Nyeri Pinggang Menjalar hingga Kaki? Waspadai skiatika

Nyeri Pinggang Menjalar hingga Kaki? Waspadai skiatika

Pernahkah Anda merasakan nyeri pinggang menjalar hingga kaki? Kondisi ini bisa jadi merupakan tanda skiatika, yaitu nyeri saraf yang disebabkan oleh cedera atau iritasi pada saraf sciatika. Selain nyeri, skiatika juga dapat menimbulkan sensasi kesemutan atau mati rasa di area punggung atau bokong yang menjalar ke tungkai. Gejala ini bahkan bisa terasa hingga ke telapak kaki atau jari-jari kaki.

Kabar baiknya, Anda tidak sendirian. skiatika sangat umum terjadi dan banyak orang dewasa akan mengalaminya di suatu waktu dalam hidup mereka. Kondisi ini termasuk salah satu penyebab nyeri kaki yang paling sering ditangani dalam layanan medis. Karena itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat.

Konsultasi dokter

Seperti apa gejala skiatika?

Gejala skiatika biasanya memengaruhi bokong dan bagian belakang salah satu tungkai, sering kali termasuk telapak kaki dan jari-jari kaki.

Anda mungkin merasakan:

  • Nyeri tajam atau terbakar di sepanjang bagian belakang tungkai
  • Kesemutan, seperti ditusuk-tusuk jarum
  • Mati rasa
  • Kelemahan otot.

Gejala bisa muncul secara tiba-tiba, tetapi bisa juga muncul perlahan. Nyeri dapat terasa lebih parah saat bergerak, bersin, atau batuk.

Anda mungkin juga mengalami nyeri punggung, tetapi biasanya tidak separah nyeri di tungkai.

Kapan harus ke dokter?

Skiatika ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring waktu. Hubungi dokter jika perawatan mandiri tidak meredakan gejala. Hubungi dokter juga jika nyeri berlangsung lebih dari seminggu, terasa berat, atau semakin memburuk. Segera cari pertolongan medis jika mengalami:

  • Mati rasa atau kelemahan otot yang muncul tiba-tiba pada tungkai.
  • Nyeri setelah cedera berat, misalnya akibat kecelakaan lalu lintas.
  • Kesulitan mengontrol buang air besar atau buang air kecil.

Apa yang menjadi penyebab skiatika?

Skiatika terjadi ketika akar saraf yang menuju saraf skiatik terjepit. Penyebabnya biasanya adalah saraf kejepit akibat hernia diskus (bantalan sendi tulang belakang yang menonjol) atau pertumbuhan tulang berlebih, yang kadang disebut taji tulang, pada tulang belakang.

Faktor risiko skiatika meliputi:

  • Usia. Orang berusia 20 hingga 50 tahun paling berisiko mengalami hernia diskus. Taji tulang lebih sering muncul seiring bertambahnya usia.
  • Obesitas. Kelebihan berat badan meningkatkan beban pada tulang belakang.
  • Pekerjaan. Pekerjaan yang menuntut gerakan memutar punggung, mengangkat beban berat, atau mengemudi kendaraan bermotor dalam waktu lama dapat berperan dalam terjadinya hernia diskus.
  • Duduk terlalu lama. Orang yang banyak duduk atau jarang bergerak lebih mungkin mengalami hernia diskus dibandingkan orang yang aktif.
  • Diabetes. Kondisi yang memengaruhi cara tubuh menggunakan gula darah ini meningkatkan risiko kerusakan saraf.

Pengobatan nyeri pinggang menjalar hingga kaki akibat skiatika

Jika Anda mengalami skiatika, pengobatan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Latihan dan peregangan. Gerakan peregangan dan latihan yang tepat dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf sciatika, menjaga kelenturan otot punggung dan tungkai, serta mempercepat pemulihan.
  • Obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri dapat membantu meredakan rasa sakit sehingga Anda tetap dapat beraktivitas dan melakukan latihan dengan lebih nyaman. Jenis dan dosis obat sebaiknya disesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Fisioterapi. Fisioterapi mencakup saran latihan yang sesuai dengan kondisi Anda serta teknik seperti pijat atau terapi manual (manual therapy). Seorang fisioterapis dapat merancang program yang disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan nyeri Anda.

Jika nyeri yang Anda rasakan tergolong berat dan pengobatan sebelumnya tidak membantu, Anda mungkin akan dirujuk ke dokter spesialis di rumah sakit untuk menjalani salah satu tindakan berikut:

  • Denervasi radiofrekuensi (radiofrequency denervation). Prosedur untuk menutup atau menonaktifkan sebagian saraf di punggung sehingga saraf tersebut berhenti mengirimkan sinyal nyeri ke otak.
  • Suntikan pereda nyeri. Salah satunya adalah suntikan epidural, yaitu penyuntikan obat di sekitar saraf tulang belakang untuk menghilangkan sensasi nyeri.
  • Operasi. Tindakan bedah yang disebut operasi dekompresi (decompression surgery) terkadang dapat membantu meredakan skiatika dengan mengurangi tekanan pada saraf yang terjepit.

Keputusan mengenai jenis pengobatan yang tepat akan bergantung pada penyebab skiatika, tingkat keparahan gejala, serta kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.

Penanganan skiatika hingga saraf kejepit di RS Mandaya Royal Puri

Jika nyeri pinggang menjalar hingga kaki tidak kunjung membaik, pemeriksaan oleh dokter yang tepat sangat diperlukan. RS Mandaya Royal Puri melayani penanganan skiatika sekaligus penyebabnya, seperti saraf kejepit, penebalan ligamen, hingga pertumbuhan tulang yang menekan saraf. Penanganan dilakukan oleh tim dokter yang berpengalaman, mulai dari dokter ortopedi konsultan spine hingga dokter spesialis bedah saraf. Pasien dapat berkonsultasi, menjalani pemeriksaan penunjang seperti MRI untuk memastikan penyebab nyeri, lalu mendapatkan rencana terapi yang sesuai dengan kondisinya, baik non-operatif maupun tindakan bedah.

Untuk kasus yang membutuhkan tindakan, RS Mandaya Royal Puri menyediakan berbagai prosedur bedah tulang belakang minimal invasif. Salah satunya arthrospine, yaitu bedah endoskopi tulang belakang yang menggunakan kamera mikro untuk melihat area saraf secara jelas melalui monitor beresolusi tinggi, dengan sayatan hanya sekitar 1-2 cm. Selain itu tersedia pula mikrodisektomi (bedah mikro), Percutaneous Endoscopic Lumbar Discectomy (PELD), dan Percutaneous Stenoscopic Lumbar Decompression (PSLD). Untuk kasus yang lebih kompleks, tersedia prosedur seperti ACDF maupun ACDR pada saraf kejepit di leher. Dengan sayatan yang kecil, pasien umumnya mengalami nyeri pascaoperasi yang lebih ringan dan pemulihan yang lebih cepat.

Dari sisi keamanan, RS Mandaya Royal Puri juga menerapkan teknologi Intraoperative Neuro Monitoring (IONM) pada tindakan bedah saraf tulang belakang. Teknologi ini memungkinkan tim medis memantau fungsi saraf pasien secara real time selama operasi, sehingga risiko cedera saraf dapat diminimalkan dan hasil dekompresi saraf dapat dipantau langsung. Kombinasi tim dokter berpengalaman dan teknologi yang mendukung ini diharapkan membantu pasien kembali beraktivitas dengan lebih nyaman. 

Fasilitas untuk pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang agar pasien dari luar kota maupun luar negeri merasa lebih nyaman selama berobat:

  • Penjemputan VIP (VIP transport). Layanan antar-jemput dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit dengan kendaraan nyaman, didampingi tim Patient Experience Officer (PEO).
  • Penjemputan ambulans medis. Layanan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara, stasiun, atau pelabuhan), dilengkapi peralatan medis dan didampingi tenaga kesehatan profesional.
  • Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen). Tempat menginap yang nyaman bagi keluarga pendamping pasien, berlokasi di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri, serta tersedia pilihan apartemen terdekat.
  • Layanan pasien internasional (International Patient Relation). Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri, mulai dari koordinasi medis, penerjemah, hingga urusan administrasi. Untuk informasi dan bantuan, hubungi 021 5092 8888 atau kirim email ke [email protected].

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. Cleveland Clinic. Sciatica. (https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12792-sciatica). Diakses pada 7 November 2026.
  2. Mayo Clinic. Sciatica. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sciatica/symptoms-causes/syc-20377435). Diakses pada 7 November 2026.
  3. NHS. Sciatica. (https://www.nhs.uk/conditions/sciatica/). Diakses pada 7 November 2026. 
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes