fbpx

Apakah Rheumatoid Arthritis Bisa Sembuh? Ini Jawabannya

Apakah Rheumatoid Arthritis Bisa Sembuh? Ini Jawabannya

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun kronis yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi yang sehat. Kondisi ini umumnya menimbulkan peradangan pada sendi, terutama pada tangan, pergelangan tangan, dan kaki, sehingga memicu nyeri, bengkak, kaku, serta keterbatasan gerak. Gejala rheumatoid arthritis sering kali muncul secara bertahap dan dapat disertai keluhan lain seperti kelelahan, demam ringan, serta rasa tidak nyaman yang berlangsung lama.

Karena sifatnya yang kronis dan dapat memengaruhi kualitas hidup, banyak penderita rheumatoid arthritis mencari informasi lebih lanjut mengenai penanganannya. Lantas, apakah rheumatoid arthritis bisa sembuh dan apakah ada cara untuk mengendalikan gejalanya agar aktivitas sehari-hari tetap dapat berjalan dengan baik?

Konsultasi dokter

Apakah rheumatoid arthritis bisa sembuh?

Rheumatoid arthritis hingga saat ini belum dapat disembuhkan sepenuhnya. Penyakit autoimun ini memang belum memiliki terapi yang dapat menghilangkannya secara total. Namun, terdapat berbagai pendekatan yang bertujuan untuk membantu mengurangi nyeri dan peradangan, sekaligus memperlambat perkembangan penyakit sehingga kondisinya dapat lebih terkontrol.

Deteksi dan penanganan sejak dini memegang peranan penting dalam pengelolaan rheumatoid arthritis. Semakin cepat kondisi ini dikenali, semakin besar peluang untuk menekan peradangan dan menjaga fungsi sendi agar tetap optimal. Pemantauan yang tepat juga membantu mencegah gejala berkembang menjadi lebih berat.

Tanpa penanganan yang sesuai, rheumatoid arthritis dapat menyebabkan kerusakan permanen pada tulang rawan dan sendi. Bahkan, dalam jangka panjang, penyakit ini juga berisiko memengaruhi organ lain seperti paru-paru dan jantung. Oleh karena itu, pengelolaan yang konsisten sangat diperlukan untuk membantu menjaga kualitas hidup penderita rheumatoid arthritis.

Konsultasi dokter

Pilihan penanganan dan pengobatan rheumatoid arthritis

Berikut ini adalah sejumlah penanganan dan pengobatan rheumatoid arthritis yang bisa direkomendasikan oleh dokter sesuai dengan kondisi pasien:

1. Obat-obatan

Pengobatan rheumatoid arthritis disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan lamanya penyakit. Dokter akan menentukan jenis obat yang paling sesuai bersama pasien.

  • NSAID (obat antiinflamasi nonsteroid): Digunakan untuk membantu meredakan nyeri, bengkak, dan peradangan pada sendi. Beberapa NSAID tersedia bebas, sementara yang lain memerlukan resep dokter. Efek samping dapat meliputi gangguan lambung, jantung, dan ginjal.
  • Kortikosteroid: Obat seperti kortikosteroid membantu mengurangi peradangan dan nyeri serta memperlambat kerusakan sendi. Biasanya digunakan untuk meredakan gejala dengan cepat, lalu dosisnya akan dikurangi secara bertahap ketika kondisi mulai terkendali.
  • DMARD konvensional: Obat ini berfungsi memperlambat perkembangan rheumatoid arthritis dan melindungi sendi dari kerusakan jangka panjang. Penggunaan DMARD memerlukan pemantauan rutin karena dapat menimbulkan efek samping tertentu.
  • DMARD biologis: Merupakan jenis DMARD yang bekerja dengan menargetkan bagian tertentu dari sistem kekebalan tubuh. Obat ini sering digunakan bersamaan dengan DMARD konvensional dan memerlukan pengawasan ketat karena dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • DMARD sintetis bertarget: Digunakan apabila DMARD konvensional dan biologis tidak memberikan hasil yang optimal. Obat ini bekerja secara spesifik untuk menghambat proses peradangan pada rheumatoid arthritis.

2. Terapi

Terapi fisik atau terapi okupasi dapat membantu menjaga kelenturan sendi, meningkatkan kekuatan otot, serta memudahkan aktivitas sehari-hari. Terapis juga dapat memberikan saran penggunaan alat bantu agar sendi tidak terbebani.

3. Operasi

Tindakan operasi dapat dipertimbangkan bila pengobatan tidak mampu mencegah kerusakan sendi. Operasi bertujuan memperbaiki atau mengganti sendi yang rusak untuk membantu mengurangi nyeri dan mengembalikan fungsi sendi.

Konsultasi dokter

Dokter spesialis rheumatoid arthritis di RS Mandaya Royal Puri, dr. Gantira

RS Mandaya Royal Puri didukung oleh dokter ahli rheumatoid arthritis yang berpengalaman, yaitu dr. Gantira Wijayakusumah Danasasmita, Sp.PD, Subsp.R(K). Beliau merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan keahlian khusus dalam menangani berbagai penyakit reumatologi, termasuk rheumatoid arthritis dan gangguan autoimun lainnya.

dr. Gantira menyelesaikan pendidikan dokter umum di Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), kemudian melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam serta subspesialis reumatologi di Universitas Indonesia. Bidang reumatologi sendiri berfokus pada penanganan penyakit yang menyerang sendi, otot, tulang, dan jaringan ikat, seperti rematik, artritis, lupus, gout, serta berbagai penyakit autoimun.

Gelar Subsp.R(K) yang disandangnya menunjukkan bahwa dr. Gantira telah menempuh pendidikan subspesialis hingga tingkat konsultan. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman tersebut, beliau diakui memiliki kompetensi tinggi dalam mendiagnosis dan menangani penyakit reumatologi secara komprehensif.

  1. Gantira Wijayakusumah Danasasmita, Sp.PD, Subsp.R(K) bisa ditemui di RS Mandaya Royal Puri pada:
  • Selasa: 15.00 – 18.00 WIB
  • Jumat: 10.00 – 13.00 WIB
  • Sabtu: 15.00 – 18.00 WIB

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke RS Mandaya Royal Puri dan bertemu dengan dr. Gantira, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

Konsultasi dokter

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes