BAB Berwarna Hitam: Apa Penyebabnya dan Kapan Harus Khawatir?

BAB Berwarna Hitam: Apa Penyebabnya dan Kapan Harus Khawatir?

Terkadang, warna BAB bisa menjadi sangat gelap hingga tampak hitam. Pada beberapa kondisi, teksturnya juga bisa lengket dan menyerupai aspal atau ter. BAB berwarna hitam dapat disebabkan oleh perubahan pola makan, konsumsi obat-obatan tertentu, atau masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.

Warna BAB sebenarnya dapat bervariasi, mulai dari berbagai nuansa cokelat, kekuningan, hingga kehijauan. Perubahan ini umumnya dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi, obat-obatan yang digunakan, serta jumlah cairan empedu dalam saluran pencernaan. Namun, BAB yang berwarna hitam atau merah terang bisa menjadi tanda adanya perdarahan. Karena itu, meskipun Anda menduga penyebabnya berasal dari makanan atau obat-obatan, BAB berwarna hitam tetap perlu diperiksakan ke dokter.

Konsultasi dokter

Apa penyebab BAB berwarna hitam?

BAB berwarna hitam dapat disebabkan oleh perdarahan pada saluran pencernaan maupun konsumsi makanan, obat-obatan, dan suplemen tertentu. Jika warna hitam disebabkan oleh perdarahan, kondisi ini dikenal sebagai melena. Biasanya, perdarahan berasal dari saluran pencernaan bagian atas, seperti lambung, kerongkongan, atau usus halus bagian atas (duodenum).

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan perdarahan dan melena meliputi:

  • Tukak lambung: Luka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari yang dapat menyebabkan perdarahan.
  • Gastritis atau esofagitis: Peradangan pada lapisan lambung atau kerongkongan yang dapat memicu perdarahan.
  • Gastropati erosif: Kerusakan atau pengikisan lapisan lambung yang dapat menimbulkan perdarahan.
  • Cedera atau perforasi saluran pencernaan: Robekan atau lubang pada dinding saluran pencernaan akibat cedera atau kondisi medis tertentu.
  • Varises esofagus atau lambung: Pembuluh darah yang melebar dan pecah pada kerongkongan atau lambung sehingga menyebabkan perdarahan.
  • Robekan Mallory-Weiss: Robekan pada lapisan kerongkongan akibat muntah yang kuat atau berulang.
  • Kanker saluran pencernaan: Kanker lambung, kanker kerongkongan, atau kanker pankreas yang dapat menyebabkan perdarahan.
  • Demam berdarah virus: Beberapa infeksi virus berat, seperti Ebola, dapat menyebabkan perdarahan pada saluran pencernaan.

Penyebab BAB hitam selain perdarahan

Tidak semua BAB berwarna hitam disebabkan oleh perdarahan. Beberapa makanan, obat-obatan, dan suplemen juga dapat mengubah warna feses menjadi lebih gelap, di antaranya:

  • Suplemen zat besi: Konsumsi zat besi dapat membuat warna feses menjadi hitam atau lebih gelap.
  • Obat yang mengandung bismuth subsalicylate: Kandungan ini dapat menyebabkan perubahan warna feses menjadi hitam.
  • Arang aktif (activated charcoal): Penggunaan arang aktif dapat membuat feses berwarna hitam.
  • Makanan berwarna gelap: Konsumsi sosis darah, licorice hitam, atau blueberry dalam jumlah banyak dapat mengubah warna feses.

Baca juga: Teraba Ada yang Menonjol di Anus Saat BAB? Waspada Wasir

Apakah BAB berwarna hitam yang saya alami disebabkan perdarahan?

Untuk memastikan apakah BAB berwarna hitam disebabkan oleh perdarahan atau hanya perubahan warna akibat makanan dan obat-obatan, dokter dapat melakukan pemeriksaan sampel feses untuk mendeteksi keberadaan darah. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan, gejala yang dialami, serta karakteristik BAB, termasuk warna, tekstur, dan baunya.

Ada beberapa ciri yang dapat membantu membedakan BAB hitam akibat perdarahan dengan BAB yang berubah warna karena makanan atau obat-obatan:

  • Warna dan tekstur: Melena umumnya berwarna hitam pekat dengan tekstur lengket seperti aspal atau ter. Sementara itu, BAB yang menghitam akibat makanan atau obat-obatan belum tentu memiliki tekstur lengket. Namun, perdarahan tertentu juga dapat menyebabkan BAB lebih encer atau tampak seperti diare. Jika jumlah darah yang keluar sedikit, warnanya mungkin terlihat cokelat sangat gelap.
  • Bau BAB: Melena biasanya memiliki bau yang sangat menyengat dan tidak biasa. Bau ini muncul akibat darah yang mengalami proses pemecahan dan pencernaan selama melewati saluran cerna. Berbeda dengan BAB hitam akibat makanan atau obat-obatan, yang umumnya tidak memiliki bau khas tersebut.

Meski karakteristik warna, tekstur, dan bau dapat menjadi petunjuk, ciri-ciri tersebut tidak cukup untuk memastikan adanya perdarahan. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab BAB berwarna hitam.

Bagaimana dokter mendiagnosis penyebab BAB berwarna hitam?

Jika dokter mencurigai BAB berwarna hitam disebabkan oleh perdarahan atau melena, pemeriksaan biasanya diawali dengan tes feses untuk mendeteksi keberadaan darah. Salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah fecal occult blood test (FOBT), yaitu tes untuk menemukan darah samar yang tidak terlihat secara langsung pada feses.

Setelah memastikan adanya perdarahan, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mencari sumber dan penyebabnya. Beberapa pemeriksaan yang mungkin diperlukan meliputi:

  • Tes darah: Pemeriksaan darah, termasuk panel metabolik komprehensif, dapat membantu mengevaluasi kondisi kesehatan secara umum, mengetahui kemungkinan kehilangan darah, serta mencari petunjuk penyebab perdarahan.
  • Pemeriksaan pencitraan: CT scan atau CT angiografi dapat membantu dokter menemukan lokasi sumber perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Endoskopi saluran cerna atas: Pemeriksaan ini menggunakan selang tipis berkamera yang dimasukkan melalui mulut menuju kerongkongan, lambung, dan duodenum untuk melihat sumber perdarahan. Jika diperlukan, dokter juga dapat mengambil sampel jaringan atau melakukan tindakan untuk menghentikan perdarahan.

Jenis pemeriksaan yang dilakukan akan disesuaikan dengan kondisi pasien, gejala yang dialami, dan dugaan sumber perdarahan.

Kapan BAB berwarna hitam perlu dikhawatirkan?

BAB berwarna hitam dengan tekstur lengket seperti aspal atau ter, terutama jika disertai bau yang sangat menyengat, dapat menjadi tanda melena atau perdarahan di dalam saluran pencernaan. Kondisi ini perlu diwaspadai karena perdarahan mungkin masih berlangsung meskipun darah yang keluar sudah mengalami proses pencernaan sebelum terlihat pada feses.

Bahkan, darah yang menyebabkan BAB berwarna hitam bisa berasal dari perdarahan yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Karena itu, jangan menunda pemeriksaan medis meskipun Anda tidak yakin apakah perdarahan masih berlangsung.

Kapan harus segera mencari pertolongan medis?

Segera kunjungi IGD jika BAB berwarna hitam disertai tanda-tanda perdarahan berat, seperti:

  • Muntah darah: Muntah berwarna merah atau menyerupai ampas kopi.
  • Pusing dan lemas: Tubuh terasa lemah, kepala ringan, atau hampir pingsan.
  • Jantung berdebar dan sesak napas: Detak jantung terasa cepat disertai kesulitan bernapas.
  • BAB hitam atau berdarah selama beberapa hari: Kondisi yang berlangsung berulang dapat menandakan perdarahan saluran pencernaan.

Pemeriksaan dan penanganan BAB hitam di Mandaya Royal Hospital Puri

Jika Anda mengalami BAB berwarna hitam, terutama jika teksturnya lengket seperti aspal dan berbau menyengat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD), khususnya konsultan gastroenterologi-hepatologi yang menangani gangguan saluran pencernaan dan hati. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah perubahan warna tinja tersebut berkaitan dengan perdarahan di saluran pencernaan atau kondisi lainnya.

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan layanan pemeriksaan dan penanganan gangguan pencernaan yang didukung oleh tim dokter spesialis penyakit dalam dan dokter subspesialis gastroenterologi-hepatologi. Untuk membantu mencari tahu penyebab BAB hitam, tersedia pula layanan endoskopi yang memungkinkan dokter melihat kondisi bagian dalam saluran pencernaan, termasuk mendeteksi sumber perdarahan seperti tukak lambung atau kelainan lainnya.

Dengan dukungan dokter spesialis dan fasilitas pemeriksaan yang lengkap, pasien dapat menjalani evaluasi lebih lanjut untuk menentukan penyebab BAB hitam sekaligus mendapatkan penanganan sesuai kondisi medisnya. Jangan menunda pemeriksaan, terutama jika BAB hitam disertai pusing, lemas, muntah darah, atau nyeri perut hebat.

Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri

Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:

  • Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
  • Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
  • Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
  • Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].

Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.

*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.

Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.

Konsultasi dokter

Referensi:

  1. Cleveland Clinic. Melena (Black Stool). (https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/25058-melena). Diakses pada 3 November 2026.
  2. WebMD. Why Is My Poop Black? 7 Causes of Black or Tarry Stool. (https://www.webmd.com/digestive-disorders/black-tarry-stool-reasons). Diakses pada 3 November 2026.
Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp
We usually reply in a few minutes