan penghancuran tumor secara lebih presisi dan minim risiko.

Untuk latar belakang pendidikan, dr. Sugianto menyelesaikan studi Dokter Umum di Universitas Kristen Maranatha dan melanjutkan pendidikan Spesialis Radiologi di Universitas Indonesia. Dengan kombinasi pendidikan yang kuat dan pengalaman klinis yang luas, beliau berkomitmen menghadirkan layanan terapi minimal invasif terkini guna mendukung peningkatan kualitas hidup pasien kanker hati.

dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad, (K)RI bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:

  • Selasa: 16.00 – 20.00 WIB
  • Kamis: 16.00 – 20.00 WIB.

Untuk mempermudah kunjungan Anda, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes