Miom adalah pertumbuhan jaringan nonkanker yang muncul di dalam atau di sekitar rahim. Kondisi ini cukup umum terjadi pada wanita dan tidak selalu membutuhkan penanganan medis jika tidak menimbulkan keluhan.
Miom lebih sering dialami oleh wanita yang belum memasuki masa menopause. Meski demikian, setiap wanita berpotensi mengalami kondisi ini. Jika miom menimbulkan gejala seperti perdarahan menstruasi berlebihan, nyeri panggul, atau tekanan pada organ di sekitarnya, dokter dapat menyarankan penanganan sesuai kondisi pasien.
Salah satu pilihan penanganan miom adalah operasi miom atau miomektomi, yaitu prosedur untuk mengangkat miom tanpa mengangkat rahim. Terdapat beberapa jenis operasi miom, antara lain histeroskopi, laparoskopi, dan laparotomi. Pemilihan prosedur bergantung pada ukuran, jumlah, dan lokasi miom, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.
Contents
Mengenal operasi miom dan jenis-jenisnya
Jenis operasi miom ditentukan berdasarkan beberapa faktor, mulai dari ukuran, jumlah, dan lokasi miom di dalam rahim hingga rencana kehamilan pasien di masa mendatang. Beberapa jenis operasi memungkinkan rahim tetap dipertahankan, sehingga wanita yang masih ingin memiliki anak dapat mempertimbangkan pilihan ini bersama dokter.
Salah satu prosedur yang dapat dilakukan adalah miomektomi, yaitu operasi untuk mengangkat miom tanpa mengangkat rahim. Prosedur ini memiliki beberapa metode, yang disesuaikan dengan kondisi miom dan kebutuhan pasien, antara lain:
1. Histeroskopi
Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan alat tipis dan lentur yang dilengkapi kamera melalui vagina hingga mencapai rahim. Dokter kemudian menggunakan instrumen khusus untuk mengangkat miom. Metode ini umumnya digunakan untuk menangani miom yang menonjol ke dalam rongga rahim.
2. Laparoskopi
Pada metode ini, dokter membuat beberapa sayatan kecil di perut untuk memasukkan kamera dan instrumen bedah. Kamera membantu dokter melihat kondisi di dalam perut melalui layar, sedangkan instrumen digunakan untuk mengangkat miom. Dibandingkan operasi terbuka, laparoskopi menggunakan sayatan yang lebih kecil.
3. Laparotomi
Berbeda dengan laparoskopi, prosedur ini dilakukan melalui satu sayatan yang lebih besar di perut agar dokter dapat menjangkau dan mengangkat miom secara langsung. Metode ini dapat dipertimbangkan untuk miom dengan ukuran besar, jumlah banyak, atau kondisi tertentu yang membutuhkan pendekatan operasi terbuka.
Setiap metode memiliki kelebihan dan pertimbangan masing-masing. Karena itu, dokter spesialis obstetri dan ginekologi akan mengevaluasi kondisi miom, kesehatan pasien, serta rencana kehamilan sebelum menentukan jenis operasi yang paling sesuai.
Baca juga: Ciri-ciri Miom pada Wanita dan Penanganannya Tanpa Operasi di RS Mandaya Royal Puri
Kapan operasi miom perlu dilakukan?
Tidak semua miom harus dioperasi. Jika miom berukuran kecil dan tidak menimbulkan keluhan, dokter mungkin menyarankan pemantauan secara berkala. Namun, operasi miom dapat dipertimbangkan jika kondisi miom mulai menimbulkan gejala atau mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Beberapa kondisi yang dapat menjadi pertimbangan untuk menjalani operasi miom meliputi:
- Menstruasi berlebihan atau berkepanjangan. Miom dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang banyak hingga mengganggu aktivitas dan meningkatkan risiko anemia akibat kekurangan zat besi.
- Nyeri panggul yang mengganggu. Miom yang menimbulkan nyeri atau rasa tertekan di area panggul dapat memerlukan penanganan lebih lanjut, terutama jika keluhan terus berulang.
- Miom berukuran besar atau terus membesar. Ukuran dan pertumbuhan miom menjadi pertimbangan dokter dalam menentukan apakah tindakan diperlukan. Namun, tidak ada satu ukuran miom yang secara otomatis mengharuskan operasi.
- Gangguan pada kandung kemih atau usus. Miom yang menekan organ di sekitarnya dapat menyebabkan sering buang air kecil, kesulitan mengosongkan kandung kemih, atau sembelit.
- Gangguan kesuburan atau masalah kehamilan tertentu. Miom yang memengaruhi bentuk rongga rahim dapat berkaitan dengan kesulitan hamil atau komplikasi kehamilan. Dokter akan mengevaluasi apakah miom perlu ditangani.
- Pengobatan sebelumnya belum membantu. Jika obat-obatan tidak cukup mengendalikan perdarahan atau nyeri, dokter dapat mempertimbangkan tindakan operasi atau pilihan terapi lainnya.
Pemilihan operasi juga perlu mempertimbangkan jumlah dan lokasi miom, usia, kondisi kesehatan, serta rencana kehamilan pasien. Bagi wanita yang ingin mempertahankan rahim, miomektomi dapat menjadi salah satu pilihan yang didiskusikan bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi.
Baca juga: 4 Jenis Miom Rahim yang Penting Diwaspadai Wanita
Faktor-faktor yang menentukan jenis penanganan miom
Sebagian besar miom berhenti tumbuh dan bahkan dapat mengecil ketika wanita mendekati masa menopause. Oleh karena itu, dokter mungkin menyarankan pemantauan berkala terlebih dahulu jika miom tidak menimbulkan keluhan yang mengganggu. Namun, jika miom menyebabkan gejala tertentu atau berisiko menimbulkan masalah kesehatan, penanganan lebih lanjut seperti operasi mungkin diperlukan.
Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dokter dalam menentukan jenis penanganan miom, antara lain:
- Tingkat keparahan gejala: Keluhan seperti perdarahan menstruasi berlebihan, nyeri panggul, atau tekanan pada organ di sekitarnya dapat memengaruhi keputusan penanganan.
- Usia pasien: Usia menjadi salah satu pertimbangan karena miom dapat mengecil saat mendekati masa menopause.
- Rencana kehamilan: Keinginan untuk memiliki anak di masa mendatang dapat memengaruhi pilihan penanganan, terutama jika rahim perlu dipertahankan.
- Jumlah dan ukuran miom: Miom yang berukuran besar atau berjumlah banyak mungkin membutuhkan pendekatan penanganan yang berbeda.
- Riwayat penanganan miom: Dokter akan mempertimbangkan apakah pasien pernah menjalani pengobatan atau operasi miom sebelumnya.
- Kondisi kesehatan lainnya: Penyakit atau kondisi medis lain yang dimiliki pasien juga dapat memengaruhi pilihan penanganan yang sesuai.
Baca juga: Miom Rahim Apakah Berbahaya? Kenali Gejala dan Komplikasinya Ini
Operasi miom robotik di RS Mandaya Royal Puri, gunakan Da Vinci Xi

Miomektomi robotik merupakan prosedur pengangkatan miom dengan teknik bedah minimal invasif, yaitu melalui beberapa sayatan kecil di area perut. Di Mandaya Royal Hospital Puri, prosedur ini menggunakan sistem bedah robotik Da Vinci Xi yang dikendalikan langsung oleh dokter untuk membantu melakukan tindakan dengan gerakan instrumen yang presisi. Operasi dilakukan dengan anestesi umum atau bius total sehingga pasien tertidur selama prosedur berlangsung.
Secara umum, operasi miom robotik menggunakan Da Vinci Xi dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:
- Membuat sayatan kecil di perut. Dokter membuat beberapa sayatan kecil sebagai akses untuk memasukkan kamera dan instrumen bedah ke area operasi.
- Melihat kondisi rahim melalui kamera. Kamera yang terpasang pada sistem robotik menampilkan visualisasi area operasi pada layar, sehingga dokter dapat melihat miom dan jaringan di sekitarnya dengan lebih jelas.
- Mengendalikan instrumen melalui konsol robotik. Dokter mengoperasikan instrumen bedah menggunakan konsol Da Vinci Xi. Sistem ini membantu menerjemahkan gerakan tangan dokter menjadi gerakan instrumen yang terkontrol.
- Mengangkat miom dari rahim. Dengan bantuan instrumen robotik, dokter memisahkan dan mengangkat miom sesuai lokasi serta kondisinya, sambil mempertahankan rahim.
- Menutup sayatan operasi. Setelah miom berhasil diangkat, instrumen dikeluarkan dan sayatan ditutup.
Apa keunggulan operasi miom robotik dengan Da Vinci Xi?

Penggunaan sistem bedah robotik Da Vinci Xi dapat memberikan sejumlah keuntungan dalam prosedur miomektomi pada pasien yang memenuhi kriteria. Beberapa di antaranya meliputi:
- Sayatan lebih kecil dibandingkan operasi terbuka konvensional, karena prosedur dilakukan melalui beberapa sayatan kecil.
- Visualisasi area operasi yang lebih jelas melalui kamera berteknologi tinggi, sehingga membantu dokter melihat jaringan di sekitar miom.
- Kontrol instrumen yang presisi, yang membantu dokter melakukan gerakan bedah secara terkontrol saat mengangkat miom.
- Potensi pemulihan yang lebih cepat dan masa rawat inap yang lebih singkat dibandingkan operasi terbuka pada pasien tertentu.
Meski demikian, manfaat operasi robotik dapat berbeda pada setiap pasien. Pemilihan metode operasi tetap mempertimbangkan ukuran, jumlah, dan lokasi miom, kondisi kesehatan pasien, serta penilaian dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Konsultasi diperlukan untuk menentukan apakah miomektomi robotik menggunakan Da Vinci Xi merupakan pilihan yang sesuai.
Fasilitas pasien luar kota dan internasional di RS Mandaya Royal Puri


Mandaya Royal Hospital Puri menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien yang berasal dari luar kota maupun luar negeri:
- Penjemputan VIP (VIP transport): Layanan penjemputan dari Bandara Soekarno-Hatta, stasiun, atau pelabuhan menuju rumah sakit menggunakan kendaraan nyaman yang didampingi oleh tim Patient Experience Officer (PEO).
- Penjemputan ambulans medis: Penjemputan khusus bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dari titik kedatangan (bandara/stasiun/pelabuhan) yang dilengkapi peralatan medis dan pendampingan tenaga kesehatan profesional.
- Akomodasi penginapan (Sleep Hub & apartemen): Fasilitas penginapan nyaman bagi keluarga yang mendampingi pasien, terletak langsung di lantai 8 gedung Mandaya Royal Puri serta opsi apartemen terdekat.
- Layanan pasien internasional (International Patient Relation): Pendampingan khusus bagi pasien luar negeri untuk pengurusan koordinasi medis, penerjemah, hingga administrasi. Untuk informasi dan bantuan International Patient Relation, Anda dapat menghubungi 021 5092 8888 atau email ke [email protected].
Untuk mempermudah kunjungan Anda ke Mandaya Royal Hospital Puri, gunakan fitur Chat melalui Whatsapp, Book Appointment, atau aplikasi Care Dokter yang bisa di-download di Google Play dan App Store untuk mempermudah kunjungan, melihat nomor antrian, dan mendapatkan informasi lengkap lainnya.
*Informasi yang tersedia pada halaman ini disusun untuk tujuan edukasi dan gambaran umum, sehingga tidak mencerminkan seluruh jenis layanan medis yang dapat dilakukan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, disarankan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait.
Apabila Anda memiliki pertanyaan, saran, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami di 0811-1900-2000.
Referensi:
- NHS. Fibroids. (https://www.nhs.uk/conditions/fibroids/). Diakses pada 29 Oktober 2026.
- Cleveland Clinic. Uterine Fibroids. (https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9130-uterine-fibroids). Diakses pada 29 Oktober 2026.
- UCLA Health. What Are Fibroids? (https://www.uclahealth.org/medical-services/fibroids/what-are-fibroids). Diakses pada 29 Oktober 2026.
- Johns Hopkins Medicine. Robotic-Assisted Myomectomy. (https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/roboticassisted-myomectomy). Diakses pada 29 Oktober 2026.

